WONOSOBO (SUARABARU.ID) – DPRD Wonosobo menggelar rapat paripurna dengan agenda pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Wonosobo tahun 2024, Rabu (30/4/2025).
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Wonosobo, Achmad Faqih dihadiri Bupati Afif Nurhidayat, Wakil Bupati Amir Husein, anggota dewan dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam rapat tersebut masing-masing fraksi menyampaikan pandangan pendapat akhir fraksi terhadap LKPJ Bupati Wonosobo tahun 2024. Ada beberapa catatan dari setiap fraksi agar jajaran eksekutif bisa meningkatkan kinerjanya.
Wakil Ketua DPRD Wonosobo Achmad Faqih, Kamis (1/5/2025) menjelaskan, rapat pendapat akhir terhadap LKPJ Bupati Wonosobo tahun 2024 telah melalui tahapan-tahapan sebelumnya. Baik eksekutif maupun legislatif harus saling bersinergi dan berkolaborasi untuk memajukan daerah.
“Secara garis besar kami melihat proses di DPRD sudah berjalan dengan baik. Artinya penyusunan pandangan akhir ini sudah berangkat dari komisi-komisi. Sudah rapat di komisi, meminta pendapat profesional dan dari perangkat daerah,” ucapnya.
Dia menyampaikan kinerja Bupati Wonosobo di tahun 2024 sudah baik, hanya saja ada beberapa sektor yang harus ditingkatkan. Sektor pariwisata, infrastruktur dan pertanian mendapatkan perhatian untuk menjadi agenda prioritas pemerintah di masa yang akan datang.
Kemajuan Pariwisata
Salah satunya sektor pariwisata yang dinilai belum sepenuhnya optimal mengingat potensi yang dimiliki Wonosobo begitu besar namun belum sebanding dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang didapat.
“Kita melihat potensi wisata sangat besar, tapi belum optimal. Pendapatan asli daerah pun itu belum optimal. Kami mendorong, misalnya homestay atau restoran yang belum berizin, biar berizin. Mereka harus memberikan sumbangsih terhadap daerah sesuai regulasi yang ada,” tegasnya.
Di kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Wonosobo selanjutnya, pihaknya juga menekankan perihal infrastruktur yang masih menjadi sorotan masyarakat khususnya terkait jalan rusak. Jalan yang rusak akan jadi prioritas untuk diperbaiki dan dibangun.













