WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Bencana alam angin kencang disertai hujan lebat, terjadi lagi di Kabupaten Wonogiri. Kejadiannya berlangsung Minggu sore (9/10), melanda dua kecamatan. Yakni di Kecamatan Wonogiri Kota dan Kecamatan Selogiri.
Lokasinya di Kelurahan Wonokarto Kecamatan Wonogiri Kota, dan di Desa Singodutan Kecamatan Selogiri. Berlangsung selama sekitar 30 menit. Membuat warga masyarakat panik, karena dalam bencana itu disertai pula kemunculan petir yang terjadi berulangkali.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto, semalam, menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Di Kelurahan Wonokarto, bencana angin kencang disertai hujan lebat telah merobohkan pohon Trembesi di area Stadion Pringgondani.
Kemudian di Desa Singodutan Kecamatan Selogiri, Wonogiri, telah menumbangkan pohon Asam milik Eko Suranto di Dusun Sanggrahan. Upaya pemulihan secara darurat dilakukan oleh para personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Wonogiri bersama pamong desa dan warga masyarakat.
”Tindak lanjut pemulihan darurat, akan diteruskan besok pagi (Senin Tanggal 10/10),” jelas Kepala BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto. Sekaligus koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan DPU Kabupaten Wonogiri, untuk penanganan limbah dahan dan pohon yang patah di Stadion Pringgodani.
Laporan Susulan
Sebagaimana diberitakan, bencana alam angin kencang disertai hujan lebat, sebelumnya melanda Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Data awal, bencana itu dilaporkan menumbangkan sejumpah pohon, merusak bangunan warung dan rumah bengkel di Desa Pondok.

Tapi, Minggu (9/10), BPBD Kabupaten Wonogiri mendapatkan laporan susulan tentang tambahan dampak kerusakan. Yakni kerusakan pada empat rumah warga, gedung pabrik dan terputusnya hubungan darat antardesa akibat terhalang pohon tumbang.
Rumah warga yang rusak adalah milik Suratmi, Kakek Sadimin dan Sarijan, di Dusun Segeroh Desa Mlokomanis Wetan. Kerusakan terjadi, karena tertimpa pohon durian dan pohon mangga yang roboh serta atapnya diterbangkan angin.
Bangunan permanen di kompleks Pabrik NPC (Nesia Pan Pasific Clothing) Ngadirojo juga mengalami kerusakan akibat bencana angin hujan. Keruskan terjadi pada bagian atap sport center futsal NPC, atap area mini golf dan ruang santai mes Korea, serta atap bangunan peti kemas penyimpanan mesin jahit.
Beberapa pohon tumbang menutup jalan alternatif menuju Desa Mlokomanis Wetan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. ”Kegiatan pemulihan dilakukan, khususnya pada bangunan warga dan infrastruktur publik prasarana jalan yang terhalang pohon tumbang,” tandas Kepala BPBD Kabupaten Wonogiri Bambang Haryanto.
Bambang Pur













