blank
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana saat hadir di acara Harlah IPNU ke-70 di Wonosobo. Foto : SB/dok Humas IPNU

WONOSOBO(SUARABARU.ID)-Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mengajak para pelajar dan santri untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 14 Februari 2024 nanti, dengan sebaik-baiknya.

“Para santri dan pelajar harus menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024 dengan baik. Karena hasil pemilu akan akan sangat menentukan jalannya roda pemerintahan yang akan datang,” tegas orang nomer satu di Indonesia itu.

Pesan Jokowi tersebut disampaikan dalam acara Hari lahir (Harlah) ke-70 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di Lapangan Olahraga komplek Taman Rekreasi, Kalianget, Wonosobo, Jawa Tengah, Senin (22/1/2024).

Jokowi menyebut, tidak lama lagi Indonesia akan menggelar pesta demokrasi pemilihan Presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg). Seluruh santri dan pelajar musti berpartisipasi dalam pesta demokrasi itu untuk menjadi bagian dari kemajuan bangsa ini.

Di samping itu, Jokowi juga mengingatkan agar waspada terhadap perubahan-perubahan atau distrupsi zaman yang semakin cepat. Dia ingin agar santri dan pelajar cepat beradaptasi karena perubahan itu bisa terjadi dalam hitungan detik.

“Kita juga berhadapan dengan kecepatan perubahan perkembangan teknologi. Dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat kota, tapi juga sampai ke desa-desa sampai ke plosok-plosok negeri,” jelas Jokowi.

Pengetahuan Baru

blank
Sejumlah santri dan pelajar ketika mengikuti Harlah IPNU ke-70 di Lapangan Kalianget Wonosobo. Foto : SB/dok Humas IPNU

Presiden ketujuh RI itu meminta agar santri dan pelajar juga dapat belajar dengan cepat mencari pengetahuan baru. Sebagai generasi milenial harus membekali ilmu dengan baik. Menguasai tehnologi kekinian dengan cepat sehingga tidak ketinggalan zaman.

Disamping itu, Jokowi juga berharap agar santri dan pelajar dapat memahami berbagai keterampilan baru dan siap menjadi bagian dari perkembangan zaman dan mampu memanfaatkan teknologi untuk kebaikan-kebaikan umat.

“Karena itu, saya berpesan kepada santri dan pelajar untuk beradaptasi dengan cepat menguasai pengetahuan, menguasai teknologi, melahirkan inovasi berbagai melahirkan berbagai kreatifitas meningkatkan daya saing bangsa,” kata Jokowi.

Secara khusus, Presiden berpesan santri dan pelajar harus menjadi contoh bagi generasi muda Indonesia bagaimana mencintai bangsa ini. Indonesia adalah negara besar yang di masa mendatang akan dikelola oleh generasi yang saat ini masih berstatus santri dan pelajar.

Karena itu, lanjutnya, generasi muda, memanfaatkan waktu untuk menggali ilmu dan pengalaman serta menanamkan karakter pribadi dengan baik. Ilmu, pengalaman dan karakter yang baik akan menjadi bekal menjadi pemimpin di masa depan. Indonesia juga butuh generasi muda yang cinta tanah air.

“Bagaimana mencintai negara ini, bagaimana mencintai kesatuan, bagaimana mencitai bangsa ini, bagaimana menjaga persatuan, bagaimana menjaga kesatuan untuk menyebarkan Islam yang toleran. Menyebarkan Islam yang moderat dan ramah,” pungkas Jokowi.

Muharno Zarka