blank
Tips membuat CV di MA Sabilul Ulum, Mayong Lor Jepara.

JEPARA (SUARABARU.ID)- Salah satu tuntutan dalam dunia kerja saat ini adalah calon pencari kerja harus pintar-pintar membuat surat lamaran atau yang sering disebut  dengan Curiculum Vitae (CV). Biasanya, CV berisi data pribadi, pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, dan prestasi seseorang.

Melalui kegiatan KKN XIX Mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara belum lama ini menggelar pelatihan dalam membuat CV dengan menyasar siswa sekolah menengah atas.

Pelatihan yang digelar di MA Sabilul Ulum Desa Mayong lor ini diikuti sebanyak 20 siswa. Pelatihan meliputi pembuatan CV Applicant Tracking System (ATS) dan CV Kreatif.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja”, kata Riska Arfiana, salah satu mahasiswa KKN yang juga sebagai pemateri.

“Kita membekali mereka dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang relevan, serta memperkenalkan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNISNU sebagai pilihan studi lanjutan”, lanjutnya.

Sementara itu dua pemateri lainnya, Rizky Alhusani Gifari dan Lhutfiyah Chasanah memaparkan tips menyusun CV profesional, strategi personal branding, hingga informasi lengkap mengenai program studi, fasilitas, dan beasiswa di UNISNU.

“Tak hanya itu, peserta juga diajak mempelajari pembuatan CV kreatif yang lebih menarik dan menonjol secara visual, agar dapat digunakan ketika melamar ke posisi magang, kerja, atau studi lanjut yang membutuhkan sentuhan personal branding’, ungkapnya.

Dalam pelatihan ini juga para siswa mendapatkan materi seputar, struktur CV yang efektif, tips menulis deskripsi pengalaman dan kemampuan, perbedaan CV ATS dan CV kreatif, kesalahan umum dalam membuat CV serta latihan membuat CV sesuai tujuan karir.

Sementara itu, Waka Kurikulum MA Sabilul Ulum menyambut baik kegiatan pelatihan pembuatan Curriculum Vitae yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Unisnu.

“Kegiatan ini sangat penting untuk membekali para siswa dengan keterampilan yang akan berguna saat mereka melanjutkan ke dunia kerja maupun pendidikan tinggi”, ujarnya.

“Lebih dari sekadar menulis daftar riwayat hidup, pelatihan ini juga mengajarkan cara mempresentasikan diri secara profesional dan kreatif”, tandasnya.

ua/efie