blank
Mau berkebun tapi tidak punya lahan begini caranya

suarabaru.id – Hidroponik bisa dibilang merupakan metode menanam tanpa tanah, melainkan dengan larutan nutrisi dan air. Berbagai tanaman bisa ditanam hidroponik. Mulai dari tanaman sayur hingga buah.

Berikut cara menanam tanaman hidroponik dengan cara paling sederhana:

Alat:

-Botol plastik air mineral bekas/
Gelas plastik bekas air mineral/
Jerigen plastik bekas minyak goreng,
-Kain untuk sumbu (kain panel lebih bagus)
-Nutrisi hidroponik.
-Media tanam (rocwool, arang sekam, kerikil, pasir malang, pecahan bata merah).

Jadi menanam model hidroponik kita juga bisa memanfaatkan barang barang bekas. Sehingga botol bekas, jerigen bekas dan gelas plastik bekas yang mestinya dibuang dan menjadi limbah ternyata masih bisa diambil manfaatnya.

Langkah-langkah cara membuat tanaman hidroponik dengan botol bekas :

1. Potong botol menjadi 2 bagian. (atas dan bawah)
2. 2. Lubangi bagian atas (daerah leher botol) untuk pemasangan sumbu dan aliran udara
3. Pasang sumbu pada bagian bawah botol
4. Masukkan bagian atas botol ke bagian bawah botol dengan cara dibalik.
5. Isi bagian atas botol dengan media tanam (bisa rockwool, spon, sekam bakar atau pecahan bata merah). Pilih saja mana yang paling mudah didapat. Karena fungsi media ini hanya untuk pijakan akar agar tidak rebah.
6. Tanam bibit atau taburkan 2-3 biji bibit tanaman ke dalam media tanam.
7. Siram dengan larutan nutrisi hidroponik.
8. Simpan di tempat yang tidak terkena hujan tetapi masih bisa mendapat sinar matahari.

Membuat Larutan Nutrisi Hidroponik
Bahan:

Pupuk Urea…………………………………………….1000 gr.
Pupuk KCL …………………………………. 1000 gr.
Pupuk NPK …………………………………. 1000 gr.
Pupuk daun Gandasil ( Growmore ) 50 gr.
Peralatan:

Ember bervolume 20 Liter.
Drum plastik bervolume 100 liter
Timbangan digital
Alat pengaduk
Air sumur, air sungai,
Air PAM tidak diperkenankan kecuali yang sudah diendapkan selama 7 – 10 hari.
Cara membuat:

Masukkan semua bahan yang telah ditimbang ke dalam ember volume 20 liter.
Tuangkan air sumur sebanyak 20 ltr ke dalam ember tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk – aduk lanjutkan pengadukan hingga air mencapai volume 20 liter dan tidak ada lagi pupuk yang masih mengkristal (tidak ada endapan)
Tuangkan larutan pekatan tadi ke dalam bak penampungan volume 100 liter.
Kucurkan air sumur kedalam bak penampungan sambil diaduk – aduk hingga penuh (mencapai volume 100 liter).
Larutan Nutrisi siap digunakan.

Disarankan mulai dari tanaman sayuran dulu, yang lumayan cepat tumbuhnya, misal : sawi, cabe, tomat, selada, bayam, kacang…dll

Nah dengan gambaran di atas tentunya anda mendapat inspirasi membuatnya di rumah. meletakkannya tempat bisa vertikal atau horizontal tergantung lahan yang anda miliki