KUDUS (SUARABARU.ID) – Kepastian mengenai penunjukan Stadion Supersoccer Arena (SSA) sebagai venue Piala AFF U-16 Putri 2025 hingga kini belum diterima oleh pihak Bakti Olahraga Djarum Foundation.
Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menantikan keputusan resmi dari federasi sepak bola terkait status SSA sebagai tuan rumah turnamen tingkat Asia Tenggara tersebut.
“Belum ada keputusan resmi terkait tuan rumah Piala AFF U-16 Putri. Kami hanya tinggal menunggu pengumuman dari federasi,” ujar Yoppy, Senin (13/5).
Sebelumnya, federasi sepak bola telah melakukan kunjungan untuk meninjau langsung fasilitas di Stadion SSA yang memiliki kapasitas 1.100 tempat duduk. Verifikasi ini menjadi bagian dari proses penilaian kelayakan stadion sebagai lokasi penyelenggaraan ajang bergengsi itu.
Menurut Yoppy, hasil peninjauan tersebut mendapatkan respons positif. Federasi mengapresiasi fasilitas yang tersedia di stadion kebanggaan masyarakat Kudus itu. Namun, Yoppy mengakui bahwa SSA masih belum dilengkapi dengan sistem pencahayaan stadion.
“Untuk penerangan, memang belum ada penambahan. Tapi kami siap menggelar turnamen, baik ditunjuk maupun tidak sebagai tuan rumah AFF,” tegasnya.
Ia menambahkan, pemasangan lampu stadion belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat, mengingat proses instalasi memerlukan waktu yang cukup lama.
Piala AFF U-16 Putri 2025 direncanakan berlangsung pada Agustus mendatang. Meski belum ada keputusan final, pengumuman resmi dari federasi diperkirakan akan segera dilakukan dalam waktu dekat.
Selain berpotensi menjadi tuan rumah Piala AFF, Stadion Supersoccer Arena juga akan menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen Piala Pertiwi kelompok usia U-14 dan U-16. Turnamen tersebut dijadwalkan digelar lebih dulu, sebelum perhelatan Piala AFF U-16 Putri.
Ali Bustomi













