blank
Kapolres Wonogiri yang baru, AKBP Wahyu Sulistyo, mendapatkan kehormatan duduk bertengger di atas kepala Singo Barong Reog Dadak Merak yang dimainkan Warok Pembarong.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARBARU.ID) – Kedatangan AKBP Wahyu Sulistyo sebagai Kapolres baru di Wonogiri, Rabu (30/7/25), disambut dengan prosesi kehormatan dari para warok (seniman reog). Yakni mendapatkan kehormatan, untuk duduk bertengger di atas kepala Singo Barong Reog Dadak Merak, yang dimainkan oleh Warok Pembarong, dengan iringan instrumen gamelan reog yang rancak (dinamis) dan sorak sorai gempita yel-yel khas para warok.

Penyambutan berlangsung hangat oleh hadirnya kesenian Reog Dadak Merak, dan juga ditampilkan pula kesenian tradisional Kethek Ogleng. Ini menambah semarak acara lepas sambut Kapolres yang digelar di Mapolres Wonogiri. Acara ini, melengkapi penyambutan dan pelepasan secara kedinasan, yakni dengan prosesi Gerbang Pora yang dilakukan barisan para perwira menghunus pedang diarahkan ke atas, membentuk lorong untuk dilewati oleh Kapolres bersama istri.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, AKBP Wahyu Sulistyo datang sebagai Kapolres baru, menggantikan Kapolres lama AKBP Jarot Sungkowo yang promosi menjadi Wadir Reskrimum Polda Jawa Tengah. AKBP Wahyu, sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit-4 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Kegiatan ini, diawali dengan penyambutan Kapolres baru AKBP Wahyu Sulistyo bersama istri, Ny Karlina Wahyu, yang dilakukan oleh Wakapolres Wonogiri Kompol Parwanto beserta jajaran.

Momen penyambutan berlangsung khidmat dan unik, karena diwarnai dengan jajar hormat tradisi Gerbang Pora, yang dipadukan dengan gelar hormat dari para Warok Reog dan penampilan kesenian Kethek Ogleng oleh para seniman tradisional Kabupaten Wonogiri.

Terima Kasih

Acara lepas sambut Kapolres lama dan baru ini, digelar dalam apel bersama, yang dipimpin langsung oleh Kapolres lama dan Kapolres baru. Suasana haru, terasa saat AKBP Jarot Sungkowo menyampaikan sambutan. Kapolres lama, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua jajaran Polres dan masyarakat Wonogiri.

Selama sekitar setahun bertugas di Wonogiri, dirinya merasa terkesan dengan banyak hal, termasuk momen pengamanan Pemilu Presiden dan Pilkada serentak 2024, yang berhasil dilaksanakan dalam situasi yang kondusif serta terjauhkan dari insiden. Untuk penanganan kasus, jajarannya berhasil mengungkap perkara wanita hilang yang jenazahnya dikubur dan makamnya dicor semen di Kecamatan Nagdirojo, Wonogiri. Untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, berhasil dibudidayakan tanaman pangan jagung bersama petani.

“Saya bangga dan sangat berterima kasih atas loyalitas serta dedikasi tanpa batas dari seluruh jajaran. Mohon maaf jika selama menjabat terdapat kekhilafan,” ujar AKBP Jarot.

Sementara itu, Kapolres baru AKBP Wahyu Sulistyo, dalam sambutannya mengajak seluruh personel dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas Wonogiri. “Saya tidak akan bisa bekerja sendiri, tanpa dukungan dan kerja sama seluruh anggota. Mari kita lanjutkan semangat pelayanan yang telah berlangsung baik selama ini,” tegasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan laporan kesatuan dan sesi pisah sambut bersama seluruh anggota. Suasana berlangsung penuh kehangatan, mencerminkan soliditas dan kekompakan keluarga besar Polres Wonogiri.(Bambang Pur)