blank
Rumah warga Desa Watukelir, Kecamatan Ayah, Kebumen roboh akibat hujan dan angin Selasa (29/2).(Foto:SB/Humas BPBD)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Hujan deras yang mengguyur Kebumen sejak Senin (28/7) pagi hingga Selasa (29/7) mengakibatkan rumah warga di dataran tinggi Desa Watukelir, Kecamatan Ayah, Kebumen, ambruk.

Menurut data BPBD Kebumen, kejadian rumah ambruk tersebut di RT 05 RW 03 Desa Watukelir Kecamatan Ayah, menimpa rumah Ibu Satem (55). Angin kencang dan hujan deras seharian mengakibatkan bangunan rumah di dapur ambruk.

Bangunan yang ambruk  semipermanen ukuran panjang 5 meter lebar 5 meter. Atap dan dinding bangunan rusak berat, ukuran 5  x 5 m. Perkiraan dampak kerusakan Rp 8.600 000.

Humas Pusdalop BPBD Kebumen Heri Purwoto Se;asa (29/7) mengungkapkan, hujan  lebat disertai angin kencang juga menyebabkam pohon tumbang di pekarangan milik Dian Satriono (47), warga Desa Karangsari, Kecamatan Kebumen.

blank
Pohon tumbang di Desa Karangsari, Kecamatan Kebumen, Selasa 29/7.(Foto:SB/Humas BPBD)

Hujan dan angin mengakibatkan pohon nangka yang akarnya telah rapuh tumbang menimpa atap rumah dan pekarangan pohon pisang milik Dian.

Sementara itu pada Selasa (29/7) dinihari sekitar Pukul 01.00 WIB di Dukuh Nampu RT 04 RW 04 Desa Podoluhur, Kecamatan Klirong, rumah Mustanginah (55) tertimpa pohon. Pohon jati dengan diameter 30 cm yang akarnya sudah rapuh tumbang menimpa rumah Ibu Mustanginah.

Pohon tumbang juga terjadi di  Jalan Kenanga, Desa Pejagoan, Kecamatan Pejagoan, tepatnya timur Kantor Kecamatan Pejagoan.

Akibat cuaca ekstrim hujan dan angin pohon Jenitri tumbang menimpa Kabel Telkom dan menutup sebagian Jalan Kenanga, Pejagoan. Tidak ada korban jiwa dan situasi kini telah aman karena ditangani oleh warga didukung sukarelawan BPBD Kebumen.

Komper Wardopo