<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tatap-muka Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/tatap-muka/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Apr 2021 17:52:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>tatap-muka Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dinkes Kota Tegal Lakukan Tes Rapid Antigen saat Pembelajaran Tatap Muka</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/04/21/dinkes-kota-tegal-lakukan-tes-rapid-antigen-saat-pembelajaran-tatap-muka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2021 17:52:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[rapid-antigen]]></category>
		<category><![CDATA[tatap-muka]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=165269</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Dinas Kesehatan Kota Tegal melakukan tes rapid antigen terhadap para siswa dan guru di lima sekolah pada Pembelajaran Tatap Muka (PTM) se-Kota Tegal, Senin (19/4/2021). Salah satu tes rapid antigen yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan di SMP N 1 Jalan Tentara Pelajar Kota Tegal, dengan mangambil sampel 10 guru dan 16 siswa. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/04/21/dinkes-kota-tegal-lakukan-tes-rapid-antigen-saat-pembelajaran-tatap-muka">Dinkes Kota Tegal Lakukan Tes Rapid Antigen saat Pembelajaran Tatap Muka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"><strong>TEGAL (<a href="https://suarabaru.id/">SUARABARU.ID</a>) &#8211;</strong> Dinas Kesehatan Kota Tegal melakukan tes rapid antigen terhadap para siswa dan guru di lima sekolah pada Pembelajaran Tatap Muka (PTM) se-Kota Tegal, Senin (19/4/2021).</p>
<p dir="ltr">Salah satu tes rapid antigen yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan di SMP N 1 Jalan Tentara Pelajar Kota Tegal, dengan mangambil sampel 10 guru dan 16 siswa.</p>
<p dir="ltr"><img loading="lazy" class="alignnone size-medium wp-image-165271" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/04/Screenshot_2021-04-21-00-43-56-354_com.google.android.gm_-400x222.jpg" alt="" width="400" height="222" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/04/Screenshot_2021-04-21-00-43-56-354_com.google.android.gm_-400x222.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/04/Screenshot_2021-04-21-00-43-56-354_com.google.android.gm_-150x83.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/04/Screenshot_2021-04-21-00-43-56-354_com.google.android.gm_.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></p>
<p dir="ltr">Kepala Puskesmas Kecamatan Tegal Timur, dr Destina Dyah Astuti disela pelaksanaan tes rapid antigen menyampaikan, tes rapid antigen sebagai salah satu screening karena sudah dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) salah satu samplenya di wilayah Tegal Timur yakni di SMPN 1 Kota Tegal.</p>
<p dir="ltr">“Jadi kegiatan hari ini adalah melakukan pemeriksaan tes rapid antigen dilakukan terhadap 10 guru dan 16 siswa-siswi, diambil secara sample, secara random yang sudah disediakan oleh guru-guru SMPN 1 Kota Tegal,&#8221; kata dr Destina.</p>
<p dir="ltr">Dijelaskan, tujuannya tes rapid antigen paling tidak untuk melakukan monitoring dan mengevaluasi pelaksanaan PTM yang sudah berlangsung sejak 5  April 2021.<br />
&#8220;Ini semata-mata untuk menjaga para guru dan siswa dari paparan Covid-19,” tutur dr Destina.</p>
<p dir="ltr">Selain di SMP Negeri 1, hal serupa juga dilakukan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Kota Tegal, Madrasah Aliyah (MA) Negeri, SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal dan SMA Al-Irsyad, Kota Tegal.</p>
<p dir="ltr">Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemui adanya guru maupun siswa yang positif atau reaktif Covid-19. Hasil rapid antigen dapat ditunggu selama kurang lebih 15 hingga 20 menit.</p>
<p dir="ltr">“Jika hasilnya ada yang positif, kita akan<br />
koordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kebudayaan. Jadi, hasilnya akan kita sampaikan untuk kelanjutannya kita serahkan ke Dinas Kesehatan dan Dunas Pendidikan,&#8221; pungkas dr Destina.</p>
<p dir="ltr">Sementara, Wakil Kepala Kurikulum SMP Negeri 1 Kota Tegal, Bambang K mengatakan, pelaksanaan piloting PTM selama dua pekan dapat berjalan lancar dengan protokol kesehatan tanpa ada kendala dan sesuai dengan apa yang diharapkan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Untuk kuota PTM sesuai persyaratan sebanyak 110 siswa,&#8221; jelas Bambang.</p>
<p dir="ltr">Pada dasarnya para tenaga pengajar dan siswa-siswi sudah terbiasa menerapkan protokol kesehatan. Baik mencuci tangan sebelum masuk ruang kelas, memakai masker dan memakai faceshield selama jam belajar, maupun menjaga jarak aman.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Semua unsur yang diminta Disdikbud dan Dinkes sudah terpenuhi. Kami berharap, PTM ini dapat kembali dilanjutkan dengan tetap mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan siswa dalam belajar,” pinta Bambang.<br />
<strong>Nino Moebi</strong></p>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/04/21/dinkes-kota-tegal-lakukan-tes-rapid-antigen-saat-pembelajaran-tatap-muka">Dinkes Kota Tegal Lakukan Tes Rapid Antigen saat Pembelajaran Tatap Muka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jateng Rencanakan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di 140 Sekolah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/03/22/jateng-rencanakan-uji-coba-pembelajaran-tatap-muka-di-140-sekolah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2021 07:51:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tatap muka]]></category>
		<category><![CDATA[tatap-muka]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Coba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=158466</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merencanakan pelaksanaan uji coba pembelajaran secara tatap muka di sebanyak 140 sekolah pada 5-16 April 2021 meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19. &#8220;Uji coba pembelajaran tatap muka akan dilakukan di tingkat 35 SMP, 35 SMA, 35 SMK, dan 35 MA yang ada di Jateng, sedangkan untuk tingkat SD, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/22/jateng-rencanakan-uji-coba-pembelajaran-tatap-muka-di-140-sekolah">Jateng Rencanakan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di 140 Sekolah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merencanakan pelaksanaan uji coba pembelajaran secara tatap muka di sebanyak 140 sekolah pada 5-16 April 2021 meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19.</p>
<p>&#8220;Uji coba pembelajaran tatap muka akan dilakukan di tingkat 35 SMP, 35 SMA, 35 SMK, dan 35 MA yang ada di Jateng, sedangkan untuk tingkat SD, TK, dan PAUD ditunda atas dasar masukan dari sejumlah ahli, termasuk Ikatan Dokter Indonesia,&#8221; kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Semarang, Senin (22/03/2021).</p>
<p>Menurut dia, uji coba pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan dengan ketentuan ketat yakni pihak ekolah dan orang tua siswa wajib melakukan protokol kesehatan mulai dari berangkat sekolah, di dalam sekolah hingga pulang ke rumah masing-masing.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/03/22/webinar-solusi-komprehensif-atasi-banjir-dan-rob-di-pantura-jateng-dan-kota-semarang/">Webinar “SOLUSI KOMPREHENSIF ATASI BANJIR DAN ROB DI PANTURA JATENG DAN KOTA SEMARANG”</a></strong></p>
<p>&#8220;Semua sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka juga harus menyiapkan sarana prasarana protokol kesehatan. SOP harus ketat dan kami akan minta laporan harian dari pelaksanaan itu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka, kata dia, juga harus mempertimbangkan kondisi wilayah secara epidemologis sehingga Dinas Kesehatan dan Satgas Penanganan Covid-19 akan terus melakukan pemantauan, serta pendampingan pelaksanaan program ini.</p>
<p>&#8220;Selain itu, semua guru yang melaksanakan pembelajaran tatap muka, saya minta divaksin semuanya agar mereka aman. Saya sudah meminta Disdikbud dan Dinkes menginventarisasi sekolah yang akan melaksanakan tatap muka dan melakukan vaksinasi secepatnya,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/03/22/lapas-semarang-periksa-seorang-napi-yang-diduga-dalang-peredaran-narkoba-di-tanjung-priok/">Lapas Semarang Periksa Seorang Napi yang Diduga Dalang Peredaran Narkoba di Tanjung Priok</a></strong></p>
<p>Ia menyebutkan setelah uji coba tahap pertama sukses, maka akan dilakukan evaluasi pada 19-23 April 2021, kemudian uji coba tahap kedua akan digelar pada 26 April 2021-7 Mei 2021 dengan penambahan jumlah sekolah atau penambahan siswa.</p>
<p>&#8220;Sementara tanggal 12 Juli sampai September 2021 akan dilakukan uji coba tahap ketiga yang diharapkan sudah ada adaptasi baru. Bisa saja nanti sekolahnya ditambah atau jumlah siswanya yang ditambah dalam pelaksanaan itu,&#8221; demikian Gandjar Pranowo.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/22/jateng-rencanakan-uji-coba-pembelajaran-tatap-muka-di-140-sekolah">Jateng Rencanakan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di 140 Sekolah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembelajaran Tatap Muka Direncanakan Juli 2021</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/03/07/pembelajaran-tatap-muka-direncanakan-juli-2021</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2021 18:45:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[slawi]]></category>
		<category><![CDATA[tatap-muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=154497</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Pembelajaran tatap muka rencananya akan dimulai Juli 2021 setelah seluruh guru dan tenaga kependidikan mendapat suntikan vaksin Covid-19 yang ditargetkan rampung akhir bulan Juni mendatang. Informasi ini disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah saat membuka acara Forum Penyusunan Rencana Kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Tahun 2022, di aula Dinas Dikbud Kabupaten Tegal, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/07/pembelajaran-tatap-muka-direncanakan-juli-2021">Pembelajaran Tatap Muka Direncanakan Juli 2021</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pembelajaran tatap muka rencananya akan dimulai Juli 2021 setelah seluruh guru dan tenaga kependidikan mendapat suntikan vaksin Covid-19 yang ditargetkan rampung akhir bulan Juni mendatang.</p>
<p>Informasi ini disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah saat membuka acara Forum Penyusunan Rencana Kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Tahun 2022, di aula Dinas Dikbud Kabupaten Tegal, belum lama ini.</p>
<p>Umi mengatakan, sembari menunggu pembelajaran tatap muka diberlakukan pemerintah pusat, Dinas Dikbud Kabupaten Tegal secepatnya bisa menyiapkan program digitalisasi sekolah.</p>
<p>Menurutnya, ke depan, pemerintah tetap akan memberlakukan blended learning dan hybrid learning untuk meminimalisasi interaksi fisik di sekolah, di samping memberikan kesempatan terbangunnya sistem kekebalan tubuh kelompok atau herd immunity dari program vaksinasi nasional di lingkungan pendidikan.</p>
<p>“Kebijakan pemerintah pusat yang lebih mengutamakan keselamatan jiwa guru dan peserta didiknya dengan menutup sekolah dan mengedepankan pembelajaran jarak jauh ini kiranya cukup relevan sebagai upaya untuk menekan pertambahan kasus Covid-19 dan menumbuhkan herd immunity yang dipercepat lewat program vaksinasi nasional,” kata Umi.</p>
<p>Umi menyadari, penutupan sekolah dalam jangka waktu lama sangat berdampak pada pembelajaran siswa. Siswa dengan akses digital dan sumber daya sekolah yang memadai dapat beradaptasi dengan pembelajaran daring. Sementara akses yang tidak merata ke sumber daya pembelajaran daring semakin meminggirkan siswa dari keluarga miskin.</p>
<p>“Situasi ini tidak saja memperlebar kesenjangan pendidikan, tapi juga berdampak nyata pada hilangnya pengalaman belajar atau learning loss dan bahkan putus sekolah pada anak. Ancaman akan hilangnya generasi atau lost generation akibat pandemi pun semakin nyata,” ujarnya.</p>
<p><strong>Model Swa-Ajar</strong></p>
<p>Untuk itu, dirinya berharap agar dalam penyiapan perangkat dan platform teknologi pembelajaran daring bisa dilengkapi bahan ajar dengan model swa-ajar. Hal itu sebagai bagian dari penciptaan ekosistem pendidikan yang lebih sederhana, fleksibel dan berorientasi pada kompetensi paling bermakna.</p>
<p>Ekosistem ini, lanjut Umi, diharapkan mampu mendorong siswanya belajar mandiri sebagai sebuah kenyamanan baru sehingga potensi learning loss bisa ditekan.</p>
<p>Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Tegal Akhmad Was’ari menyampaikan jika pihaknya akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait pemberlakuan pembelajaran tatap muka. Selain itu juga arahan Bupati Tegal guna mewujudkan sumber daya manusia Kabupaten Tegal yang berkualitas melalui penguatan layanan bidang pendidikan, kesehatan dan sosial dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.</p>
<p><strong>Arif Rahman</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/07/pembelajaran-tatap-muka-direncanakan-juli-2021">Pembelajaran Tatap Muka Direncanakan Juli 2021</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Batam Izinkan Kegiatan Belajar Tatap Muka dengan Berbagai Syarat Prokes</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/12/30/pemkot-batam-izinkan-kegiatan-belajar-tatap-muka-dengan-berbagai-syarat-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2020 08:28:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[tatap-muka]]></category>
		<category><![CDATA[zona-hijau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=136159</guid>

					<description><![CDATA[<p>KEPRI (SUARABARU.ID)&#8211; Pemerintah Kota Batam sudah mengizinkan semua sekolah di Batam dibuka untuk menggelar kegiatan belajar mengajar tatap muka. Bukan hanya di kawasan hinterland, sekolah-sekolah di mainland juga sudah bisa dibuka. Hal itu disampaikan Walikota Batam Muhammad Rudi saat rapat bersama Kepala Sekolah se-Kota Batam di wilayah mainland di Batam Centre, Batam, Selasa (20/12/2020). Sebelumnya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/30/pemkot-batam-izinkan-kegiatan-belajar-tatap-muka-dengan-berbagai-syarat-prokes">Pemkot Batam Izinkan Kegiatan Belajar Tatap Muka dengan Berbagai Syarat Prokes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEPRI (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Pemerintah Kota Batam sudah mengizinkan semua sekolah di Batam dibuka untuk menggelar kegiatan belajar mengajar tatap muka. Bukan hanya di kawasan hinterland, sekolah-sekolah di mainland juga sudah bisa dibuka.</p>
<p>Hal itu disampaikan Walikota Batam Muhammad Rudi saat rapat bersama Kepala Sekolah se-Kota Batam di wilayah mainland di Batam Centre, Batam, Selasa (20/12/2020).</p>
<p>Sebelumnya, Rudi hanya memberikan izin bagi sekolah-sekolah di hinterland untuk belajar tatap muka. Mengingat di hinterland seperti Galang dan Belakang padang merupakan zona hijau saat pandemi Covid-19.</p>
<p>Namun kebijakan itu berubah. Mulai tahun depan, semua sekolah di Batam telah diperbolehkan melaksanakan kegiatan belajar tatap muka di dalam kelas. Sekolah yang sudah boleh buka adalah sekolah tingkat TK hingga SMP.</p>
<p>Sementara, untuk sekolah tingkat SMA dan sederajat, kewenangannya berada di tangan Pemerintah Provinsi Kepri. Meski demikian, Rudi menegaskan bahwa sekolah di wilayah mainland harus memenuhi beberapa syarat agar dapat menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.</p>
<p>Persyaratan itu mengacu pada Surat Keputusan bersama (SKB) 4 menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap TA 2020/2021 di masa pandemi Covid-19.</p>
<p>“Silakan pelajari dan ikuti syarat di dalam SKB 4 menteri ini. Jika mau (gelar pembelajaran tatap muka) silakan ajukan,” kata Rudi seperti dilansir dari <em>barakata.id</em>, grup <em>siberindo.co.</em></p>
<p>Rudi mengatakan, sekolah-sekolah tersebut harus mengurus izin ke Dinas Pendidikan. Jika di kemudian hari ternyata persyaratannya tak terpenuhi, maka sekolah tersebut tak akan diberi izin untuk tatap muka dan akan ditutup kembali.</p>
<p><strong>Syarat Sekolah Boleh Dibuka</strong></p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Hendri Arulan mengatakan pihaknya akan menggelar rapat dengan komite sekolah terkait belajar tatap muka.</p>
<p>Setelah komite sekolah setuju, selanjutnya pihak sekolah akan meminta persetujuan wali murid. Bagi yang menyetujui akan diminta menandatangani surat pernyataan.</p>
<p>“Bagi yang tidak setuju, anaknya akan tetap belajar dengan sistem jarak jauh atau daring,” ucap Hendri.</p>
<p>Di mainland pihak Disdik memberi pilihan atau mengembalikan keputusan ke sekolah atau yayasan yang bersangkutan.</p>
<p>“Kalau di hinterland tak perlu izin lagi ke Disdik, kami suruh buka semua,” kata dia.</p>
<p>Hendri mengatakan, meskipun demikian, semua sekolah di Batam baik di hinterland maupun di mainland harus mengikuti prosedur yang tertuang dalam SKB 4 menteri.</p>
<p>“Ada enam syarat yang harus dipenuhi untuk bisa melakukan belajar tatap muka. Semuanya tertuang dalam SKB 4 menteri,” ujarnya.</p>
<p>Pertama, ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, seperti toilet bersih dan layak. Adanya sarana cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer disinfektan.</p>
<p>Kedua, mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan untuk menindak lanjuti seandainya ada hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>“Ketiga yakni kesiapan menerapkan wajib masker. Keempat, memiliki thermogun atau pengukur suhu,” ucapnya.</p>
<p>Kelima, seluruh sekolah di Batam harus memiliki pemetaan warga satuan pendidikan yang memiliki komorbid. Seperti jika siswa yang memiliki penyakit penyerta disarankan untuk belajar jarak jauh saja.</p>
<p>Demikian pula bagi siswa yang tak memiliki akses terhadap transportasi yang aman.</p>
<p>Kemudian siswa memiliki riwayat perjalanan dari daerah dengan tingkat risiko Covid-19 yang tinggi atau riwayat kontak dengan orang terkonfirmasi positif Covid-19 dan belum menyelesaikan isolasi mandiri sebaiknya tetap belajar jarak jauh.</p>
<p>“Keenam, mendapatkan persetujuan komite sekolah atau perwakilan orang tua atau wali,” ujarnya.</p>
<p>Pengaturan Jarak dan Jumlah Siswa</p>
<p>Sejumlah aturan lain adalah menyangkut kondisi kelas. Antar kursi harus berjarak 1,5 meter. PAUD dan TK hanya diizinkan maksimal 5 anak per kelas. Sedangkan SD dan SMP sederajat maksimal 18 siswa perkelas.</p>
<p>Warga sekolah di Batam juga diwajibkan tetap memperhatikan jarak aman sesuai dengan protokol covid-19. Tidak berkerumun hingga etika ketika bersin dan wajib memakai masker.</p>
<p>Selain itu kantin tidak boleh dibuka pada masa transisi dua bulan pertama. Kegiatan olahraga tak boleh dilakukan, kecuali olahraga seperti senam dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan ekstrakurikuler juga tidak diperkenankan.</p>
<p>“Ini hal-hal yang harus dipenuhi. Saya percaya di satuan pendidikan (sekolah atau yayasan) sudah memahami. Karena SKB ini sudah diterbitkan 20 November 2020 dan kami sudah share ke kepala-kepala sekolah,” papar dia, seperti dikutip <em>suarabaru.id</em> dari <em>Siberindo.co.</em></p>
<p>Ia menambahkan, jika dalam proses pembelajaran tatap muka muncul kasus Covid-19 dengan kata lain ada warga sekolah yang terpapar Covid-19, sekolah di Batam akan ditutup sementara waktu dan kembali melaksanakan pembelajaran daring.</p>
<p><em><strong>Claudia SB</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/30/pemkot-batam-izinkan-kegiatan-belajar-tatap-muka-dengan-berbagai-syarat-prokes">Pemkot Batam Izinkan Kegiatan Belajar Tatap Muka dengan Berbagai Syarat Prokes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof. Zubairi Dukung Sekolah Tatap Muka Ditunda</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/12/30/prof-zubairi-dukung-sekolah-tatap-muka-ditunda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2020 07:33:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[PJJ]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Zubairi]]></category>
		<category><![CDATA[tatap-muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=136129</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pengurus Besar IDI Prof. Zubairi Djoerban, usul agar sekolah tatap muka ditunda. Apalagi dengan adanya varian baru corona, dan angka penularan masih tinggi. “Saya tahu ini tidak nyaman. Tapi ini untuk keselamatan jiwa anak-anak kita dan keluarganya,” ujar Zubairi, Rabu (30/12/2020) pagi. Saran itu dia sampaikan terkait rencana [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/30/prof-zubairi-dukung-sekolah-tatap-muka-ditunda">Prof. Zubairi Dukung Sekolah Tatap Muka Ditunda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pengurus Besar IDI Prof. Zubairi Djoerban, usul agar sekolah tatap muka ditunda. Apalagi dengan adanya varian baru corona, dan angka penularan masih tinggi.</p>
<p>“Saya tahu ini tidak nyaman. Tapi ini untuk keselamatan jiwa anak-anak kita dan keluarganya,” ujar Zubairi, Rabu (30/12/2020) pagi.</p>
<p>Saran itu dia sampaikan terkait rencana pembukaan kembali sekolah tatap muka pada semester genap tahun ajaran 2020/ 2021, dengan protokol kesehatan yang katat.</p>
<p>Kata Zuabairi, usul itu didasarkan pada kenyataan perkembangan wabah Covid-19 di tanah air. Selain munculnya varian baru virus, angka positivity rate kita pun masih di atas 20 persen.</p>
<p>Positivity rate adalah perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.</p>
<p>Memang, kata Zubairi, ia pernah buat cuitan tentang pencegahan penularan corona jika sekolah tatap muka tetap dilaksanakan.</p>
<p>“Betul. Itu jadi pilihan akhir yang bisa dilakukan jika kebijakan sudah teranjur berjalan. Tapi kalau akhirnya ditunda, itu bagus banget. Dua jempol,” tutur Zubair.</p>
<p>Usulan yang disampaikan Zubairi melalui akun twitter <em>@ProfesorZubairi</em> itu langsung direspon warganet. Ada yang setuju usul Zubairi ada pula yang ingin anaknya segera kembali sokolah tatap muka.</p>
<p>“Di kabupaten saya hampir 95% orang tua setujui (sekolah) tatap muka. Katanya udah cape ngadepin anak-anaknya. Susah diatur,” tulis akun <em>@LilisRusmiat</em>.</p>
<p>Setuju banget Prof, tulis akun <em>@ncekmadur</em>. “Namanya anak-anak, walau sudah diingatkan dari rumah kalau sudah ketemu teman-temannya di sekolah pasti lupa semua nasehat dan pantangan.</p>
<p>Akun <em>@daniwahyud1</em> menulis, mungkin buat sekolah negri tidak masalah. Tapi bagi sekolah swasta apalagi di jenjang PAUD, bisa babak belur sekolah. “Tidak sedikit lembaga PAUD yg harus tutup karena kebijakan ini,” tuturnya.</p>
<p>Prayoga, seorang warganet yang mengaku tinggal di Yogyakarta menyatakan, dengan sekolah non tatap muka anak-anak remaja usia sekolah banyak saja yang nongkrong. Malah sering kali mereka rombongan motor ke tempat wisata.</p>
<p>“Jadi, sekolah non tatap muka pun malah lebih berisiko karena anak-anak usia sekolah bukannya di rumah, tapi malah keluyuran,’ tulisnya melalui akun <em>@prayoga_utama</em>.</p>
<p>Sebagai guru yang punya anak bayi, kata @daismayas, ia setuju sekali pembelajaran jarak jauh (PJJ) lagi karena dia saja ngeri menyimak situasi pandemi ini.</p>
<p>Hal senada disampaikan Ovi melalui akun @Beluv13L. Sebagai guru, ia setuju PJJ masih dilaksanakan. Asal ada kerja sama dengan orang tua.</p>
<p>“Jangan sampai guru ngebatin mikirin anak yang tak ikut belajar, saat diomongkan kepada orangtuanya, eh cuek aja,” tulis Ovi.</p>
<p>Semua kembali ke pengawasan orang tua. Ada anak yg suka keluyuran, ada juga anak yang diam di rumah nurut sama orang tua, tulis akun <em>@mirpaydi</em>, seperti dikutip <em>suarabaru.id</em> dari <em>Siberindo.co.</em></p>
<p>“Sebelum corona pun banyak anak SMA nongkrong di luar sekolah. Jadi, masalahnya bukan di tatap muka atau tidak, tapi ada juga karena orang tuanya harus bekerja akhirnya tak sempat mengawasi,” ujarnya.</p>
<p><em><strong>Claudia SB</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/30/prof-zubairi-dukung-sekolah-tatap-muka-ditunda">Prof. Zubairi Dukung Sekolah Tatap Muka Ditunda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembelajaran Tatap Muka Akan di Laksanakan 2020-2021 Dengan Protokol yang Ketat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/11/30/pembelajaran-tatap-muka-akan-di-laksanakan-2020-2021-dengan-protokol-yang-ketat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2020 10:03:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[nadiem]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<category><![CDATA[tatap-muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=129111</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) pada semester genap Tahun Ajaran 2020-2021 akan dilaksanakan berdasarkan persyaratan yang sangat ketat demi melindungi kesehatan dan keselamatan anak. Demikian dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dalam Rapat Koordinasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tentang hasil pengawasan penyiapan pembelajaran tatap muka di masa pandemi, di Jakarta, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/11/30/pembelajaran-tatap-muka-akan-di-laksanakan-2020-2021-dengan-protokol-yang-ketat">Pembelajaran Tatap Muka Akan di Laksanakan 2020-2021 Dengan Protokol yang Ketat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) pada semester genap Tahun Ajaran 2020-2021 akan dilaksanakan berdasarkan persyaratan yang sangat ketat demi melindungi kesehatan dan keselamatan anak.</p>
<p>Demikian dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dalam Rapat Koordinasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tentang hasil pengawasan penyiapan pembelajaran tatap muka di masa pandemi, di Jakarta, Senin (30/11/2020).</p>
<p>“Bahwa pembelajaran tatap muka pada Januari 2021 bukan berarti tanpa prasyarat yang ketat,” jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang telah berlangsung selama sembilan bulan terakhir bukan tanpa kendala.</p>
<p>Di satu sisi, PJJ merupakan upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19 sembari tetap melanjutkan proses belajar. Namun, di sisi lain PJJ tersebut telah menimbulkan banyak sekali dampak negatif terhadap anak-anak.</p>
<p>“Berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat dan di beberapa negara lain terdapat beberapa kecenderungan, misalnya semakin lama PTM tidak terjadi, semakin besar dampak yang terjadi kepada anak. Misalnya ancaman putus sekolah, risiko putus sekolah karena anak terpaksa bekerja untuk membantu keuangan keluarga,” katanya.</p>
<p>Kemudian, Nadiem juga menilai bahwa tumbuh kembang anak, baik secara kognitif maupun perkembangan karakternya juga akan semakin terkendala jika PTM tidak segera dilaksanakan.</p>
<p>Selain itu, tekanan psikososial dan aksi kekerasan terhadap anak juga banyak terjadi dan tidak terdeteksi oleh guru selama PJJ dilaksanakan.</p>
<p>“Memperhatikan dampak tersebut pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PJJ di satuan pendidikan dan mendengarkan masukan dari berbagai pihak. Hasil evaluasi tersebut digunakan sebagai dasar untuk menyesuaikan SKB 4 menteri di masa pandemi,” kata Nadiem.</p>
<p>Untuk itu, ia kembali menegaskan kepada semua pihak bahwa rencana PTM di Semester Genap Tahun Ajaran 2020-2021 akan dilaksanakan dengan persyaratan-persyaratan yang sangat ketat sehingga memungkinkan peserta didik untuk dapat melanjutkan belajar secara tatap muka, tetapi dengan protokol kesehatan yang ketat.</p>
<p>Menteri Nadiem menyebutkan beberapa prasyarat ketat itu, antara lain adalah bahwa penentuan pemberian izin PTM tidak lagi didasarkan pada peta zonasi risiko dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, tetapi oleh pemerintah daerah (pemda), kantor wilayah (kanwil) atau Kementerian Agama (Kemenag), dan tetap dilanjutkan dengan izin berjenjang dari satuan pendidikan dan orang tua.</p>
<p>“Tidak harus serentak sekabupaten per kota, tapi bisa bertahap di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa. Semuanya tergantung keputusan pemda tersebut,” katanya.</p>
<p>Kemudian, satuan pendidikan juga harus memenuhi daftar periksa, termasuk persetujuan dari komite sekolah dan perwakilan orang tua.</p>
<p>Orang tua, katanya, memiliki hak penuh untuk menentukan apakah anaknya boleh masuk sekolah atau tidak. Apabila izin tidak diberikan maupun daftar periksa dan persetujuan tidak dapat dipenuhi, maka peserta didik akan melanjutkan pembelajaran dari rumah secara penuh.</p>
<p>Tetapi apabila ketiga tahapan terpenuhi, maka peserta didik dapat memulai PTM di satuan pendidikam secara bertahap. Bagi orang tua yang tidak mengizinkan anaknya untuk melaksanakan PTM, maka sekolah tetap diwajibkan untuk memfasilitasi pembelajaran secara jarak jauh bagi peserta didik.</p>
<p>“Dari semua ini yang terpenting adalah pemda harus mempertimbangkan dengan matang pemberian izin PTM,” demikian kata Menteri Nadiem.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>Claudia SB</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/11/30/pembelajaran-tatap-muka-akan-di-laksanakan-2020-2021-dengan-protokol-yang-ketat">Pembelajaran Tatap Muka Akan di Laksanakan 2020-2021 Dengan Protokol yang Ketat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kota Tegal Mulai Terapkan Pembelajaran Tatap Muka</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/08/04/kota-tegal-mulai-terapkan-pembelajaran-tatap-muka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2020 23:02:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[berita-tegal]]></category>
		<category><![CDATA[tatap-muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=102498</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Hari pertama penerapan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (TPM) sekolah SMP di Kota Tegal Senin (3/8/2020) pihak sekolah harus ekstra selalu mengingatkan kepada para siswa untuk jaga jarak. &#8220;Kendala secara umum tidak ada, hanya harus sering diingatkan, harus jaga jarak ketika di luar kelas terutama saat murid pulang meninggalkan sekolah,&#8221; kata Kepala Sekolah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/08/04/kota-tegal-mulai-terapkan-pembelajaran-tatap-muka">Kota Tegal Mulai Terapkan Pembelajaran Tatap Muka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (<a href="https://suarabaru.id">SUARABARU.ID</a>)</strong> &#8211; Hari pertama penerapan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (TPM) sekolah SMP di Kota Tegal Senin (3/8/2020) pihak sekolah harus ekstra selalu mengingatkan kepada para siswa untuk jaga jarak.</p>
<p>&#8220;Kendala secara umum tidak ada, hanya harus sering diingatkan, harus jaga jarak ketika di luar kelas terutama saat murid pulang meninggalkan sekolah,&#8221; kata Kepala Sekolah SMPN 7 Kota Tegal, Dwi Setiawan saat ditemui di kantornya Senin (3/8/2020).</p>
<p>Dwi menjelaskan, proses KBM tatap muka pihaknya menerapkan Prosedur Operasional Standar (POS). Setiap kelas terisi 50 persen dari jumlah siswa maksimal 16 anak. Sebanyak 24 kelas dengan jumlah 360 murid setiap harinya.</p>
<p>Para siswa memastikan diri dalam kondisi sehat, tidak memiliki gejala suhu 37,3 derajat Celcius atau keluhan batuk pilek, sakit tenggorokan atau sesak napas. Wajib menggunakan masker dan face shield dan sebaiknya membawa hand sanitizer. Selain itu membawa makanan bersama perlengkapannya dari rumah.</p>
<p>Saat tiba di pintu gerbang sekolah dilakukan cek suhu, cuci tangan yang telah disediakan, melewati bilik desinfektan dan memasuki ruangan dengan jaga jarak. Untuk tempat duduk sudah diatur disesuaikan dengan formasi yang telah ditentukan berdasarkan nomer absen ganjil genap</p>
<p>Untuk hari pertama yang masuk dengan nomer aben ganjil. Dan hari kedua untuk nomer absen yang genap sedangkan absen ganjil istirahat, begitu seterusnya saling bergantian antara nomer absen ganjil dan genap.</p>
<p><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/08/04/kota-tegal-mulai-terapkan-pembelajaran-tatap-muka">Kota Tegal Mulai Terapkan Pembelajaran Tatap Muka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>