JEPARA (SUARABARU.ID) – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Jepara bertemu dengan Triple-F pada Selasa, (8 Juli 2025 di Gedung Lazismu Kabupaten Jepara.
Triple-F merupakan Organisasi Non-Profit yang bergerak di bidang pembelaan Hak Asasi Manusia (HAM) terkhusus kaum perempuan yang berbasis di Salatiga, Jawa Tengah yang dipimpin oleh Fauziah Siregar.
Triple-F menyampaikan maksud dan tujuannya hadir di Jepara bertemu dengan Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Jepara untuk bersinergi dalam program pengentasan isu strategis yang terjadi di kalangan pelajar Kabupaten Jepara.
Beberapa isu strategis yang menjadi sorotan adalah pernikahan dini, seks bebas, dan anak putus sekolah.
Fauziah Siregar, Koordinator Program Triple-F mengapresiasi penuh langkah Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Jepara yang dinilai sangat tepat dengan kebutuhan fundamental pelajar di Jepara.
Ia juga mengamati gerakan yang dibangun oleh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Jepara dapat dirasakan kebermanfaatannya secara langsung.
“Saya mengamati di media daring/ online, banyak sekali pemberitaan tentang PD IPM Jepara yang menciptakan program kerja berbasis pada kebutuhan pelajar di Jepara. Maka tidak salah, Triple-F mengajak PD IPM Jepara sebagai mitra strategis dalam kegiatan jangka panjang”, ucapnya.
Rombongan Triple-F diterima langsung oleh Risfandi, Ketua Umum Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Jepara, didampingi Mufthiri Silma Ketua Bidang Organisasi, Rizky Maulana Ketua Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan, dan Muthi Sekretaris Bidang Pengkajian Risfandi.
Ketua Umum Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Jepara mengucapkan terimakasih, sudah menjadikan Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai satu-satunya Organisasi Pelajar di Jepara yang digandeng dalam program kolaborasi ini.
“PD IPM Jepara sejak awal ingin menjadi organisasi yang melahirkan dampak terbaik bagi masyarakat Jepara, terkhusus pelajar. Berdiri sudah lebih dari setengah abad, dihadapkan dengan permasalahan pelajar menjadi hal yang biasa bagi Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Namun, tantangan dari tahun ke tahun makin kompleks, perlu adanya kolaborasi dan kemitraan strategis dengan organisasi lain demi mencapai tujuan. Kami PD IPM Jepara dengan segala hal yang dimiliki, siap untuk menyukseskan program kolaborasi demi kebaikan pelajar di Jepara”, pungkasnya.
Hadepe – Edy Sulton













