JEPARA. (SUARABARU.ID) – Semangat pengkaderan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) terus menyala. Terbukti, Pimpinan Cabang IPM (PC IPM) Nalumsari sukses menyelenggarakan Pengkaderan Taruna Melati 1 (PKDTM-1) yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jumat, 4 Juli hingga Minggu, 6 Juli 2025. Kegiatan ini dipusatkan di MTs Muhammadiyah Nalumsari dan diikuti oleh 31 peserta dari berbagai Pimpinan Ranting IPM di wilayah Cabang Nalumsari.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyebutkan peserta berasal dari PR IPM Blimbingrejo, Nalumsari, Dorang, Bendanpete, Ponpes Asy-Syifa, serta SMK Muhammadiyah Mayong. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan dibuka secara resmi dengan suasana khidmat dan penuh semangat.

Ketua Umum PC IPM Nalumsari, Muhammad Adib Romdhon, menyampaikan bahwa PKDTM-1 ini dirancang sebagai ruang pembentukan kader pelajar yang memiliki karakter kuat, berintegritas, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, khususnya dalam lingkungan sebaya.
Dukungan juga datang dari PD IPM Jepara yang diwakili oleh Hendri Aula Setiawan, selaku Bendahara Umum. Dalam pesannya, ia mengingatkan peserta untuk mewaspadai dua tantangan besar: sikap sufistik yang tidak produktif dan nihilisme yang menggerus makna hidup. Ia juga menekankan bahwa proses perkaderan adalah perjalanan panjang tanpa garis akhir.

Pesan senada juga disampaikan oleh Aries Sa’dy Basa, mewakili PCM Nalumsari. Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin harus memiliki landasan akidah yang kuat serta kompetensi yang dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa keduanya, kepemimpinan akan kehilangan arah dan makna.
Sementara itu, Camat Nalumsari, Arif Budiyanto, hadir dan memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya PKDTM-1 dan menyatakan dukungan penuh dari pihak kecamatan terhadap gerakan kepemudaan IPM. “Kami yakin, kader IPM mampu membawa perubahan nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini secara simbolis dimulai dengan penyematan kartu tanda peserta oleh perwakilan PCM dan PCA Nalumsari kepada para IPMawan dan IPMawati.
Selama pengkaderan, peserta mendapatkan lima materi pokok: Keislaman oleh Fikri Manaf, Kemuhammadiyahan oleh Wahyu Adi Nugroho, Ke-IPM-an oleh Hendri Aula Setiawan, Manajemen Organisasi oleh Agus Jayanto, serta Self Leadership & Digital Identity oleh Iefone Shiflana Habiba.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, IPM Nalumsari berharap lahir kader-kader muda yang tidak hanya memahami ideologi dan nilai-nilai Muhammadiyah, tetapi juga siap tampil sebagai pemimpin masa depan yang visioner, adaptif, dan mampu menghadirkan solusi atas persoalan umat dan bangsa.
Hadepe – Navira Rattariza/ Dina Setyaningsih – MPI PDM Jepara













