blank
Foto bersama dalam yudisium Prodi Doktor Sosiologi Agama, Fakultas Teologi, UKSW. Foto: UKSW

Dekan Fakultas Teologi sekaligus Promotor Pendeta Dr. Izak Y.M. Lattu, menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja sama semua pihak dalam proses akademik ini. Pendeta Izak menegaskan bahwa yudisium ini mencatat sejarah penting.“

Ini merupakan pertama kalinya seorang doktor berlatar belakang agama Buddha lulus dari perguruan tinggi Kristen, dan mungkin juga pertama di Indonesia. Ini adalah bukti bahwa belajar di UKSW tidak berarti harus menjadi Kristen, melainkan menjadi warga negara Indonesia yang baik,” tandasnya.

Sementara itu, Bante Medhacitto, dosen STAB Syailendra menyampaikan rasa bangga dan syukur atas keberhasilan Dr. Suranto menyelesaikan studi doktoralnya. Ia juga menggarisbawahi pentingnya keberlanjutan kerja sama antara institusinya dan UKSW sebagai bagian dari komitmen bersama dalam membangun bangsa melalui pendidikan lintas iman yang inklusif.

Pencapaian ini bukan hanya bentuk komitmen terhadap keberagaman sebagai kekuatan bersama, tetapi juga menjadi representasi konkret dari upaya universitas dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 pendidikan berkualitas, SDGs ke-16 perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, SDGs ke-11 kota dan pemukiman yang berkelanjutan, serta SDGs ke-17 kemitraan untuk mencapai tujuan.

Ning S