<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Trofi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/trofi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Jun 2026 05:45:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Trofi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Ada yang Abadi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/06/tak-ada-yang-abadi-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 10:00:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Abadi]]></category>
		<category><![CDATA[Etihad]]></category>
		<category><![CDATA[Kenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[liga inggris]]></category>
		<category><![CDATA[manchester city]]></category>
		<category><![CDATA[pep guardiola]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tersamai]]></category>
		<category><![CDATA[Trofi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563002</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // tak ada yang abadi/ begitulah kehidupan ini bergerak/ sebagai keniscyaan/ begitu pun Pep Guardiola/ dia sadar yang abadi hanya rasa/ dan, ia hanya meninggalkan cinta/ untuk Manchester City/ yang juga membangun rekatan/ dengan rasa yang baru// (Sajak “Pep Guardiola”, 2026) BENAR kata Pep Guardiola, “Tidak ada yang abadi. Jika ada, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/06/tak-ada-yang-abadi-2">Tak Ada yang Abadi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-563004 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// tak ada yang abadi/ begitulah kehidupan ini bergerak/ sebagai keniscyaan/ begitu pun Pep Guardiola/ dia sadar yang abadi hanya rasa/ dan, ia hanya meninggalkan cinta/ untuk Manchester City/ yang juga membangun rekatan/ dengan rasa yang baru//</em><br />
<strong>(Sajak “Pep Guardiola”, 2026)</strong></p>
<p><strong>BENAR</strong> kata Pep Guardiola, “Tidak ada yang abadi. Jika ada, aku pasti sudah di sini. Yang abadi adalah perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta yang kumiliki untuk Manchester City-ku&#8230;”</p>
<p>Kalimat filosofis itu juga tergubah sebagai ungkapan keniscayaan dalam salah satu lagu Ariel (waktu itu masih di album Peterpan “Sebuah Nama, Sebuah Cerita”, 2008), <em>Tak Ada yang Abadi</em>. Simaklah ini, <em>//Takkan selamanya tanganku mendekapmu/ Takkan selamanya raga ini menjagamu/ Seperti alunan detak jantungku/ Tak bertahan melawan waktu&#8230;//</em></p>
<p>Begitulah narasi indah Pep untuk mengungkapkan makna perpisahan. “Betapa indah waktu yang telah kita lalui bersama, Jangan tanya alasan kepergianku. Tidak ada alasan, tetapi jauh di lubuk hatiku, aku tahu ini waktuku&#8230;”</p>
<p>Sepuluh tahun. Mungkin bukan waktu yang lama, tetapi itulah durasi paling panjang dalam jejak kepelatihan Pep di sebuah klub, mulai dari Barcelona (2008-2012), hingga Bayern Muenchen (2013-2016). Dan, di klub itulah dia membendaharakan 20 trofi mulai dari Liga Primer, Piala FA, Community Shield, Piala Liga, Liga Champions, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub FIFA. Dia tak kalah berjajar dengan manajer legendaris Manchester United Alex Ferguson.</p>
<p><strong>Cepat atau Lambat</strong><br />
Cepat atau lambat, momen perpisahan itu pasti akan terjadi. Sejak pertengahan musim lalu, sudah beredar rumor Pep Guardiola akan meninggalkan Etihad. Panggantinya juga sudah disebut-sebut, Enzo Maresca yang waktu itu diberhentikan oleh Chelsea. Maresca bukan nama baru bagi City, karena dia pernah menjadi staf kepelatihan Pep di Manchester Biru.</p>
<p>Kebetulan, prestasi Maresca juga tidak buruk saat dipecat The Blues. Dia mengantar Chelsea meraih Liga Konferensi UEFA 2024-2025 dan Piala Dunia Antarklkub FIFA 2025. Hanya karena disharmoni dengan manajemen, dia digantikan oleh Liam Rosenior yang hanya bertahan sekitar 100 hari di Stamford Bridge.</p>
<p>Bukan tidak mungkin, posisi Pep akan diisi oleh Enzo Maresca, atau nama yang juga muncul, Vincent Kompany. Dengan demikian, The Citizens tidak akan mengalami turbulensi adaptasi taktik, karena racikan Maresca juga senada dengan filosofi Pep, dan Kompany memahami inti taktik Pep Guardiola.</p>
<p>Seharusnya, Pep masih menyisakan kontrak selama setahun di Etihad, namun dia memutuskan berhenti lebih cepat. Entah ke mana nanti dia bakal berlabuh. Santer disebut dia bakal menuju Liga Pro Arab Saudi, atau banyak juga yang memperkirakan dia tertarik menerima tawaran melatih tim nasional Italia.</p>
<p>Yang pasti, dia adalah legenda hidup. Di klub mana pun baik Barcelona, Bayern Muenchen, maupun Manchester City, dia merevolusi permainan menjadi serasa “ideologi”. Basis taktik penguasaan bola (<em>ball possession</em>) dan <em>pressing</em> tinggi, serta penempatan posisi yang mewujud indah sebagai “koreografi” <em>tiki-taka</em> menjadi ciri khas Pe Guardiola.</p>
<p>Hanya di Bayern Muenchen dia dikritik tidak cocok dengan filosofi sepak bola Jerman yang lebih condong ke <em>speed and power game</em>. Gaya ini dinilai tidak cocok dengan mentalitas Bundesliga, dianggap memperlambat tempo dan rentan terhadap serangan balik. Toh bukankah sesungguhya Pep juga tidak bisa dipandang gagal di Bayern, karena mendominasi trofi domestik (tujuh gelar), dan hanya tidak berhasil mengangkat trofi Eropa?</p>
<p>Sebelumnya, di Barcelona dia menyempurnakan <em>attacking football</em> warisan sang “ideolog” Akademi La Masia Johan Cruyff dengan <em>pressing</em> dan dominasi penguasaan bola.</p>
<p>Filosofinya berpusat pada dominasi <em>ball possession</em>, dan permainan posisional. Tim Pep mengontrol pertandingan melalui operan pendek yang akurat, melakukan <em>pressing</em> ketat saat kehilangan bola, dan mendoktrinkan formasi cair untuk membongkar pertahanan lawan sekaligus menciptakan estetika bermain, semacam orkestrasi. Pada masanya, Barcelona menjadi gambaran sentuhan taktik Pep.</p>
<p>Pada pertengahan musim 2025-2026 Liga Primer, The Citizens sempat kehilangan kendali permainan, dan beberapa kali mengalami kekalahan dari lawan “yang tidak-tidak”. Namun haruslah diakui kemampuan Pep Guardiola dalam memulihkan mentalitas tim. Hingga menjelang pekan-pekan pamungkas liga, City bisa bangkit bahkan bersaing dengan Arsenal dalam perpacuan gelar, sampai akhirnya, selisih poin yang tipis menyelamatkan Meriam London untuk meraih trofi.</p>
<p>Musim ini, City memang gagal di liga, namun membendaharakan dua trofi: Piala FA dengan mengalahkan Chelsea di final, dan Piala Liga (Carabao Cup), menundukkan Arsenal.</p>
<p><strong>Vincent Kompany</strong><br />
Selain Maresca, figur lain yang banyak disebut menjadi calon pengganti Pep adalah Vincent Kompany, eks kapten yang kini mengarsiteki Bayern Muenchen. Pada saat aktif sebagai pemain, dia pernah terpilih sebagai Pemain Terbaik 2012 Liga Primer. Juga menempati urutan ke-23 dari 100 pemain terbaik dunia yang dirilis oleh The Guardian.</p>
<p>Berkat 11 tahun memperkuat City dari 2008 hingga 2019, Kompany paham betul kultur dan lekak-lekuk Manchester Biru. Dia membawa Bayern hingga ke semifinal Liga Champions sebelum dikalahkan oleh Paris St Germain. Karismanya mampu mengatasi ego para bintang di ruang ganti.</p>
<p>Pelatih kelahiran Brussel, Belgia ini dikenal kaya variasi taktik. Dia juga visioner, memahami skema permainan yang diwariskan Pep Guardiola untuk dikembangkan sebagai metode taktik ala Kompany.</p>
<p>Siapa pun yang dipilih manajemen City, tentu dengan kalkulasi matang untuk meneruskan jejak matang Pep Guardiola.</p>
<p>Tak ada yang abadi. Cepat atau lambat, tidak bisa tidak, orang terbaik pasti akan berlalu. Kenangan Pep Guardiola tak akan terhapus di Etihad. Jejak itu terukir pada 20 tanda yang menghias lemari perbendaharaan trofi Manchester City. Dia telah menjadi legenda, yang mungkin bahkan tak tersamai&#8230;</p>
<p><strong>&#8212; Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a></em> <strong>&#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/06/tak-ada-yang-abadi-2">Tak Ada yang Abadi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketika Mo Salah, Legenda Anfield Pamitan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/28/ketika-mo-salah-legenda-anfield-pamitan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 10:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[Indikator]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kuantitatif]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[pamitan]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Anfield]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Trofi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=551152</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // siapakah legenda terbesar Liverpool?/ Rober Hunt, Ian Rush, atau Kenny Dalglish?/ atau mungkin Mohamed Salah?/ ada catatan-catatan besar/ capaian/ dan keunikan/ mungkin dia orangnya/ mungkin dia pula orangnya&#8230;// (Sajak “Legenda Anfield”, 2026) SIAPAKAH legenda terbesar Anfield? Anda mungkin bisa merujuk nama secara kualitatif. Ada Roger Hunt, Ian Rush, Kenny Dalglish, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/28/ketika-mo-salah-legenda-anfield-pamitan">Ketika Mo Salah, Legenda Anfield Pamitan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-551154 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1-2.webp" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1-2.webp 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1-2-150x35.webp 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// siapakah legenda terbesar Liverpool?/ Rober Hunt, Ian Rush, atau Kenny Dalglish?/ atau mungkin Mohamed Salah?/ ada catatan-catatan besar/ capaian/ dan keunikan/ mungkin dia orangnya/ mungkin dia pula orangnya&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Legenda Anfield”, 2026)</strong></p>
<p><strong>SIAPAKAH</strong> legenda terbesar Anfield?</p>
<p>Anda mungkin bisa merujuk nama secara kualitatif. Ada Roger Hunt, Ian Rush, Kenny Dalglish, Steve McManaman, Steven Gerrard, Roberto Firmino, atau Mohamed Salah. Mungkin pula malah Sadio Mane.</p>
<p>Di antara yang melintas jalan sejarah Liverpool, selalu ada catatan kuantitatif. Trofi-trofi, gol-gol, dan fenomena-fenomena. Tentulah berbeda antara Hunt, Rush, dan Mo Salah. Ada akumulasi piala yang berbeda dalam raihan pada musim tertentu, atau fenomena permainan yang memberikan karakter antara tim Juergen Klopp, Rafa Benitez, dengan tim racikan Dalglish dan Brendan Rodgers misalnya.</p>
<p>Nah, ketika salah satu bintangnya yang paling menonjol, Mohamed Salah Hamed Mahrous Ghaly mengawali “berpamitan” pada pekan ini, cara menyimak legenda Anfield ini tampaknya membutuhkan indikator kualitatif dan kuantiatif.</p>
<p>Bintang asal Mesir itu memastikan bakal meninggalkan Anfield pada akhir musim 2025-2026. Mo Salah telah mencapai kesepakatan dengan Liverpool untuk mengakhiri kebersamaan setelah sembilan musim menjadi penggawa ikonik The Reds.</p>
<p>Salah mengawali menyampaikan pengumuman perpisahan itu melalui akun Instagram pribadinya <em>@mosalah</em>. (<em>cnnindonesia.com</em>, 25 Maret 2026).</p>
<p>“Halo semuanya. Sayangnya hari itu sudah tiba. Ini adalah bagian pertama dari perpisahan saya. Saya akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim. Saya ingin mulai mengatakan itu. Saya tidak pernah membayangkan betapa klub ini, kota ini, dan orang-orang ini meninggalkan kesan mendalam dan menjadi bagian hidup saya,” tulisnya.</p>
<p>“Liverpool bukan sekadar klub sepak bola, melainkan gairah, sejarah, semangat, yang tidak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata,” lanjutnya.</p>
<p>Identifikasi Mo Salah dan Liverpool tidak terpisahkan sejak 2017, atau setelah penyerang itu direkrut dari AS Roma. Dia memulai petualangan liga Eropanya bersama FC Basel, Chelsea, Fiorentina, AS Roma, lalu Liverpool.</p>
<p>Sejak di Basel, pemain kelahiran 15 Juni 1992 ini sudah dijuluki sebagai “Messi dari Mesir”, karena dribel cepat dan keistimewaan tendangan kaki kirinya.</p>
<p>Seperti yang sering dipertontonkan selama sembilan musim memperkuat Liverpool, dia bisa melewati tiga hingga empat pemain lawan dengan dribel yang indah. Seni mencetak gol dan umpan-umpannya juga luar biasa. Sejak saat itu Mo Salah menjadi andalan Liverpool di berbagai ajang.</p>
<p>Salah yang berjejuluk mediatika sebagai “Raja Mesir” itu sudah mencetak 255 gol untuk Liverpool, dan menjadi pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa setelah Ian Rush (346 gol) dan Roger Hunt (285 gol).</p>
<p>Pemain 33 tahun tersebut juga tercatat memiliki 189 gol dan 92 assist yang memosisikannya sebagai pemain dengan kontribusi keterlibatan gol tertinggi di Liga Primer untuk Liverpool.</p>
<p>Selain produktivitas gol, Salah juga membendaharakan aneka trofi bagi The Anfield Gang, yakni gelar juara Liga 2019-2020 dan 2024-2025, serta Liga Champions 2018-2019. Juga Piala FA 2021-2022, Piala Liga 2021-2022, UEFA Super Cup 2019, dan FIFA Club World Cup 2019.</p>
<p>Dia menjadi pemegang rekor gelar pemain terbaik Liga Inggris versi Asosiasi Pesepak Bola Profesional (PFA) sebanyak tiga kali, yakni pada 2018, 2022, dan 2025. Ini sekaligus membayar kegagalan musim perdananya di Liga Primer Premier sejak direkrut oleh Chelsea dari Basel pada 2014.</p>
<p>“Kami merayakan kemenangan. Kami meraih trofi-trofi penting, dan kami berjuang bersama melewati masa-masa sulit dalam hidup kami. Saya ingin berterima kasih kepada semua yang pernah menjadi bagian dari klub ini selama saya berada di sini, khususnya kepada pemain-pemain di masa lalu dan sekarang,” ungkap Salah.</p>
<p>“Kepada fans, saya tidak bisa menyampaikannya dalam kata-kata. Dukungan yang Anda berikan kepada saya selama masa terbaik dalam karier saya dan kalian selalu berada di sisi saya dalam saat-saat tersulit. Itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan dan sesuatu yang akan selalu saya kenang,” kata Salah.</p>
<p><strong>Di Bawah Level Messi dan Ronaldo?</strong><br />
Yang kurang menguntungkan, dia moncer pada saat Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo masih dalam performa puncak.</p>
<p>Ballon d’Or sebagai simbol penghargaan individual bergantian diraih oleh Messi dan Ronaldo pada 2008-2017, tak menyisakan jeda untuk pemain lain. Messi delapan kali, Ronaldo lima kali. Beberapa kali Salah menjadi nominee, tetapi dua “raja” itu yang berkuasa selama sekitar dua dekade.</p>
<p>“Nasib” Mo Salah hampir mirip dengan Zlatan Ibrahimovic, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Neymnar Junior, Kylian Mbappe, dan Robert Lewandowski. Mereka memenuhi persyaratan sebagai pemain terbaik, namun dipatahkan oleh dominasi dua maharaja.</p>
<p>Andai Salah mengorbit dalam edar di luar Messi dan Ronaldo, hampir bisa dipastikan dia bakal bersaing untuk meraihnya. Sayang, dia berada di luar level dua pemain yang disebut-sebut sebagai Greatest of All Times (GOAT) itu.</p>
<p>Di tim nasional Mesir, dia tercatat telah 115 bermain dan mencetak 67 gol.</p>
<p>Dengan proyeksi bayaran besar, dia dispekulasikan bakal pindah ke Liga Pro-Arab Saudi, atau mungkin MLS.</p>
<p><strong>Humanisme Islam</strong><br />
Di Inggris, Mohamed Salah menjadi simbol humanisme Islam. Bersama Sadio Mane, setidak-tidaknya dia telah berkontribusi menepis Islamophobia dengan perilaku yang membuktikan tidak ada yang “menakutkan” terhadap Islam di Eropa.</p>
<p>Mo Salah merajut keseharian dalam etos “You’re Never Walk Alone” yang melintasi sekat-sekat primordi.</p>
<p>Bahwa Mo Salah mengatakan Liverpool adalah gairah, sejarah, dan semangat adalah persepsi tentang klub sepak bola yang lebih dari sekadar klub, ini merupakan representasi “jiwa” klub yang bertumpu pada sejarah besar dan panjang sebagai bagian dari kultur masyarakat kota pelabuhan tersebut.</p>
<p>Para legenda klub adalah “nyawa”, yang ditegaskan dalam semboyan ekstrem yang diketengahkan oleh salah satu peletak dasar karakter Liverpool, Bill Shankly, “Sepak bola lebih dari sekadar hidup dan mati&#8230;”</p>
<p>Mohamed Salah pernah merasakan menjadi bagian dari semangat itu, dan menyuburkannya sebagai elemen terpenting “komunitas” Si Merah.</p>
<p>Dengan segala perniknya, tak keliru sejarah bakal mencatat Mo Salah sebagai legenda istimewa Liverpool&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a></em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/28/ketika-mo-salah-legenda-anfield-pamitan">Ketika Mo Salah, Legenda Anfield Pamitan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ousmane Dembele: Introspeksi, Kebangkitan, dan Ballon d’Or</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/27/ousmane-dembele-introspeksi-kebangkitan-dan-ballon-dor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 10:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ballon d'Or]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Borussia Dortmund]]></category>
		<category><![CDATA[Masour Ousmane Dembele]]></category>
		<category><![CDATA[Paris]]></category>
		<category><![CDATA[Paris St Germain]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Theatre du Chatelet]]></category>
		<category><![CDATA[Trofi]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderkid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=498338</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // kehidupan acap tak terbayangkan/ bergerak dalam misteri roda/ kemarin seperti apa/ hari ini bagaimana/ esok lain pula&#8230;// (Sajak “Oesman Dembele”, 2025) PERNAHKAH Anda membayangkan, Masour Ousmane Dembele naik ke panggung Theatre du Chatelet, Paris, untuk menerima trofi Ballon d’Or, simbol anugerah Pemain Terbaik Dunia? Ya, dari sisi potensi, dia adalah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/27/ousmane-dembele-introspeksi-kebangkitan-dan-ballon-dor">Ousmane Dembele: Introspeksi, Kebangkitan, dan Ballon d’Or</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-498346 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/BOLA-BOLA-LOGO-3-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/BOLA-BOLA-LOGO-3-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/BOLA-BOLA-LOGO-3-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/BOLA-BOLA-LOGO-3.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// kehidupan acap tak terbayangkan/ bergerak dalam misteri roda/ kemarin seperti apa/ hari ini bagaimana/ esok lain pula&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Oesman Dembele”, 2025)</strong></p>
<p><strong>PERNAHKAH</strong> Anda membayangkan, Masour Ousmane Dembele naik ke panggung Theatre du Chatelet, Paris, untuk menerima trofi Ballon d’Or, simbol anugerah Pemain Terbaik Dunia?</p>
<p>Ya, dari sisi potensi, dia adalah salah satu bintang yang layak menerima. Sejak remaja, Dembele berkembang sebagai pemain muda dengan predikat <em>wonderkid</em>. Klub sekaliber Barcelona pun tak ragu untuk merekrutnya dari Borussia Dortmund, mendampingi Lionel Messi dan Luis Suarez, menggantikan Neymar Junior yang memilih pindah ke Paris St Germain.</p>
<p>Hanya, dari sisi perilaku keseharian, Dembele boleh jadi memang tak tergambarkan bisa meraih level ini. Bukan rahasia lagi, dia punya problem cedera &#8212; mengalami 14 kali di Nou Camp, sehingga harus absen dalam 784 hari &#8211;, di samping masalah disiplin dalam tuntutan atmosfer profesionalitas. Performanya pun tak tertuntaskan di klub Catalan itu.</p>
<p>Tahun ini, Dembele bersaing dengan anak ajaib Barcelona, Lamine Yamal dan rekan seklubnya di PSG, Vitinha sebagai <em>nominee</em> Ballon d’Or. Akhirnya, pada awal pekan kini, dia meraih trofi 2025 itu.</p>
<p>Inilah klimaks kisah pemain yang boleh dibilang sadar memperbaiki diri, berintrospeksi untuk bangkit kembali dari kemandekan kemampuan. Sikap semau sendiri, tidak berdisiplin, dan abai merawat karier adalah ciri menonjol pemain kelahiran Vernon, Prancis 28 tahun silam itu, yang pernah membuat seniornya di Barcelona seperti Messi dan Suarez kesal dan terlampau sering menegurnya.</p>
<p><strong>Pengakuan “Dosa”</strong><br />
Introspeksi, kebangkitan, dan Ballon d’Or adalah rangkaian perjalanan unik Ousmane Dembele. Setelah melewati masa-masa sulit untuk melawan diri sendiri, dia makin menemukan pencerahan di PSG di bawah pelatih Luis Enrique.</p>
<p>Pemain berdarah Mali dan Mauritania itu mengakui, dulu tidak mau menjaga tubuh, mudah mengalami cedera, termasuk tidak bisa berdisiplin. Di Barcelona, selama 2017-2023 dia gagal bersinar seperti ekspektasi talenta besarnya sebagai pemain yang cepat, dan tajam mengiris sayap. Dari berbagai videonya yang bisa diakses di Youtube, aksi-aksi Dembele memperlihatkan kepantasan <em>skill</em> dan visinya sebagai pemain elite dunia.</p>
<p>Ketika memperkuat PSG, sinar Ousmane Dembele benar-benar mencorong pada musim 2024-2025. Dia menjadi tulang punggung Les Parisiens untuk meraih <em>treble</em>: menyapu bersih gelar domestik di Ligue 1, dan membawa PSG mengukir sejarah untuk kali pertama memenangi Liga Champions. Selama semusim lalu, dia membukukan 35 gol dan 16 <em>assist</em>.</p>
<p>Di Liga Champions musim lalu, Luis Enrique pernah memberinya “pelajaran” tentang disiplin. Pelatih asal Spanyol itu tidak memasukkan nama Dembele dalam skuad yang bertandang ke kandang Arsenal di Liga Champions, karena kebiasaannya datang telat dalam latihan, dan tidak pernah memberitahukan alasan mengapa dia terlambat.</p>
<p>Dembele menyatakan, sekarang bisa lebih profesional. Bahkan pada hari libur, dia tetap ke gym, berlatih dengan fisioterapis, dan tekun memulihkan diri. Dia mengakui, dulu cuek dan “menikmati hidup” dengan caranya. Itulah yang antara lain membuat dia sulit mengeluarkan kemampuan terbaik saat membela Barcelona.</p>
<p>Dia berintrospeksi, “Saya suka main <em>game</em> dan nonton teve. Normal saja, ketika itu saya masih muda. Itu menjadi harga yang harus saya bayar mahal. Saya masih muda ketika di sana, usia 20 tahun dan banyak masalah fisik, tetapi hal itu membuat saya banyak belajar”.</p>
<p>Dalam feature <em>BBC</em>, orang-orang terdekat melihat perubahan signifikan Dembele setelah menikahi pacarnya, Rima pada Desember 2021 di Maroko. Tak lama kemudian dia menjadi seorang ayah (<em>detik.com</em>, 24 September 2025).</p>
<p>Pernikahan itu mengejutkan banyak rekannya di Barcelona, karena tidak banyak yang tahu dia punya pasangan. Namun setelah itu performanya berubah. Dembele yang semula suka tidur larut karena bermain gim dan kerap didenda karena terlambat datang ke tempat latihan, tampil lebih baik pada paruh kedua musim 2021-2022. Dia mencetak satu gol dan 11 <em>assist</em> dalam 15 laga di La Liga. Pada musim berikut, Dembele pun mencetak delapan gol dan sembilan <em>assist</em>, membawa Barcelona menjuarai liga untuk kali pertama kalinya sejak kepergian Lionel Messi pada 2021.</p>
<p>Ousmane Dembele tampak lebih bertanggung jawab. Dia menjaga kondisi dengan menyewa ahli nutrisi yang membantunya hidup sehat. Juga dibantu fisioterapis untuk sejumlah perawatan pencegahan.</p>
<p>Pada 2023-2024, ketika mulai memperkuat PSG, dia bisa menjaga level. Dembele mengemas enam gol dan 14 <em>assist</em> untuk membantu klubnya meraih <em>treble</em> domestik, namun dia masih di bawah bayang-bayang Kylian Mbappe yang merupakan ikon klub.</p>
<p>Mbappe menjadi striker utama, sedangkan dia banyak bergerak di sayap. Begitu Mbappe hijrah ke Real Madrid, Luis Enrique menggesernya ke tengah dan membuat dia lebih produktif.</p>
<p><strong>Prancis Keenam</strong><br />
Ousmane Dembele menjadi pemain Prancis keenam yang meraih trofi Ballon d’Or. Sebelumnya, tercatat Raymod Kopa (1959), Michael Platini (1983, 1984, 1985), Jean Pierre-Papin (1991), Zinedine Zidane (1998), dan Karim Benzema (2022).</p>
<p>Banyak talenta hebat yang lahir di Prancis, terutama Kylian Mbappe yang semula digadang-gadang sebagai penerus Lionel Messi, namun Dembele-lah yang akhirnya memenangi anugerah tersebut.</p>
<p>Dia menjadi motor PSG. Satu hal yang menonjol, performanya konsisten, dan bisa menghindari cedera seperti yang dulu sering dia alami. Di PSG dia bahu membahu dengan Desiree Doue, Khvicha Kvaratskhelia, Achraf Hakimi, Vitinha, Nuno Mendez, dan Bradley Barcola.</p>
<p>Walaupun pernah berkonflik, Dembele merasakan peran besar Enrique, dengan mendapat banyak kepercayaan. Pada awal musim, Enrique menekankan agar Dembele berperan sebagai seorang pemimpin di tim, menjadi contoh bagi pemain muda dan pemain senior. “Dia bilang, ketika di depan gawang dan aku tidak bisa menembak, maka aku harus mengoper bola kepada pemain lain di posisi yang lebih baik. Enrique memberiku kebebasan penuh di lapangan,” katanya.</p>
<p>Penampilannya memang tidak se-“bla-bla-bla” seperti karisma para bintang di level Ballon d’Or sebelumnya. Dia tampak kalem dan “tersembunyi”, namun fakta bahwa Ousmane Dembele meraih anugerah tertinggi, itu membuktikan dia pantas berada di orbit utama, baik di jajaran tim nasional Prancis maupun di deretan pemain elite dunia.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/27/ousmane-dembele-introspeksi-kebangkitan-dan-ballon-dor">Ousmane Dembele: Introspeksi, Kebangkitan, dan Ballon d’Or</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Emi Martinez dalam Bayangan Para Legenda</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/21/emi-martinez-dalam-bayangan-para-legenda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 10:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Andre Onana]]></category>
		<category><![CDATA[Aston Villa]]></category>
		<category><![CDATA[Emiliano Martinez]]></category>
		<category><![CDATA[Galatasaray]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Trofi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=480148</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // konfidensi acapkali dibangun/ dengan kontroversi/ dan, dengan cara seperti apa/ dia meneguhkan posisi/ menjadi si nomor satu?// (Sajak &#8220;Emiliano Martinez&#8221;, 2025) TAK berlebihan bila Manchester United memburu Emiliano Martinez. Dalam dua musim terakhir, klub elite Liga Primer itu merasakan titik lemah di bawah mistar. Kiper utama, Andre Onana melakukan 13 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/21/emi-martinez-dalam-bayangan-para-legenda">Emi Martinez dalam Bayangan Para Legenda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-480149 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/logo-bola-bola-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/logo-bola-bola-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/logo-bola-bola-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// konfidensi acapkali dibangun/ dengan kontroversi/ dan, dengan cara seperti apa/ dia meneguhkan posisi/ menjadi si nomor satu?//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Emiliano Martinez&#8221;, 2025)</strong></p>
<p><strong>TAK</strong> berlebihan bila Manchester United memburu Emiliano Martinez.</p>
<p>Dalam dua musim terakhir, klub elite Liga Primer itu merasakan titik lemah di bawah mistar. Kiper utama, Andre Onana melakukan 13 <em>blunder</em> fatal yang berakibat gol. Sementara kiper cadangan, Altay Bayindir tampil tidak meyakinkan.</p>
<p>Inikah alasan MU mengejar Emi Martinez dari Aston Villa?</p>
<p>Sektor kiper dianggap sebagai salah satu faktor penyebab musim ini Setan Merah menempati posisi ke-15 klasemen dan tak meraih satu pun trofi, walaupun legenda kiper mereka Edwin van der Sar tak sepakat buruknya performa MU semata-mata karena faktor Andre Onana.</p>
<p>&#8220;Saya mengenal dia sejak lama. Dia empat hingga lima tahun di Ajax. Saya berlatih dengan dia, melihatnya berkembang. Dia punya kekuatan hebat, atletis, reaksinya baik dalam melakukan penyelamatan. Dia pintar menggunakan kaki dan kepalanya,&#8221; kata Van der Sar kepada <em>TalkSport</em> (<em>detik.com</em>, 14 Juni 2025).</p>
<p>Pelatih Ruben Amorim tetap merasa, mendatangkan Emiliano Martinez merupakan salah satu jawaban untuk memperbaiki tim. Artinya, Onana yg musim 2024-2025 membuat 90 penyelamatan akan digeser oleh kiper baru. Masih menunggu waktu, apakah kiper asal Kamerun yang didatangkan dari Internazionale Milan itu bakal bertahan di Old Trafford, atau berlabuh di klub baru.</p>
<p><strong>Legenda-legenda</strong><br />
Dari rentetan musim, MU tercatat memiliki legenda kiper yang pada masanya menjadi salah satu penjaga gawang terbaik dunia.</p>
<p>Yang paling fenomenal, siapa lagi kalau bukan Peter Schmeichel? Kiper asal Denmark yang berkontribusi besar bagi MU dalam meraih <em>treble</em> Liga Primer, Piala FA, dan Liga Champions pada 1999 itu disusul oleh Van der Sar, Fabian Barthez, dan David de Gea.</p>
<p>Selain para legenda itu, The Red Devils juga pernah menampilkan kiper-kiper dengan pamor hebat seperti Alex Stepney, Jim Leighton, Victor Valdez, Tim Howard, Raymond van der Gouw, Roy Caroll, Dean Henderson, Ben Foster, Sergio Romero, dan Mark Bosnich.</p>
<p>Kiper-kiper &#8220;flop&#8221; juga tercatat pernah memperkuat MU seperti Massimo Taibi, Gary Walsh, atau Andy Goram.</p>
<p>Reputasi Emi Martinez yang disiapkan sebagai pengganti Onana memang tidak sembarangan. Saat ini dia diakui sebagai salah satu kiper terbaik dunia, di samping nama-nama hebat Thibaut Courtois (Belgia, Real Madrid), Alisson Becker (Brazil, Liverpool), Gianluigi Donnarumma (Italia, Paris St Germain), Yan Sommer (Swiss, Internazionale Milan), atau Ederson Moraes (Brazil, Manchester City).</p>
<p><strong>Menciptakan &#8220;Kekacauan&#8221;</strong><br />
Damian Emiliano Martinez Romero meraih capaian individual khusus: dua tahun berturut-turut 2023 dan 2024 mendapat Yashin Trophy sebagai kiper terbaik dunia dalam malam gala Ballon d&#8217;Or.</p>
<p>Dia juga menjadi kiper terbaik FIFA 2022, meraih Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2022, masuk tim terbaik Copa America 2021, 2024, dan Pemain Terbaik Aston Villa 2020-2021.</p>
<p>Pria kelahiran Mar de Plata, Argentina 2 September 1992 ini sedang dalam tahap negosiasi antara MU dengan Aston Villa dengan banderol 40 juta <em>poundsterling</em>. Semula dia kencang dirumorkan bakal pindah ke Galatasaray, namun tampaknya Emi antusias untuk menyambut tawaran Pasukan Amorim.</p>
<p>Kiper tinggi besar itu dikenal sebagai sosok impulsif. Ekspresinya dalam merayakan kemenangan sering mengejutkan dan berlebihan, seperti ketika menerima trofi kiper terbaik di Piala Dunia 2022. Dia dianggap melakukan gerakan &#8220;cabul&#8221;.</p>
<p>Reaksi dan komentarnya tentang bintang Prancis Kylian Mbappe juga dituding tidak memperlihatkan respek sebagai olahragawan.</p>
<p>Tetapi itulah Emi &#8220;Dibu&#8221;. Di balik kontroversi itu, dia diakui sebagai sosok yang kuat dan bermental hebat. Dibu kerap membuat calon penendang penalti lawan &#8220;kena mental&#8221; dengan cara memainkan <em>mindgame</em>, menciptakan &#8220;kekacauan&#8221; konsentrasi lawan. Entah sudah berapa eksekutor penalti terpengaruh oleh &#8220;kekacauan&#8221; yang dia buat.</p>
<p>Kiranya, Ruben Amorim tidak salah memproyeksikan pengamanan gawang MU kepada Emi Martinez, walaupun sang legenda Van der Sar sudah mengingatkan bahwa persoalan permainan MU bukan semata-mata karena faktor kiper. Artinya, Amorim juga harus menata kembali sektor pertahanan.</p>
<p>Jika transfer berjalan lancar, akan muncul harapan sekaligus tantangan: mampukah Emilio Martinez menjadi legenda meneruskan kisah keperkasaan Schmeichel dan Edwin van der Sar?</p>
<p>Benarkah dia salah satu solusi untuk mengembalikan Setan Merah ke habitatnya?</p>
<p>Emi dengan penuh konfidensi pernah mengungkapkan dalam wawancara dengan <em>DSport</em>, &#8220;Apakah saya merasa sebagai kiper terbaik dunia? Ya, sedikit, biarkan saya menikmatinya&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/21/emi-martinez-dalam-bayangan-para-legenda">Emi Martinez dalam Bayangan Para Legenda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pihak Taman Indonesia Kaya Tak Terkait Gagalnya Lomba Tari Memperebutkan Trofi Gubernur</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/22/pihak-taman-indonesia-kaya-tak-terkait-gagalnya-lomba-tari-memperebutkan-trofi-gubernur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Dec 2024 14:53:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Apmikimmdo]]></category>
		<category><![CDATA[flyer]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur jateng]]></category>
		<category><![CDATA[hari ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Supeno]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Indonesia Kaya]]></category>
		<category><![CDATA[Trofi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453318</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Terkait peristiwa yang terjadi di Taman Indonesia Kaya (TIK), yang ada di wilayah Jalan Menteri Supeno, Semarang, saat gagal terselenggaranya lomba tari yang memperebutkan Trofi Gubernur Jateng, pihak Perwakilan TIK, Teguh Yasa, Minggu (22/12/2024), memberikan klarifikasinya. Menurut dia, pihak TIK tak terkait apa pun atas kejadian itu. Seperti dikabarkan sebelumnya, tersiar informasi lewat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/22/pihak-taman-indonesia-kaya-tak-terkait-gagalnya-lomba-tari-memperebutkan-trofi-gubernur">Pihak Taman Indonesia Kaya Tak Terkait Gagalnya Lomba Tari Memperebutkan Trofi Gubernur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Terkait peristiwa yang terjadi di Taman Indonesia Kaya (TIK), yang ada di wilayah Jalan Menteri Supeno, Semarang, saat gagal terselenggaranya lomba tari yang memperebutkan Trofi Gubernur Jateng, pihak Perwakilan TIK, Teguh Yasa, Minggu (22/12/2024), memberikan klarifikasinya.</p>
<p>Menurut dia, pihak TIK tak terkait apa pun atas kejadian itu. Seperti dikabarkan sebelumnya, tersiar informasi lewat flyer yang beredar, adanya lomba tari dalam rangka Hari Ibu, yang dilaksanakan DPC Asosasi Pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah Mandiri Indonesia (Apmikimmdo) Kota Semarang.</p>
<p>Dalam flyer itu disebutkan, disediakan trofi gubernur, dan biaya pendaftarannya sebesar Rp 100 ribu. Namun lomba tari itu ternyata batal, tanpa alasan yang jelas. Celakanya, tak ada satupun perwakilan panitia yang bisa dihubungi. Bahkan di lokasi kegiatan, Jumat (20/12/2024), tak ada panitia sama sekali. Diperkirakan ada lebih dari 30 calon peserta yang ikut lomba tari ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/21/keprihatinan-samuel-wattimena-atas-pembatalan-lomba-tari-piala-gubernur">Keprihatinan Samuel Wattimena Atas Pembatalan Lomba Tari Piala Gubernur</a></strong></p>
<p>&#8221;Acara itu sepenuhnya merupakan kegiatan yang dilaksanakan Semarang Economy Creative (SEC) dan DPC Apmikimmdo Kota Semarang. Kebetulan bertempat di Taman Indonesia Kaya, yang merupakan ruang publik, dan dapat digunakan masyarakat Semarang untuk berbagai jenis kegiatan,&#8221; kata Teguh dalam keterangan tertulisnya.</p>
<p>Dijelaskannya, pihak TIK turut prihatin atas ketidaknyamanan yang terjadi. Dia menyebut, rangkaian acara yang terselenggara itu bukan merupakan bagian dari program TIK.</p>
<p>&#8221;Kami sangat menyesalkan kerugian yang dialami peserta, baik secara moril maupun materil. Semoga segera ditemukan solusi yang terbaik, dan pihak panitia penyelenggara dapat memberikan ganti rugi yang sesuai,&#8221; harap Teguh.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/22/peringati-milad-muhammadiyah-ke-112-pimpinan-ranting-muhammadiyah-desa-tahunan-gelar-jalan-sehat">Peringati Milad Muhammadiyah Ke-112, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Desa Tahunan Gelar Jalan Sehat</a></strong></p>
<p>Guna mengantisipasi kejadian serupa akan terulang kembali, pihak TIK kemudian memberikan syarat dan ketentuan yang harus ditaati. Salah satunya, setiap akan melakukan kegiatan yang menggunakan area TIK, harus mendapatkan rekomendasi dari Wali Kota Semarang, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang.</p>
<p>&#8221;Untuk mendapatkan izin, pihak panitia penyelenggara harus mengirimkan proposal acara, dan melakukan pertemuan dengan pihak Disperkim. Setelah itu, baru dari pihak TIK akan mengeluarkan izin penggunaan tempat,&#8221; tegasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/22/pihak-taman-indonesia-kaya-tak-terkait-gagalnya-lomba-tari-memperebutkan-trofi-gubernur">Pihak Taman Indonesia Kaya Tak Terkait Gagalnya Lomba Tari Memperebutkan Trofi Gubernur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>