blank
KH Kharis Shodaqoh, saat menyampaikan Tadzkirah Haul ke-14 Almaghfurlah KH Masruri Mughni. Foto: dok/ist

BREBES (SUARABARU.ID)– Rais Syuriyah PBNU, KH Kharis Shodaqoh mengatakan, berdasarkan hadist ada tiga kriteria untuk mengukur keberhasilan seseorang dalam membangun kehidupan. Disebutkan dia, yang pertama sedekah jariyah, kedua ilmu yang bermanfaat dan ketiga anak cucu keturunan yang berbakti.

Hal itu seperti yang dia sampaikan, saat mengikuti upacara Haul (ulang tahun wafat) ke-14 Almaghfurlah KH Masruri Mughni, di Masjid An-Nur, Pondok Pesantren Al-Hikmah2, Benda, Sirampog, Kabupaten Brebes, Minggu (22/6/2025).

Diungkapkannya, Kiai Masruri Mughni punya tiga kriteria seperti yang telah disebutkan dalam hadist itu. Menurut KH Kharis Shodaqoh, di zaman modern yang serba digital seperti sekarang ini, tidak mudah membangun akhlak, peradaban dan ilmu.

BACA JUGA: KONI Jateng Jangan Terlena dengan Hasil Bagus PON XXI

Dia kemudian mengajak, agar kebaikan-kebaikan yang dicontohkan Kiai Masruri, diteladani dan dilanjutkan. ”Manusia asal memberi manfaat kepada orang lain, dan tidak merepotkan atau menyusahkan orang lain, hidupnya akan sejahtera,” pesan dia.

KH Masruri Mughni sendiri wafat di Kota Suci Madinah, 14 tahun lalu, tepatnya Ahad 20 November 2011, pukul 00.15 Waktu Arab Saudi (WAS) atau 04.14 WIB. Beliau dimakamkan di Jannatul Baqi Kota Suci Madinah.

Sementara itu, Ketua Majelis Pengasuh Ponpes Al-Hikmah2, KH Sholahuddin Masruri (Gus Sholah) menjelaskan, peringatan haul ini merupakan forum silaturahmi mengenang kebaikan sekaligus meneladani KH Masruri Mughni, dan para pendiri ponpes.

BACA JUGA: Mahasiswi UMKU Terjatuh ke Jurang Saat Mendaki Puncak Natas Angin Rahtawu Kudus, Pencarian Masih Dilakukan

Hadir pada kesempatan itu di antaranya, Pengasuh Ponpes Al Hikmah1 KH Labib Shodiq Suhaemi, Sekretaris Umum MUI Jateng Drs KH Muhyiddin MAg dan H Agus Fathuddin Yusuf, Kapolres Brebes AKBP Achmad Oka Mahendra.

Lalu ada juga perwakilan PWNU Jateng, Rais Syuriyah PCNU Brebes KH Hudalloh Karim, Kabag TU Kankemenag Brebes Dr Akrom Jangka Daosat, Pengusaha Dedy Jaya Group H Muhadi Setia Budi, para kiai habaib dan ribuan orang tua wali santri.

Riyan