blank
Pangdam IV/Diponegoro Mayjend TNI Achiruddin Darojat didampingi Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Danrem 072/ Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, Dandim 0709/Kebumen Letkol Arm Purba Sudiby melakukan panen padi di Desa Tepakyang,, Kecamatan Adimulyo,Kebumen, Rabu (13/8).(Foto:SB/Prokopim)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Pangdam IV/Diponegoro  Mayjend TNI Achiruddin Darojat melakukan panen padi di Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo, Kebumen, Rabu (13/8).

Keberhasilan panen padi di Desa Tepakyang Adimulyo tersebut mendapat pujian Pangdam IV/Diponegoro. Mengingat Desa Tepakyang mengelola lahan persawahan seluas 186 hektare.

Dari lahan tersebut, panen padi di Desa Tepakyang berhasil mencapai sekitar 1.116 ton gabah kering, dengan produktivitas rata-rata yang luar biasa, yaitu 6 ton per hektare.

Panen padi kali ini juga menunjukkan sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah terjalin erat dalam upaya memperkuat ketahanan pangan. Melalui panen padi bersama dihadiri langsung oleh Pangdam IV/Diponegoro bersama Bupati Kebumen Lilis Nuryani.

blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjend TNI Achiruddin Darojat pada panen padi di Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo, Rabu 13/8.(Foto:SB/Prokopim),

Acara diprakarsai Korem 072/Pamungkas ini menjadi simbol komitmen pemerintah dan TNI untuk meningkatkan produksi pangan, sejalan dengan program prioritas Pemerintah Pusat.

Kedatangan Pangdam IV/Diponegoro disambut meriah dengan Tari Lawet dan pengalungan bunga. Dalam sambutannya, Mayjend TNI Achiruddin Darojat secara pribadi mengaku memiliki ikatan emosional dengan Kebumen.

“Dari istri, besar dan lahir di sini, jadi sedikit hafal di Kebumen. Kemarin ketika Dandim mengundang, saya pastikan untuk hadir,”ujar Pangdam yang disambut tepuk tangan hadirin. Ia menyebut Kebumen sebagai “rumah kedua” baginya.

Pangdam juga mengapresiasi  kepada seluruh pihak, khususnya Forkopimda, yang telah bergotong royong menyukseskan acara panen raya ini. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan kunci kemakmuran bangsa, terutama di tengah tantangan perubahan iklim global.

“Kalau kita ingin tetap eksis, tenang, dan makmur, kuncinya ada di pangan. Kalau bisa dijaga stabil, insyaallah negara kita aman,”tegasnya.

 

Kehadiran traktor siluman yang merupakan ide lokal juga menarik perhatian Pangdam. Ia menilai inovasi tersebut sangat bagus dan berencana menyampaikannya agar bisa dikembangkan di daerah lain.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas kehadiran Pangdam IV/Diponegoro. Dalam sambutannya, Bupati menyoroti peran penting TNI di Kebumen, mulai dari program TMMD, bantuan bencana, hingga pendampingan kepada para petani.

Bupati Lilis menekankan bahwa ketahanan pangan adalah kunci kemandirian bangsa. Dengan memanfaatkan teknologi dan semangat gotong royong, ia berharap Kebumen tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan warganya, tetapi juga berkontribusi besar pada ketersediaan pangan nasional.

“Harapan kami, semoga sinergi ini terus terjaga untuk Kebumen yang maju dan sejahtera,tandas Lilis Nuryani.

Acara panen raya turut dihadiri oleh Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, Dandim 0709/Kebumen Letkol Arm Purba Sudibyo, Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith, Forkopimda, pimpinan OPD, Gapoktan, dan masyarakat. Di kesempatan ini juga berlangsung pemberian sembako secara simbolis dan peninjauan stan UMKM.

Komper Wardopo