SEMARANG (SUARABARU.ID) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat / IOH) kembali berbagi kebahagiaan dan mendukung sesama dengan langkah nyata. Ramadan menjadi momen spesial untuk memperkuat silaturahmi dan berbagi kebaikan.
Melalui inisiatif pemberdayaan ekonomi lokal untuk Marbot di seluruh Indonesia, Indosat berkolaborasi bersama anak perusahaan (Lintasarta, Artajasa, BDX) serta lembaga Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) Indosat.
Kolaborasi tersebut memberikan dukungan bagi 200 keluarga penjaga masjid atau marbot yang tersebar di 58 lokasi di seluruh Indonesia.
Selain itu, Indosat juga memperkuat konektivitas dengan menghadirkan Unparalleled Network Services. Layanan ini memberikan kelancaran komunikasi hingga Idul Fitri.
Fahd Yudhonegoro, Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, pihaknya percaya bahwa keberkahan terletak pada solidaritas dan kepedulian antar sesama.
“Melalui program Marbot Berdaya, kami ingin memberdayakan marbot masjid beserta keluarganya, tidak hanya melalui bantuan ekonomi, tetapi juga menciptakan peluang usaha berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” katanya, Selasa 11 Maret 2025.

Tahun ini, Indosat melanjutkan inisiatif nyata yang berdampak langsung bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Program Marbot Berdaya ini diselenggarakan di berbagai lokasi strategis di seluruh Indonesia.
Di wilayah Jawa Tengah dan DIY, tersebar di 15 titik mulai dari Kudus, Semarang, Pemalang, Pekalongan, Tegal, Pati, Salatiga, Solo, Karanganyar, Klaten, Yogyakarta, Sleman, Magelang, Kebumen, hingga Purwokerto.
Indosat mendukung kehadiran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi dengan memberdayakan para marbot, keluarga, dan komunitas sekitarnya.
Dengan memberikan akses terhadap peluang usaha dan pengembangan keterampilan, masjid dapat menjadi pilar dalam memperkuat ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.
“Seluruh upaya yang kami lakukan selama Ramadan ini sejalan dengan tujuan besar Indosat dalam menghubungkan dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi yang membutuhkan serta memperkuat nilai kebersamaan di bulan penuh berkah ini,” kata Fahd.
Marbot Masjid Jami’ Al-QubaKrajan, Bandengan, Kendal, yang sudah menjalankan profesi ini selama 10 tahun, Sholihin, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh Indosat.
“Menjadi marbot adalah amanah besar yang mencakup berbagai tanggung jawab, mulai dari membuka dan menutup masjid hingga menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan ibadah. Dengan bantuan wira usaha ini, saya dan keluarga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan usaha warung saya sambil tetap menjaga dan merawat masjid,” katanya.
Hery Priyono