blank
Sejumlah relawan bersama Perangkat Desa dan masyarakat di Begajah, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, peduli membantu menyingkirkan muatan bambu yang berhamburan ke badan jalan, setelah truk yang mengangkutnya terguling.(Dok.Ist)

SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Seorang sopir truk asal Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dilaporkan meninggal karena mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pemicunya, karena tegencet bodi truk yang dikemudikan, saat terguling di Begajah, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Polisi mengidentifikasi korban bernama Wijinanto Suyono, warga asal Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Saat tragedi maut berlangsung, korban tengah mengemudikan truk berpelat nomor AE 8141 YF yang mengangkut bambu dalam jumlah banyak. Truk melaju dari arah selatan (Wonogiri) ke utara (Solo). Bambu yang diangkut, berupa galah berukuran panjang melebih panjang bodi bak truk.

Setibanya di Kilometer (KM) 20,6 ruas jalan raya Wonogiri-Solo, Kamis pagi (7/8/25), truk mengalami kecelakaan tunggal. Tepatnya di depan SMP Negeri 4 Begajah, Sukoharjo, truk yang dikemudikan korban, mendadak menyerong ke kiri tanpa kendali dan menabrak tiang Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Menyebabkan sopir terpental ke arah kanan dan tergencet bodi truk yang dikemudikannya. Yang posisinya terguling ke arah kanan.

Polisi yang melakukan penanganan di lokasi kecelakaan, menyebutkan, saat itu Pukul 04.00 dan kondisi jalan sepi. Bersama para relawan dan masyarakat, polisi segera memberikan pertolongan kepada korban, untuk diangkut di RSUD Ir Sokarno Sukoharjo. Tapi karena lukanya parah, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Kernet truk yang mendampingi korban, Erwin Dwi Cahyo, selamat tidak mengalami luka-luka serius. Erwin, merupakan warga asal Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Saat itu, truk tengah mengangkut bambu dari Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menuju ke arah Solo Jawa Tengah, dengan melewati Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan petugas. Ada dugaan, saat itu korban dalam kondisi ngantuk. Sehingga, tak kendali arah laju truk yang dikemudikan nyerong ke sisi kiri dan menabrak tian LPJU, serta menyebabkan truk yang dikemudikan terguling.(Bambang Pur)