blank
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto didampingi Kasatpol PP Ira Puspitasari di kompleks Pendopo Kabumian, Selasa 2/4.(Foto:SB/Komper Wardopo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menegaskan, Alun-alun Pancasila Kebumen masih harus tetap steril (bersih) dari para Pedagang Kaki Lima (PKL).

Yang diperbolehkan jualan di kawasan Alun-alun tersebut hanya para pengasong dan tidak boleh membuka lapak secara menetap. Seperti pedagang air minum yang dipanggul, atau pedagang mainan anak.

Terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, yang diprediksi Alun-alun bakal tambah ramai dikunjungi warga dan para perantauan yang mudik ke kampung halaman.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyatakan hal tersebut didampingi Kasatpol PP Ira Puspitasari kepada media, di Pendopo Kabumian, Selasa (2/4).

Bupati menjelaskan, saat ini Alun-alun harus steril dari PKL karena ruang publik itu masih dalam proses pembangunan.

“Kenapa tidak boleh, karena ini masih dalam proses pembangunan, masih dalam proses perawatan, sehingga dikhawatirkan jika dipenuhi PKL di area Alun-alun akan menghambat proses pembangunan,”terang Arif Sugiyanto yang selama 9 hari ke depan melaksanakan Umroh bersama keluarga ke Tanah Suci.

blank
Kapal Mendoan di Alun-alun Pancasila Kebumen.(Foto:SB/Kominfo Kbm)

Menurut Bupati, yang bisa berjualan di Alun-alun saat ini adalah pedagang asongan, seperti penjual air minum yang dipanggul, dan juga pedagang kitiran, dan tidak buka lapak. Di luar itu tidak diizinkan. “Jadi yang kita izinkan hanya pedagang asongan,”ucapnya.

Bupati telah memberikan izin penggunaan Alun-alun untuk Salat Idul Fitri 1445 H yang akan diselenggarakan oleh PD Muhammadiyah. Adapun untuk kegiatan sosial kemasyarakatan lain, untuk saat ini belum diizinkan.

Bupati meminta agar Kepada Satpol PP rutin melakukan patroli di kawasan kota dan Alun-alun. Hal ini untuk memastikan kawasan Alun-alun steril dari PKL. Jika ada PKL yang melanggar, ia meminta agar diselesaikan dengan cara persuasif.

“Kepada Satpol PP, saya minta untuk selalu mengedepankan pendekatan persuasif. Sampaikan saja, Alun-alun masih dalam proses pembangunan. Semua PKL Alun-alun nanti akan kita tempatkan di Kapal Mendoan, setelahmendaftar di dinas  terkait,”ucapnya.

Adapun Kapal Mendoan, tutur Bupati, sampai saat ini belum bisa ditempati, karena harus menyelesaikan pembangunan di sisi utara. Ditargetkan tahun ini dapat  diselesaikan semua.

Pada kesempatan itu Bupati juga mengapresiasi publikasi media tentang renovasi Alun-alun Kebumen sehingga masyarakat semakin tertarik untuk mengunjungi fasilitas publik di depan Pendopo Rumah Dinas Bupati atau Pendopo Kabumian tersebut.

Komper Wardopo