JEPARA (SUARABARU.ID) – SMP Negeri 2 Kalinyamatan sukses menutup rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan melaksanakan kegiatan eduwisata di Desa Gemulung, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan arahan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Jepara, yang mendorong seluruh sekolah untuk mengoptimalkan program eduwisata di destinasi sekitar sekolah. Sebanyak 256 siswa kelas VII beserta seluruh siswa kelas VIII dan IX turut serta dalam kegiatan ini.
Dengan jumlah peserta kurang lebih dari 700 siswa, kegiatan eduwisata menjadi momen pembelajaran kolaboratif lintas angkatan yang penuh makna. Kegiatan seluruh siswa berkumpul dan mendapatkan pengarahan dari panitia MPLS serta Kepala SMP Negeri 2 Kalinyamatan, Agus Nurcahyo, S.Pd., M.Pd.
“Hari ini kita belajar di luar kelas untuk lebih mengenal potensi lingkungan sekitar. Eduwisata ini bukan sekadar rekreasi, tetapi juga sarana menanamkan kepedulian, rasa syukur, dan kebanggaan terhadap kearifan lokal desa kita,” ujar Agus Nurcahyo saat memberikan sambutan.
Setelah pengarahan, rombongan siswa bersama guru pendamping berjalan kaki menuju Sendang Kamulyan, sebuah sumber mata air alami yang menjadi salah satu ikon desa. Di lokasi ini, para siswa mendengarkan penjelasan sejarah Sendang Kamulyan, nilai-nilai budaya, serta pentingnya menjaga kelestarian sumber air bersih untuk kebutuhan masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Sentra Pembuatan Gula Tebu di Dusun Gemulung. Para siswa diajak melihat langsung proses pembuatan gula tebu tradisional, mulai dari proses penggilingan tebu, perebusan nira, hingga pencetakan gula merah yang siap dipasarkan. Para pengrajin gula tebu lokal juga membagikan pengalaman dan tantangan mereka dalam menjaga usaha keluarga yang telah turun-temurun.
Dalam kesempatan ini, para siswa diberikan kesempatan berdialog langsung dengan petani dan pengrajin. Hal ini membuka wawasan mereka tentang pentingnya ketekunan, kerja keras, dan peran industri rumah tangga dalam mendukung perekonomian desa. Selain pembelajaran lapangan, kegiatan ini juga menumbuhkan nilai kebersamaan antar siswa dan guru.
Sepanjang perjalanan, para siswa diajak menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta tetap tertib dan saling membantu. Kegiatan eduwisata ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Gemulung dan tokoh masyarakat setempat.
Mereka menyambut baik inisiatif SMP Negeri 2 Kalinyamatan yang menjadikan potensi lokal sebagai wahana pembelajaran kontekstual bagi generasi muda. Rangkaian MPLS di SMP Negeri 2 Kalinyamatan telah berlangsung sejak 14 Juli 2025 dengan berbagai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, penanaman nilai karakter, hingga pembiasaan perilaku disiplin. Penutupan dengan kegiatan eduwisata ini menjadi puncak kegiatan yang diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar berharga di luar ruang kelas.
Hadepe – Arsyi Resvitayani













