<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Waspada Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/waspada/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Apr 2026 23:40:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Waspada Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Marak Penipuan Melalui WhatsApp Mengatasnamakan Pejabat, Pemkab Grobogan Ingatkan Warga Jangan Mudah Percaya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/09/marak-penipuan-melalui-whatsapp-mengatasnamakan-pejabat-pemkab-grobogan-ingatkan-warga-jangan-mudah-percaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 23:38:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[imbauan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<category><![CDATA[whatsApp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=552911</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Pemkab Grobogan mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat terkait maraknya penipuan melalui WhatsApp yang mengatasnamakan pejabat. Imbauan tersebut disampaikan kepada masyarakat luas, pasca banyaknya laporan adanya penipuan yang mengatasnamakan pejabat belakangan ini. Pemkab Grobogan menerima laporan terkait peningkatan kasus penipuan WhatsApp dengan modus mengatasnamakan pejabat, sehingga masyarakat diminta lebih waspada terhadap berbagai bentuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/09/marak-penipuan-melalui-whatsapp-mengatasnamakan-pejabat-pemkab-grobogan-ingatkan-warga-jangan-mudah-percaya">Marak Penipuan Melalui WhatsApp Mengatasnamakan Pejabat, Pemkab Grobogan Ingatkan Warga Jangan Mudah Percaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Pemkab Grobogan mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat terkait maraknya penipuan melalui WhatsApp yang mengatasnamakan pejabat.</p>
<p>Imbauan tersebut disampaikan kepada masyarakat luas, pasca banyaknya laporan adanya penipuan yang mengatasnamakan pejabat belakangan ini.</p>
<p>Pemkab Grobogan menerima laporan terkait peningkatan kasus penipuan WhatsApp dengan modus mengatasnamakan pejabat, sehingga masyarakat diminta lebih waspada terhadap berbagai bentuk komunikasi mencurigakan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/09/memperat-silaturahmi-memperkuat-komitmen-menjaga-kamtibmas">Memperat Silaturahmi, Memperkuat Komitmen Menjaga Kamtibmas</a></strong></h6>
<p>Pemerintah Kabupaten Grobogan menegaskan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan yang mengaku berasal dari pejabat daerah melalui aplikasi WhatsApp.</p>
<p>Pelaku kejahatan memanfaatkan berbagai cara untuk meyakinkan calon korban, mulai dari memasang foto profil pejabat hingga menggunakan nada komunikasi yang terlihat meyakinkan.</p>
<p>Tidak jarang, pelaku juga melakukan panggilan suara yang dibuat menyerupai suara asli pejabat guna memperkuat tipu daya mereka.</p>
<p>Kondisi ini semakin berbahaya karena pelaku kerap menyasar masyarakat yang sedang menunggu bantuan pemerintah.</p>
<p>Situasi tersebut dimanfaatkan pelaku untuk membangun kepercayaan dan kemudian melancarkan aksi penipuan dengan meminta sejumlah uang.</p>
<p>Pemerintah daerah memastikan bahwa seluruh bantuan yang diberikan kepada masyarakat selalu melalui mekanisme resmi.</p>
<p>“Seluruh bantuan disalurkan melalui prosedur yang sah dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun,” dalam pernyataan resmi yang disampaikan Protkopim Setda Grobogan.</p>
<p>Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa segala bentuk permintaan uang yang mengatasnamakan pejabat merupakan tindakan penipuan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/09/seorang-pria-meninggal-mendadak-di-pompa-bensin">Seorang Pria Meninggal Mendadak di Pompa Bensin</a></strong></h6>
<p>Imbauan resmi ini dituangkan dalam Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan Nomor B/000.8.3.4/308/SETDA/2026 tertanggal 8 April 2026.</p>
<p>Sekretaris Daerah Anang Armunanto menandatangani langsung surat tersebut sebagai langkah antisipatif menghadapi maraknya kejahatan digital.</p>
<p>Pemerintah daerah kemudian menginstruksikan kepada para camat serta kepala desa dan kelurahan untuk segera menyampaikan informasi ini kepada masyarakat.</p>
<p>Langkah tersebut diambil untuk memperluas jangkauan edukasi sekaligus meningkatkan kewaspadaan warga di seluruh wilayah.</p>
<p>Masyarakat diminta untuk tidak langsung mempercayai setiap pesan pribadi atau telepon yang mencurigakan.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Grobogan juga menekankan pentingnya melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima.</p>
<p>“Langkah sederhana berupa konfirmasi menjadi penting untuk memastikan kebenaran informasi,” tulis Sekda Grobogan Anang Armunanto.</p>
<p>Warga juga diingatkan agar tidak terburu-buru melakukan transfer uang kepada pihak yang mengaku sebagai pejabat atau perwakilan pemerintah.</p>
<p>Pelaku penipuan kerap memanfaatkan kondisi psikologis korban yang merasa yakin terhadap identitas yang ditampilkan.</p>
<p>Fenomena ini menunjukkan bahwa literasi digital menjadi hal penting yang harus terus ditingkatkan di tengah masyarakat.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Grobogan terus menggencarkan edukasi terkait bahaya penipuan berbasis digital agar masyarakat semakin cerdas dalam menyaring informasi.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/08/undip-dan-buct-tiongkok-resmikan-program-gelar-ganda-teknik-kimia">UNDIP dan BUCT Tiongkok Resmikan Program Gelar Ganda Teknik Kimia</a></strong></h6>
<p>Sebagai bentuk pelayanan publik, pemerintah menyediakan kanal pengaduan resmi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.</p>
<p>Layanan Lapor Bupati dapat diakses melalui nomor +62 888-4848-448 untuk memudahkan warga melakukan verifikasi.</p>
<p>Melalui imbauan ini, Pemkab Grobogan berharap masyarakat mampu menghindari penipuan, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak memberi celah bagi pelaku yang memanfaatkan WhatsApp dengan mengatasnamakan pejabat.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/09/marak-penipuan-melalui-whatsapp-mengatasnamakan-pejabat-pemkab-grobogan-ingatkan-warga-jangan-mudah-percaya">Marak Penipuan Melalui WhatsApp Mengatasnamakan Pejabat, Pemkab Grobogan Ingatkan Warga Jangan Mudah Percaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Gangguan Kesehatan yang Kambuh saat Idul Adha, Waspadai!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/09/ini-gangguan-kesehatan-yang-kambuh-saat-idul-adha-waspadai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2025 06:40:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[kambuh]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478340</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Momen Idul Adha sangat kental dengan perayaan makan bersama. Makanan yang bersantan dan daging, khususnya daging sapi dan kambing, menjadi hidangan yang sering disajikan saat Idul Adha. Makanan olahan daging memang sangat memikat selera. Namun kamu harus tetap berhati-hati, saat mengkonsumsi makanan daging sapi dan kambing di momen Hari Raya Idul Adha, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/09/ini-gangguan-kesehatan-yang-kambuh-saat-idul-adha-waspadai">Ini Gangguan Kesehatan yang Kambuh saat Idul Adha, Waspadai!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Momen Idul Adha sangat kental dengan perayaan makan bersama. Makanan yang bersantan dan daging, khususnya daging sapi dan kambing, menjadi hidangan yang sering disajikan saat Idul Adha.</p>
<p>Makanan olahan daging memang sangat memikat selera. Namun kamu harus tetap berhati-hati, saat mengkonsumsi makanan daging sapi dan kambing di momen Hari Raya Idul Adha, jangan berlebihan. Sebaiknya waspada terhadap gangguan kesehatan yang rentan muncul saat kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan yang berbahan dasar santan maupun daging.</p>
<p>Melansir dari Halodoc, ada beberapa gangguan kesehatan yang muncul saat Idul Adha, apa saja? yuk simak berikut ini!</p>
<p>1.Gangguan pencernaan</p>
<p>Hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung santan saat merayakan Idul Adha. Santan sebenarnya memiliki manfaat yang baik jika kamu mengonsumsinya dalam batas normal. Namun, terlalu banyak mengonsumsi santan dapat meningkatkan terjadinya beragam gangguan kesehatan pada tubuh.</p>
<p>2.Kolesterol</p>
<p>Makanan dengan bahan dasar daging kambing maupun daging sapi tentu akan banyak disajikan saat momen Idul Adha. Namun, perhatikan pengonsumsian daging saat Idul Adha. Terlalu banyak mengonsumsi daging dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi.</p>
<p>Melansir American Heart Association, kolesterol yang tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan lainnya, seperti penyakit jantung hingga stroke.</p>
<p>3.Asam urat</p>
<p>Asam urat merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan radang sendi pada beberapa bagian tubuh, khususnya jempol kaki. Biasanya, pengidap asam urat diwajibkan untuk membatasi atau menghindari makanan yang memiliki kandungan purin cukup tinggi.</p>
<p>Daging merah seperti daging kambing dan daging sapi menjadi beberapa daging yang memiliki kandungan purin dan kolesterol yang cukup tinggi. Jika ingin mengonsumsi daging merah, sebaiknya batasi pengonsumsiannya dan buanglah lemak yang ada pada daging untuk menurunkan risiko asam urat. Tidak</p>
<p>4.Dehidrasi</p>
<p>Tahukah kamu terlalu banyak mengonsumsi daging dapat menyebabkan kamu mengalami dehidrasi? Menurut penelitian University of Connecticut, saat kamu mengonsumsi banyak protein dapat membuat kerja ginjal semakin aktif dan membuat urine dalam jumlah banyak.</p>
<p>Jika kamu banyak mengonsumsi daging, tidak ada salahnya seimbangkan dengan perbanyak pengonsumsian air putih agar kamu tidak mengalami dehidrasi.</p>
<p>5.Sembelit</p>
<p>Ketika kamu mengonsumsi banyak daging, tubuh akan banyak mendapatkan asupan karbohidrat dan kurang mendapatkan asupan serat. Hal ini disebabkan daging tidak memiliki kandungan serat di dalamnya.</p>
<p>Itulah beberapa gangguan kesehatan yang kerap muncul jika kamu mengonsumsi makanan bersantan atau daging terlalu banyak. Untuk menghindari beberapa gangguan kesehatan tersebut, tidak ada salahnya batasi pengonsumsian makanan bersantan dan daging.</p>
<p>Jangan lupa untuk seimbangkan pola makan dengan banyak mengonsumsi makanan sehat, seperti sayur atau buah setelah banyak mengonsumsi makanan daging.</p>
<p>Jika kamu mengalami beberapa gejala sebagai tanda adanya gangguan kesehatan seperti pusing atau sendi kaku, segera hubungi dokter!</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/09/ini-gangguan-kesehatan-yang-kambuh-saat-idul-adha-waspadai">Ini Gangguan Kesehatan yang Kambuh saat Idul Adha, Waspadai!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polda Jateng Bongkar Modus Penipuan Online, Kabidhumas Imbau Masyarakat agar Waspada</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/29/polda-jateng-bongkar-modus-penipuan-online-kabidhumas-imbau-masyarakat-agar-waspada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 May 2025 12:49:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bongkar Modus Penipuan Online]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=476772</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang ibu berinisial IDK, warga Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Selasa malam (27/5/2025) mengaku panik setelah menerima pesan WhatsApp dari nomor anaknya, berinisial SA (20). Dalam pesan itu, SA dikabarkan telah diculik oleh orang tak dikenal dan meminta tebusan sebesar Rp 80 juta, disertai ancaman akan disiksa jika permintaan tidak dipenuhi. Merasa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/29/polda-jateng-bongkar-modus-penipuan-online-kabidhumas-imbau-masyarakat-agar-waspada">Polda Jateng Bongkar Modus Penipuan Online, Kabidhumas Imbau Masyarakat agar Waspada</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Seorang ibu berinisial IDK, warga Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Selasa malam (27/5/2025) mengaku panik setelah menerima pesan WhatsApp dari nomor anaknya, berinisial SA (20).</p>
<p>Dalam pesan itu, SA dikabarkan telah diculik oleh orang tak dikenal dan meminta tebusan sebesar Rp 80 juta, disertai ancaman akan disiksa jika permintaan tidak dipenuhi.</p>
<p>Merasa anaknya dalam bahaya, IDK segera melaporkan dugaan penculikan itu ke Polsek Tembalang pada pukul 21.55 WIB. Laporan tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti oleh Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng bersama Polrestabes Semarang yang bergerak menelusuri keberadaan korban.</p>
<p>Dari hasil penyelidikan diketahui korban berada di Tembalang. Tim kemudian menelusuri lokasi dan menemukan sepeda motor korban terparkir di sebuah hotel. Berdasarkan informasi dari pihak hotel, SA ditemukan telah check-in seorang diri di kamar 306 sejak pukul 13.35 WIB hari itu.</p>
<p>“Anak korban berinisial SA ditemukan dalam keadaan selamat, tanpa ada kontak langsung dengan pelaku. Dari hasil interogasi, diketahui bahwa korban sebelumnya menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai aparat dan menuduh korban terlibat dalam kasus pencucian uang,” terang Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio di Mapolda Jateng pada Kamis, (29/5/2025).</p>
<p>Oleh pelaku korban diarahkan untuk menjauh dari lingkungan rumah agar bisa berkomunikasi lebih aman dengan pelaku. Korban juga diminta untuk ‘kooperatif’ dengan cara mengisolasi diri di hotel agar ‘penyelidikan’ yang dilakukan dapat berjalan lancar. Karena ketakutan, permintaan pelaku tersebut dituruti saja oleh korban.</p>
<p>Selama SA di hotel, pelaku yang beroperasi dari tempat lain berhasil membajak nomor Whatsapp milik korban. Nomor itu kemudian digunakan untuk menghubungi orang tua korban IDK, dan mengabarkan seolah-olah anaknya menjadi korban penculikan dan meminta tebusan sejumlah uang.</p>
<p>Dwi Subagio menyebut, peristiwa ini tidak termasuk penculikan secara fisik, namun masuk dalam kategori penipuan online yang melibatkan tindakan akses secara ilegal terhadap perangkat elektronik (nomor Whatsapp) milik korban.</p>
<p>“Dalam kasus ini korban mengalami intimidasi dan manipulasi informasi. Korban diisolasi secara psikologis dan diarahkan oleh pelaku untuk menyendiri, kemudian komunikasinya (nomor Whatsapp korban) diambil alih. Saat ini kami sedang menelusuri keberadaan pelaku,” tegasnya.</p>
<p>Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengimbau masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan aparat, terlebih dengan narasi seolah-olah korban sedang terlibat dalam tindak kejahatan</p>
<p>“Kami imbau masyarakat untuk tidak panik ketika menerima telepon mencurigakan dari pihak yang mengaku aparat dan menyampaikan tuduhan hukum yang tidak masuk akal. Jika menerima informasi yang mencurigakan, kami minta masyarakat berpikir kritis dengan tidak mudah percaya informasi tersebut, serta tidak mudah mengambil keputusan saat berada di bawah tekanan,” kata Artanto.</p>
<p>Artanto menyebut, kejahatan di masa sekarang semakin canggih. Agar masyarakat tidak menjadi korban dari kejahatan siber dengan modus serupa, ia meminta agar penerima telepon untuk segera melakukan verifikasi ke kantor polisi terdekat.</p>
<p><strong>Ning S</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/29/polda-jateng-bongkar-modus-penipuan-online-kabidhumas-imbau-masyarakat-agar-waspada">Polda Jateng Bongkar Modus Penipuan Online, Kabidhumas Imbau Masyarakat agar Waspada</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polda Jateng Imbau Masyarakat Waspada Microsleep saat Mudik Nataru</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/23/polda-jateng-imbau-masyarakat-waspada-microsleep-saat-mudik-nataru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 05:30:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Microsleep]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453398</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Jelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Polda Jawa Tengah mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap risiko kecelakaan lalu lintas akibat microsleep, terutama saat perjalanan jauh. Microsleep merupakan kondisi tidur singkat yang terjadi tanpa disadari, biasanya berlangsung kurang dari 30 detik, namun dampaknya bisa fatal. Dalam keterangannya, Dirlantas Polda Jateng, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/23/polda-jateng-imbau-masyarakat-waspada-microsleep-saat-mudik-nataru">Polda Jateng Imbau Masyarakat Waspada Microsleep saat Mudik Nataru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Jelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Polda Jawa Tengah mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap risiko kecelakaan lalu lintas akibat microsleep, terutama saat perjalanan jauh.</p>
<p>Microsleep merupakan kondisi tidur singkat yang terjadi tanpa disadari, biasanya berlangsung kurang dari 30 detik, namun dampaknya bisa fatal.</p>
<p>Dalam keterangannya, Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Sonny Irawan menjelaskan, microsleep dapat menyebabkan pengemudi kehilangan konsentrasi bahkan kendali penuh atas kendaraannya, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.</p>
<p>“Microsleep sering dialami oleh mereka yang kurang tidur, sedang stres atau kelelahan, atau memiliki gangguan tidur,” ungkap Sonny di Mapolda Jateng, Senin (23/12/2024).</p>
<p>Sonny menambahkan, perjalanan jauh menjelang libur Nataru seringkali membuat pengemudi memaksakan diri untuk tetap berkendara meski tubuh lelah. Padahal, kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan di jalan raya.</p>
<p>“Jika merasa mengantuk atau lelah saat berkendara, berhentilah sejenak di rest area atau tempat istirahat terdekat. Jangan pernah memaksakan diri, karena keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya.</p>
<p>Sonny mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan fisik dan kendaraan sebelum perjalanan panjang. Pastikan istirahat cukup, patuhi peraturan lalu lintas, dan hindari kebiasaan yang berpotensi membahayakan keselamatan berkendara.</p>
<p>“Mari bersama-sama menjaga keselamatan di jalan, agar momen Natal dan Tahun Baru dapat dirayakan dengan bahagia tanpa ada insiden yang merugikan,” katanya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/23/polda-jateng-imbau-masyarakat-waspada-microsleep-saat-mudik-nataru">Polda Jateng Imbau Masyarakat Waspada Microsleep saat Mudik Nataru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Peningkatan Curah Hujan Jelang Nataru</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/18/bmkg-imbau-masyarakat-waspadai-peningkatan-curah-hujan-jelang-nataru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 06:31:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[Curah Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Jelang nataru]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=452591</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Plt. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menyampaikan, BMKG bersama BNPB, TNI, dan Polri bakal melakukan modifikasi cuaca untuk mengantisipasi potensi bencana alam selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dikutip dari Kemenkes, langkah tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar di Auditorium PTIK, Jakarta, belum lama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/18/bmkg-imbau-masyarakat-waspadai-peningkatan-curah-hujan-jelang-nataru">BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Peningkatan Curah Hujan Jelang Nataru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Plt. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menyampaikan, BMKG bersama BNPB, TNI, dan Polri bakal melakukan modifikasi cuaca untuk mengantisipasi potensi bencana alam selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).</p>
<p>Dikutip dari Kemenkes, langkah tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar di Auditorium PTIK, Jakarta, belum lama ini.</p>
<p>“Bersama dengan BNPB, TNI, dan Polri, kami akan melakukan modifikasi cuaca di beberapa titik yang dikhawatirkan dapat berdampak pada potensi bencana, seperti banjir dan longsor. Kami terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan masyarakat selama masa liburan,” ujar Dwikorita.</p>
<p>Dwikorita menjelaskan, bahwa fenomena dinamika atmosfer, seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan potensi cold surge (gelombang udara dingin) yang bergerak dari daratan Asia (Siberia) menuju wilayah barat Indonesia, diproyeksikan akan aktif selama periode Natal dan Tahun Baru. Kedua fenomena ini, menurutnya, berpotensi meningkatkan intensitas dan volume curah hujan di berbagai wilayah Indonesia.</p>
<p>“Madden-Julian Oscillation dan potensi cold surge diperkirakan akan mempengaruhi cuaca di Indonesia selama Nataru. Kedua fenomena ini dapat meningkatkan curah hujan, meskipun dampaknya masih perlu terus dipantau,” jelas Dwikorita.</p>
<p>Kapolri, Listyo Sigit Prabowo menambahkan, dalam mengantisipasi bencana alam, pihaknya akan bekerja sama dengan BMKG dan Instansi terkait untuk menginformasikan masyarakat mengenai prediksi curah hujan serta potensi banjir dan longsor di jalur yang dilalui para pemudik.</p>
<p>“Pada saat terjadi hujan dan ombak tinggi, masyarakat sudah terinformasi lebih dahulu sehingga mereka bisa mengurangi kemungkinan terjadinya penumpukan di wilayah dermaga,” ucap Kapolri.</p>
<p>Dwikorita juga menginformasikan bahwa cuaca ekstrem diperkirakan akan berlanjut hingga 9 Januari 2024, dengan peningkatan eskalasi cuaca, terutama di wilayah-wilayah yang dilalui jalur mudik. Mengingat potensi cuaca buruk tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi Info BMKG yang telah terintegrasi dengan aplikasi jalur mudik.</p>
<p>“Saya mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG. Aplikasi ini terintegrasi dengan aplikasi jalur mudik, sehingga masyarakat bisa merencanakan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi juga menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, terutama selama bulan Desember, agar perjalanan selama libur Nataru dapat berlangsung dengan aman.</p>
<p>“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dalam merencanakan perjalanan, terutama yang melibatkan transportasi laut, agar dapat menghindari potensi risiko yang disebabkan oleh cuaca ekstrem,” ujar Dudy.</p>
<p>Dengan langkah solid antara BMKG, Polri, TNI, BNPB, dan instansi terkait, diharapkan masyarakat dapat menjalani liburan Natal dan Tahun Baru dengan lebih aman. Pemerintah berkomitmen memastikan keselamatan masyarakat, khususnya di jalur mudik dan wilayah rawan bencana.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/18/bmkg-imbau-masyarakat-waspadai-peningkatan-curah-hujan-jelang-nataru">BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Peningkatan Curah Hujan Jelang Nataru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai, Waspadai!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/07/cuaca-ekstrem-dan-bencana-hidrometeorologi-mengintai-waspadai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2024 03:25:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Mengintai]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=445316</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati meminta masyarakat waspada dan siap-siaga menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi. &#8220;Pemerintah Daerah dan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Saat ini sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan. Adanya fenomena La Nina mengakibatkan potensi penambahan curah hujan hingga 20 persen sampai awal [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/07/cuaca-ekstrem-dan-bencana-hidrometeorologi-mengintai-waspadai">Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai, Waspadai!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati meminta masyarakat waspada dan siap-siaga menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi.</p>
<p>&#8220;Pemerintah Daerah dan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Saat ini sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan. Adanya fenomena La Nina mengakibatkan potensi penambahan curah hujan hingga 20 persen sampai awal 2025. Situasi ini juga berpotensi meningkatkan frekuensi bencana hidrometeorologi,&#8221; ungkap Dwikorita dalam rilisnya pada Rabu (6/11/2024).</p>
<p>Dwikorita mengatakan, Pemerintah juga harus meningkatkan optimalisasi fungsi infrastruktur sumber daya air pada wilayah urban atau yang rentan terhadap banjir, seperti penyiapan kapasitas pada sistem drainase, sistem peresapan dan tampungan air, agar secara optimal dapat mencegah terjadinya banjir. Selain itu juga perlu dipastikan keandalan operasional waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya untuk pengelolaan curah hujan tinggi saat musim hujan dan penggunaannya di saat musim kemarau.</p>
<p>Sementara itu Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto mengungkapkan, saat ini sejumlah wilayah Indonesia khususnya di Sumatera, sebagian Kalimantan dan sebagian Jawa bagian tengah hingga barat telah memasuki musim hujan. Sementara itu wilayah Pulau Jawa lainnya diprediksi akan memasuki musim hujan pada dasarian II November 2024.</p>
<p>&#8220;Baru saja masuk musim penghujan, tapi beberapa kejadian bencana hidrometeorologi sudah terjadi seperti banjir dan tanah longsor yang terjadi di Bogor dan Sukabumi Jawa Barat. Karenanya, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan stakeholder terkait untuk waspada, jangan lengah,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Guswanto menjelaskan, berdasarkan hasil analisa mingguan BMKG, terdapat potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir atau angin kencang selama sepekan ke depan (7 &#8211; 12 November 2024).</p>
<p>Menurutnya, kondisi  tersebut terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi dinamika atmosfer di Indonesia yang berdampak pada potensi peningkatan intensitas hujan di sejumlah wilayah. Dampak peningkatan hujan ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari, namun juga berpengaruh pada aktivitas penerbangan dan pelayaran.</p>
<p>&#8220;Kami juga mengimbau kepada pengguna, penyedia jasa transportasi, dan operator transportasi, terutama laut dan udara untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem ini,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8220;Juga kepada nelayan untuk tidak memaksakan diri melaut jika cuaca sedang buruk. Pantau terus kondisi cuaca, angin dan tinggi gelombang melalui aplikasi InfoBMKG,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, BMKG juga memonitor adanya Siklon Tropis Yinxing di sekitar Laut Filipina. Siklon ini, kata Guswanto, mempengaruhi dinamika cuaca di wilayah Indonesia.</p>
<p>&#8220;Siklon Tropis Yinxing diprediksikan meningkat intensitasnya dalam 24 jam kedepan dan teramati bergerak semakin menjauhi wilayah Indonesia, namun pertumbuhan Siklon Tropis ini dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24-48 jam kedepan berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah, seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Selain itu, pengaruh siklon ini juga menyebabkan peningkatan tinggi gelombang laut antara 1,25 hingga 2,5 meter (kategori laut sedang) di wilayah Perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, Laut Maluku, dan Samudra Pasifik Utara Halmahera,&#8221; terangnya.</p>
<p>Direktur Meteorologi Publik, Andri Ramdhani menambahkan, berdasarkan pemantauan yang dilakukan BMKG diketahui bahwa fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial juga berdampak pada meningkatnya ketersediaan massa uap air basah dan memicu gangguan pola angin yang dapat mendukung pertumbuhan awan &#8211; awan hujan.</p>
<p>Dikatakan, pada saat bersamaan, labilitas lokal yang kuat serta adanya pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di beberapa wilayah di Indonesia mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.</p>
<p>&#8220;Dalam sepekan ke depan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak ikutannya berupa bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi di seluruh wilayah Indonesia,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/07/cuaca-ekstrem-dan-bencana-hidrometeorologi-mengintai-waspadai">Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai, Waspadai!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspadai Gangguan Kesehatan Mental yang Semakin Ngetren!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/03/waspadai-gangguan-kesehatan-mental-yang-semakin-ngetren</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2024 05:31:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan mental]]></category>
		<category><![CDATA[Ngetren]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=434391</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Gangguan kesehatan mental bisa terjadi pada siapa saja, terutama orang yang sulit beradaptasi dengan perubahan. Walau tidak mengakibatkan kematian secara langsung, gangguan kesehatan mental bisa menyebabkan penderitaan berkepanjangan, baik bagi penderita, keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Kesehatan mental akhir-akhir ini banyak dibahas, terutama setelah ditemukan banyaknya kasus gangguan kesehatan mental yang terjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/03/waspadai-gangguan-kesehatan-mental-yang-semakin-ngetren">Waspadai Gangguan Kesehatan Mental yang Semakin Ngetren!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Gangguan kesehatan mental bisa terjadi pada siapa saja, terutama orang yang sulit beradaptasi dengan perubahan. Walau tidak mengakibatkan kematian secara langsung, gangguan kesehatan mental bisa menyebabkan penderitaan berkepanjangan, baik bagi penderita, keluarga dan orang-orang di sekitarnya.</p>
<p>Kesehatan mental akhir-akhir ini banyak dibahas, terutama setelah ditemukan banyaknya kasus gangguan kesehatan mental yang terjadi di kalangan orang-orang yang masih berusia muda.</p>
<p>Melansir dari laman Kemenkes, kesehatan mental dibutuhkan agar seseorang dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial, sehingga dapat menyadari kemampuannya sendiri, mengatasi tekanan, bekerja secara produktif, serta mampu memberikan kontribusi untuk orang-orang lain. Menurut WHO, seseorang dikatakan sehat mentalnya jika ia sehat utuh secara fisik, rohani dan sosial.</p>
<p>Gangguan kesehatan mental kebanyakan sulit dikenali, dan seringkali tidak disadari oleh penderitanya sendiri. Berbagai jenis gangguan kesehatan mental bahkan lebih dapat dideteksi oleh orang terdekat. Apa saja gangguan kesehatan mental yang sering terjadi?</p>
<p><b>Jenis dan gejala gangguan kesehatan mental</b></p>
<p>1. Gangguan kecemasan<br />
Merupakan kondisi mental yang ditandai dengan kecemasan yang berlebihan, berlarut-larut, dan sulit dikendalikan. Orang dengan gangguan kecemasan atau GAD (Generalized Anxiety Disorder) sering merasa khawatir atau cemas terhadap berbagai hal, bahkan tanpa alasan yang jelas. Kecemasan yang dirasakan bisa berlangsung hampir setiap hari selama berminggu-minggu.</p>
<p>Gejala gangguan kecemasan ini ditandai dengan rasa gelisah atau tegang yang berlebihan dan terus menerus, ketegangan otot atau tremor, kesulitan berkonsentrasi atau mudah terganggu, sulit tidur atau gangguan tidur lainnya, kelelahan berlebihan, ketegangan fisik yang menyebabkan sakit kepala, nyeri otot, atau gangguan pencernaan, ketakutan terhadap hal-hal yang tidak rasional atau tidak proporsional, napas tersengal-sengal atau sesak napas, gelisah dan sulit tenang.</p>
<p>2. Depresi<br />
Gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan rasa sedih berkepanjangan dan kehilangan minat melakukan kegiatan sehari-hari, yang bisa berlangsung berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.</p>
<p>Untuk menegakkan diagnosa depresi, dibutuhkan dua diantara tiga gejala utama yang berlangsung minimal selama 2 minggu, yaitu suasana hati yang depresif/murung, hilangnya minat dan kegembiraan, serta berkurangnya energi.</p>
<p>Gejala-gejala lainnya yang dialami penderita adalah:<br />
Perubahan nafsu makan, gangguan tidur (bisa berlebihan atau kurang dari lama tidur biasanya), menurunnya kemampuan berkonsentrasi, ketidakmampuan membuat keputusan, rasa tidak tenang, perasaan tidak berguna, merasa bersalah atau putus asa, dan memiliki kecenderungan menyakiti diri sendiri atau bunuh diri.</p>
<p>3. Gangguan psikosis<br />
Merupakan gangguan mental, yang ditandai dengan adanya gangguan kemampuan menilai realita, disertai dengan gangguan reaksi emosional, komunikasi dan hendaya (disabilitas/ketidakmampuan) dalam berhubungan dengan orang lain di sekelilingnya, dimana kapasitas mental seseorang, respon atau reaksi emosional, kemampuan menilai realita, komunikasi, dan hubungannya dengan manusia lain mengalami gangguan.</p>
<p>Gangguan psikosis bisa muncul dalam bentuk diantaranya mendengar suara-suara yang hanya didengar oleh dirinya sendiri, bicara dan tertawa sendiri tanpa sebab, curiga berlebihan, merasa dirinya seseorang yang hebat, seperti presiden atau malaikat, bicara kacau yang sulit dimengerti, marah-marah tanpa sebab dan mengamuk, terlalu menyendiri, tidak mau bergaul, tidak mau mandi, tidak menjaga kebersihan diri, dan buang air besar/kecil sembarangan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/03/waspadai-gangguan-kesehatan-mental-yang-semakin-ngetren">Waspadai Gangguan Kesehatan Mental yang Semakin Ngetren!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gejala Tuberkulosis yang Perlu Diwaspadai, Mulai Batuk hingga Berat Badan Menurun</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/27/gejala-tuberkulosis-yang-perlu-diwaspadai-mulai-dari-batuk-hingga-berat-badan-menurun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 May 2024 04:29:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Batuk]]></category>
		<category><![CDATA[Berat badan menurun]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[tbc]]></category>
		<category><![CDATA[Tuberkulosis]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=416271</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Sebagian masyarakat mungkin masih mengabaikan gejala Tuberkulosis (TBC). Banyak diantara kita masih menganggap remeh batuk dan tidak segera memeriksakan diri ketika batuk tidak sembuh-sembuh disertai dengan berat badan menurun drastis. Di Indonesia, kasus TBC masih menjadi masalah kesehatan yang belum terselesaikan. Melansir dari Laman Kemenkes RI, berdasarkan Global TB Report 2023, Indonesia [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/27/gejala-tuberkulosis-yang-perlu-diwaspadai-mulai-dari-batuk-hingga-berat-badan-menurun">Gejala Tuberkulosis yang Perlu Diwaspadai, Mulai Batuk hingga Berat Badan Menurun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Sebagian masyarakat mungkin masih mengabaikan gejala Tuberkulosis (TBC). Banyak diantara kita masih menganggap remeh batuk dan tidak segera memeriksakan diri ketika batuk tidak sembuh-sembuh disertai dengan berat badan menurun drastis. Di Indonesia, kasus TBC masih menjadi masalah kesehatan yang belum terselesaikan.</p>
<p>Melansir dari Laman Kemenkes RI, berdasarkan Global TB Report 2023, Indonesia menempati peringkat kedua di dunia yang memiliki estimasi kasus TBC baru sebanyak 1.060.000 kasus dengan kematian mencapai 134.000 per tahun. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>TBC merupakan penyakit kronis yang dapat menular dari satu orang ke orang di sekitarnya, disebabkan oleh bakteri/kuman Mycobacterium Tuberculosis. Penularan TBC terjadi sangat mudah melalui udara, dapat berasal dari percikan droplet saat berbicara, batuk atau bersin. TBC utamanya menyerang organ paru, namun ternyata TBC juga dapat menyerang organ tubuh lain seperti selaput otak, kulit, tulang, kelenjar getah bening, dan lainnya ketika bakteri TBC keluar dari paru-paru melalui aliran darah. Kondisi ini disebut TBC Ekstra Paru.</p>
<p>TBC bukanlah penyakit genetik atau keturunan, bukan pula penyakit kutukan atau guna-guna. Orang dengan TBC memang cenderung memiliki badan yang sangat kurus, dikarenakan salah satu gejala penyerta TBC adalah nafsu makan turun, sehingga berat badan menurun drastis. Namun ada juga orang yang memiliki badan yang segar tetapi terinfeksi bakteri TBC. Daya tahan tubuh yang menurun menjadi salah satu faktor seseorang dapat terinfeksi TBC kemudian menyebabkan munculnya gejala TBC. Untuk mengetahui lebih jelasnya, berikut gejala TBC yang perlu kita waspadai.</p>
<p><strong>Gejala TBC yang Perlu Diwaspadai</strong></p>
<p>Sekitar 17 orang per jam meninggal dunia akibat TBC. Penting bagi kita untuk mengetahui gejala penyakit TBC. Gejala TBC terdiri dari gejala utama dan gejala penyerta atau tambahan.</p>
<p>1. Batuk menerus<br />
Batuk merupakan gejala utama TBC, terutama batuk yang berlangsung terus menerus (kadang disertai dengan batuk berdahak atau batuk darah) tanpa mempertimbangkan durasi berapa lamanya. Batuk terjadi terus menerus karena adanya infeksi yang mengganggu jalannya pernapasan.</p>
<p>2. Nafsu makan menurun<br />
TBC bisa membuat seseorang tidak nafsu makan. Batuk yang terus-menerus bahkan bisa menyulitkan orang dengan TBC untuk menelan makanan. Selain itu, terdapat beberapa efek ketika pengobatan TBC, salah satunya gangguan nafsu makan dan masalah pencernaan.</p>
<p>3. Penurunan berat badan<br />
Asupan nutrisi pada pasien TBC yang tidak tercukupi dengan baik menyebabkan orang dengan TBC bisa kehilangan berat badan secara cepat dalam waktu singkat.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/27/gejala-tuberkulosis-yang-perlu-diwaspadai-mulai-dari-batuk-hingga-berat-badan-menurun">Gejala Tuberkulosis yang Perlu Diwaspadai, Mulai Batuk hingga Berat Badan Menurun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Status Waspada, Warga Lereng Gunung Slamet Diminta Tak Panik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/17/status-waspada-warga-lereng-gunung-slamet-diminta-tak-panik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 May 2024 12:52:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Slamet]]></category>
		<category><![CDATA[pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=414626</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEMALANG (SUARABARU.ID) – Kondisi terkini Gunung Slamet berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sekarang masih berada dalam kondisi level II atau waspada. Masih sama sejak PVMBG menyatakan pada tanggal 19 Oktober 2023 lalu, Gunung Slamet dinaikkan statusnya menjadi level II atau waspada, karena pada saat itu terjadi peningkatan aktivitas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/17/status-waspada-warga-lereng-gunung-slamet-diminta-tak-panik">Status Waspada, Warga Lereng Gunung Slamet Diminta Tak Panik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEMALANG (SUARABARU.ID)</strong> – Kondisi terkini Gunung Slamet berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sekarang masih berada dalam kondisi level II atau waspada.</p>
<p>Masih sama sejak PVMBG menyatakan pada tanggal 19 Oktober 2023 lalu, Gunung Slamet dinaikkan statusnya menjadi level II atau waspada, karena pada saat itu terjadi peningkatan aktivitas baik dalam frekuensi kegempaan maupun visual dan juga dari parameter yang lain, seperti peningkatan suhu mata air dan sebagainya.</p>
<p>Hal tersebut tertuang dalam siaran pers Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI Muhammad Wafid, Kamis, (16/5/2024).</p>
<p>Maka dari itu, warga masyarakat yang berada di sekitar lereng Gunung Slamet diminta tidak panik dan selalu memantau perkembangan situasi melalui sumber-sumber yang kredibel dan pengunjung tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah puncak Gunung Slamet.</p>
<p>Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang Andri Adi saat melakukan pemantauan Gunung Slamet di Pos Pengamatan Pulosari belum lama ini.</p>
<p>“Untuk saat ini memang ada peningkatan aktivitas vulkanik baru – baru ini seperti peningkatan aktivitas kegempaan, namun berdasarkan penilaian dari PVMBG aktivitas tersebut masih berada di Level II (waspada),” ujar Andri.</p>
<p>Sebagai informasi, bahwa ada 4 level dalam peningkatan status Gunung Api, yaitu Level I (normal), Level II (waspada), Level III (siaga), dan Level IV (Awas).</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/17/status-waspada-warga-lereng-gunung-slamet-diminta-tak-panik">Status Waspada, Warga Lereng Gunung Slamet Diminta Tak Panik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LPBI PBNU Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem di Awal Ramadan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/13/lpbi-pbnu-imbau-masyarakat-waspada-cuaca-ekstrem-di-awal-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2024 06:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Awal ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Imbau]]></category>
		<category><![CDATA[LPBI PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=404021</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Cuaca ekstrem berpotensi melanda sejumlah wilayah Indonesia dari 12 &#8211; 14 Maret 2024, yang bertepatan dengan awal Ramadan. Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau masyarakat untuk waspada terkait hal tersebut. Melansir dari NU Online, anggota LPBI PBNU, Ali Yusuf mengatakan, cuaca ekstrem sekarang ini disebabkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/13/lpbi-pbnu-imbau-masyarakat-waspada-cuaca-ekstrem-di-awal-ramadan">LPBI PBNU Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem di Awal Ramadan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Cuaca ekstrem berpotensi melanda sejumlah wilayah Indonesia dari 12 &#8211; 14 Maret 2024, yang bertepatan dengan awal Ramadan. Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau masyarakat untuk waspada terkait hal tersebut.</p>
<p>Melansir dari NU Online, anggota LPBI PBNU, Ali Yusuf mengatakan, cuaca ekstrem sekarang ini disebabkan oleh beberapa kondisi atmosfer yang dinamis, yang dapat menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam curah hujan dan angin kencang di beberapa daerah di Indonesia.</p>
<p>Menurutnya, pertama disebabkan oleh aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), yang merupakan aktivitas intraseasonal di wilayah tropis yang melibatkan pergerakan konveksi dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik dengan arah ke timur, biasanya terjadi setiap 30 sampai 40 hari.</p>
<p>&#8220;Kedua, adanya gelombang planet di atmosfer dan lautan yang merambat dari arah barat dan timur di sekitar khatulistiwa. Gelombang ini terdiri dari gelombang Kevin dan Rossby Equatorial,&#8221; ujarnya, Selasa (12/3/2024) malam.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa cuaca ekstrem disebabkan oleh pengaruh dari kondisi monsun Asia pada peningkatan massa udara basah menghasilkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa kawasan di Indonesia. Cuaca ekstrem saat ini dipicu oleh bibit siklon tropis 91 s yang muncul di selatan pulau Jawa, yaitu di Samudra Hindia sebelah barat daya Banten, yang bergerak ke arah tenggara atau selatan Pulau Jawa.</p>
<p>&#8220;Menurut BMKG, lebih dari 18 Provinsi di Indonesia yang diperkirakan berpotensi terdampak cuaca ekstrem saat ini, mulai dari Sumatera Selatan hingga Papua,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Ia mengatakan, di kawasan tersebut, terutama di sepanjang pesisir selatan, juga diperkirakan memiliki potensi untuk terjadi banjir rob. Hal ini disebabkan oleh fenomena pergantian bulan yang bersamaan dengan dekatnya jarak bulan ke bumi, sehingga berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut secara maksimal.</p>
<p>Ia mengungkapkan, secara garis besar, langkah-langkah antisipasi yang diperlukan saat ada potensi cuaca ekstrem meliputi beberapa hal. Pertama, selalu memantau informasi cuaca dari BMKG. Kedua, untuk sementara menghindari aktivitas di kawasan laut dan pantai yang berpotensi gelombang sangat tinggi.</p>
<p>Ketiga, meningkatkan koordinasi berbagai pihak untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dan kesiapsiagaan. Keempat, memeriksa kondisi drainase atau saluran air, pohon/ranting yang sudah rapuh, atap rumah/bangunan, dan lokasi-lokasi untuk evakuasi.</p>
<p>Kelima, menyiapkan dokumen dan perbekalan penting ke dalam tas (tas siaga bencana) atau sejenisnya. Keenam, meningkatkan upaya kesiapsiagaan bersama, termasuk mengaktivasi sistem peringatan dini dan menyiagakan relawan siaga/respon bencana.</p>
<p>&#8220;Secara individu, langkah-langkah antisipasi yang perlu dilakukan saat ada potensi cuaca ekstrem diantaranya, selalu waspada terutama saat beraktivitas di luar ruangan, membawa dan menyiapkan peralatan/perlengkapan yang diperlukan seperti payung, jas hujan, pakaian ganti, menjaga stamina dan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit, dan berdoa kepada Allah SWT agar selalu diberikan perlindungan dan keselamatan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/13/lpbi-pbnu-imbau-masyarakat-waspada-cuaca-ekstrem-di-awal-ramadan">LPBI PBNU Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem di Awal Ramadan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>