Penerangan Kodim (Pendim) 0728 Wonogiri, Peld Indra, mengabarkan, untuk penilaiannya dari pihak panitia menunjuk Babinsa Serda Awaludin dari Koramil 22/Slogohimo Kodim 0728/Wonogiri dan Bhabinkamtibmas Aipda Edi S dari Polsek Slogohimo.
Serda Awaludin didampingi Aipda Edi S, menyatakan, tujuan diadakan lomba baris-berbaris dan pionering, untuk membentuk kerakter individu, menumbuhkan sikap jasmani yang bugar, tegap, tangkas, memupuk rasa persatuan, dan menumbuhkembangkan sikap disiplin dan semangat nasionalisme.
Mendidik anggota Pramuka untuk senantiasa dapat mengutamakan kepentingan tugas, diatas kepentingan individu dan untuk menanamkan rasa tanggung jawab.
Aspek penilaian yang dilakukan pada nilai kerapian, keseragagaman, kedisiplinan dalam melakukan gerakan yang sesuai dengan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Untuk lomba pionering, penilaiannya menggunakan aspek mahir dan terampil dalam membuat suatu model atau bentuk, memakai bahan tongkat dan tali. Seperti membentuk rangka bangunan, rangka jembatan dan lain-lain.
Karakter
Pionering adalah salah satu teknik dalam kegiatan Pramuka. Melibatkan penggunaan bahan dari tongkat pandu dan tali-temali, untuk membuat berbagai konstruksi. Teknik ini, tidak hanya melatih keterampilan tali-temali, tetapi juga membentuk karakter seperti ketelitian, ketekunan dan kerja sama dalam tim.
Pionering berasal dari kata pioneer yang berarti perintis atau pelopor. Dalam konteks Pramuka, pionering merujuk pada keterampilan membuat konstruksi sederhana menggunakan tongkat dan tali. Tujuan utama pionering, adalah untuk melatih keterampilan anggota Pramuka dalam membuat berbagai model atau rangka bangunan menggunakan peralatan sederhana seperti tongkat dan tali.
Selain itu, pionering juga bertujuan untuk mengembangkan karakter seperti kerjasama, ketelitian dan tanggung jawab. Pionering dapat diterapkan dalam berbagai bentuk, seperti membuat menara, jembatan, rak, tandu, tiang bendera model susun, atau model kerangka bangunan yang lebih kompleks.
Manfaat dari pionering, untuk melatih keterampilan tali-temali, mengembangkan kerjasama tim, meningkatkan ketelitian dan ketekunan. Juga untuk melatih kemampuan memecahkan masalah dan pengembangan kreativitas yang karyanya dapat diaplikasikan untuk kepentingan dalam situasi darurat pada kegiatan out door, teknis penyelamatan dalam Search And Rescue (SAR).(Bambang Pur)













