KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Wartawan Suarabaru.id Komper Wardopo memberi pembekalan materi kehumasan dan fungsi media massa di era disrupsi informasi kepada para Kanit Binmas Polsek jajaran Polres Kebumen, Kamis (31/7).
Kegiatan Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) kehumasan itu dibuka Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, mewakili Kapolres AKBP Eka Baasith Syamsuri. Para peserta adalah para Kanit Binmas di 26 Polsek jajaran Polres Kebumen.
Pelatihan tersebut dilatarbelakangi meningkatnya penyebaran berita tidak berimbang di era digital sehingga menjadi perhatian serius Polres Kebumen. Menanggapi fenomena tersebut, Latkatpuan kehumasan kepada personel ini membekali pengetahuan dalam menghadapi dinamika arus informasi yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.
Komper Wardopo mengemukakan, dewasa ini makin banyak media digital lebih mengutamakan kecepatan dan klik, namun sering kali mengabaikan prinsip dasar jurnalisme. Seperti verifikasi, keberimbangan, dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, hingga tak taat pada Kode Etik Jurnalistik.

Dalam kondisi seperti ini, Polri memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk ketertiban informasi. Polri jugamemiliki peran strategis merangkul semua komponen masyarakat melalui pemberitaan yang konstruktif, informatif dan edukatif.
Melalui Latkatpuan kehumasan yang digelar di Polres Kebumen, para personel diberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya peran Polri dalam menangani pemberitaan yang bersifat provokatif, menyebarkan kebencian, maupun berita bohong (hoaks).
Mencerahkan dan Menenangkan
Dalam paparannya, Komper Wardopo menyampaikan bahwa polisi harus mampu bersikap profesional dan netral di tengah derasnya arus informasi, serta menjadi pihak yang mencerahkan dan mampu menenangkan masyarakat.
“Polisi harus berada di tengah. Ketika pemberitaan memuat informasi yang belum terverifikasi atau menyangkut proses hukum yang sedang berjalan, maka Polri berhak meminta ruang konfirmasi, agar tidak menimbulkan opini yang keliru atau merusak nama baik seseorang,”ungkap Wartawan Utama PWI Jateng itu.
Lebih lanjut ia menyampaikan, kemitraan strategis antara pers dan Polri harus dijaga dan diperkuat. Media massa dan kepolisian bisa saling melengkapi perannya dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan menciptakan ketertiban sosial serta membangun peradaban.
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman, menyampaikan pentingnya pemahaman kehumasan kepada seluruh personel. Apalagi Kanit Binmas juga mengemban fungsi kehumasan di masing-masing Polsek.
“Pengetahuan ini penting agar personel memahami batasan dan tanggung jawab dalam mengelola informasi yang berkembang di masyarakat. Polisi harus terus belajar, termasuk memahami geopolitik terkini sehingga kita mampu menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif melalui informasi yang benar dan bertanggung jawab,”ungkap Wakapolres.
Kegiatan Latkatpuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas personel Polres Kebumen. Khususnya dalam menghadapi tantangan komunikasi publik dan penyebaran informasi di era digital yang serba cepat ini.
Di akhir acara, Wakapolres Kompol Faris Budiman memberikan hadiah spontan kepada Kanit Binmas Polsek Sruweng Aiptu Rustami. Aiptu Rustami dalam sesi tanya jawab mengajukan pertanyaan kepada narasumber bagaimana kiat-kiat membuat berita dengan diksi yang mengena dan tidak berkesan meng-counter terhadap isu yang diperbincangkan publik.
Komper Wardopo













