blank
Arus lalulintas menuju objek wisata bahari di Lampung lengang dari kendaraan wisatawan.

BANDARLAMPUNG, (SUARABARU.ID) – Sejumlah objek wisata pantai di Lampung lengang dari kunjungan wisatawan akibat penutupan operasional sejumlah objek wisata guna memutus mata rantai persebaran COVID-19.

“Tutup karena ada aturan dari pemerintah Kabupaten Pesawaran, jadi sementara tidak ada yang datang ke pantai,” ujar salah seorang petugas penjaga pantai, Aris di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan penutupan operasional sementara waktu saat tahun baru dilakukan untuk memutus mata rantai persebaran COVID-19.

Lengangnya sejumlah objek wisata bahari di perbatasan Kota Bandarlampung – Kabupaten Pesawaran terlihat dari sepinya arus lalu lintas dari Jalan Ikan Tenggiri, Teluk Betung hingga Jalan RE Martadinata menuju sejumlah objek wisata pantai di Kabupaten Pesawaran.

Tidak terlihat kepadatan kendaraan masyarakat yang hendak melakukan rekreasi layaknya tahun baru sebelumnya, akibat adanya pembatasan serta penutupan operasional sementara sejumlah objek wisata di Kabupaten Pesawaran guna memutus mata rantai persebaran COVID-19 di akhir-awal tahun.

“Sepi dari tadi pagi, karena pantai ditutup sementara jadi tidak banyak yang ke laut,” ujar Citra, salah seorang warga setempat.

Menurutnya, sejak pagi terlihat lebih banyak warga yang pergi menuju pusat Kota Bandarlampung.

“Pagi tadi banyak yang ke arah Bandarlampung, bila ada yang ke arah pantai hanya beberapa tidak banyak,” katanya.

Berdasarkan pantauan, sejumlah warga mengalihkan tujuan rekreasi ke sejumlah objek wisata swafoto yang ada di Kota Bandarlampung.

Antara