<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sinyal Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/sinyal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Mar 2026 10:17:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Sinyal Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bio-Investment: Manifestasi Terapi Sel Autologus dalam Restorasi Ekosistem Usus demi Keberlanjutan Produktivitas dan Kapabilitas Karier Global</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/28/bio-investment-manifestasi-terapi-sel-autologus-dalam-restorasi-ekosistem-usus-demi-keberlanjutan-produktivitas-dan-kapabilitas-karier-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 10:17:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Buang]]></category>
		<category><![CDATA[Indikator]]></category>
		<category><![CDATA[Kentut]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Krusial]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin Biologis]]></category>
		<category><![CDATA[Saluran Cerna]]></category>
		<category><![CDATA[sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[Sinyal]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=551341</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Dokter H Agus Ujianto MSi Med SpB FISQUa DALAM dunia bisnis dan profesional yang kompetitif, kita sering mendengar istilah High Return On Investment (HROI). Namun, banyak yang lupa bahwa mesin utama penggerak kesuksesan bukanlah modal kapital, melainkan integritas organ tubuh kita sendiri. Salah satu indikator paling sederhana namun krusial dari kesehatan mesin biologis ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/28/bio-investment-manifestasi-terapi-sel-autologus-dalam-restorasi-ekosistem-usus-demi-keberlanjutan-produktivitas-dan-kapabilitas-karier-global">Bio-Investment: Manifestasi Terapi Sel Autologus dalam Restorasi Ekosistem Usus demi Keberlanjutan Produktivitas dan Kapabilitas Karier Global</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Dokter H Agus Ujianto MSi Med SpB FISQUa</strong></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-551343 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/agus.jpg" alt="" width="150" height="219" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/agus.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/agus-103x150.jpg 103w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />DALAM</strong> dunia bisnis dan profesional yang kompetitif, kita sering mendengar istilah High Return On Investment (HROI). Namun, banyak yang lupa bahwa mesin utama penggerak kesuksesan bukanlah modal kapital, melainkan integritas organ tubuh kita sendiri.</p>
<p>Salah satu indikator paling sederhana namun krusial dari kesehatan mesin biologis ini adalah saluran cerna, yang sering memberikan sinyal melalui aroma gas buang atau kentut.</p>
<p><em>Penyakit Berawal dari Perut: Tinjauan Medis dan Agama</em><br />
Sejalan dengan sains modern, kearifan agama telah lama memperingatkan kita tentang sentralitas pencernaan. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa, &#8220;Sumber dari segala penyakit adalah perut, dan pangkal dari segala penyembuhan adalah diet (menjaga makan).&#8221;</p>
<p>Ungkapan ini menegaskan bahwa, apa yang kita masukkan ke dalam mulut menentukan kualitas jaringan tubuh kita.</p>
<p>Secara medis, kentut berbau busuk yang kronis adalah, alarm patofisiologi atau gangguan fungsi usus. Sebesar 99% gas kentut, normalnya tidak berbau. Jika bau ekstrem muncul terus-menerus, itu adalah sinyal pembusukan protein yang tidak tuntas, ketidakseimbangan mikrobioma (<em>disbiosis</em>), hingga peradangan usus (<em>kolitis</em>). Usus yang kotor dan meradang adalah, pabrik toksin yang merusak fokus mental-musuh utama produktivitas.</p>
<p><em>Matematika Investasi: Ratusan Juta untuk Miliaran Rupiah</em><br />
Banyak orang terjebak dalam mindset konsumtif; menghabiskan uang untuk kesenangan foya-foya sesaat, yang justru merusak tubuh. Padahal, investasi kesehatan usus adalah investasi strategis untuk masa depan.</p>
<p>Mari berhitung secara logis: Mengalokasikan ratusan juta rupiah untuk restrukturisasi kesehatan -mulai dari detoksifikasi hingga terapi sel- mungkin terasa besar. Namun, dengan tubuh yang prima dan jaringan yang regeneratif, seorang profesional mampu menghasilkan miliaran rupiah melalui ide bisnis yang tajam dan ketahanan kerja yang luar biasa. Tanpa kesehatan, uang miliaran hanya akan habis untuk biaya rumah sakit di masa tua tanpa bisa dinikmati.</p>
<p><em>Dari Tradisional hingga High-Tech: Sinergi Penyembuhan</em><br />
Investasi ini dimulai dari langkah preventif yang selaras dengan tuntunan agama dan sains:<br />
Puasa dan <em>Intermittent Fasting</em>: Memberi waktu usus untuk melakukan <em>autophagy</em> (pembersihan sel mandiri).<br />
<em>Fasdu</em> dan Bekam: Membantu sirkulasi dan detoksifikasi sistemik.<br />
Stimulasi Elektromagnetik &amp; Olahraga: Mengaktifkan metabolisme seluler.<br />
Nutrisi Presisi: Menjalankan prinsip <em>halalan thoyyiban</em> sebagai bahan bakar sel.</p>
<p>Namun, pada titik di mana organ sudah terlanjur rusak dan sel-sel tubuh sudah &#8220;kelelahan&#8221; menghadapi radang kronis, tubuh membutuhkan bala bantuan yang lebih progresif.</p>
<p><em>Keunggulan Terapi Sel Autologus: Bala Bantuan Tanpa Penolakan</em><br />
Di sinilah peran Terapi Sel <em>Autologus</em> masuk sebagai instrumen investasi kesehatan tingkat tinggi. Berbeda dengan sel <em>allogenik</em> (dari donor) yang berisiko memicu reaksi imunologis dan peradangan baru (<em>kolitis allogenik</em>), sel <em>autologus</em> berasal dari tubuh pasien sendiri.</p>
<p>Melalui prosedur <em>Bone Marrow Aspiration</em> (BMA) dengan prinsip <em>minimal manipulation</em>, kita mendapatkan <em>bone marrow fresh cocktail</em> yang kaya akan <em>fresh mononuclear cells</em>, dan <em>secretome</em>. Bala bantuan ini bekerja seketika:</p>
<p><em>Meredakan Peradangan: Menghentikan &#8220;badai&#8221; sitokin di usus</em>.<br />
Regenerasi Jaringan: Memperbaiki lapisan dinding usus yang rusak dari akar selulernya.<br />
Restorasi Fungsi: Mengembalikan keseimbangan mikrobioma sehingga proses pembusukan abnormal berhenti.</p>
<p><em>Kesimpulan: Mencari Uang untuk Kebahagiaan Hakiki</em><br />
Sudah saatnya kita mengubah paradigma. Mencari uang bukan sekadar untuk kepuasan nafsu, melainkan untuk investasi kesehatan dan kebahagiaan jasmani serta rohani. Tubuh yang sehat adalah amanah dan kendaraan menuju kesuksesan yang berkelanjutan. Dengan usus yang sehat dan jaringan yang teregenerasi melalui terapi sel <em>autologus</em>, kita memastikan setiap detik dalam karier dan bisnis dijalani dengan produktivitas maksimal dan keberkahan.</p>
<p><strong>Daftar Pustaka/Referensi Ilmiah:</strong><br />
<strong>&#8211;</strong> Zheng L et al (2016). <em>&#8220;Autologous bone marrow stem cell transplantation for the treatment of ulcerative colitis&#8230;&#8221; Frontiers of Medicine</em>.<br />
<strong>&#8211;</strong> Lyra A C et al (2011). <em>&#8220;Clinical Trials with Stem Cells in Digestive Diseases&#8230;&#8221;</em> Journal of Korean Medical Science.<br />
<strong>&#8211;</strong> Piombino E et al (2024). <em>&#8220;The interactions of macrophages, lymphocytes, and mesenchymal stem cells during tissue regeneration.&#8221;</em><br />
<strong>&#8211;</strong> Panés J &amp; Salas A (2018). <em>&#8220;Mesenchymal stem cells therapy for inflammatory bowel disease.&#8221; Inflammatory Bowel Diseases</em>.</p>
<p>&#8212; <strong>Dokter H Agus Ujianto MSi Med SpB FISQUa</strong>, <em>Direktur Utama Rumah Sakit Islam Sultan Agung, Semarang</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/28/bio-investment-manifestasi-terapi-sel-autologus-dalam-restorasi-ekosistem-usus-demi-keberlanjutan-produktivitas-dan-kapabilitas-karier-global">Bio-Investment: Manifestasi Terapi Sel Autologus dalam Restorasi Ekosistem Usus demi Keberlanjutan Produktivitas dan Kapabilitas Karier Global</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil Penelitian Tim Dosen USM Siap Diterapkan di Simpang Sam Poo Kong</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/19/hasil-penelitian-tim-dosen-usm-siap-diterapkan-di-simpang-sam-poo-kong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 03:17:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Konkret]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kuala Lumpur]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[sam poo kong]]></category>
		<category><![CDATA[Sinyal]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Universiti Teknologi Malaysia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=508030</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUALA LUMPUR (SUARABARU.ID)&#8211; Hasil penelitian tim dosen Universitas Semarang (USM), yang menawarkan jawaban konkret atas teknologi sinyal bus prioritas berbasis RFID, yang dirancang khusus untuk simpang rawan macet, terutama di Simpang Sam Poo Kong, Semarang. Hasil penelitian itu sebelumnya telag dipresentasikan dalam The International Conference on Artificial Intelligence and Its Applications (Icon-AI 2025), di Universiti [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/19/hasil-penelitian-tim-dosen-usm-siap-diterapkan-di-simpang-sam-poo-kong">Hasil Penelitian Tim Dosen USM Siap Diterapkan di Simpang Sam Poo Kong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUALA LUMPUR (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Hasil penelitian tim dosen Universitas Semarang (USM), yang menawarkan jawaban konkret atas teknologi sinyal bus prioritas berbasis RFID, yang dirancang khusus untuk simpang rawan macet, terutama di Simpang Sam Poo Kong, Semarang.</p>
<p>Hasil penelitian itu sebelumnya telag dipresentasikan dalam The International Conference on Artificial Intelligence and Its Applications (Icon-AI 2025), di Universiti Teknologi Malaysia, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Rabu-Kamis (12-13/11/2025).</p>
<p>Tim Peneliti USM terdiri dari, Ketua Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT, anggota Dr Ari Endang Jayati ST MT, Elfira N Ardina ST MTrT, Eko S Hasrito, dan Siti V Octaviany.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/19/mahasiswi-usm-fitrya-juara-iii-nasional-garuda-science-olympiad-2025">Mahasiswi USM, Fitrya Juara III Nasional Garuda Science Olympiad 2025</a></strong></p>
<p>Penelitian itu merupakan hasil kerja sama, antara tim USM yang dipimpin Prof Mudjiastuti dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).</p>
<p>Menurut Prof Mudji, panggilan akrab Prof Dr Mudjiastuti, hasil analisis mendalam terhadap data lalu lintas nyata jumlah kendaraan yakni, panjang antrian, durasi lampu lalu lintas, kecepatan rata-rata, hingga jarak antarbus yang dikumpulkan langsung di lokasi.</p>
<p>Dengan memanfaatkan simulasi canggih berbasis perangkat lunak VISSIM, tim peneliti berhasil merancang sistim pintar yang mampu &#8220;mengenali&#8221; kedatangan bus umum sebelumnya, lalu secara otomatis memperpanjang waktu lampu lalu lintas warna hiaju, agar bus tidak terjebak di antrean.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/19/ketua-lppm-usm-lakukan-monev-pkm-robotic-ship-fishery">Ketua LPPM USM Lakukan Monev PKM ‘Robotic Ship Fishery’</a></strong></p>
<p>&#8221;Bisa dibayangkan, sebuah bus Trans Semarang yang sedang menuju halte berikutnya. Saat bus mendekati simpang Sam Poo Kong, sensor RFID yang terpasang di tiang lampu akan mendeteksi keberadaannya,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia juga menyebutkan, sistim pengendali pintar kemudian memutuskan, jika bus masih jauh dari garis stop, lampu tetap normal. Tetapi jika bus sudah dekat dan antrian panjang, sistim akan meminta izin untuk memperpanjang durasi lampu hijau, selama beberapa detik. &#8221;Ini bukan tentang memberi hak istimewa, melainkan tentang efisiensi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ditambahkannya, dalam dunia transportasi modern, waktu tunggu bus yang terlalu lama, bukan hanya membuat penumpang frustrasi, tetapi juga membuat transportasi massal menjadi tidak menarik. Sehingga mendorong lebih banyak orang beralih ke kendaraan pribadi, yang pada akhirnya justru memperparah kemacetan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/18/34-calon-wisudawan-pascasarjana-usm-dilepas">34 Calon Wisudawan Pascasarjana USM Dilepas</a></strong></p>
<p>Hasil simulasi menunjukkan dampak nyata. Waktu tunggu bus berkurang hingga 27,5 persen, dari rata-rata 65,2 detik, menjadi hanya 47,3 detik.</p>
<p>Panjang antrian kendaraan di simpang juga menyusut 18 persen, sementara jumlah kendaraan yang bisa melewati simpang dalam satu jam meningkat 6,7 persen.</p>
<p>&#8221;Angka-angka ini bukan hanya statistik, tetapi ribuan penumpang bisa sampai tujuan lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih tepat waktu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/18/432-lulusan-ikuti-geladi-bersih-wisuda-ke-74-usm">432 Lulusan Ikuti Geladi Bersih Wisuda Ke-74 USM</a></strong></p>
<p>Lebih penting lagi, imbuhnya, hal itu membuka peluang bagi kota Semarang untuk menerapkan sistim serupa di simpang-simpang lainnya, sebagai bagian dari visi Smart City, yang inklusif dan berkelanjutan.</p>
<p>Yang membedakan penelitian ini dari studi sebelumnya yakni, pendekatan holistiknya. Banyak penelitian sebelumnya hanya fokus pada prototipe atau simulasi tanpa validasi data lapangan.</p>
<p>Tim ini tidak hanya menggunakan data riil dari lapangan, tetapi juga memvalidasi model simulasi mereka, dengan tingkat akurasi sangat tinggi, Koefisien Determinasi (R²) mencapai 0,993, yang berarti model mereka hampir sempurna mereplikasi kondisi nyata.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/17/71-calon-wisudawan-fakultas-teknik-usm-dilepas">71 Calon Wisudawan Fakultas Teknik USM Dilepas</a></strong></p>
<p>&#8221;Ini bukan tentang teknologi yang rumit, tapi tentang solusi yang tepat untuk masalah nyata. Kita ingin bus umum menjadi pilihan utama, bukan karena paksaan, tapi karena bus benar-benar lebih cepat, lebih andal, dan lebih nyaman,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dengan dukungan dana dari BRIN dan LPDP, serta kolaborasi erat dengan Dinas Perhubungan Kota Semarang, proyek ini siap masuk tahap implementasi. Langkah selanjutnya, integrasi dengan sistim jadwal Trans Semarang, sehingga bus tidak hanya dapat membuat lampu hijau, tapi juga berkomunikasi dengan pusat pengendalian lalu lintas secara real-time.</p>
<p>Di masa depan, lanjutnya, ketika seorang warga Semarang menaiki bus dan melihatnya meluncur mulus melewati simpang yang biasanya macet, mereka mungkin tak sadar, di balik itu ada puluhan jam kerja keras para peneliti lokal, yang percaya kota yang cerdas adalah kota yang memprioritaskan manusia, bukan mesin.</p>
<p>Di sisi lain, USM juga mendapatkan penghargaan dari UTM, sebagai mitra host konferen, dengan jumlah makalah terbanyak dari satu institusi.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/19/hasil-penelitian-tim-dosen-usm-siap-diterapkan-di-simpang-sam-poo-kong">Hasil Penelitian Tim Dosen USM Siap Diterapkan di Simpang Sam Poo Kong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Lebih Dekat Apa Itu&#8217;Self-Harm&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/23/mengenal-lebih-dekat-apa-ituself-harm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 01:40:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Individu]]></category>
		<category><![CDATA[Narasumber]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Self-Harm]]></category>
		<category><![CDATA[Sinyal]]></category>
		<category><![CDATA[Stigma]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Talkshow]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=486149</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dosen Fakultas Psikologi Universitas Semarang (USM), Feti Pratiwi SPsi MPsi Psikolog menyebut, orang dengan self-harm itu tidak seperti stigma yang beredar di masyarakat. Menurut dia, orang dengan self-harm itu bukan orang yang punya sakit kejiwaan berat, bukan sebuah usaha untuk mencari perhatian, bukan individu yang tidak bersyukur, dan juga bukan sebuah kelemahan. Tapi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/23/mengenal-lebih-dekat-apa-ituself-harm">Mengenal Lebih Dekat Apa Itu&#8217;Self-Harm&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dosen Fakultas Psikologi Universitas Semarang (USM), Feti Pratiwi SPsi MPsi Psikolog menyebut, orang dengan self-harm itu tidak seperti stigma yang beredar di masyarakat.</p>
<p>Menurut dia, orang dengan self-harm itu bukan orang yang punya sakit kejiwaan berat, bukan sebuah usaha untuk mencari perhatian, bukan individu yang tidak bersyukur, dan juga bukan sebuah kelemahan. Tapi itu merupakan sinyal, agar mereka bisa lebih didengar.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikannya, saat menjadi narasumber dalam Talkshow Klinik Psikologi USM, di Studio Radio USM Jaya, Gedung N kampus setempat, Senin (21/7/2025).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/22/berdayakan-keluarga-pkk-jateng-teken-mou-dengan-usm">Berdayakan Keluarga, PKK Jateng Teken MoU dengan USM</a></strong></p>
<p>Talkshow yang dipandu penyiar Radio USM Jaya, Elsa Safira itu, mengangkat tema &#8216;Luka yang Tak Terlihat: Memahami dan Mencegah Self-Harm di Kalangan Mahasiswa&#8217;.</p>
<p>Dalam paparannya Feti menyebutkan, tidak seperti stigma yang berkembang di masyarakat, orang dengan self-harm (menyakiti diri sendiri), hanya sampai pada tahap stres atau depresi, tidak sampai pada kondisi kejiwaan seperti skizofrenia.</p>
<p>Dikatakannya, self-harm masuk dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM)-5, dan masuk ke Non-Suicidal Self Injury, yaitu melukai diri tanpa ada keinginan untuk bunuh diri.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/22/mahasiswa-kkn-usm-di-rejosari-gagas-budikdamber-dan-poc-jadi-inovasi">Mahasiswa KKN USM di Rejosari Gagas Budikdamber dan POC Jadi Inovasi</a></strong></p>
<p>&#8221;Bentuknya bisa berupa sayatan di tangan, membenturkan kepala ke tembok. Ada contoh kasus, ketika sedang muncul gangguannya, dia sampai menjambak rambutnya sendiri, menggigit kukunya sampai berdarah. Orang dengan self-harm menganggap, tindakannya itu membuat perasaan lega. Ada juga yang merasa, kalau tidak sampai berdarah-darah, dia tidak akan puas,&#8221; katanya.</p>
<p>Feti juga mengungkapkan beragam penyebabnya, mulai dari tekanan keluarga, lingkungan terdekat, hingga masyarakat. Dalam lingkup mahasiswa, penyebab self harm mulai dari lingkungan akademik, banyak tugas, jadwal padat, penyelesaian tugas akhir atau skripsi yang membutuhkan effort banyak, masalah pertemanan, sampai persoalan pacaran.</p>
<p>&#8221;Kalau bisa meregulasi emosi. Coba tanamkan sistem konvensional, yaitu bagaimana dirinya mengasihi diri sendiri, welas asih terhadap tubuhnya. Sehingga ketika dia akan ada pemikiran untuk melakukan self-harm, dia merasa ini tubuhku yang berharga, yang dikasih Tuhan, berarti aku harus menjaganya. Itu kemampuan regulasi emosi yang baik,&#8221; jelasnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/20/mahasiswa-prodi-mh-usm-studi-banding-di-singapura-malaysia">Mahasiswa Prodi MH USM Studi Banding di Singapura-Malaysia</a></strong></p>
<p>Disebutkan juga olehnya, orang dengan self-harm dapat pulih, jika ada keinginan untuk pulih. Caranya, dapat melalui regulasi emosi sendiri, ataupun datang ke profesional.</p>
<p>Sebagai informasi, USM memiliki UPNS Konseling USM, yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk melakukan konseling, terkait gangguan kesehatan mental, dengan para konselor psikolog profesional dari konseling USM.</p>
<p>Meskipun termasuk kedalam Non-Suicidal Self Injury, jika dibiarkan dalam jangka panjang, maka orang dengan self-harm akan memiliki pemikiran untuk bunuh diri.</p>
<p>&#8221;Berkaitan dengan kondisi kesehatan mental, psikis seseorang itu tidak terlihat dan tidak terdengar, bagaimana kondisi psikologis yang mereka rasakan. Sehingga kita sebagai lingkungan terdekatnya, social support itu perlu, memberikan dukungan yang positif bagi mereka. Jangan langsung di judge dan dibiarkan, tetapi kita rangkul bersama-sama,&#8221; tegas Feti.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/23/mengenal-lebih-dekat-apa-ituself-harm">Mengenal Lebih Dekat Apa Itu&#8217;Self-Harm&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>