GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo meresmikan Rumah Sakit Permata Utama di Jalan Raya Purwodadi-Semarang, Selasa 20 Mei 2025.
Kabupaten Grobogan kini bertambah lagi satu fasilitas Kesehatan, dengan berdirinya RS Permata Utama. Dengan demikian, total saat ini ada 13 rumah sakit, tiga di antaranya RS pemerintah dan 10 lainnya RS swasta.
“Kita lihat sekarang ini, RS Permata Utama ini bangunan gedugnnya bagus, besar, luas dan megah yang dilengkapi sarana yang lengkap dan penataan lingkungan yang nyaman,” ujar Sugeng Prasetyo.
Orang nomor dua di Kabupaten Grobogan ini meyakini ke depannya RS ini akan memberikan daya ungkit besar terhadap layanan kesehatan di Grobogan.
“Bukan karena rumah sakitnya bagus, tetap karena komitmen pelayanan pasien yang bermutu dan berkualitas,” tambahnya.
Sugeng Prasetyo berpesan agar RS Permata Utama perlu melakukan upaya untuk bersinergi membentuk kekuatan dengan seluruh jajaran pimpinan dan stakeholders yang ada, peningkatan mutu layanan, peningkatan sumber daya manusia yang ditunjang oleh sarana gedung dan peralatan yang mencukupi.
“Memberikan pelayanan profesional, menata manajemen rumah sakit, bersinergi serta berkolaborasi secara baik dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik, sebagai wujud komitmen masyarakat Grobogan semakin sehat,” ungkapnya.
Sementara itu, pendiri RS Permata Utama yakni dr Utomo menjelaskan lahirnya RS Permata Utama tidak lepas dari perjalanan panjang ia dan keluarga dalam mengabdikan diri, berkhidmat dalam memberikan layanan kesehatan pada masyarakat Grobogan dan sekitarnya.
Sejak tahun 1990 yakni pertama kali berdirinya RB Utomo di Jalan Glugu, berkembang menjadi RS Permata Bunda pada 1996.
Seiring dengan perkembangan zaman dan berubahnya regulasi menuntut setiap faskes untuk berbenah, kata dr Utomo, RS Pertama Bunda harus menyesuaikan kapasitas tempat tidurnya sebagai implementasi aturan Kelas Rawat Inap Standar.
“Sementara jumlah pasien RS semakin banyak, masyarakat yang membutuhkan rawat inap terpaksa tidak dapat tempat tidur, sehingga pelayanan harus tertunda atau bahkan harus dirujuk ke RS di luar kota,” jelas dr Utomo.
Pembangunan RS Permata Utama ini berlangsung selama 1,5 tahun. “Pelaksanaan pembangunan mulai akhir 2023 dengan menempati lahan seluas 9.962 meter persegi dengan kapasitas maksimal 185 tempat tidur. Bahkan, jika suatu saat diperlukan masih sangat memungkinkan untuk dikembagkan kapasitasnya lagi” kata dr Utomo.
Tya wiedya













