blank
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz didampingi Dandim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang meninjau tebing longsor di tepi Sungai Luk Ulo Desa Kewungwinangun, Kecamatan Klirong, Senin 14/12.(Foto:SB/Ist)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz mengingatkan masyarakat yang tinggal di bantaran atau di sepanjang aliran Sungai Luk Ulo untuk waspada bencana saat musim hujan ini.

Apalagi musim hujan dewasa ini diperburuk dengan adanya fenomena La Nina diikuti curah hujan yang tinggi. Akibatnya intensitas hujan tinggi dan menyebabkan debit air di sungai akan mengalami peningkatan.

“Saat ini curah hujan masih tinggi , masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar waspada. Termasuk yang berada di bantaran Sungai Luk Ulo utamanya di wilayah Kecamatan Pejagoan dan Klirong,”ujar Yazid Mahfudz, saat meninjau lokasi tebing longsor di Sungai Luk Ulo Desa Pejagoan, Kecamatan Pejagoan, Senin (14/12).

blank
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz dan Plt Kepala Pelaksana BPBD Teguh Kristiyanto meninjau fondasi rumah yang menggantung di tepi Sungai Luk Ulo,(Foto;SB/Ist)

blank

Bupati meminta kepala desa dan camat agar segera melapor apabila terjadi bencana.”Agar cepat dalam penanganannya,” tegasnya.

Satu rumah roboh setelah terbawa longsor tebing Sungai Luk Ulo  di Dukuh Legok RT 03/RW 06 Desa Pejagoan, Kecamatan Pejagoan, Minggu, 13 Desember 2020 sekitar pukul 18.20.

Peristiwa terjadi setelah hujan deras yang mengguyur Kebumen secara terus menerus dalam beberapa hari terakhir. Selain itu, ada tiga rumah warga lainnya yang terancam longsor karena lokasi sangat berdekatan. Bahkan ada satu rumah yang pondasi telah menggantung.

“Setelah kita cek penyebabnya karena ada rembesan air dari saluran drainase. Kita akan segera upayakan dibronjong, tapi kita pasangi bambu dulu,”jelas Yazid Mahfudz.

Bupati juga berkesempatan meninjau tebing yang terkikis aliran Sungai Luk Ulo di Dukuh Entak Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong.  Curah hujan yang tinggi serta volume air sungai yang meningkat menyebabkan tebing di desa t tersebut rawan longsor.

Peninjauan ke lokasi bencana longsor itu diikuti Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang, Kepala DPU PR Kebumen Haryono Wahyudi, Plt Kepala BPBD Kebumen Teguh Kristiyanto.

Komper Wardopo