blank
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno (berdiri di podium), menyampaikan jawaban atas pemandangan umum dari 5 fraksi di DPRD Wonogiri, terkait pembahasan Raperda tentang RPJMD Tahun 2025-2029.(SB/Bambang Pur)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, menegaskan, arah kebijakan program prioritas pembangunan daerah selama 5 tahun ke depan, difokuskan pada Satpa Cita. Penegasan ini, disampaikan untuk menjawab pemandangan umum 5 juru bicara fraksi di DPRD Wonogiri.

Penyampaian jawaban pemandangan umum fraksi-fraksi ini, disampaikan Senin (23/6/25), di forum rapat paripurna DPRD Kabupaten Wonogiri. Rapat dipimpin Ketua DPRD Wonogiri Sriyono bersama Wakil Ketua Krisyanto dan Suryo Suminto, didampingi Sekretaris Dewan Edhi Tri Hadiyantho.

Sebanyak 38 dari 50 Anggota Dewan hadir dalam rapat paripurna tersebut. Terdiri atas 25 dari 27 Anggota Fraksi PDI Perjuangan, 2 dari 7 Anggota Fraksi Partai Golkar, 4 dari 5 Fraksi PKS, 5 dari 7 Fraksi Gerindra Plus PAN dan 2 dari 4 Fraksi Kebangkitan Bangsa Demokrat.

Sebelumnya, ada 5 Juru Bicara Fraksi yang menyampaikan pemandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Wonogiri Tahun 2025-2028. Mereka terdiri atas Iwan Susilo dari Fraksi PKS, Widiyatno (Fraksi Partai Golkar), Astarno (Fraksi PDI Perjuangan), Ayu Putri Karmilasari (Fraksi Gerindra Plus PAN) dan Abdullah (Fraksi Kebangkitan Bangsa Demokrat).

Bupati menjelaskan, tujuh butir yang terkandung dalam Sapta Cita itu, terdiri atas: Pertama, menciptakan pertumbuhan ekonomi baru. Kedua, membangun ekonomi kratif. Ketiga, membangun layanan pendidikan dan kesehatan yang berorientasi kebutuhan masyarakat. Keempat, menurunkan angka kemiskinan. Kelima, penguatan birokrasi yang dinamis. Keenam, membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul berbasis rset dan inovasi. Ketujuh, peningkatan sumber daya alam yang lestari.

Gratis

Sementara itu, langkah strategis yang dilakukan agar tujuan pembangunan dapat dicapai selama 5 tahun, dilaksanakan dengan menetapkan tujuan dari visi dan misi sebagai indikator kinerja utama daerah. Yakni mencakup empat hal. Pertama, mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berdampak pada perekonomian masyarakat, dengan indikator Produk Domestik Bruto (PDRB) per kapita Kabupaten Wonogiri. Kedua, meningkatkan masyarakat sejahtera, dengan indikator tingkat kemiskinan.

Ketiga, meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, dengan indikator Indeks Reformasi Birokrasi (IRB). Keempat, meningkatkan keberlanjutan pembangunan dan mitigasi kebencanaan, dengan indikator penurunan emisi gas rumah kaca.

Kata Bupati, untuk meningkatkan kemampuan pendapatan masyarakat, program prioritas daerah dilakukan dengan program pemberdayaan masyarakat, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pengembangan pemberdayaan sumber daya pariwisata dan ekonomi kreatif serta pelatihan kerja dan produktivitas tenaga kerja.

Dalam mendukung sukses pelaksanaan program Wajib Belajar (Wajar) 13 tahun, diberikan pelayanan pedidikan yang berorientasi kebutuhan masyarakat. Termasuk di dalamnya memberikan seragam gratis mulai dari PAUD/TK, SD dan SMP.

Untuk pelayanan kesehatan, salah satu kegiatannya adalah pembayaran Jaminan Kssehatan Nasional Penerima Bantuan Iuran (JKN-PBI).

Untuk mengoptimalkan pertumbuhan sektor unggulan, utamanya bidang pertanian, melalui program penyediaan dan pengembangan prasarana. Yakni dengan membangun 1.000 sumur pantek, irigasi perpipaan, pembangunan embung, dam, parit, dan rehabilitasi jaringan irigasi.(Bambang Pur)