Kapolres Magelang memimpin apel, tadi pagi. Foto: eko

KOTA MUNGKID(SUARABARU.ID)-Kondisi kamtibmas di wilayah Kabupaten Magelang belakangan ini relatif kondusif. Meski demikian harus diantisipasi setiap akhir pekan, hari libur dan tanggal merah.

Mengingat wilayah itu mulai banyak didatangi warga dari luar daerah, baik itu wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kunjungan masyarakat luar daerah itu seiring dengan tingkat kesembuhan dan penyebaran virus Covid-19 yang semakin menurun. Sehingga pengamanan jalur Semarang-Jogja dan jalur ke objek wisata Candi Borobudur, Mendut, dan objek wisata lainnya perlu ditingkatkan.

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan hal itu saat memimpin apel di halaman depan Mapolres Magelang, Senin (11/10).

Dia menandaskan bahwa melaksanakan tugas pengamanan, patroli, dan sambang warga merupakan suatu keharusan. Karena hal itu sebagai aktualisasi dari kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Dengan demikian anggota Polri wajib aktif hadir berada di tengah masyarakat,” pintanya.

Lebih lanjut ditekankan, di jalur Semarang-Yogyakarta dan juga jalur ke objek wisata Candi Borobudur, Mendut dan candi-candi lain perlu diantisipasi lebih awal.

Terutama di simpul-simpul atau persimpangan jalan besar, seperti di Pos Polisi Secang, Pos Armada, kemudian Pos Palbapang, Pos perbatasan di Salam. Kapolres minta dievaluasi lagi dan ditempatkan personel yang memadai.

“Kasat Lantas untuk penempatan personel di sana tidak boleh digeser ke mana-mana,” tandas Kapolres.

Sedangkan guna mengantisipasi terjadinya arus lalu lintas padat pada hari libur, Sabtu dan Minggu, Kapolres memerintahkan peleton siaga agar ditempatkan di seputaran Pos Polisi Candi Borobudur.

Khususnya yang berseragam untuk melaksanakan patroli, termasuk patroli di objek wisata baru seperti balai ekonomi desa (balkondes) yang menyebar di semua desa se-Kecamatan Borobudur.

Kabag Ops diminta bisa memberdayakan anggota. Apabila tidak ada kegiatan pengamanan lain bisa ditempatkan di area Taman wisata Borobudur melaksanakan patroli dan pelayanan kepada wisatawan, sehingga warga yang berkunjung ke Magelang merasa aman dan nyaman. “Itu salah satu fungsi kehadiran negara di tengah masyarakat,” ucapnya.

Kapolres juga mengingatkan anggota dan masyarakat yang masuk Mapolres wajib scan barkode. Bagi masyarakat yang memiliki handphone dan belum mengunduh aplikasi PeduliLindungi, diminta untuk mengunduhnya.

Bagi yang belum bisa menggunakan aplikasi akan diedukasi. Sehingga diharapkan masyarakat bisa melakukan scan barcode ketika masuk Mapolres Magelang atau di tempat lain yang diwajibkan.

Juga ditekankan mengenai kepatuhan mematuhi protokol kesehatan. Baik pengunjung diharuskan memakai masker, menjaga jarak, menghindari/menjauhi kerumunan, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir. Sedang warga setempat tetap diminta tidak bepergian kecuali untuk kepentingan mendesak/penting.

Eko Priyono-Mul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here