<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ruben Amorim Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/ruben-amorim/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Sep 2025 13:11:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Ruben Amorim Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bakal Lebih Cepatkah Kisah Ruben Amorim Bergulir?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/20/bakal-lebih-cepatkah-kisah-ruben-amorim-bergulir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 10:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[chelsea]]></category>
		<category><![CDATA[FC Porto]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Old Trafford]]></category>
		<category><![CDATA[Ruben Amorim]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=497067</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // haruskah kisah bergulir lebih cepat/ dari yang diskenariokan?/ gambaran yang boleh jadi telah terperkirakan/ atau mungkin tak terbayangkan/ dan, dia harus menjalani keadaan/ yang tak terhindarkan/ atau sebenarnya sudah terpetakan&#8230;// (Sajak “Jejak Ruben Amorim”, 2025) BAKAL lebih cepatkah gambaran itu menjadi kenyataan? Secepat itu dia meninggalkan Old Trafford, secepat itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/bakal-lebih-cepatkah-kisah-ruben-amorim-bergulir">Bakal Lebih Cepatkah Kisah Ruben Amorim Bergulir?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-497072 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/BOLA-BOLA-LOGO-2-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/BOLA-BOLA-LOGO-2.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// haruskah kisah bergulir lebih cepat/ dari yang diskenariokan?/ gambaran yang boleh jadi telah terperkirakan/ atau mungkin tak terbayangkan/ dan, dia harus menjalani keadaan/ yang tak terhindarkan/ atau sebenarnya sudah terpetakan&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Jejak Ruben Amorim”, 2025)</strong></p>
<p><strong>BAKAL</strong> lebih cepatkah gambaran itu menjadi kenyataan?</p>
<p>Secepat itu dia meninggalkan Old Trafford, secepat itu dia mengalami yang sebenarnya sudah terperkirakan, secepat itu dia harus menerima kenyataan: sukses di Liga Portugal bersama Sporting CP tak cukup menjadi modal untuk memberi harapan bagi kebangkitan Manchester United dari keterpurukan?</p>
<p>Ya, Liga Primer tampaknya akan mengetengahkan “korban” baru. Boleh jadi ini hanya soal waktu. Realitas itukah yang bakal tersajikan? Atau, Amorim menemukan pencerahan untuk membalik keadaan, memperbaiki performa klub di laga-laga selanjutnya?</p>
<p>Bayangan buram seperti sudah di depan mata, walau manajemen The Red Devils masih cukup bersabar kepada Ruben Amorim, tidak serta merta memecatnya, setelah rangkaian hasil tidak memuaskan mewarnai penampilan Bruno Fernandes dkk pada awal musim 2025-2026 Liga Primer. Bagaimanapun, kekalahan 0-3 dari tuan rumah Manchester City di Etihad, pekan lalu, memperburuk rapor Amorim.</p>
<p>Dengan sejumlah rekrutan baru sesuai keinginan taktikal Ruben Amorim, MU tetap belum tampil meyakinkan. Simaklah catatan ini: kalah 0-1 dari Arsenal di laga perdana, imbang 1-1 dengan Fulham, menang 3-2 atas Burnley, dan tersisih memalukan 11-12 dalam adu penalti melawan klub divisi empat, Grimsby Town di Piala Carabao.</p>
<p>Amorim menjadi bulan-bulanan para analis. Dia mengulang apa yang pernah dilewati oleh para pendahulunya, setelah Alex Ferguson pensiun pada 2013. Kesimpulan sementara: Setan Merah belum menemukan sosok pelatih yang mampu mengentaskan dari keterpurukan. Segala cara sudah dilakukan: dari penyegaran manajemen, perombakan pemain, juga menyentuh apa yang pernah disebut Ralf Rangnick sebagai “bedah jantung”; dan bukankah MU masih belum beranjak dari kondisinya sekarang?</p>
<p>Wajar jika muncul pertanyaan: bisa bertahan berapa pekan lagikah Ruben Amorim? Akankah dia mengulang jejak para pelatih pendahulunya, yang terpental oleh serangkaian hasil dan performa yang tak memberi harapan?</p>
<p><strong>Spekulasi dan Risiko</strong><br />
Mendatangkan pelatih baru, bagi sebuah klub, ibarat sebuah pilihan spekulasi: jika hasilnya baik dan cocok, dia akan lanjut. Jika tidak sesuai ekspektasi, akan menjadi pertimbangan: dipecat dan diganti.</p>
<p>Pergantian pelatih benar-benar berada di wilayah spekulatif, meskipun sebenarnya juga dikalkulasi dari kebutuhan filosofi dan taktik. Dalam kasus MU, masalahnya menjadi rumit apabila dikaitkan dengan berapa pelatih yang telah dicoba sejak 2013 hingga era Amorim sekarang.</p>
<p>Dari David Moyes, Ryan Giggs, Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, Michael Carrick, Ralf Rangnick, Erik ten Hag, Ruud van Nistelrooy, dan kini Ruben Amorim. Seperti untung-untungan dalam buncah harapan, dan nyatanya semua terpental, tak mampu memperbaiki keadaan.</p>
<p>Amorim, yang oleh Cristiano Ronaldo dijuluki sebagai “Sang Penyair” karena selalu menarasikan kalimat dengan bagus, dari awal memang sempat diragukan. Sejumlah pundit menyatakan, <em>competetiveness</em> Liga Portugal berbeda dari Liga Primer, sehingga Amorim bakal menemui tantangan yang lain. “Aura” MU berbeda dari Sporting CP, walaupun dia punya pengalaman bisa mengalahkan Manchester City.</p>
<p>Kini dia merasakan betul atmosfer Liga Primer. Musim lalu, ketika mulai menangani tim pada pertengahan musim, yakni sejak 11 November 2024 untuk menggantikan Erik ten Hag, dia memimpin MU dalam 47 pertandingan, dengan 17 menang, 12 kali seri, dan 18 kali kalah. Di akhir musim, MU menduduki urutan ke-15, klasemen terburuk sepanjang sejarah klub. Musim ini, MU berada di peringkat 14 dari 4 laga, dengan baru meraih 4 poin.</p>
<p>Dalam catatan <em>Sky Sports</em>, Amorim hanya memberi MU kemenangan di angka 36,17 persen. Dia lebih buruk dari Wilf McGuinness, yang sebelumnya punya persentase terendah, 36,78 persen saat melatih MU dari 1969 hingga 1970.</p>
<p><strong>Kekukuhan Taktik</strong><br />
Harapan perbaikan muncul dari sederet nama yang dia minta untuk direkrut, dan beberapa lainnya dilepas. Pelepasan nama-nama Cristian Erikssen, Anthony, Alejandro Garnacho, Rasmus Hojlund, dan Andre Onana, tergantikan dengan masuknya Benjamin Sesko, Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, Diego Leon, Harley Emsden, dan Senne Lammens.</p>
<p>Nama-nama itu tentu seusai dengan kehendak Amorim untuk memperkuat skema taktiknya. Ketika Liverpool, Arsenal, Chelsea, dan Manchester City mulai nyaman dengan performanya, MU malah berkutat dengan persoalan lama. Ruben Amorim tampak belum mantap dengan setelan baru skuadnya.</p>
<p>Pekan ini, MU menghadapi lawan kuat, Chelsea di Old Trafford. Sulit untuk tidak melihat laga ini sebagai bagian dari penentuan langkah Amorim. Dia benar-benar dalam tekanan setelah kekalahan 0-3 dari The Citizens.</p>
<p>Amorim bersikukuh dengan filosofinya, taktik berbasis formasi 3-4-3. Dia bahkan mengatakan, apabila manajemen menginginkan perubahan, ganti saja orangnya. “Saya tidak akan mengubah filosofinya. Saya akan bermain dengan cara saya, hingga saya ingin mengubahnya,” ungkap dia sebagaimana dikutip <em>ESPN</em> (<em>cnnindonesia.com</em>, 15/9-2025).</p>
<p>Katanya, “Pesan saya, saya akan melakukan segalanya. Saya akan memberikan segalanya. Saya akan melakukan yang terbaik. Saya lebih menderita daripada (para fans)&#8230;”</p>
<p>Mantan bek MU, Patrice Evra melihat, manajemen tidak akan secepat itu memecat, namun Amorim tak punya alasan untuk gagal lagi mendongkrak performa tim. MU harus tetap memercayai Amorim, karena terus-terusan mengganti pelatih hanya akan merugikan tim.</p>
<p>“Tak bisa dipungkiri Amorim akan menghadapi pemecatan jika hasil-hasil positif tidak diperoleh. Sepak bola itu seperti hutan belantara. Ketika kemenangan tidak kunjung datang, manajernyalah yang pertama harus pergi. Tetapi jika Anda terus-terusan mengganti juru masak, rasa supnya tidak akan pernah tepat,” tutur Evra kepada<em> Stake</em>. (<em>detik.com</em>, 21/8-2025).</p>
<p>Ruben Amorim bagai berdiri di tubir jurang. Jika dia bisa menghadirkan perbaikan performa bagi Bruno Fernandes dkk, artinya dia memanfaatkan waktu yang diberikan oleh manajemen MU. Taktik dan filosofinya perlahan-lahan bisa diaplikasikan. Jika sebaliknya yang terjadi, risiko pemecatan bakal menjadi lebih cepat membentang di hadapan&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/bakal-lebih-cepatkah-kisah-ruben-amorim-bergulir">Bakal Lebih Cepatkah Kisah Ruben Amorim Bergulir?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lengkap Sudah Penegasan Kondisi “Setan Merah”&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/24/lengkap-sudah-penegasan-kondisi-setan-merah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 May 2025 10:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bruno fernandes]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Europa]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Ruben Amorim]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tottenham Hotspur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=475928</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // begitulah siklus bicara/ kadang dia menegaskan/ tentang kelengkapan keterpurukan/ meluruhkan harapan/ di titik mana harus berada&#8230;// (Sajak “Keterpurukan MU”, 2025) RUBEN Amorim dan Manchester United sedang berakrab-akrab dengan pusaran nasib. Siklus yang tak bersahabat, memosisikan keduanya di wilayah penuh muram. Amorim gagal mengubah performa MU di tengah musim 2024-2025. Manchester [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/24/lengkap-sudah-penegasan-kondisi-setan-merah">Lengkap Sudah Penegasan Kondisi “Setan Merah”&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-475930 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// begitulah siklus bicara/ kadang dia menegaskan/ tentang kelengkapan keterpurukan/ meluruhkan harapan/ di titik mana harus berada&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Keterpurukan MU”, 2025)</strong></p>
<p><strong>RUBEN Amorim</strong> dan Manchester United sedang berakrab-akrab dengan pusaran nasib. Siklus yang tak bersahabat, memosisikan keduanya di wilayah penuh muram.</p>
<p>Amorim gagal mengubah performa MU di tengah musim 2024-2025. Manchester Merah terpuruk ke kondisi terburuk. Muram di semua ajang, dilengkapi kegagalan meraih trofi Liga Europa.</p>
<p>MU kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur dalam laga pamungkas di Stadion San Mames, Bilbao, Kamis dihinari WIB (22 Mei) lalu. Padahal, itulah yang diincar sebagai ajang terakhir pemberi gelar penawar kondisi.</p>
<p>Statistik tiga pertemuan sebelumnya melawan Son Heung-min dkk ditutup dengan kekalahan keempat. MU cukup mendominasi permainan, namun tak mampu membobol gawang Spurs.</p>
<p>Dan, inikah periode paling buruk Setan Merah, yang untungnya masih bisa selamat dari ancaman degradasi? Menghuni klasemen di urutan ke-16 dengan poin terendah dalam sejarah Liga Primer, jelas menjadi petaka bagi klub dengan reputasi sebesar MU.</p>
<p><strong>Renovasi Tim</strong><br />
Simaklah analisis Ralf Rangnick, pelatih yang menangani MU pada musim 2021-2022. Dia pernah menyatakan, klub ini butuh “bedah jantung” untuk membongkar penyakitnya.</p>
<p>Dari 2013, sejak Sir Alex Ferguson pensiun, pelatih silih berganti datang, tetapi semuanya gagal memperbaiki performa MU. Dari David Moyes, Ryan Giggs (karteker) Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, Michael Carrick (karteker), Ralf Rangnick, Erik Ten Hag, Ruud van Nistelrooy (karteker), dan terakhir Ruben Amorim yang didatangkan di tengah musim sekarang.</p>
<p>Terapi “bedah jantung”, apakah yang sudah dilakukan?</p>
<p>Dengan manajemen baru Sir Jim Ratcliffe yang mengambil alih klub dari kekuarga Glazer? Dengan mendatangkan sejumlah pemain baru sebagai penyegaran yang cukup masif? Lalu atmosfer apa yang sudah dihadirkan?</p>
<p>Rasanya belum ada penyegaran permainan yang dirasakan.</p>
<p>Analisis Rangnick diperkuat oleh penilaian dua legenda Inggris, Alan Shearer dan Micah Richards. Keduanya berpendapat, persoalan MU bukan pada kualitas pemainnya, tetapi pada sistemnya <em>(bola.net</em>, 22 Mei 2025).</p>
<p>Bagi keduanya, kekalahan MU di final Liga Europa bukan sekadar tamparan, melainkan isyarat perlunya perubahan drastis. Shearer dan Richards menilai, MU butuh perombakan tim secara menyeluruh.</p>
<p>Pelatih yang didatangkan dari Sporting CP, Ruben Amorim yang diharapkan membawa angin segar, justru terlihat bingung dengan sistemnya sendiri. Kekalahan dari Tottenham Hotspur di Liga Europa makin menegaskan kondisi MU saat ini.</p>
<p>Langkah MU dinilai masih setengah hati dalam rencana transfer musim panas nanti, termasuk pembelian Matheus Cunha senilai 62,5 juta poundsterling dari Wolverhampton Wanderers. Menurut Shearer, masalah MU jauh lebih kompleks dari sekadar membeli striker baru.</p>
<p>Mantan penyerang top Inggris itu menilai, MU perlu membangun ulang tim dari dasar. “Mereka butuh kiper baru karena yang ada sekarang tak cukup meyakinkan, plus bek tengah yang lebih solid,” ujarnya di podcast <em>The Rest is Football</em>. “Kreativitas MU mandek di lini tengah. Mereka juga butuh striker top”.</p>
<p>Micah Richards secara khusus menyoroti bek sayap. Menurut dia, Diogo Dalot tampil tidak konsisten. MU butuh bek dengan <em>crossing</em> akurat. Bek yang ada sering salah waktu dalam mengirim bola.</p>
<p>Dia melihat, sistem Ruben Amorim justru menjadi bumerang. Rasmus Hojlund sering kekurangan layanan umpan, sementara Bruno Fernandes terlihat bekerja keras sendirian. Bagi Richards, ini bukan masalah kualitas pemain, tetapi sistem yang justru membatasi potensi mereka.</p>
<p>Dia ragu MU bisa menarik pemain top musim panas ini. Masalahnya lebih serius daripada hanya sekali kekalahan di final Liga Europa. Dengan gaya bermain seperti sekarang, pemain bintang pasti berpikir dua kali sebelum bergabung.</p>
<p><strong>Dipertahankan</strong><br />
Manajemen MU akhirnya mempertahankan Ruben Amorim walaupun Pasukan Old Trafford mengakhiri musim tanpa satu pun trofi. Sejauh ini manajemen tidak berencana memecat pelatih asal Portugal tersebut. Amorim diyakini sebagai sosok yang tepat, terlepas dari performa MU belakangan ini. Dia tetap dipercaya bisa mengembalikan klub ke kesuksesan.</p>
<p>Jika punya cukup waktu persiapan di pra-musim, Amorim diyakini bisa menerapkan filosofi permainan yang diinginkan. Tentu dengan mendatangkan pemain yang bisa beradaptasi dengan kebutuhan taktiknya.</p>
<p>Kegagalan MU di final Liga Europa, pada sisi lain, berefek ke finansial klub. Pemasukan mereka dipastikan akan berkurang signifikan. Akibatnya, anggaraan transfer untuk kebutuhan Amorim bakal terpengaruh.</p>
<p>Padahal, seperti disampaikan oleh legenda MU Rio Ferdinand, Amorim harus diberi kesempatan membangun skema sesuai visi taktik dan identitas tim. Dan, itu harus didukung di bursa transfer.</p>
<p>“Anda tidak bisa merekrut seorang manajer tanpa memberinya kesempatan untuk merombak skuad dan mendatangkan pemain yang cocok dengan filosofi permainannya,” ungkap mantan kapten MU itu.</p>
<p>Dia menilai, cara bermain dalam filosofi Amorim sangat berbeda dibandingkan dengan manajer sebelumnya, baik dari segi formasi maupun apa yang diinginkannya dari pemain. Dia bukan tipe pelatih yang hanya melakukan sedikit penyesuaian.</p>
<p>Sudah begitu banyak perubahan yang bergulir dari pelatih ke pelatih sejak era Alex Ferguson. Perombakan tim juga banyak dilakukan. Ruben Amorim adalah eksperimen terakhir untuk merenovasi Setan Merah. Dinamika perjalanan Amorim berbeda dari Arne Slot yang menggantikan Juergen Klopp di Liverpool, yang boleh dibilang langsung “nyetel” dan tidak menghadapi problem sekompleks MU.</p>
<p>Di Sporting CP, Ruben Amorim yang dijuluki “Sang Penyair” sukses menerapkan filosofi dan membangun identitas permainan. Lalu, apakah fans MU bisa mengharap perbaikan pada musim 2025-2026?</p>
<p>Artinya, apakah siklus balik MU &#8212; dengan berbagai syarat manajerialnya &#8212; bisa berlangsung pada musim depan?</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/24/lengkap-sudah-penegasan-kondisi-setan-merah">Lengkap Sudah Penegasan Kondisi “Setan Merah”&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Nyala” Fernandes, Mampukah Mengobarkan “Setan Merah”?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/22/nyala-fernandes-mampukah-mengobarkan-setan-merah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2025 10:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bruno fernandes]]></category>
		<category><![CDATA[Eric Cantona]]></category>
		<category><![CDATA[FC Porto]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Paul Scholes]]></category>
		<category><![CDATA[Ruben Amorim]]></category>
		<category><![CDATA[Ryan Giggs]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=466452</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // letupan seperti apa/ yang mampu menyalakan kebangkitan?/ api seperti apa/ yang bisa mengobarkan/ semangat Setan Merah?// (Sajak “Nyala Bruno Fernandes” 2025) BRUNO Miguel Borges Fernandes menyala; bakal berkobar pulakah Manchester United? Dia hanya menjawab kritik para legenda dengan performa, atau benar-benarkah nyala itu memberi pengaruh positif bagi spirit kebangkitan Setan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/22/nyala-fernandes-mampukah-mengobarkan-setan-merah">“Nyala” Fernandes, Mampukah Mengobarkan “Setan Merah”?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-466453 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/logo-bola-bola.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/logo-bola-bola.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/logo-bola-bola-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// letupan seperti apa/ yang mampu menyalakan kebangkitan?/ api seperti apa/ yang bisa mengobarkan/ semangat Setan Merah?//</em><br />
<strong>(Sajak “Nyala Bruno Fernandes” 2025)</strong></p>
<p><strong>BRUNO</strong> Miguel Borges Fernandes menyala; bakal berkobar pulakah Manchester United?</p>
<p>Dia hanya menjawab kritik para legenda dengan performa, atau benar-benarkah nyala itu memberi pengaruh positif bagi spirit kebangkitan Setan Merah?</p>
<p>Fernandes memang “tersengat&#8221; oleh kritik-kritik pedas Roy Keane, yang dilontarkan di tengah kemerosotan performa MU. Tak sedikit legenda MU &#8212; seperti Gary Neville, Paul Scholes, Rio Ferdinand, dan Wayne Rooney &#8212; yang prihatin, lalu menyampaikan kritik keras.</p>
<p>Posisi MU dalam klasemen dekat dengan tubir degradasi, dan itu tergambar dari permainan inkonsisten sejak dilatih Erik Ten Hag, dan kini Ruben Amorim. The Red Devils betul-betul anjlok ke bentuk yang bukan hanya medioker, bahkan kehilangan aura sebagai salah satu kekuatan elite Liga Primer. Kandang yang dikenal angker, Old Trafford pun menjadi saksi bagi kekalahan demi kekalahan yang diderita.</p>
<p>Di bawah Amorim, MU belum menemukan bentuk yang pas. Salah satu yang banyak disorot adalah performa sang kapten, Bruno Fernandes, yang dinilai “tidak memperlihatkan kapasitas sebagai <em>leader</em>’’, di samping kiper “jago blunder” Andre Onana.</p>
<p>Akan tetapi, Fernandes memberikan “sesuatu” dalam tiga laga terakhir di semua ajang. Dia mempengaruhi permainan dalam pertandingan di liga, dan memberi perbedaan signifikan dengan <em>hattrick</em>-nya ke gawang Real Sociedad di Liga Europa.</p>
<p>Berikutnya dia terpilih sebagai <em>man of the match</em> ketika melawan tuan rumah Leicester City, Senin (17/3/2025) lalu. Fernandes membuat satu gol dan menyumbang <em>assist</em> untuk gol-gol Rasmus Hojlund dan Alejandro Garnacho.</p>
<p>Fernandes melanjutkan ketajamannya dengan tiga gol dan tiga <em>assist</em> dari empat pertandingan terakhir di Liga Inggris. Bahkan jika mengikutsertakan Liga Europa, Fernandes sudah membukukan enam gol.</p>
<p>Musim ini, Fernandes sudah 44 kali tampil di seluruh ajang dengan torehan 16 gol dan 15 <em>assist</em>.</p>
<p>Sejak bergabung dengan MU pada 2021, Fernandes telah mengukir 50 <em>assist</em>. Pemegang rekor <em>assist</em> di MU sejauh ini adalah Ryan Giggs (162), Wayne Rooney (93), David Beckham (80), Paul Scholes (55), dan Eric Cantona (51).</p>
<p><strong>Dua Efek Kritik</strong><br />
Bruno Fernandes menanggapi nyinyir para legenda dengan caranya sendiri. Dia mengakui terlecut oleh kritik kapten legendaris MU, Roy Keane, yang menyatakan Fernandes tidak punya jiwa kepemimpinan dan petarung layaknya kapten.</p>
<p>“Saya melakukan apa pun dengan cara saya. Tentu saja tidak enak mendengar kritik orang lain, tetapi pada saat bersamaan itu memotivasi Anda dan orang-orang yang berpikir bahwa Anda masih belum bagus,” ujarnya kepada <em>Sky Sports</em> (<em>detik.com</em>, 17/3-2025).</p>
<p>Yang dia lakukan, katanya, belum tentu menyenangkan banyak orang. “Dan saya menghormati opini semua orang, menghormati betul Roy Keane. Saya menerima apa pun masukan untuk meningkatkan performa saya, kepemimpinan, dan segala hal yang saya lakukan dalam hidup ini”.</p>
<p>Pemain asal Portugal kelahiran 8 September 1994 ini, sejak bergabung dengan MU di era pelatih Ole Gunnar Solskjaer, menjadi sentral serangan. Dan, ketika ditunjuk sebagai kapten oleh Erik Ten Haag menggantikan Harry Maguire, bagaimanapun dia tidak tergoyahkan sebagai pusat di lini tengah. Walaupun jarang disebut sebagai salah satu pemain elite dunia, namun peran Fernandes tak tergantikan dalam skema Manchester Merah.</p>
<p>Dia diakui pintar menciptakan peluang, membuka ruang bagi pemain lain, yang terbukti dari jumlah <em>assist</em> yang terus meningkat. Hal itu, antara lain ditopang oleh kemampuan penguasaan bolanya yang mumpuni. Gol-gol yang dia ciptakan rata-rata lahir dari penguasaan bola yang baik, antara lain dengan teknik tendangan jarak jauhnya.</p>
<p><strong>Lebih Agresif</strong><br />
Di balik peran sebagai kapten, dia mengalami perubahan sikap menjadi lebih agresif, yang menyebabkan harus menerima tiga kartu kuning pada musim ini. Ketika melawan Wolverhampton (27/12-2024), dia mendapat kartu merah ketiga. Sebelumnya, dia mendapat hukuman itu saat melawan Tottenham Hotspur dan FC Porto.</p>
<p>Itulah yang antara lain mendatangkan kritik Fernandes tidak mengemas performanya dengan jiwa kepemimpinan sebagai kapten. Akan tetapi, performa yang memberi pembeda dari tiga penampilan terakhir menjawab semua analisis para pundit. Fernandes menunjukkan kemampuan mumpuni, dalam <em>skill</em> dan gol, juga bagaimana melayani teman-temannya dengan umpan memanjakan.</p>
<p>Terlepas dari performa MU secara keseluruhan, Fernandes telah memberi pengaruh positif. Dia yakin, MU akan terus membaik di tangan Ruben Amorim. Satu hal yang dia tekankan, MU makin baik dalam transisi dan tidak mudah kehilangan bola.</p>
<p>Tanggung jawab Fernandes terlihat dari motivasi berlipat di tengah kesulitan yang dihadapi MU. Kontribusinya sangat terasa. Selain menunjukkan kapasitas teknis, juga menginspirasi para pemain lain.</p>
<p>Dia melampaui rekor Wayne Rooney sebagai eksekutor penalti tersukses dalam sejarah MU. Hal ini menunjukkan kepercayaan dirinya dalam mengambil tanggung jawab pada momen-momen krusial.</p>
<p>Pemain berusia 30 tahun itu telah menandatangani kontrak baru hingga 2027. Walaupun ada tawaran untuk meninggalkan Old Trafford, Fernandes memilih berkomitman untuk bertahan.<br />
Dengan peningkatan performanya, dia diharapkan bisa mengatrol motivasi kebangkitan MU.</p>
<p>“Nyala” Bruno Fernandes tentu menjadi modal tersendiri bagi Amorim dalam memoles filosofi permainan yang dia inginkan. Sang kapten bakal semakin percaya diri untuk memimpin rekan-rekannya, menjawab sinisme para analis.</p>
<p>Peningkatan performa sang kapten menjadi berkah bagi Amorim yang semakin yakin berada di jalur benar untuk memoles kebangkitan MU.</p>
<p>Teruslah menyala, abangku&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/22/nyala-fernandes-mampukah-mengobarkan-setan-merah">“Nyala” Fernandes, Mampukah Mengobarkan “Setan Merah”?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinamika dan Realitas dalam Proses Stabilisasi Performa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/25/dinamika-dan-realitas-dalam-proses-stabilisasi-performa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jan 2025 10:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[la liga]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[manchester city]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Ruben Amorim]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=457812</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // sudah selesaikah turbulensi?/ lalu saatnya kembali ke performa/ ada saat-saat tak terhindarkan/ berada di pusaran roda/ di atas/ di bawah/ digulirkan oleh kehidupan&#8230;// (Sajak &#8220;Meraih Stabilitas&#8221;, 2025) SUDAH terlalu sering, performa tim-tim sepak bola bergulir mengikuti dinamika kehidupan. Ada saat-saat di atas, ada saatnya di bawah. Roda berputar dalam kecepatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/25/dinamika-dan-realitas-dalam-proses-stabilisasi-performa">Dinamika dan Realitas dalam Proses Stabilisasi Performa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-457816 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/logo-bola-bola-2.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/logo-bola-bola-2.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/logo-bola-bola-2-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></p>
<p><em>// sudah selesaikah turbulensi?/ lalu saatnya kembali ke performa/ ada saat-saat tak terhindarkan/ berada di pusaran roda/ di atas/ di bawah/ digulirkan oleh kehidupan&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Meraih Stabilitas&#8221;, 2025)</strong></p>
<p><strong>SUDAH</strong> terlalu sering, performa tim-tim sepak bola bergulir mengikuti dinamika kehidupan.</p>
<p>Ada saat-saat di atas, ada saatnya di bawah. Roda berputar dalam kecepatan pusaran yang memaparkan realitas: ada saatnya di atas, ada saatnya di bawah.</p>
<p>Pergulatan untuk kembali ke stabilitas performa mengetengahkan dinamika yang tidak sama. Setiap tim dan pelatih punya persoalan masing-masing.</p>
<p>Lihatlah apa yang terjadi dengan Barcelona dan dua Manchester: The Red Devils United dan The Citizens Manchester City. Ketiga klub itu, pada musim 2024-2025 ini mengalami naik-turun penampilan yang ekstrem.</p>
<p>Di La Liga, Barcelona dengan taktikus baru Hansi Flick awalnya tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan, dengan terus memetik kemenangan; namun setelah itu Lamine Yamal dkk mengalami menang-kalah-seri dengan grafik ekstrem.</p>
<p>Walaupun bisa mengalahkan rival abadi Real Madrid 5-2 dalam <em>El Clasico</em> di final Piala Super Spanyol di Jeddah, lalu mengalahkan Real Betis 5-0 di lanjutan liga, kini Barca harus bersaing ketat dengan duo Madrid: Atletico dan Real.</p>
<p>Menderita lima kekalahan, Raphinha dkk kini berada di peringkat ketiga klasemen. Hingga laga berikut ketika bertandang ke markas Getafe, pekan lalu, mereka terhinggapi lagi penyakit instabilitas. Blaugrana hanya memetik hasil seri 1-1. Tapi kemenangan 5-4 dalam Liga Champions atas Benfica, pada sisi tertentu memperlihatkan kekuatan mental mereka.</p>
<p>Di Liga Primer, Manchester United yang jeblok sehingga memecat Erik Ten Hag dan menggantikannya dengan Ruben Amorim, masih dalam situasi tak menentu. Kini berada di peringkat ke-13, mendekat ke zona degradasi. Mampu menahan imbang Liverpool 2-2 di liga, dan mengalahkan Arsenal lewat adu penanti di babak ketiga Piala FA, tetapi kemudian tampil buruk, kalah 1-3 dari Brighton Hove and Albion di Old Trafford.</p>
<p>Diakui oleh Ruben Amorim, Bruno Fernandes dkk masih seperti roller coaster, naik turun bagai ombak. Ditambah kekalahan 1-3 dari Brighton, pekan lalu, dia tak sungkan menilai, itulah MU yang terburuk dalam sejarah klub. Dia masih merasa butuh intensitas untuk membesut Manchester Merah.</p>
<p>Sementara Manchester City yang tujuh kali kalah, dua kali seri dan sekali menang, kini menggeliat dengan memetik angka-angka penuh. City terlihat memulih, meskipun pelatih Pep Guardiola merasa performa Erling Haaland cs belum seperti sediakala. City butuh ikhtiar menyalakan kembali stabilitas mental juaranya.</p>
<p>Kekalahan 2-4 dari Paris St Germain di Liga Champions setelah unggul 2-0, beberapa hari lalu, menegaskan City mengalami problem serius dalam stabilitas mental.</p>
<p><strong>Dinamika</strong><br />
Ada kekuatan lain di luar tiga tim besar itu yang juga berjuang untuk bisa konsisten. Arsenal, di bawah Mikael Arteta, dengan segala atraktivitasnya, membutuhkan mental juara, yang dalam tiga tahun terakhir gagal bersaing dengan Manchester City dan Liverpool pada menjelang berakhirnya musim.</p>
<p>Saat ini mereka berada di peringkat kedua dengan 44 angka, tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Liverpool yang masih punya satu tabungan pertandingan. Arsenal menguntit Nottingham Forest di posisi ketiga.</p>
<p>Arteta membutuhkan solusi untuk melengkapi jawaban &#8220;kurang apa sebenarnya Arsenal&#8221;?</p>
<p>Banyak <em>pundit</em> yang berkesimpulan, sebagai sebuah tim, Meriam London tak punya kekurangan. Arsenal hanya sering menemui kebuntuan menghadapi tim-tim papan atas.</p>
<p>Rotasi pemain juga rancak, dan hanya ada sedikit kelemahan untuk stok penyerang. Bagi sejumlah pengamat, dengan mengandalkan Bukayo Saka, Gabriel Jesus, Kai Havertz, dan Leandro Trossard, jika mereka berhadapan dengan badai cedera, Arteta akan mengalami situasi sulit, seperti hari-hari ini.</p>
<p><strong>Proses Pemulihan</strong><br />
Tak banyak yang bisa secara tepat menerapkan terapi dalam proses pemulihan konsistensi penampilan.</p>
<p>Barcelona misalnya, kini sedang memercayai Hansi Flick yang menggantikan Xavi Hernandez. Ruben Amorim masih mencari bentuk transformasi menggantikan Erik Ten Hag dalam proses penjang tujuh manajer pasca-era Alex Ferguson. Enzo Maresca yang meneruskan Mauricio Pochettino juga meracik Chelsea menjadi penantang seperti sekarang.</p>
<p>Hanya Arne Slot yang mulus menyuksesi Juergen Klopp. Di Arsenal, jejak Arteta mulai dirasakan walaupun belum berbuah trofi. <em>Arteta-ball</em> yang elok dan impresif, membentuk Kai Havertz dkk sebagai kekuatan menakutkan, namun dalam tiga musim belum menghasilkan gelar.</p>
<p>Baru Pep Guardiola yang dalam tujuh musim bisa mengukuhkan The Citizens sebagai ikon baru tim elite Liga Primer, dan sekarang disibukkan untuk melawan penurunan performa secara luar biasa. Dia harus berjuang meraih kembali stabilitas tim.</p>
<p>Musim ini City tak lagi memikirkan gelar juara. Bisa bertahan di klasemen elite saja sudah bagus. Kesegaran tim-tim seperti Nottingham Forest, Newcastle United, Chelsea, dan Brighton memaparkan atmosfer persebaran kekuatan yang menarik.</p>
<p>Para peracik tim itu memberi pelajaran yang memperkuat realitas kompetisi: betapa tidak mudah merawat stabilitas. Ketika kemapanan dicapai, upaya mempertahankannya menjadi sebuah perjuangan dengan syarat &#8220;ke-empu-an&#8221; tersendiri&#8230;</p>
<p>&#8212;<strong> Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/25/dinamika-dan-realitas-dalam-proses-stabilisasi-performa">Dinamika dan Realitas dalam Proses Stabilisasi Performa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>