
Harga sega pecel dan lontong pecel masing-masing hanya Rp 7.000, menjadikan warung ini sebagai pilihan makan malam murah di Purwodadi. Pelanggan juga bisa menambah lauk seperti aneka rempeyek, tempe keripik, dan gorengan seharga Rp 1.000 per buah.
Telur dadar dibanderol Rp 3.000, sedangkan potongan ayam goreng hanya Rp 5.000, cocok untuk pengunjung dengan selera lebih berat. Untuk minuman, SPG Jack 24 menyediakan es teh dan teh anget seharga Rp 3.000 serta es jeruk segar hanya Rp 4.000 per gelas.
Dengan harga mulai Rp 1.000, pelanggan dapat menyusun paket makan malam sesuai selera dan kebutuhan tanpa takut kantong jebol. Di sega pecel Gambringan (SPG) Jack 24, pengunjung bisa makan dengan duduk di kursi plastik maupun lesehan.
“Dari awal kami buka, harga kami usahakan tetap terjangkau agar semua bisa menikmati makanan enak,” ujar Pak Jack saat ditemui.
Aroma yang Menggoda
Pak Jack bersama istrinya meracik bumbu kacang sendiri setiap hari, menjamin kesegaran dan kualitas rasa tetap konsisten. Menu lain seperti sayur lodeh dan soto juga tersedia sebagai alternatif, tetapi sega pecel tetap menjadi andalan para pelanggan.
Setiap malam, aroma sambal pecel dan gorengan hangat langsung menggoda begitu pengunjung melewati tenda SPG Jack 24. Restoran terbaik di dekat sini Warung ini terletak strategis di depan Pasar Purwodadi, berdampingan dengan pos polisi, menjadikan lokasi ini ramai dan aman dikunjungi.
Menurut Arif, pelanggan setia sejak 2012, SPG Jack 24 punya rasa yang tidak berubah dan selalu jadi tempat tujuan pulang kerja. “Saya selalu ke sini sepulang dinas malam. Pecelnya segar, sambalnya nendang, dan harganya nggak bikin pusing,” ujar Arif.
SPG Jack 24 tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga ruang berkumpul, berbagi cerita, dan mengenang masa lalu khas Gambringan. Pak Jack juga memasang banner bertema Stasiun Gambringan sebagai bentuk penghormatan terhadap asal muasal pecel yang ia jual.
Sebelum berpindah ke pasar, Pak Jack berjualan keliling dan sempat menempati kios kecil di Pujapura, Purwodadi. Setelah PT KAI melarang jualan di stasiun pada 2012, para penjual seperti Pak Jack pindah dan memilih berdagang di luar stasiun.
Momen tersebut tidak menyurutkan semangatnya, justru menjadikan warung SPG Jack 24 makin dikenal karena konsistensinya. Saat ini, pengunjung datang tidak hanya dari Purwodadi, tetapi juga dari luar kota yang penasaran dengan cita rasa sega pecel Gambringan.
Warung ini juga eksis di media sosial. Banyak pelanggan membagikan ulasan di TikTok dan Instagram setelah mencicipi menu SPG Jack 24. Kehadiran ulasan tersebut makin menguatkan posisi SPG Jack 24 sebagai rekomendasi makan malam murah dan lezat di Purwodadi.
Para pengunjung bisa memilih duduk di kursi plastik atau makan lesehan sambil bercakap akrab di bawah lampu tenda hangat. Sega pecel Gambringan di SPG Jack 24 jadi rekomendasi terbaik untuk makan malam murah yang penuh cita rasa khas Purwodadi.
Tya Wiedya













