WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonosobo bersama dengan PT Heinz ABC Indonesia mengadakan roadshow “Akademi Ahlinya Buat Citarasa” di Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo.
Acara berlangsung cukup semarak karena diikuti PKK Kecamatan, anggota Dharma Wanita Persatuan (DPW) Setda dan organisasi perempuan lainnya. Ada berbagai kegiatan yang digelar, seperti kreativitas memasak menu makanan pedas dan lomba yel-yel.
Ketua TP PKK Kabupaten Wonosobo Dyah Afif Nurhidayat menjelaskan lomba kreativitas memasak, bukan hanya tentang menyajikan hidangan lezat, tetapi ajang untuk menunjukkan inovasi, kejelian dalam mengolah bahan dan kemampuan dalam berkolaborasi di dapur.
“Banyak orang bilang walupun resepnya sama tetapi ketika diolah dengan tangan dan hati yang berbeda, maka hasilnya akan berbeda pula. Taste menu masakan tergantung bagaimana seni mengolah bahan makanan,” ucapnya.
Demikian pula dengan yel-yel, mencerminkan semangat, kekompakan dan identitas kelompok. Melalui yel-yel, bagaimana setiap organisasi mampu bersinergi, menyatukan suara dan menunjukkan semangat kebersamaan yang membara.
“Ini adalah ajang untuk menunjukkan bahwa kita, sebagai bagian dari kaum perempuan Wonosobo, adalah satu kesatuan yang kuat, solid dan tak bisa dikalahkan,” serunya, Minggu (10/2025).
Pemberdayaan Keluarga

Sementara itu, Bupati Afif Nurhidayat menyampaikan, ajang kreativitas ini menjadi program yang sangat strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui pemberdayaan keluarga dan dapur rumah tangga.
“Keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas masyarakat. Salah satu cara paling sederhana namun berdampak besar yakni dengan menghidupkan kembali tradisi memasak dan makan bersama di rumah,” katanya.
Hal itu, lanjut dia, untuk memunculkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan melalui dapur rumah tangga. Di mana upaya ini memiliki nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, kesehatan hingga kehangatan dari keluarga itu sendiri.
Pemkab Wonosobo akan senantiasa mendukung upaya-upaya pemberdayaan keluarga sebagai langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat yang berbasis potensi lokal.
Bupati Afif berharap kemitraan yang terjalin melalui kegiatan ini, dapat terus diperkuat dan ditingkatkan melalui pendekatan yang inovatif, yang mempertemukan budaya lokal dan keterampilan praktis.
“Kearifan lokal di bidang kuliner dan konsumsi yang sehat akan memuncul kesadaran bahwa kesehatan keluarga itu penting. Salah satunya bisa dibangun melalui pemberdayaan dapur keluarga,” tegasnya.
Muharno Zarka













