blank
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat saat memberikan sambutan dalam pelantikan Rektor dan Wakil Rektor Unsiq. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Pelantikan Rektor dan Wakil Rektor Universitas Sains Alquran (Unsiq) Jawa Tengah di Wonosobo untuk periode 2025–2029 bukan hanya seremoni pergantian kepemimpinan, tapi momentum penting dalam peta perjalanan perguruan tinggi berbasis Alquran di Indonesia.

Bupati Afif Nurhidayat, dalam menyampaikan di bawah kepemimpinan Rektor baru, Dr H Z Sukawi, MA Afif meyakini Unsiq kini berada dalam posisi yang sangat potensial untuk tampil di panggung dunia, dengan membawa misi besar “Mendunia dengan Alquran.”

“Selamat mengemban amanah kepada Rektor dan jajaran Wakil Rektor Unsiq yang baru. Saya percaya dengan sinergi semua pihak, misi besar Unsiq bisa diwujudkan,” katanya.

“Ini bukan hanyalah tentang kampus, tapi tentang kontribusi nyata untuk umat, bangsa dan dunia,” tegas Bupati.

Afif menekankan bahwa keberhasilan institusi pendidikan tidak mungkin dicapai secara individu.

“Pak Rektor tentu tidak bisa berjalan sendiri. Butuh gotong royong, kolaborasilintas sektor, dan sinergi dari semua elemen, termasuk daripemerintah daerah, masyarakat dan alumni,” ujarnya.

Sebagai alumni Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) atau yang sekarang dikenal Unsiq, Afif menegaskan bahwa nilai-nilai Qurani dan bimbingan para dosen telah memberikan pondasi kuat dalam perjalanan karier dan kepemimpinannya.

“Saya sangat bangga menjadi bagian dari keluarga besar IIQ. Terima kasih kepada para guru dan dosen saya yang telah mendidik dengan penuh keikhlasan, menjadikan Alquran sebagai landasan moral dan intelektual,” ungkapnya dengan penuh haru.

Bupati juga menyoroti kontribusi nyata Unsiq terhadap wajah toleransi Wonosobo melalui desa yang kini dikenal sebagai salah satu ikon Desa Toleransi dan Desa Pancasila.

“Desa toleran yang dibina adalah cerminan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Dari sinilah kita persembahkan model harmoni sosial yang layak diperkenalkan ke dunia,” katanya.

Pemkab Wonosobo melihat Unsiq sebagai lokomotif kemajuan daerah. Banyak alumni kampus ini telah menjadi pengusaha, pemimpin lembaga, dan tokoh masyarakat yang aktif membangun daerah dengan prinsip moderasi, keilmuan dan semangat Qurani.

Menurutnya, kehadiran Unsiq telah memperkaya ruang publik daerah dan Pemkab Wonosobo berharap kolaborasi ini dapatdiperkuat di berbagai lini.

Unsiq Mendunia

blank
Wakil Rektor Unsiq Jateng saat menerima SK dari Ketua Umum YPIIQ Jateng, Heru Irianto. Foto : SB/Muharno Zarka

Seperti di bidang pendidikan, penelitian, pemberdayaan masyarakat, hingga promosi Wonosobo sebagai kota toleransi berbasis nilai Qurani.

Afif juga menegaskan kembali bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan daerah dan bangsa.

“Unsiq adalah aset spiritual dan intelektual bagi Wonosobo. Kita harus rawat bersama. Mari kita gotong dan royongkan Unsiq agar tetap menjadi lentera peradaban, dari lereng Sindoro untuk Indonesia, bahkan dunia,” tegas Afif.

Sementara itu, Rektor terlantik Z Sukawi menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan program strategis bertajuk Dasa Asa, yaitu 10 program unggulan dalam 4 tahun ke depan untuk membawa Unsiq menuju level internasional.

Program ini mencakup penguatan core value, internasionalisasi tri darma, hingga pengembangan tekno-Quran sebagai inovasi khas Unsiq.

“Visi kita jelas, menjadi The World Class Quranic University. Alquran bukan sekadar simbol, tapi kita kembangkan menjadi core value yang melahirkan inovasi, termasuk tekno-Quran sebagai bentuk integrasi antara nilai illahiyah dan teknologi,” ungkap Sukawi.

Rektor Unsiq juga menekankan pentingnya kesiapan internal dan respon terhadap tantangan zaman.

“Kita tidak bisa berjalan dengan pendekatan normatif semata. Tantangan global harus dijawab dengan kekuatan riset, pengabdian dan jaringan internasional yang nyata, tanpa meninggalkan akar lokal yang kuat,” tambahnya.

Sukawi juga akan menguatkan langkah-langkah Unsiq, termasuk dalam mewujudkan The World Class Quranic University.

Inovasi seperti tekno-Quran dan proyeksi membuka Fakultas Kedokteran serta program S3 adalah mimpi besar yang sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Wonosobo.

Sedangkan jajaran Wakil Rektor yang dilantik, yakni Wakil Rektor I Prof Dr Sri Haryanto, MPd I, Wakil Rektor II Dr Ir H Heri Hermanto, ST MT dan Wakil Rektor III Dr H M Elfan Kaukab, SE MM.

Muharno Zarka