blank
Umat Buddha mengambil air bersih dari mata air Wanurejo, Borobudur, hari ini Minggu 11 Mei 2025. Foto: eko

KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) – Ratusan umat Buddha mengambil air bersih dari mata air Brojonalan, Wanurejo, Borobudur, Kabupaten Magelang, hari ini (Minggu, 11 Mei 2025). Ritual bersih diri di mata air dekat Candi Pawon itu merupakan rangkaian perayaan Hari Waisak.

Peserta sampai di lokasi mata air yang sudah dilengkapi pancuran itu sekitar pukul 10.45. Sesampai pancuran di dekat Sungai Progo terlebih dahulu memanjatkan doa. Selanjutnya sebagian besar mengambil air dan ditempatkan di botol yang sudah disediakan panitia. Ada pula yang hanya cuci muka atau berkumur dengan air dari Sendang Kamulyan itu.

Juru kunci, Mei Aman Efendi (46), menuturkan, di lokasi itu ada tiga tempat pancuran. Semula hanya berupa sendang. Sekitar tahun 2020 diberi fasilitas pancuran oleh Dinas PUPR.

Warga setempat, Suparyoto alias Rambat (66), menambahkan, sendang itu sudah ada sejak lama. Berada di bawah rimbun beberapa pohon besar, salah satunya pohon Beringin.

Bagi yang sudah mengambil air yang ditempatkan dalam botol, selanjutnya air dibawa pulang ke rumah masing-masing.

Diperoleh keterangan dari petugas Candi Pawon, Alex Kriwil (30), jumlah undangan sesuai registrasi tiket, hanya sekitar
20. Adapun yang diundang adalah perwakilan sejumlah negara dan umat agama selain Buddha.Tetapi yang hadir sekitar 450 orang dari berbagai negara. “Tradisi itu sudah sering kali dilakukan di sini,” jelasnya.

Sebelum pengambilan air didahului dengan seremoni penerimaan tamu di dekat Candi Pawon. Pesertanya terdiri perwakilan daerah, keagamaan, dan perwakilan budayawan. Di tempat itu disajikan pertunjukan seni tari.

Eko Priyono