SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, belum lama ini, menjajaki potensi kerja sama bisnis internasional berbasis ilmu kesehatan komplementer di Bangkok, Thailand.
Inisiatif ini dipimpin dr Ratri Cahyono, seorang ahli Naturopati lulusan Cina dan alumni Fakultas Kedokteran Unissula (Angkatan Vesalius 1993), bersama dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat IKA Unissula, dr Agus Ujianto MSi Med SpB.
Delegasi alumni dari berbagai profesi kedokteran itu, termasuk dr Dyah SpM, dr Iwan Hendry MKes, dan dr Arif Kusno Prabowo SpB, mengunjungi World Medical Hospital (WMH) Group di Bangkok, sebuah jaringan rumah sakit internasional dengan 16 cabang.
BACA JUGA: RSI Sultan Agung Semarang Kembangkan Terapi Kanker Tanpa Operasi
Kunjungan ini merupakan langkah awal, untuk menginisiasi kolaborasi strategis di bidang kesehatan. Dalam kesempatan tersebut, dr Agus Ujianto, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang, mempresentasikan fasilitas layanan unggulan di RSI Sultan Agung.
Dalam presentasi itu, dr Agus menyoroti potensi kolaborasi dengan WMH Bangkok. Khususnya dalam terapi canggih untuk pengobatan kanker tanpa operasi, serta protokol tata laksana pengobatan berbasis stem cell.
”Kolaborasi ini melanjutkan jejak RSI Sultan Agung, yang sebelumnya telah bekerja sama dalam protokol dan penelitian stem cell di bidang Obstetri dan Ginekologi, dengan Fakultas Kedokteran Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/7/2025).
BACA JUGA: I Wayan Eka Miartha Jabat Kajari Tegal Gantikan Nur Elina Sari
Menurut dr Agus, WMH Bangkok sendiri diketahui menyasar wisatawan dari Timur Tengah, untuk pengobatan komplementer. Mereka membuka layanan eksekutif klinik khusus Arab, yang dinilai sangat besar potensinya.
Sementara itu, dr Ratri Cahyono, yang dikenal luas sebagai dr Cay, dengan Klinik Kampung Sehatnya, menekankan keselarasan visinya dengan konsep terapi holistik canggih yang diterapkannya di Bangkok.
Pendekatan ini mengombinasikan pengobatan berbasis tumbuhan (plant medicine), dengan kedokteran modern, untuk mencapai personal medicine dan precision medicine.
BACA JUGA: Kecewa Bupati Brebes Tidak Hadir, Ratusan ASN Nakes Walkout
IKA Unissula berharap, para alumni dapat mengembangkan konsep “rumah sehat”, yang juga dapat diimplementasikan oleh para duta kesehatan di luar disiplin kedokteran.
Inisiatif ini juga seiring dengan upaya pemerintah, yang telah meresmikan klinik rumah sehat di seluruh Posyandu di Indonesia.
Tujuannya, untuk meningkatkan upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat, sehingga dapat menekan biaya kuratif di masa depan, karena kesadaran kesehatan yang lebih tinggi.
Riyan













