blank
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji (kanan) menyalami warga masyarakat Nglaran Kecamatan Tulakan yang mengadakan karnaval Tujuhbelaksan.(Dok.Prokopim Pemkab Pacitan)

PACITAN (SUARABARU.ID) – Karnaval Tujuhbelasan, tidak harus menunggu setelah upacara peringatan detik-detik Proklamasi Tanggal 17 Agustus. Demikian yang dilakukan warga masyarakat di Desa Nglaran, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan.

Bagian Prokopim Pemkab Pacitan, mengabarkan, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji hadir dan berkenan memberangkatkan prosesi arak-arakan gelaran karnaval yang dilakukan oleh masyarakat Desa Nglaran, Kecamatan Tulakan.

Karnaval Tujuhbelasan ini, diikuti oleh semua elemen masyarakat se Desa Nglaran. Masyarakat tampil melalui kontingen masing-masing dusun. Menampilkan kreasi terbaik dengan beragam tema. Mulai dari tema lucu yang menghibur, sampai barisan peraga para pejuang sebagai penggambaran semangat jiwa patriotisme.

”Terima kasih dan apresiasi untuk masyarakat Desa Nglaran, semoga ini bisa menghibur serta mendorong bangkitnya perekonomian masyarakat,” ungkap Mas Aji (panggilan akrab Bupati Pacitan).

Menurut Kades Nglaran Triyono, kegiatan untuk memeriahkan HUT Ke-78 RI ini, merupakan swadaya murni masyarakat. Tujuannya, disamping memeriahkan peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI, juga untuk memperat tali silaturahmi, utamanya dalam upaya mempersatukan warga bersama membangun desa.

Kata Kades Triyono, masyarakat telah mengawali kegiatan Agustusan sejak akhir Bulan Juli lalu, dengan mengadakan berbagai kegiatan. Seperti perlombaan bola voli dan sepakbola antardusun.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji, memberikan kejutan hadiah bantuan semen sebanyak 50 zak, bagi dua peserta karnaval yang paling antusias. Turut hadir Ketua DPRD Ronny Wahyono dan Anggota Arif Setya Budi, Camat Tulakan bersama jajaran Forkopimcam.
Bambang Pur