WONOGIRI (SUARABARU.ID) – ”Setetes darah yang kita sumbangkan, akan sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa orang lain,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo.
Ungkapan orang nomor satu di jajaran kepolisian Wonogiri ini, disampaikan saat memimpin langsung Bakti Sosial (Baksos) donor darah massal. Ini dilakukan dalam menyambut peringatan HUT Ke-79 Bhayangkara Tahun 2025.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengabarkan, Baksos donor darah massal digelar di hall Mapolres Wonogiri. Berlangsung Senin (16/6/25). ”Ini menjadi bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat,” jelas AKP Anom Prabowo.
Donor darah massal ini diikuti sebanyak 129 peserta. Terdiri atas sebanyak 120 anggota Polres Wonogiri, 8 prajurit TNI AD dari Kodim 0728 Wonogiri, 5 orang pesilat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT, dan 10 anggota Bhayangkari Cabang Wonogiri.
Kasidokkes Penda Sulistyowati SKep,Ns, tampil memimpin pelaksanaan pemeriksaan awal sebelum dilakukan pengambilan darah. Untuk teknis pengambilan darah, dilakukan oleh Tim Teknis Pelayanan Mobil Keliling dari Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD-PMI) Wonogiri. Hasilnya, mendapatkan 76 colf (kantung) darah.
Stok Darah
Ada sebanyak 53 peserta tidak dapat dilakukan pengambilan darahnya, karena alasan kesehatan. Yakni sebanyak 13 orang diketahui sedang mengonsumsi obat dan 40 orang belum memenuhi syarat waktu donor berikutnya.
Turut hadir dalam kegiatan donor darah massal ini, Wakapolres Wonogiri Kompol Parwanto bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Wonogiri. Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo, menyatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap sesama. Yang dilakukan melalui jalinan sinergitas kebersamaan jajaran Polri, TNI, komunitas masyarakat, dan instansi terkait dalam bidang kemanusiaan.
“Kegiatan donor darah ini bukan hanya sekadar memperingati Hari Bhayangkara, tetapi juga menjadi bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat. Setetes darah yang kita sumbangkan, sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa orang lain,” ungkap Kapolres.
Sementara itu, Kepala UUD PMI Wonogiri Dokter Heri Susanto, Selasa (17/6/25) menyatakan, tersedia stok darah sebanyak 293 colf. Terdiri atas darah WB untuk Golongan A sebanyak 104 colf, B (85 colf), AB (15 colf) dan Golongan O sebanyak 89 colf. Kemudian PRC Golongan A tersedia sebanyak 5 colf, B (16), AB (2 dan O (3). TC Golongan A sebanyak 1 colf, B kosong, AB (2) dan O (4).
Untuk diketahui, istilah darah WB, PRC dan TC adalah singlkatan yang merujuk pada komponen darah yang berbeda. WB (Whole Blood) adalah darah lengkap, yang berisi semua komponen darah. PRC (Packed Red Cells) adalah sel darah merah pekat, yang merupakan komponen darah yang mengandung sel darah merah. TC (Thrombocyte Concentrate) adalah konsentrat trombosit, yang merupakan komponen darah yang kaya akan trombosit.(Bambang Pur)













