<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tottenham Hotspur Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/tottenham-hotspur/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Mar 2026 01:50:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Tottenham Hotspur Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Panggung Arsenal, Inikah Waktunya?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/07/panggung-arsenal-inikah-waktunya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 10:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[chelsea]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[manchester city]]></category>
		<category><![CDATA[Newcastle United]]></category>
		<category><![CDATA[real madrid]]></category>
		<category><![CDATA[Tottenham Hotspur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=547950</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // saatnyakah mereka merayakan/ panggung Eropa?/ raihan yang selalu lepas/ justru pada saat diunggulkan?/ sudah sampaikah waktunya?// (Sajak “Arsenal dan Eropa”, 2026) PANGGUNG juara bagi Arsenal, inikah waktunya? Atau mereka harus kembali ke sejarah kusam: terpuruk justru pada saat diunggulkan? Drawing Liga Champions di Nyon, Swiss sepekan silam menghadirkan jalur yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/07/panggung-arsenal-inikah-waktunya">Panggung Arsenal, Inikah Waktunya?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-547953 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.webp" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.webp 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1-150x35.webp 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// saatnyakah mereka merayakan/ panggung Eropa?/ raihan yang selalu lepas/ justru pada saat diunggulkan?/ sudah sampaikah waktunya?//</em><br />
<strong>(Sajak “Arsenal dan Eropa”, 2026)</strong></p>
<p><strong>PANGGUNG</strong> juara bagi Arsenal, inikah waktunya? Atau mereka harus kembali ke sejarah kusam: terpuruk justru pada saat diunggulkan?</p>
<p>Drawing Liga Champions di Nyon, Swiss sepekan silam menghadirkan jalur yang disebut-sebut bakal memuluskan prediksi laju Arsenal. Ketika sejumlah raksasa Eropa berbaku hantam dalam <em>big match</em> di babak 16 besar, Meriam London bertemu lawan yang diperkirakan relatif bisa diatasi, Bayer Leverkusen.</p>
<p>Enam belas tim, yang terdiri dari delapan unggulan dan delapan non-unggulan, diundi untuk menentukan lawan di fase gugur. <em>Leg</em> pertama 16 besar akan digelar 10-11 Maret, dan <em>leg</em> kedua 17-18 Maret.</p>
<p>Kali ini, Arsenal kembali diunggulkan, walaupun seperti biasa “dikepung” oleh kekuatan-kekuatan bertradisi juara seperti Real Madrid, Barcelona, Bayern Muenchen, Chelsea, juga juara bertahan Paris St Germain, dan Manchester City.</p>
<p>Pertemuan keras akan berlangsung antara Real Madrid versus Manchester City, PSG menghadapi Chelsea, Newcastle United bersua Barcelona. Liverpool juga kembali bertemu Galatasaray setelah sebelumnya sempat kalah di fase liga. Tottenham Hotspur ditantang Atletico Madrid, sementara Arsenal melawan Bayer Leverkusen.</p>
<p><strong>Relatif Lebih Ringan</strong><br />
Di antara enam wakil Inggris, Arsenal punya jalur yang relatif lebih ringan. Chelsea harus menghadapi PSG, Manchester City ditantang Real Madrid, Tottenham berjumpa Atletico Madrid, Liverpool melawan Galatasaray, dan Newcastle kembali menghadapi Barcelona.</p>
<p>Terakhir kali, Arsenal bertemu Bayer Leverkusen pada 2002, dan menang 4-1. Leverkusen kini cenderung kurang stabil setelah ditinggal oleh pelatih Xabi Alonso, dan sejumlah pemain pilar. Sementara The Gunners sedang dalam performa apik di berbagai ajang.</p>
<p>Sesuai bagan, jika lolos ke perempatfinal, Declan Rice dkk akan bertemu dengan pemenang Bodo/Glimt vs Sporting CP. Apabila menang, calon lawannya di semifinal adalah pemenang antara Barcelona vs Newcastle yang harus berebut tiket dengan pemenang Atletico Madrid vs Tottenham Hotspur.</p>
<p>Dengan skema itu, diperkirakan Arsenal minimal mampu lolos ke semifinal, menyamai bahkan melampaui capaian musim lalu. Pada Liga Champions 2024-2025, tim racikan Mikel Arteta itu masuk semifinal sebelum kalah dari PSG dengan agregat 1-3. PSG kemudian menjadi juara.</p>
<p>Dari enam wakil Inggris, hanya Liverpool, Chelsea, dan Manchester City yang pernah meraih trofi Liga Champions. Liverpool enam kali juara, Chelsea dua kali, dan Manchester City satu kali.</p>
<p>Lalu siapa yang paling berpeluang juara?</p>
<p>Opta, mesin statistik sepak bola, merilis prediksinya, bahwa Arsenal-lah yang berpeluang terbesar, dengan 27,4 persen. Menyusul kemudian Bayern Munich (14,3 persen), Liverpool (12,8 persen), Manchester City (10,8 persen), Barcelona (7,7 persen), dan Chelsea (6,8 persen). Real Madrid justru terlempar dari enam besar, berada di peringkat kesembilan dengan 2,8 persen, di bawah PSG (4,6 persen).</p>
<p>Sedangkan Newcastle United justru berada di atas PSG dan Madrid, dengan persentase peluang juara sebesar 4,7 persen.</p>
<p><strong>Tidak Mudah</strong><br />
Tentu pelatih Mikel Arteta menyadari, peluang untuk gagal di Liga Champions lebih besar ketimbang sukses. Dalam sejarah, Arsenal hanya satu kali menembus final Liga Champions yakni pada 2006, namun kalah 1-2 dari Barcelona dalam laga yang disebut-sebut sebagai “final ideal”.</p>
<p>Musim lalu, mereka melaju sampai ke semifinal. Dengan konfidensi tinggi karena sukses menundukkan Real Madrid di perempatfinal, Arsenal malah dikalahkan PSG yang akhirnya juara.</p>
<p>Mungkinkah Arteta bisa mengubah sejarah Arsenal dengan menjadi juara Liga Champions, dalam kesempatan terbaik musim ini?</p>
<p>Pencapaian terbaik Arsenal di pentas Eropa dicatat dalam ajang dengan level lebih rendah, yakni Piala Inter-Cities Fairs pada 1970, dan Piala Winners’Cup pada 1994 &#8212; gelar terakhir diakui oleh UEFA. Arsenal tampil di Piala Super Eropa 1994, dan kembali hadir di partai puncak Piala Winners’Cup tahun berikutnya.</p>
<p>Hampir tiap tahun, setidak-tidaknya selama empat musim terakhir, Arsenal selalu dijagokan untuk berbicara banyak di Liga Champions. Ketika tahun ini kembali difavoritkan, tentu beralasan karena mereka memiliki model tampilan impresif bukan hanya di Liga Primer, tetapi juga di ajang yang lain.</p>
<p>Wajar apabila para pengamat berpikir, “Inikah waktunya mereka berjaya?”</p>
<p><strong>&#8212; Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a></em> <strong>&#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/07/panggung-arsenal-inikah-waktunya">Panggung Arsenal, Inikah Waktunya?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Son Heung-min, “Sonaldo”, dan Puskas Award 2020</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/09/son-heung-min-sonaldo-dan-puskas-award-2020</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 10:00:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Atraksi]]></category>
		<category><![CDATA[Burnley]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[Puskas Award 2020]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldo Luis Nazario]]></category>
		<category><![CDATA[Sang Fenomenal]]></category>
		<category><![CDATA[Son Heung Min]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[The Lilywhite]]></category>
		<category><![CDATA[Tottenham Hotspur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=489164</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // tak ada yang ragu/ dia legenda/ salah satu yang terbesar/ dalam sejarah The Spurs/ Asia memuja/ dunia pun mengakuinya// (Sajak “Son Heung-min”, 2025) INGAT Son Heung-min, Anda pasti ingat gol solonya ke gawang Burnley di Liga Primer, 27 Oktober 2020 yang kemudian diganjar anugerah Puskas Award 2020. Dari area pertahanan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/09/son-heung-min-sonaldo-dan-puskas-award-2020">Son Heung-min, “Sonaldo”, dan Puskas Award 2020</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-489174 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/logo-bola-bola.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/logo-bola-bola.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/logo-bola-bola-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// tak ada yang ragu/ dia legenda/ salah satu yang terbesar/ dalam sejarah The Spurs/ Asia memuja/ dunia pun mengakuinya//</em><br />
<em>(Sajak “Son Heung-min”, 2025)</em></p>
<p><strong>INGAT</strong> Son Heung-min, Anda pasti ingat gol solonya ke gawang Burnley di Liga Primer, 27 Oktober 2020 yang kemudian diganjar anugerah Puskas Award 2020.</p>
<p>Dari area pertahanan Tottenham Hotspur, Son membawa lari bola melewati empat pemain, lolos dari barikade pemain Burnley. Dia terus kencang melaju tak terhentikan di tengah kepungan lawan. Dan, kiper yang mencoba mempersempit ruang tembak pun dilewati oleh hunjaman bola menerpa jala. Gol ini dinobatkan sebagai yang terbaik di dunia pada periode kompetisi tersebut.</p>
<p>Aksi solo yang hebat, seperti gol-gol khas Sang Fenomenal Ronaldo Luis Nazario. Son Heung-min yang kemudian dijuluki &#8220;Sonaldo&#8221;, melengkapi atraksi-atraksi mengilapnya bersama The Lilywhite dengan momen tak terlupakan itu.</p>
<p>Gol ini menegaskan betapa penting Son bagi The Spurs. Pemain kelahiran Chuncheon, Gangwon, Korea Selatan 8 Juli 1992 itu sudah sangat identik dengan klub London Utara tersebut.</p>
<p>Maka, bukan ungkapan emosi yang berlebihan jika Son menangis saat mengumumkan perpisahan dengan Tottenham Hotspur, dalam konferensi pers di Seoul menjelang laga pramusim melawan Newcastle United, Sabtu 2 Agustus lalu.</p>
<p><strong>Ke MLS</strong><br />
Betapa menyedihkan saat dia mengumumkan perpisahan.</p>
<p>Ya, sudah cukupkah Son merajut kebersamaan dengan Tottenham, yang dia bela sejak 2015? Dia akan mengakhiri karier 10 tahun di The Spurs, dan selanjutnya bakal bermain di Major League Soccer untuk Los Angeles FC.</p>
<p>“Terima kasih banyak. Dengan penuh rasa hormat, klub sudah membantu saya untuk mengambil keputusan ini,” ucap pemain 33 tahun itu.</p>
<p>Son yang bersebelahan dengan pelatih Thomas Frank, tak mampu menahan emosi. Dia menangis dan menutup wajahnya dengan tangan.</p>
<p>Setelah satu dasawarsa bermain untuk Spurs, Son Heung Min memutuskan untuk pergi saat kontraknya masih tersisa satu tahun. Musim lalu dia sukses memimpin Tottenham meraih trofi pertamanya dalam 17 tahun dengan mengalahkan Manchester United 1-0 di final Liga Europa.</p>
<p>“Ini salah satu keputusan tersulit yang pernah saya buat dalam karier sepak bola saya. Bermain sepak bola dan berada di satu tim selama 10 tahun adalah sesuatu yang sangat saya banggakan, tetapi saya rasa saya memberikan segalanya untuk tim setiap hari.”</p>
<p>“Saya melakukan yang terbaik di dalam dan di luar lapangan, dan dengan memenangkan Liga Europa, saya merasa telah melakukan semua yang saya bisa dan capai. Itu mungkin alasan terbesarnya,” kata Son.</p>
<p><strong>Produktif</strong><br />
Dia dikenal sebagai gelandang serang yang produktif, menjadi sosok terpenting klub di samping Harry Kane yang kini pindah ke Bayern Muenchen. Dua pemain itu dalam delapan tahun sebelumnya selalu bahu membahu untuk klub. Gol-gol Sonny banyak lahir dari <em>assist</em> Kane. Setelah Kane pergi, ban kapten pun beralih kepada Son.</p>
<p>Son diboyong dari Bayer Leverkusen pada 2015, bermain 454 kali di semua kompetisi dan mencetak 173 gol. Melesakkan 35 gol, dia meraih Golden Boot atau top skor Liga Primer musim 2021-22. Waktu itu Son menempati peringkat yang sama dengan striker Liverpool Mohamed Salah, yang juga membukukan jumlah sama.</p>
<p>“Saya sangat bersyukur klub banyak membantu dengan keputusan ini dan menghormati pilihan saya. Ini adalah tempat favorit saya selama 10 tahun, dan di situlah saya banyak berkembang sebagai pemain sepak bola dan pribadi,” ujar Son yang empat kali terpilih sebagai Pemain Terbaik Asia pada 2015, 2017, 2019, dan 2024 itu.</p>
<p>Tottenham Hotspur seret trofi, itu adalah realita, dan Son Heung-min memiliki catatan khusus. Sebelum ini, pada 2007-2008, Spurs bisa menjuarai Piala Liga, dan yang dikenang adalah pemain asal Bulgaria Dimitar Berbatov, yang mencetak satu dari dua gol dalam kemenangan 2-1 di final melawan Chelsea.</p>
<p>Tujuh belas tahun kemudian, giliran Son yang dielu-elukan. Sebagai kapten tim, dia membawa Tottenham meraih gelar juara Liga Europa. Dengan trofi ini, bagi sebagian besar fans, Son dinilai punya nilai lebih dari legenda klub, Harry Kane atau Gareth Bale.</p>
<p>Son tiga kali menjadi Player of the Year Tottenham. Sebelumnya, hanya dua pemain yang meraih catatan serupa, yakni Robbie Keane dan Harry Kane.</p>
<p>Pada musim 2021-2022, Sonny menyamai raihan dua legenda klub, Teddy Sheringham dan Harry Kane. Dia meraih gelar Sepatu Emas Liga Primer.</p>
<p>Keputusan perpisahan itu, bagaimanapun, membuat lega Arsenal, rival Tottenham di London Utara. Son punya catatan positif dalam 22 laga melawan Arsenal, dengan membukukan sembilan gol dan empat<em> assist</em>.</p>
<p>Menurut catatan <em>bola.com</em> (3 Agustus 2025), meskipun Arsenal mencatat 10 kemenangan, enam kekalahan, dan enam seri menghadapi Spurs, 22 laga itu dipengaruhi oleh performa Son Heung-min.</p>
<p>Sonny baru mencetak gol pertamanya ke gawang Arsenal pada laga ke-10, dalam kemenangan Spurs 2-1 pada 2020, yang juga merupakan pertemuan pertama Jose Mourinho dan Mikel Arteta. Skor menyakitkan terjadi pada Mei 2022. Ketika Meriam London hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan tiket Liga Champions, justru kalah 0-3. Son mencetak satu gol dan satu <em>assist</em>.</p>
<p>Setelah itu, Arsenal bangkit mendominasi “Derby London Utara”, dengan lima kemenangan dan satu seri. Dalam laga yang berakhir 2-2 itu Son mencetak dua gol terakhirnya ke gawang Arsenal.</p>
<p><strong>Pemain Asia Tersukses</strong><br />
Son tercatat sebagai salah satu pemain Korea paling sukses berkiprah di Eropa. Dia meneruskan legenda Negeri Ginseng, Cha Bum-keun yang moncer di Bundesliga bersama Eintracht Frankfurt dan Bayer Leverkusen pada dekade 1980-an.</p>
<p>Berikutnya, tercatat Park Ji-sung, gelandang tak kenal lelah yang dijuluki “Manusia dengan Tiga Paru-paru” di Manchester United. Juga Lee Yong-pyo yang bermain untuk Spurs, Ahn Jung-hwan di Perugia, Kim Min-jae di Bayern Muenchen setelah memperkuat Napoli; semuanya pada dasawarsa 2000-an, dan kini Lee Kang-in kokoh sebagai andalan Paris St Germain.</p>
<p>Son Heung-min bakal dirindukan oleh fans Tottenham Hotspur sebagai salah satu legenda dengan eksepsionalitas tersendiri. Performa, dedikasi, dan kerja kerasnya untuk klub tak diragukan. Bukankah tak berlebihan media memberinya predikat “Sonsational”?</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/09/son-heung-min-sonaldo-dan-puskas-award-2020">Son Heung-min, “Sonaldo”, dan Puskas Award 2020</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lengkap Sudah Penegasan Kondisi “Setan Merah”&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/24/lengkap-sudah-penegasan-kondisi-setan-merah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 May 2025 10:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bruno fernandes]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Europa]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Ruben Amorim]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tottenham Hotspur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=475928</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // begitulah siklus bicara/ kadang dia menegaskan/ tentang kelengkapan keterpurukan/ meluruhkan harapan/ di titik mana harus berada&#8230;// (Sajak “Keterpurukan MU”, 2025) RUBEN Amorim dan Manchester United sedang berakrab-akrab dengan pusaran nasib. Siklus yang tak bersahabat, memosisikan keduanya di wilayah penuh muram. Amorim gagal mengubah performa MU di tengah musim 2024-2025. Manchester [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/24/lengkap-sudah-penegasan-kondisi-setan-merah">Lengkap Sudah Penegasan Kondisi “Setan Merah”&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-475930 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// begitulah siklus bicara/ kadang dia menegaskan/ tentang kelengkapan keterpurukan/ meluruhkan harapan/ di titik mana harus berada&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Keterpurukan MU”, 2025)</strong></p>
<p><strong>RUBEN Amorim</strong> dan Manchester United sedang berakrab-akrab dengan pusaran nasib. Siklus yang tak bersahabat, memosisikan keduanya di wilayah penuh muram.</p>
<p>Amorim gagal mengubah performa MU di tengah musim 2024-2025. Manchester Merah terpuruk ke kondisi terburuk. Muram di semua ajang, dilengkapi kegagalan meraih trofi Liga Europa.</p>
<p>MU kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur dalam laga pamungkas di Stadion San Mames, Bilbao, Kamis dihinari WIB (22 Mei) lalu. Padahal, itulah yang diincar sebagai ajang terakhir pemberi gelar penawar kondisi.</p>
<p>Statistik tiga pertemuan sebelumnya melawan Son Heung-min dkk ditutup dengan kekalahan keempat. MU cukup mendominasi permainan, namun tak mampu membobol gawang Spurs.</p>
<p>Dan, inikah periode paling buruk Setan Merah, yang untungnya masih bisa selamat dari ancaman degradasi? Menghuni klasemen di urutan ke-16 dengan poin terendah dalam sejarah Liga Primer, jelas menjadi petaka bagi klub dengan reputasi sebesar MU.</p>
<p><strong>Renovasi Tim</strong><br />
Simaklah analisis Ralf Rangnick, pelatih yang menangani MU pada musim 2021-2022. Dia pernah menyatakan, klub ini butuh “bedah jantung” untuk membongkar penyakitnya.</p>
<p>Dari 2013, sejak Sir Alex Ferguson pensiun, pelatih silih berganti datang, tetapi semuanya gagal memperbaiki performa MU. Dari David Moyes, Ryan Giggs (karteker) Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, Michael Carrick (karteker), Ralf Rangnick, Erik Ten Hag, Ruud van Nistelrooy (karteker), dan terakhir Ruben Amorim yang didatangkan di tengah musim sekarang.</p>
<p>Terapi “bedah jantung”, apakah yang sudah dilakukan?</p>
<p>Dengan manajemen baru Sir Jim Ratcliffe yang mengambil alih klub dari kekuarga Glazer? Dengan mendatangkan sejumlah pemain baru sebagai penyegaran yang cukup masif? Lalu atmosfer apa yang sudah dihadirkan?</p>
<p>Rasanya belum ada penyegaran permainan yang dirasakan.</p>
<p>Analisis Rangnick diperkuat oleh penilaian dua legenda Inggris, Alan Shearer dan Micah Richards. Keduanya berpendapat, persoalan MU bukan pada kualitas pemainnya, tetapi pada sistemnya <em>(bola.net</em>, 22 Mei 2025).</p>
<p>Bagi keduanya, kekalahan MU di final Liga Europa bukan sekadar tamparan, melainkan isyarat perlunya perubahan drastis. Shearer dan Richards menilai, MU butuh perombakan tim secara menyeluruh.</p>
<p>Pelatih yang didatangkan dari Sporting CP, Ruben Amorim yang diharapkan membawa angin segar, justru terlihat bingung dengan sistemnya sendiri. Kekalahan dari Tottenham Hotspur di Liga Europa makin menegaskan kondisi MU saat ini.</p>
<p>Langkah MU dinilai masih setengah hati dalam rencana transfer musim panas nanti, termasuk pembelian Matheus Cunha senilai 62,5 juta poundsterling dari Wolverhampton Wanderers. Menurut Shearer, masalah MU jauh lebih kompleks dari sekadar membeli striker baru.</p>
<p>Mantan penyerang top Inggris itu menilai, MU perlu membangun ulang tim dari dasar. “Mereka butuh kiper baru karena yang ada sekarang tak cukup meyakinkan, plus bek tengah yang lebih solid,” ujarnya di podcast <em>The Rest is Football</em>. “Kreativitas MU mandek di lini tengah. Mereka juga butuh striker top”.</p>
<p>Micah Richards secara khusus menyoroti bek sayap. Menurut dia, Diogo Dalot tampil tidak konsisten. MU butuh bek dengan <em>crossing</em> akurat. Bek yang ada sering salah waktu dalam mengirim bola.</p>
<p>Dia melihat, sistem Ruben Amorim justru menjadi bumerang. Rasmus Hojlund sering kekurangan layanan umpan, sementara Bruno Fernandes terlihat bekerja keras sendirian. Bagi Richards, ini bukan masalah kualitas pemain, tetapi sistem yang justru membatasi potensi mereka.</p>
<p>Dia ragu MU bisa menarik pemain top musim panas ini. Masalahnya lebih serius daripada hanya sekali kekalahan di final Liga Europa. Dengan gaya bermain seperti sekarang, pemain bintang pasti berpikir dua kali sebelum bergabung.</p>
<p><strong>Dipertahankan</strong><br />
Manajemen MU akhirnya mempertahankan Ruben Amorim walaupun Pasukan Old Trafford mengakhiri musim tanpa satu pun trofi. Sejauh ini manajemen tidak berencana memecat pelatih asal Portugal tersebut. Amorim diyakini sebagai sosok yang tepat, terlepas dari performa MU belakangan ini. Dia tetap dipercaya bisa mengembalikan klub ke kesuksesan.</p>
<p>Jika punya cukup waktu persiapan di pra-musim, Amorim diyakini bisa menerapkan filosofi permainan yang diinginkan. Tentu dengan mendatangkan pemain yang bisa beradaptasi dengan kebutuhan taktiknya.</p>
<p>Kegagalan MU di final Liga Europa, pada sisi lain, berefek ke finansial klub. Pemasukan mereka dipastikan akan berkurang signifikan. Akibatnya, anggaraan transfer untuk kebutuhan Amorim bakal terpengaruh.</p>
<p>Padahal, seperti disampaikan oleh legenda MU Rio Ferdinand, Amorim harus diberi kesempatan membangun skema sesuai visi taktik dan identitas tim. Dan, itu harus didukung di bursa transfer.</p>
<p>“Anda tidak bisa merekrut seorang manajer tanpa memberinya kesempatan untuk merombak skuad dan mendatangkan pemain yang cocok dengan filosofi permainannya,” ungkap mantan kapten MU itu.</p>
<p>Dia menilai, cara bermain dalam filosofi Amorim sangat berbeda dibandingkan dengan manajer sebelumnya, baik dari segi formasi maupun apa yang diinginkannya dari pemain. Dia bukan tipe pelatih yang hanya melakukan sedikit penyesuaian.</p>
<p>Sudah begitu banyak perubahan yang bergulir dari pelatih ke pelatih sejak era Alex Ferguson. Perombakan tim juga banyak dilakukan. Ruben Amorim adalah eksperimen terakhir untuk merenovasi Setan Merah. Dinamika perjalanan Amorim berbeda dari Arne Slot yang menggantikan Juergen Klopp di Liverpool, yang boleh dibilang langsung “nyetel” dan tidak menghadapi problem sekompleks MU.</p>
<p>Di Sporting CP, Ruben Amorim yang dijuluki “Sang Penyair” sukses menerapkan filosofi dan membangun identitas permainan. Lalu, apakah fans MU bisa mengharap perbaikan pada musim 2025-2026?</p>
<p>Artinya, apakah siklus balik MU &#8212; dengan berbagai syarat manajerialnya &#8212; bisa berlangsung pada musim depan?</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/24/lengkap-sudah-penegasan-kondisi-setan-merah">Lengkap Sudah Penegasan Kondisi “Setan Merah”&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Manchester Merah” Sedang Nyaman Bersama Sang Pencerah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/14/manchester-merah-sedang-nyaman-bersama-sang-pencerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2023 10:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[Erik Ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[manchester city]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Newcastle United]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tottenham Hotspur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=307827</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // telah kembalikah mereka ke habitat/ mengingat lagi cara meraih tradisi/ merajut budaya kejayaan/ di ‘maqam’ yang seharusnya// (Sajak “Setan Merah”, 2023) BEGITULAH ketika sebuah tim sedang dalam kondisi nyaman bermain. Apa saja terasa enak untuk menjadi elemen pemenangan. Begitulah ketika atmosfer hati Manchester United sedang “klik” dengan ekosistem suasananya. Begitulah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/14/manchester-merah-sedang-nyaman-bersama-sang-pencerah">“Manchester Merah” Sedang Nyaman Bersama Sang Pencerah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-307840 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/01/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// telah kembalikah mereka ke habitat/ mengingat lagi cara meraih tradisi/ merajut budaya kejayaan/ di ‘maqam’ yang seharusnya//</em><br />
<strong>(Sajak “Setan Merah”, 2023)</strong></p>
<p><strong>BEGITULAH</strong> ketika sebuah tim sedang dalam kondisi nyaman bermain. Apa saja terasa enak untuk menjadi elemen pemenangan.</p>
<p>Begitulah ketika atmosfer hati Manchester United sedang “klik” dengan ekosistem suasananya.</p>
<p>Begitulah ketika Erik ten Hag, sang peracik taktik sedang “klop” dengan kebutuhan telepatis pemain dan timnya.</p>
<p>Begitu pulalah ketika para pemain yang sebelum ini kehilangan sentuhan magi, menemukan kembali “nyawa” dan jatidirinya.</p>
<p>Yang tampak adalah sekumpulan pemain dengan karakter, <em>positioning</em> yang pantas dalam konstelasi liga, dan tradisi yang selama ini memayungi.</p>
<p>Tak muluk-muluk, karena sadar tentang ketersendatan performa di awal musim, Ten Hag hanya bicara target tiket Liga Champions. Dia paham, peta menuju trofi musim ini masih menjadi perburuan Manchester City, Liverpool, dan Arsenal.</p>
<p>MU hanya dia targetkan berebut zona Liga Champions dengan Tottenham Hotspur, dan Newcastle United yang sedang <em>up trend</em> di bawah kesegaran baru finansial.</p>
<p><strong>Ten Hag-kah Orangnya?</strong><br />
Sejauh ini saya masih menghitung-hitung kans MU dengan membandingkan: Erik ten Hag-kah figur yang akhirnya mampu membangkitkan kembali The Red Devils dari keterpurukan ke “maqam” mediokritas?</p>
<p>Awalnya sempat muncul skeptisitas, jangan-jangan reputasi pelatih asal Belanda itu akan masuk dalam deret kegagalan David Moyes, Ryan Giggs, Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, dan Ralf Rangnick setelah Alex Ferguson mengakhiri masa emas dan pensiun pada 2013.</p>
<p>Rupanya, dia hadir sebagai Sang Pencerah untuk Manchester Merah.</p>
<p>Di antara sederet pelatih penerus Alex Ferguson, sejauh ini belum ada yang mampu menyentuh secara pas wilayah tradisi dan budaya prestasi Pasukan Old Trafford.</p>
<p>Awal kepemimpinan Ten Hag diwarnai situasi penuh drama di Carrington, markas latihan. Ruang ganti MU juga lekat dengan suasana konfliktif. Cristiano Ronaldo, yang pernah menjadi ikon kejayaan Old Trafford, lebih banyak menyulut masalah dalam relasi dengan pelatih, tim, dan fans.</p>
<p>Realitas pertambahan usia, yang sudah 37, tak dapat ditampik telah mengurangi kebugaran dan reaksi teknisnya. Masalahnya, pemilik lima trofi Ballon d’Or itu enggan menjadi cadangan. Sementara Ten Hag &#8212; dan sebelumnya Ralf Rangnick &#8212; banyak memosisikannya bukan di <em>starting eleven</em>.</p>
<p>Konflik-konflik yang disuburkan oleh “perang kembang” di media, dan analisis para pandit, menimbulkan suasana kontraproduktif dalam fokus penyiapan tim. Namun pada akhirnya, MU tetaplah lebih besar dibandingkan dengan pemain berkategori bintang yang mana pun.<em> Ending</em>-nya: kontrak Ronaldo tidak diperpanjang, dan dia memilih hijrah ke Al Nassr di Arab Saudi dengan gaji selangit.</p>
<p><strong>Perlahan tapi Pasti</strong><br />
Perlahan tapi pasti, Ten Hag menemukan formula stabilisasi dan meningkatkan performa tim.</p>
<p>Antony, pemain asal Brazil yang pernah disebut-sebut sebagai The Next Ronaldo, mulai membuktikan diri sebagai elemen kekuatan serangan MU.</p>
<p>Marcus Rashford menjadi sosok penting ketika Anthony Martial belum juga menemukan performa terbaik. Pandit <em>BBC</em>, Roy Keane yang dikenal nyinyir pun menebar pujian kepada Rashford, “dia sudah seperti yang diekspektasikan”. Si nomor 10 itu fungsional membongkar pertahanan lawan. Gol-gol dan <em>assist-</em>nya menjadi sama-sama penting.</p>
<p>Di barisan penyerang, Ten Hag memperkuat stok rotasinya dengan keberadaan Alejandro Garnacho, salah satu <em>wonderkid</em> Argentina. Dia juga masih punya sayap potensial Jadon Sancho yang sedang mengalami penurunan performa.</p>
<p>Kehadiran Casemiro makin terasa sebagai elemen gelandang terpenting untuk bahu membahu dengan Bruno Fernandes dan Christian Eriksen. Eks Real Madrid itu siap bermobilitas di semua tempat dalam transisi permainan. Dia bisa mencetak gol, juga menjadi pelapis kokoh pertahanan yang sekarang mengandalkan Lisandro Martinez.</p>
<p>Benar rupanya kata Ten Hag, selama beberapa tahun belakangan, manajemen Setan Merah melakukan aktivitas transfer yang berkelas medioker, yang menyebabkan gagal membangkitkan tim ke tradisi kejayaan di masa lalu.</p>
<p>Dalam wawancara dengan <em>Voetball International,</em> seperti dilansir <em>detik.com</em>, Ten Hag menyatakan, pada musim lalu MU tidak benar-benar disegani. Dia melihat tidak ada semangat dan dinamika tim di skuad.</p>
<p>Ketangguhan mental, menurut dia, sangat rendah. “Saya melihat sebagai pihak luar, dan mengetahuinya di pekan-pekan awal bekerja di klub. Saya melihat budaya klub. Bagaimana dulu MU menjadi hebat?” kata pelatih 52 tahun itu.</p>
<p>Maka seperti apa mentalitas kebangkitan dibangun oleh Erik ten Hag?</p>
<p>Selain posisi papan atas klasemen Liga Primer, saat ini Fernandes dkk masih bertahan di Piala FA, di <em>playoff</em> Liga Europa, dan baru saja memastikan lolos ke semifinal Piala Liga setelah menundukkan Charlton Athletic 3-0.</p>
<p>Tampaknya, Pasukan Theatre of Dream mulai “mampu mengingat kemnali” cara untuk kembali ke jalan tradisi kemenangan&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, kolumnis sepakbola, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/14/manchester-merah-sedang-nyaman-bersama-sang-pencerah">“Manchester Merah” Sedang Nyaman Bersama Sang Pencerah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tottenham Hotspur Pastikan Dirinya Lolos Babak-32 Liga Europa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/12/04/tottenham-hotspur-pastikan-dirinya-lolos-babak-32-liga-europa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2020 02:35:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Europa]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Tottenham Hotspur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=130143</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Tottenham Hotspur memastikan diri lolos ke babak 32 besar Liga Europa walaupun diimbangi tuan rumah LASK Linz 3-3 dalam pertandingan kelima Grup J di Stadion Linzer, Austria, Kamis waktu setempat atauJumat WIB). Kiper pelapis, Joe Hart, boleh jadi akan mendapat sorotan karena dua dari tiga gol yang dicetak LASK terjadi dari situasi tembakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/04/tottenham-hotspur-pastikan-dirinya-lolos-babak-32-liga-europa">Tottenham Hotspur Pastikan Dirinya Lolos Babak-32 Liga Europa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Tottenham Hotspur memastikan diri lolos ke babak 32 besar Liga Europa walaupun diimbangi tuan rumah LASK Linz 3-3 dalam pertandingan kelima Grup J di Stadion Linzer, Austria, Kamis waktu setempat atauJumat WIB).</p>
<p>Kiper pelapis, Joe Hart, boleh jadi akan mendapat sorotan karena dua dari tiga gol yang dicetak LASK terjadi dari situasi tembakan jarak jauh, yang seharusnya bisa diantisipasi lebih baik.</p>
<p>Tiga menit jelang turun minum, tuan rumah membuka keunggulan lewat tembakan jarak jauh Peter Michorl dan bola yang memantul di atas rumput agaknya membuat Hart kebingungan mencari cara menghentikannya melesak ke dalam gawang.</p>
<p>Keunggulan itu dihapuskan oleh Gareth Bale yang mengeksekusi penalti pada menit kedua injury time babak pertama, setelah Andres Andrade sengaja menghalau bola umpan terobosan Lucas Moura di dalam area terlarang.</p>
<p>Tottenham lantas sempat berbalik memimpin pada menit ke-56 ketika Son Heung-min berhasil meloloskan diri dari kawalan bek LASK untuk mengejar umpan terobosan kiriman Tanguy Ndombele sebelum menaklukkan kiper Alexander Schagler dengan melesakkan bola ke area tiang jauh.</p>
<p>Upaya Tottenham memperlebar jarak keunggulan tak kunjung membuahkan hasil, justru LASK yang berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-84 setelah Johannes Eggestein membuat Hart mati kutu dalam situasi satu lawan satu.</p>
<p>Dua menit kemudian, Tottenham kembali mendapat hadiah tendangan penalti setelah Steven Bergwijn ditarik jatuh oleh Philipp Wiesinger dan Bamidele Alli yang menjadi algojo dengan percaya diri melesakkan bola ke tengah gawang mengecoh Schagler.</p>
<p>Setelah itu, Jose Mourinho menginstruksikan para pemain Tottenham menerapkan garis pertahanan yang begitu dalam, ironisnya hal tersebut malah menjadi senjata makan tuan sebab pada menit ketiga injury time gawang mereka kebobolan.</p>
<p>Mamaoudou Karamoko mendapatkan ruang yang begitu terbuka lebar agak jauh dari kotak penalti, tetapi tembakan spekulasinya lagi-lagi cukup untuk memperdaya Hart dan memaksakan skor akhir 3-3.</p>
<p>Kendati hanya bisa mengumpulkan 10 poin dan menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup J, Tottenham tetap memastikan langkah ke babak gugur. Sebab LASK yang ada tiga poin di bawahnya, tak mungkin bisa menggeser posisi Tottenham lantaran kalah catatan head-to-head, demikian catatan laman resmi UEFA.</p>
<p>Tottenham melangkah ke babak 32 besar bersama wakil Belgia, Antwerp, yang dalam pertandingan lain menang 3-1 atas Ludogorets di Bosuilstadion.</p>
<p>Martin Hongla membawa Antwerp memimpin sejak menit ke-19 dan delapan menit memasuki babak kedua Kiril Despodov sempat menyamakan kedudukan untuk Ludogorts.</p>
<p>Tuan rumah harus menunggu hingga menit ke-72 untuk merestorasi keunggulan melalui kaki Ritchie de Laet. Manuel Benson lantas menyudahi perlawanan Ludogorets saat sepakannya merobek jala gawang yang dijaga Vladislav Stoyanov.</p>
<p>Antwerp kini berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara setelah mengumpulkan 12 poin atau terpaut dua angka dari Tottenham. Seperti dilansir dari Siberindo.co</p>
<p>Antwerp dan Tottenham akan saling berhadapan di laga pamungkas tengah pekan depan untuk membuktikan siapa yang berhak menempati puncak klasemen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>Claudia SB</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/04/tottenham-hotspur-pastikan-dirinya-lolos-babak-32-liga-europa">Tottenham Hotspur Pastikan Dirinya Lolos Babak-32 Liga Europa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>