blank
Ketua Tim KKN, Kak Reza didampingi Kepala SDN 5 Cepogo Budi Prihartini saat memberikan pengantar. Foto: SB / Tim Dokumentasi IT SDN 5 Cepogo

JEPARA (SUARABARU.ID) – Suasana penuh semangat dan kreativitas mewarnai halaman SDN 5 Cepogo saat Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) XIX dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menggelar kegiatan sosialisasi minat dan bakat serta pelatihan ecoprint untuk siswa kelas 4 hingga 6. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan membangkitkan potensi dan kreativitas peserta didik sejak dini.

Dipimpin oleh Muhammad Reza Nur Aditya sebagai ketua tim, bersama 16 anggota lainnya, kegiatan berlangsung penuh antusiasme. Siswa-siswi terlihat sangat aktif dalam setiap sesi, mulai dari pemaparan materi tentang konsep minat dan bakat, hingga praktik langsung teknik ecoprint — seni mencetak pola dari daun dan bunga ke kain secara alami.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi minat dan bakat, di mana siswa dikenalkan dengan pentingnya memahami apa yang mereka sukai dan mampu lakukan. Para anggota KKN membimbing siswa untuk lebih mengenali keunikan diri mereka serta potensi yang bisa dikembangkan.

blank
Siswa-siswi kelas 4-6 SDN 5 Cepogo sangat antusias membuat batik Ecoprint. Foto: SB / Tim IT SDN 5 Cepogo

Selanjutnya, dalam sesi ecoprint, siswa diajak berkreasi menciptakan desain dengan menggunakan dedaunan dan bunga yang tersedia di lingkungan sekolah. Prosesnya pun sederhana namun menyenangkan: memilih daun, menyusunnya di atas kain, lalu mengepres dan merebusnya hingga tercetak alami. Hasil karya siswa pun memukau dan menunjukkan bahwa kreativitas dapat tumbuh dengan pendekatan yang tepat.

Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari Kepala SDN 5 Cepogo yang turut hadir dan mendampingi jalannya kegiatan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Tim KKN UNISNU. Kegiatan ini bukan hanya memperkenalkan konsep minat dan bakat secara teoritis, tapi langsung dipraktikkan dalam bentuk karya nyata melalui ecoprint. Ini selaras dengan tujuan kami dalam mengembangkan karakter dan kreativitas siswa,” ungkap Budi Prihartini.

Beliau juga berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi guru-guru di sekolah dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan.

Kesan positif juga datang dari siswa kelas 6, Vano, yang mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya baru tahu kalau daun bisa dipakai buat batik di kain. Ternyata seru banget! Aku jadi pengin coba bikin di rumah juga,” katanya sambil tersenyum malu.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan konsep minat dan bakat sejak dini, memberikan pengalaman langsung dalam kegiatan seni dan keterampilan, mendorong kreativitas serta kemampuan berpikir inovatif pada anak-anak, melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya lebih percaya diri, tetapi juga mulai menyadari bahwa setiap anak memiliki potensi unik yang bisa dikembangkan untuk masa depan mereka.

Tim KKN XIX UNISNU Jepara menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu Guru dan staf SDN 5 Cepogo atas sambutan hangat dan kerjasama yang luar biasa. Antusiasme dan semangat belajar siswa menjadi motivasi tersendiri bagi tim untuk terus mengabdi dan berbagi ilmu di tengah masyarakat.

“Kami merasa sangat dihargai dan diterima dengan baik. Semoga kegiatan ini membawa manfaat berkelanjutan dan bisa menjadi inspirasi bagi siswa-siswi SDN 5 Cepogo. Kami berharap dapat kembali berkontribusi di masa depan,” ungkap Reza selaku ketua tim.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara kampus dan sekolah dapat membuka ruang belajar baru yang menyenangkan, mendidik, dan bermakna bagi generasi penerus bangsa.

Hadepe – Tim  Tim Publikasi SDN 5 Cepogo