SEMARANG (SUARABARU.ID)– Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM), melepas calon wisudawan dalam Purnastudi Winisuda ke-36, di Astina Ballroom, Hotel Grasia, Semarang, Selasa (20/5/2025).
Kegiatan itu dihadiri Dekan FTIk USM Prind Triajeng Pungkasanti SKom MKom, Sekretaris Universitas Dr Abdul Karim SE MSi Ak CA, Wakil Dekan I FTIK USM Fajriannoor Fanani SSos MIKom, Wakil Dekan II FTIK USM April Firman Daru SKom MKom, para Kaprodi FTIK USM, dosen, tenaga pendidik serta wisudawan FTIK USM.
Dalam sambutannya, Prind Triajeng menyampaikan selamat, dan mengingatkan kepada para winisudawan, untuk berterima kasih kepada orang tua, yang telah memberikan dukungan penuh selama mengikuti pendidikan di perguruan tinggi.
BACA JUGA: Tim PKM USM Beri Pelatihan Konten Kreatif Lewat CapCut di SMA Sint Louis
”Masa depan penuh tantangan, namun juga penuh peluang. Peluang yang sangat lebar ini, harusnya kalian bisa tangkap. Saya berharap, segera bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, sesuai dengan yang diharapkan,” ucapnya.
Prind juga mengajak, agar para winisudawan dapat menangkap setiap peluang, dan jangan menyia-nyiakan peluang yang ada. Menurutnya, jika menyiakan peluang, maka tidak akan memperoleh apa pun.
Disampaikan pula, jangan menjadi orang yang hanya berpangku tangan. Cari dan tangkap peluang itu dengan terus belajar. Belajar untuk menambah value diri, dan belajar memberikan dampak positif bagi siapapun, terutama untuk diri sendiri dan keluarga.
BACA JUGA: BNN Amankan 25 Kilogram Sabu di Ancol Bersama Dua Tersangka
”Semoga ilmu yang kami berikan, dapat bermanfaat dan menjadi berkah. Semoga kita tetap menjalin silaturahmi, karena kita adalah keluarga besar FTIK USM. Dan jangan lupa bawa nama baik alamamater,” pesannya.
Sementara itu, Dr Abdul Karim yang mewakili Rektor USM Dr Supari ST MT berharap, para lulusan dapat menunjukkan eksistensinya.
”Kalian harus percaya diri, dan tunjukkan kiprah kalian di masyarakat. Karena tujuan pembelajaran dunia kampus itu, kalian harus bisa menjadi bagian didalam proses transformasi sosial,” ungkapnya.
BACA JUGA: Bank Indonesia Edukasi 240 Babinsa Kodim 0712/Tegal Soal Rupiah
Karim menambahkan, para winisudawan harus mampu menunjukkan diri sebagai sumber daya yang dapat ikut andil, memberikan ide dan menyelesaikan masalah dalam lingkungan masyarakat.
”Kalian sudah memasuki sebuah realitas masyarakat yang begitu luar biasa persaingannya. Saya juga paham, jadi struktur kurikulum yang dibangun di FTIK USM dengan beberapa prodinya itu, berupa kemasan-kemasan softskill, hardskill, dan lain sebagainya, harus kalian implementasikan dengan baik,” tandasnya.
Riyan













