blank
Penyerahan dua medali dalam kompetisi Bali International Choir Festival (BICF) kepada Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami. Foto: UKSW

SALATIGA (SUARABARU.ID) – Suasana Ibadah Senin Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Senin (07/08/2023) tampak berbeda dengan penampilan dari paduan suara Mellifluous Youth Choir (MYC) SMA Kristen Satya Wacana, di Balairung Universitas.

Paduan suara Mellifluous Youth Choir (MYC) grup yang beranggotakan 26 siswa dengan konduktor Raditya Setya Jati, M.Pd., tampil memukau di atas panggung dengan menyanyikan lagu God is A Spirit aransemen William Sterndale.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Pengajaran, Akademik dan Kemahasiswaan (WR PAK) Prof. Ferdy S. Rondonuwu, S.Pd., M.Sc., Ph.D., mengumumkan segudang prestasi yang diterima oleh UKSW. Salah satunya adalah torehan prestasi dari MYC dalam kompetisi paduan suara tingkat internasional yang diikuti oleh dua belas negara.

Mereka berhasil memenangkan dua medali pada babak kompetisi dalam ajang paduan suara Bali International Choir Festival (BICF) 12 di Badung Bali, belum lama ini.

MYC sukses menyabet medali Perak pada kategori Musica Sacra dengan membawakan dua lagu berjudul God is A Spirit aransemen William Sterndale Bennett dan Ubi Caritas aransemen Gjeilo. Selanjutnya, mereka juga berhasil meraih medali Emas pada kategori Pop dan Jazz dengan membawakan lagu Rejoice and Sing aransemen Rollo A Dilworth dan Don’t Stop Me Now aransemen Mark Brymer.

Kembali toreh prestasi

Saat diwawancarai setelah ibadah Senin, Raditya Setya Jati mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kemenangan yang diperoleh. Setelah vakum selama sebelas tahun, lanjutnya, untuk pertama kalinya paduan suara SMA Kristen Satya Wacana kembali mengukir prestasi di kancah internasional.

“Bermula dari sikap nekat anak-anak akhirnya kami bisa mengikuti kompetisi ini. Untuk mengikuti ajang ini kami telah melakukan persiapan dan latihan selama setahun,” ungkap Raditya Setya Jati  yang juga guru mata pelajaran Sejarah.

Lebih lanjut disampaikannya, ini merupakan titik awal bagi mereka. Harapannya, prestasi ini menjadi bekal pertama untuk penerus anak-anak MYC agar tetap berprestasi dan mengharumkan nama sekolah.

Saat disinggung terkait target ke depan, ia membeberkan bahwa MYC tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi internasional lainya yaitu Penabur International Choir Festival 2024 tahun depan.

Senada, Kepala Sekolah SMA Kristen Satya Wacana Jumadi, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa bangga dan memberikan apresiasinya  atas kemenangan yang diterima MYC.

blank

Paduan suara MYC SMA Kristen Satya Wacana raih dua medali pada ajang Bali International Choir Festival (BICF) di Badung Bali, belum lama ini. Foto: UKSW

“Ini pertama kalinya mereka mengikuti kompetisi tingkat internasional. Tentunya bentuk apresiasi kami bagi siswa berprestasi, mulai tahun ini kami memberikan penambahan poin nilai pada semua mata pelajaran,” tuturnya.

Jumadi berharap hal ini memicu siswa-siswa untuk terus semangat berlatih sehingga kedepannya mereka dapat menorehkan berprestasi yang lebih lagi.

Kebanggaan tersebut juga dirasakan oleh anggota MYC, Avril Kaira Guinevere Papilaya salah satunya. Siswa kelas X 2 ini mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena untuk pertama kalinya mengikuti kompetisi internasional dan berhasil membawa pulang dua medali.

Lainnya, Gabrielle Gladys Kurniawan Abdisusilo menyampaikan ungkapan terima kasih dan syukurnya atas kemenangan yang diperoleh dari hasil kerja keras.

“Saya merasa bahagia bisa mendapatkan prestasi ini walaupun setiap hari kami harus latihan tetapi hasilnya sangat memuaskan dan membanggakan,” ungkap siswa kelas XI IPS 2 ini.

wied