<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pgri Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pgri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Nov 2025 11:58:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>pgri Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Guru yang Tak Lagi Terhormat, Catatan Hari Guru 2025</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/24/guru-yang-tak-lagi-terhormat-catatan-hari-guru-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 11:58:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[guru tampar murid]]></category>
		<category><![CDATA[hari guru]]></category>
		<category><![CDATA[murid merokok]]></category>
		<category><![CDATA[pgri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=509371</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh R. Widiyartono PERUBAHAN adalah keniscayaan, karena dengan adanya perubahan berarti terjadi pergerakan. Hanya saja apakah perubahan itu menuju ke arah yang lebih baik atau sebaliknya. Hal yang pada masa lalu dianggap sebagai sesuatu yang baik atau mulia, tetapi dalam perkembangan zaman yang masif sekarang ini, bisa jadi itu dianggap kuno, tidak manusiawi, melanggar hak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/24/guru-yang-tak-lagi-terhormat-catatan-hari-guru-2025">Guru yang Tak Lagi Terhormat, Catatan Hari Guru 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size: 12pt;">Oleh R. Widiyartono<img loading="lazy" class="alignleft wp-image-509372 " src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/R.-WIDIYARTONO-118x150.jpg" alt="" width="205" height="260" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/R.-WIDIYARTONO-118x150.jpg 118w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/R.-WIDIYARTONO-314x400.jpg 314w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/R.-WIDIYARTONO.jpg 535w" sizes="(max-width: 205px) 100vw, 205px" /></span></strong></p>
<p><strong>PERUBAHAN </strong>adalah keniscayaan, karena dengan adanya perubahan berarti terjadi pergerakan. Hanya saja apakah perubahan itu menuju ke arah yang lebih baik atau sebaliknya. Hal yang pada masa lalu dianggap sebagai sesuatu yang baik atau mulia, tetapi dalam perkembangan zaman yang masif sekarang ini, bisa jadi itu dianggap kuno, tidak manusiawi, melanggar hak asasi, dan seterusnya.</p>
<p>Ya, setidaknya itulah yang kini kita rasakan bersama, dan kita baca di media atau kita tonton cerita viralnya lewat video di media sosial. Satu di antaranya adalah tentang guru. Bagi orang yang sekarang usianya sudah di atas 60 tahun, merasakan benar bagaimana ketika mereka belajar di sekolah dibimbing para guru mereka, yang mungkin sebagian besar sudah tiada. Kalaupun masih ada, usia mereka sudah di atas 75 tahun.</p>
<p>Nostalgia romantik itu sering muncul, mengingat saat pagi hari di sekolah. Ketika ada Pak Guru datang menuntun sepedanya memasuki halaman sekolah, anak-anak berebut menyalami, lalu membawakan tas Pak Guru. Bahkan, ada juga anak-anak yang menyambut gembira ibu gurunya yang memasuki halaman sekolah. Anak-anak pun berseru: “<em>Bu Guru rawuh….. Bu Guru rawuh…. ”</em> (Bu Guru datang… Bu Guru datang), dan mereka berebut menyalami.</p>
<p>Hal yang sudah tidak mungkin terjadi saat ini. Ya, karena tak ada lagi guru yang datang ke sekolah naik sepeda “unta”. Juga kebahagiaan murid ketika guru datang, karena mungkin yang mereka harap justru gurunya berhalangan sehingga kelas kosong.</p>
<p><strong>Nostalgia ‘Kekejaman’ Guru</strong></p>
<p>Guru-guru tahun 70-80-an umumnya pendidikannya tidak tinggi. Masih jarang yang bergelar sarjana. Guru SMA kebanyakan hanya sarjana muda (B.A, B.Sc.) atau lulusan Diploma 3. Tetapi murid-murid sangat menghormati dan tetap merasa para guru ini memberikan pengetahuan yang memadai buat mereka. Kalau pun ada siswa yang <em>ndableg, </em>nakal, atau bahkan melawan ya ada tentu saja. Maklum saja, puluhan atau bahkan ratusan anak pasti ada di antara mereka yang seperti itu.</p>
<p>Yang tentu menjadi kenangan bagi mereka yang sekarang sudah usia <em>embah-embah, </em>adalah keindahan kenangan saat dilempar kapur tulis atau bahkan penghapus papan tulis oleh guru mereka. Mungkin saat SD banyak yang mendapatkan pukulan penggaris kayu yang ukurannya satu meteran, ketika murid melakukan pelanggaran. Apa pelanggarannya? Ya, menurut tafsir sang guru. Misalnya ramai di kelas, tidak mengerjakan PR, dan sebagainya.</p>
<p>Dan, itu menjadi kenangan indah, dan menguatkan mereka. Mereka tidak <em>cemen</em> dengan pendidikan yang diwarnai dengan romantika semacam itu. Dan, kini mereka merasakan benar, bahwa anak-anak sekarang menjadi sangat dimanjakan. Maka kemudian muncul apa yang disebut “generasi stroberi”, yang segera <em>mlonyot </em>saat menghadapi masalah.</p>
<p>Dan, meskipun para guru itu “kejam”, para murid tetap segan akan kewibawaan guru mereka. Mereka terbiasa dibentak oleh guru, bahkan dilempar penghapus, dipukul menggunakan penggaris kayu, atau bahkan ada yang dipukul. Dan, anehnya, anak-anak tidak berani melaporkan “kekejaman” gurunya kepada orang tua mereka. Sebab, bila melapor pada orang tua, justru malahan mendapatkan bonus tambahan, berupa pukulan atau setidaknya dimarahi habis-habisan.</p>
<p>Para orang tua (zaman dulu) menyadari benar, guru melakukan hal terbaik buat siswanya. Seperti disampaikan oleh Ki Hajar Dewantara: <em>Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. </em>Kemudian <em>Tut wuri handayani </em>menjadi semboyan Kementerian Pendidikan di Indonesia.</p>
<p><em>Ing ngarsa sung tuladha, </em>guru memandu agar murid menjadi paham dan mengerti, tak hanya soal akademik tetapi juga etika, sopan santun, budi pekerti. <em>Ing madya mangun karsa, </em>di tengah guru memberikan inspirasi untuk membangkitkan kreativitas murid, dan <em>tut wuri handayani </em>dari belakang guru memberikan dorongan agar murid terus maju.</p>
<p><strong>Dorongan dan Lecutan</strong></p>
<p>Yang menarik, mengapa <em>tut wuri handayani </em>yang dipilih untuk dijadikan semboyan dunia pendidikan di Indonesia. Mungkin ini sebuah <em>unconsciousness </em>atau pesan bawah sadar penggagasnya. <em>Tut wuri handayani </em>bisa ditafsirkan, pendidik berada di belakang dan memberi dorongan kepada para siswa agar mereka bisa terus maju.</p>
<p>Lalu bagaimana bila ada yang sulit atau tidak mau didorong untuk maju? Diberi contoh juga mental, diberi inspirasi tidak paham, didorong juga tidak mau maju. Maka kemudian saya mengingat guru zaman dulu itu. Murid memang bukan kerbau atau kuda, tetapi ada kemiripannya. Murid ada yang suka <em>ngambeg </em>atau <em>beka (</em>baca: beko seperti membaca bengkok).</p>
<p><em>Beka </em>adalah kata yang digunakan untuk menyebut kuda yang marah, tideak mau jalan atau bahkan malahan berlari lepas kendali. Bagaimana menghadapi yang seperti ini. Kerbau yang mogok saat membajak sawah atau kuda yang <em>ngambeg</em> tidak mau menarik pedati, bisanya kemudian dicambuk. Dan, kita semua paham, petani atau sais mencambuk bukan untuk menyakiti tetapi untuk mendorong agar kerbau atau kuda itu berjalan kembali, maju, tidak mogok!</p>
<p>Namun zaman memang sudah berubah. Anak-anak harus sangat dikasihi, jangan sampai tersentuh kekerasan, karena dialah pemilik masa depan bangsa. Mereka harus berlimpah kasih sayang, jangan sampai ada luka apalagi lebam.</p>
<p>Negara pun membuat undang-undang yang (sangat) melindungi anak. Jangankan sampai melukai secara fisik, membentak pun bisa dianggap “penganiayaan” bagi anak. Dan, ini makin masif, dan dihayati oleh para orang tua sekarang.</p>
<p>Mereka tidak rela anak-anaknya disenggol, apalagi sampai disakiti, dilukai. Ya, orang tua sekarang ada produk zaman ketika guru sudah tidak lagi dinilai sebagai orang yang berwibawa.</p>
<p>Maka, orang tua sekarang langsung tersengat, ketika menerima laporan bahwa anak yang dikasihinya (tetapi jarang diajak bicara) itu dibentak oleh gurunya, atau bahkan dijewer sampai dipukul. Orang tua pun marah, kemudian melaporkan kejadian ini pada polisi. Bahkan pernah terjadi juga, ada orang tua kalap yang langsung menghajar guru anaknya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/24/guru-yang-tak-lagi-terhormat-catatan-hari-guru-2025">Guru yang Tak Lagi Terhormat, Catatan Hari Guru 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HBH PGRI Brebes, Pj Bupati Ingatkan Peran Profesi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/24/hbh-pgri-brebes-pj-bupati-ingatkan-peran-profesi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Apr 2024 15:32:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[pgri]]></category>
		<category><![CDATA[pj-bupati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=410757</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Guru sebagai pendidik adalah salah satu penentu kualitas sumber daya manusia dalam bidang pendidikan memiliki peran yang sangat strategis. Karena itulah, diperlukan guru yang benar-benar profesional dan berorientasi ke depan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. &#8220;Guru sebagai pembelajar itu juga dituntut belajar, artinya terus memiliki keinginan kuat meningkatkan kompetensi, berkembang dan maju,&#8221; ucap [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/24/hbh-pgri-brebes-pj-bupati-ingatkan-peran-profesi">HBH PGRI Brebes, Pj Bupati Ingatkan Peran Profesi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Guru sebagai pendidik adalah salah satu penentu kualitas sumber daya manusia dalam bidang pendidikan memiliki peran yang sangat strategis. Karena itulah, diperlukan guru yang benar-benar profesional dan berorientasi ke depan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.</p>
<p>&#8220;Guru sebagai pembelajar itu juga dituntut belajar, artinya terus memiliki keinginan kuat meningkatkan kompetensi, berkembang dan maju,&#8221; ucap Pj Bupati Brebes Iwannudin Iskandar SH MHum dalam sambutan, dibacakan Asisten I Sekda Brebes Khaerul Abidin saat Halal BI Halal (HBH) Keluarga Besar Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Brebes di Gedung PGRI setempat, Rabu (24/4/2024).</p>
<p>Menurut Iwan, profesionalitas peran guru penting dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perubahan. Sangat diperlukan daya kreativitas dan semangat juang yang tinggi dari segenap pelaku pembangunan termasuk guru.</p>
<p>&#8220;Untuk itu, seluruh tenaga pendidik di Brebes, untuk terus maju bergerak menunjukkan potensi dan menjadi guru yang berprestasi, apalagi dengan sumber daya manusia yang dimiliki guru yang tersebar di seluruh pelosok Brebes,&#8221; ajaknya.</p>
<p>Lanjut Iwan, adanya kurikulum merdeka belajar harus benar-benar didukung, karena inilah upaya nyata untuk memajukan dunia pendidikan. Seperti kemarin ada Lokakarya Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 9.</p>
<p>&#8220;Itulah wadah pembelajaran bagi bapak ibu, agar nantinya memiliki kompetensi dalam pengembangan diri, pengembangan pembelajaran, manajemen sekolah serta pengembangan sekolah,&#8221; terangnya.</p>
<p>Iwan mengatakan, Brebes kini punya banyak program dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), salah satunya program kelas hybrid untuk menekan angka putus sekolah dan bisa meningkatkan rata-rata angka lama sekolah. Itu model pembelajaran strategis diperuntukan bagi anak dari keluarga kurang mampu.</p>
<p>&#8220;Marilah kita maksimalkan pengabdian dan karya di sektor pendidikan agar lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Teruslah belajar, berkarya dan berkreasi, sebagai upaya untuk mencetak generasi muda yang cerdas dan handal,&#8221; ajaknya.</p>
<p>Ketua PGRI Kabupaten Brebes Sutikno menyampaikan tentang bagaimana PGRI dibentuk setelah Indonesia merdeka di Surakarta, awalnya ingin mempersatukan guru seluruh Indonesia dalam menghadapi kebodohan.</p>
<p>&#8220;Kemudian berkembang untuk menjalankan tupoksi yakni membantu pemerintah di bidang pendidikan, sesuai undang undang jelas kualifikasi pendidikan guru minimal S1,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Guru, kata Sutikno, dalam melaksanakan tugas keprofesionalan ini juga menjadi tenaga profesi. Selain itu juga ada peningkatan kesejahteraan, seperti jabatan profesional maka akan dapat tunjangan profesi.</p>
<p>Pada kesempatan itu, diserahkan hadiah pemenang Lomba Dai Daiyah dalam rangka Gebyar Ramadan yang diselenggarakan PGRI. Halal Bihalal dihadiri Kepala Kementerian Agama Brebes Abdul Wahab, Ketua Dewan Pakar PGRI Dr Angkatno, Ketua dan Pengurus Cabang PGRI se Kabupaten Brebes.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/24/hbh-pgri-brebes-pj-bupati-ingatkan-peran-profesi">HBH PGRI Brebes, Pj Bupati Ingatkan Peran Profesi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT PGRI dan KORPRI di Grobogan, Bupati Sri Sumarni Sampaikan Harapan Besar untukPara Guru dan ASN</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/01/hut-pgri-dan-korpri-di-grobogan-bupati-sri-sumarni-sampaikan-harapan-besar-untukpara-guru-dan-asn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Dec 2023 00:59:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[hut]]></category>
		<category><![CDATA[Korpri]]></category>
		<category><![CDATA[pgri]]></category>
		<category><![CDATA[sri sumarni]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=385889</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Bupati Grobogan Sri Sumarni memimpin kegiatan upacara HUT PGRI dan KORPRI di Alun Alun Purwodadi pada Kamis, 30 November 2023. Dalam sambutannya, Bupati Grobogan Sri Sumarni memberikan harapan kepada seluruh peserta upacara yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam rangka HUT PGRI, Sri Sumarni berharap agar PGRI menjadi rumah belajar yang nyaman bagi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/01/hut-pgri-dan-korpri-di-grobogan-bupati-sri-sumarni-sampaikan-harapan-besar-untukpara-guru-dan-asn">HUT PGRI dan KORPRI di Grobogan, Bupati Sri Sumarni Sampaikan Harapan Besar untukPara Guru dan ASN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID)</strong> – Bupati Grobogan Sri Sumarni memimpin kegiatan upacara HUT PGRI dan KORPRI di Alun Alun Purwodadi pada Kamis, 30 November 2023.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Grobogan Sri Sumarni memberikan harapan kepada seluruh peserta upacara yang hadir dalam kegiatan tersebut.</p>
<p>Dalam rangka HUT PGRI, Sri Sumarni berharap agar PGRI menjadi rumah belajar yang nyaman bagi anggotanya. Hal itu dipaparkannya di depan para peserta upacara.</p>
<p><a href="https://suarabaru.id/2023/09/05/bupati-grobogan-digeruduk-wartawan-saat-menerima-banyak-tamu">Bupati Grobogan Digeruduk Wartawan Saat Menerima Banyak Tamu</a></p>
<p>“PGRI sebagai wadah para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan, telah tumbuh menjadi kekuatan moral intelektual dalam memperjuangkan peningkatan harkat martabat anggotanya,” tutur Sri Sumarni.</p>
<p>Dirinya meminta kepada para pengurus PGRI supaya mengawal perjuangan dan aspirasi para anggotanya, dimana PGRI seharusnya bisa menjadi wadah aspirasi dan rumah belajar bagi semua anggotanya.</p>
<p>HUT ke 78 PGRI ini bertepatan dengan Hari Guru Nasional. Di kesempatan itu, Sri Sumarni mengharapkan dedikasi, loyalitas, pengabdian para guru, pendidik dan tenaga kependidikan menjadi suluh penerang bagi generasi bangsa.</p>
<p>Upacara ini juga bertepatan dengan HUT KORPRI. Bupati Sri Sumarni menatakan, prestasi yang telah dicapai bersama, baik kesehatan, pendidikan, perdagangan, pertanian dan sosial budaya dna pemerintahan merupakan kerja keras seluruh ASN.</p>
<p><strong>Apresiasi</strong></p>
<p>Sri Sumarni mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar KORPRI Grobogan yang jumlahnya mencapai 10.000 ASN. Ucapan terima kasih tidak terhingga itu disebutkannya terkait dedikasi dan pengabdian para ASN.</p>
<figure id="attachment_385891" aria-describedby="caption-attachment-385891" style="width: 400px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class="wp-image-385891 size-medium" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/KORPRI-400x290.jpeg" alt="" width="400" height="290" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/KORPRI-400x290.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/KORPRI-150x109.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/KORPRI.jpeg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-385891" class="wp-caption-text">Anggota KORPRI bisa meningkatkan perannya menjawab harapan masyarakat untuk Indonesia Emas 2045. Foto : Tya Wiedya.</figcaption></figure>
<p><a href="https://suarabaru.id/2023/08/17/bupati-grobogan-terima-oenghargaan-adhikarya-pembangunan-pertanian-berkomitmen-tingkatkan-ketahanan-pangan">Bupati Grobogan Terima Penghargaan Adhikarya Pembangunan Pertanian, Berkomitmen Tingkatkan Ketahanan Pangan</a></p>
<p>“Dengan jumlah sekitar 10.000 anggota ASN di Grobogan, saya mengapresiasi dan berterima kasih atas dedikasi dan pengabdian panjenengan semua,” ujar Sri Sumarni.</p>
<p>Dirinya meminta, seiring dengan perkembangan teknologi yang ada, anggota KORPRI bisa meningkatkan perannya menjawab harapan masyarakat, yakni sebagai motor penggerak menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Sri Sumarni mengingatkan hal itu lantaran terjadi perubahan yang sangat cepat di masyarakat yang disebabkan dua hal besar yaitu perkembangan teknologi dan perubahan harapan masyarakat.</p>
<p><em><strong>Tya Wiedya</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/01/hut-pgri-dan-korpri-di-grobogan-bupati-sri-sumarni-sampaikan-harapan-besar-untukpara-guru-dan-asn">HUT PGRI dan KORPRI di Grobogan, Bupati Sri Sumarni Sampaikan Harapan Besar untukPara Guru dan ASN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPw BI Tegal Edukasi CBP Rupiah kepada Guru</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/01/kpw-bi-tegal-edukasi-cbp-rupiah-kepada-guru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Oct 2023 12:28:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[bi]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[pgri]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=371425</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Tegal menggelar edukasi Cinta Bangga Paham (CBM) Rupiah kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Training of Trainer (ToT) CBP Rupiah diikuti puluhan guru ekonomi SMA/SMK dan guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP, di Hotel Horison Plaza Kota Tegal, Sabtu (30/9/2023). Edukasi CBP Rupiah diharapkan bisa diteruskan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/01/kpw-bi-tegal-edukasi-cbp-rupiah-kepada-guru">KPw BI Tegal Edukasi CBP Rupiah kepada Guru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Tegal menggelar edukasi Cinta Bangga Paham (CBM) Rupiah kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).</div>
<div></div>
<div>Training of Trainer (ToT) CBP Rupiah diikuti puluhan guru ekonomi SMA/SMK dan guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP, di Hotel Horison Plaza Kota Tegal, Sabtu (30/9/2023). Edukasi CBP Rupiah diharapkan bisa diteruskan ke pelajar SMA dan SMP di lingkungan sekolahnya masing-masing.</div>
<div></div>
<div>Kepala KPw BI Tegal Marwadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud upaya mengedukasi anak-anak dan remaja yang menargetkan para pelajar dari tingkat SMP/SMA untuk memahami peran dan fungsi bank sentral terkait Cinta Bangga Paham Rupiah melalui pendidikan.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Dengan mengusung tema bermakna dalam setiap ilmu, kami mengajak segenap guru-guru untuk memahami cinta, bangga, dan paham rupiah,&#8221; kata Marwadi.</div>
<div></div>
<div>Kegiatan dimulai dari edukasi CBP Rupiah, pemutaran film CBP Rupiah, dan kuis interaktif yang akan semakin menumbuhkan pemahaman bagaimana seharusnya memperlakukan rupiah dengan baik. &#8220;Sebagai warga negara Indonesia yang baik, sudah sepatutnya kita cinta, bangga dan paham rupiah,&#8221; ujar Marwadi.</div>
<div></div>
<div>Beberapa perilaku yang mencerminkan CBP terhadap rupiah, yakni cinta rupiah, diwujudkan dengan bagaimana mengenali karakteristik dan design rupiah. &#8220;Bagaimana kita merawat rupiah dengan baik dan benar serta menjaga rupiah dari kejahatan uang palsu,&#8221; ungkap Marwadi.</div>
<div></div>
<div>Dijelaskan, bangga rupiah, diwujudkan dengan bagaimana bisa memahami rupiah sebagai alat pembayaran yang sah sebagai simbol kedaulatan NKRI dan alat pemersatu bangsa.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Paham rupiah juga diwujudkan dengan bagaimana kita bisa memahami peran rupiah dalam bertransaksi, berbelanja dan berhemat sehingga bisa menjaga stabilitas ekonomi bangsa,&#8221; terang Marwadi.</div>
<div></div>
<div>Marwadi menambahkan, upaya perluasan pemahaman masyarakat mengenai rupiah oleh Bank Indonesia terus digencarkan khususnya kepada para pelajar.</div>
<div></div>
<div>Sebagai generasi muda yang akan turut andil memegang tongkat pembangunan bangsa ini. Generasi muda memahami uang rupiah tidak hanya sebagai alat transaksi pembayaran saja namun memiliki kedudukan dan fungsi yang perlu dipahami lebih luas.</div>
<div></div>
<div>Dari hasil survei yang telah dilaksanakan secara Nasional oleh Bank Indonesia di tahun 2022, menunjukan masih rendahnya kesadaran dan perilaku masyarakat terhadap uang rupiah sehingga perlu dilakukan penguatan edukasi kepada masyarakat. Dengan berkolaborasi bersama berbagai pihak eksternal untuk aktif menggaungkan makna cinta bangga paham rupiah.</div>
<div></div>
<div>Sejalan dengan penguatan tersebut, masyarakat perlu memahami cara merawat uang rupiah dengan 5 Jangan. Yaitu jangan dilipat, diremas, dicoret, distapler dan jangan dibasahi agar kualitas uang rupiah dapat terjaga.</div>
<div></div>
<div>Untuk perluasan edukasi cinta bangga paham rupiah secara menyeluruh di lingkungan sekolah yang menargetkan segmen anak-anak dan remaja. &#8220;Untuk itu Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal menyelenggarakan Training of Trainers CBP Rupiah kepada guru-guru yang diharapkan mampu menjadi influencer dan teladan di lingkungan sekolah dan di lingkungan tempat tinggal masing-masing,&#8221; kata Marwadi.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Semoga kedepannya program-program atau kegiatan kolaborasi Kampanye Cinta Bangga Paham Rupiah semakin berdampak dan dapat diterima secara luas dan masif lagi sehingga kesadaran masyarakat dalam memperlakukan uang Rupiah semakin meningkat,&#8221; tutup Marwadi.</div>
<div></div>
<div><strong>Sutrisno</strong></div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/01/kpw-bi-tegal-edukasi-cbp-rupiah-kepada-guru">KPw BI Tegal Edukasi CBP Rupiah kepada Guru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Plt  Bupati Kudus Apresiasi Dedikasi Guru di Masa Pandemi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/11/28/plt-bupati-kudus-apresiasi-dedikasi-guru-di-masa-pandemi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2020 13:16:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[hari guru]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[pgri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=128701</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID)  &#8211; Masa pandemi Covid-19 memberikan tantangan tersendiri dalam dunia pendidikan. Para guru dituntut untuk mampu berinovasi mengembangkan metode pembelajaran menarik dalam Pembelajaran Jarah Jauh (PJJ) atau secara daring. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM. Hartopo,  dalam HUT ke-75 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2020 di Aula PGRI, Kaliwungu, Sabtu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/11/28/plt-bupati-kudus-apresiasi-dedikasi-guru-di-masa-pandemi">Plt  Bupati Kudus Apresiasi Dedikasi Guru di Masa Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)  </strong>&#8211; Masa pandemi Covid-19 memberikan tantangan tersendiri dalam dunia pendidikan. Para guru dituntut untuk mampu berinovasi mengembangkan metode pembelajaran menarik dalam Pembelajaran Jarah Jauh (PJJ) atau secara daring.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM. Hartopo,  dalam HUT ke-75 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2020 di Aula PGRI, Kaliwungu, Sabtu (28/11).  Kehadirannya disambut oleh Plt Kepala Disdikpora Kabupaten Kudus, Camat Kaliwungu, dan Ketua PGRI Kabupaten Kudus.</p>
<p>Membuka sambutan, Hartopo menyebut bahwa peringatan tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan adanya pandemi Covid-19 yang masih terjadi, sehingga peringatan harus dilaksanakan secara sederhana dengan kedisiplinan protokol kesehatan. Peringatan tersebut pun dimaknai sebagai momen peningkatan kapasitas guru dengan mengambil tema &#8216;Kreativitas dan Dedikasi Guru untuk Indonesia Maju&#8217;.</p>
<p>&#8220;Peringatan HUT ke-75 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun ini sangat berbeda dengan peringatan di tahun kemarin. Karena adanya pandemi global ini sangat berdampak untuk semua bidang salah satunya adalah pendidikan yang menjadi tantangan bagi bapak dan ibu guru,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebagai kepala daerah, dirinya menyadari tantangan yang harus dihadapi oleh para guru dalam Pembelajaran Jarah Jauh atau daring. Metode pembelajaran inovatif pun dikembangkan oleh guru agar memudahkan siswa belajar secara mandiri. Selain itu, dirinya mengungkapkan bahwa para guru bahkan berdedikasi untuk mengunjungi dari rumah ke rumah setiap siswa. Hal itu demi memastikan materi pembelajaran secara daring mampu diserap oleh para siswa.</p>
<p>&#8220;Saya, sebagai kepala daerah memahami kesulitan yang dialami bapak ibu guru di tengah pandemi ini. Maka saya memberi apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para guru. Jasa bapak ibu guru sangat luar biasa yang merupakan pahlawan tanpa tanda jasa,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sebagai bentuk kepedulian sosial, Hartopo menyerahkan santunan anak yatim piatu oleh PGRI Kudus kepada Lazisnu dan Lazismu, masing-masing sebesar 12 juta rupiah. Di penghujung acara, Plt. Bupati menerima sebuah lukisan dari MGMP Seni Budaya yang menggambarkan sinergi antara Pemkab Kudus dengan PGRI.</p>
<p>Usai acara, Hartopo mengunjungi salah satu gurunya ketika SD,  Noor Said, yang telah berjasa untuk memberi dorongan kepada dirinya dalam melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP pada waktu itu.</p>
<p>Kunjungan tersebut dimaknai sebagai bentuk penghormatan untuk tidak pernah melupakan jasa-jasa para guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.</p>
<p>Tm-Ab</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/11/28/plt-bupati-kudus-apresiasi-dedikasi-guru-di-masa-pandemi">Plt  Bupati Kudus Apresiasi Dedikasi Guru di Masa Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>