<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengalaman Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pengalaman/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2026 13:20:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Pengalaman Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>47 Mahasiswa Pariwisata USM KKL di Bali Pelajari Strategi Pengelolaan Destinasi dan Kearifan Lokal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/01/47-mahasiswa-pariwisata-usm-kkl-di-bali-pelajari-strategi-pengelolaan-destinasi-dan-kearifan-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 10:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[implementasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetensi Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Kerja Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=567398</guid>

					<description><![CDATA[<p>DENPASAR (SUARABARU.ID)&#8211; Sebanyak 47 mahasiswa Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Semarang (USM), melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Bali, pada Jumat-Selasa (26-30/6/2026). Kegiatan itu sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), yang bertujuan memperkuat kompetensi akademik, sekaligus mempertemukan teori yang diperoleh di ruang kuliah, dengan praktik nyata di industri pariwisata. Didampingi Dosen Koordinator [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/01/47-mahasiswa-pariwisata-usm-kkl-di-bali-pelajari-strategi-pengelolaan-destinasi-dan-kearifan-lokal">47 Mahasiswa Pariwisata USM KKL di Bali Pelajari Strategi Pengelolaan Destinasi dan Kearifan Lokal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DENPASAR (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sebanyak 47 mahasiswa Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Semarang (USM), melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Bali, pada Jumat-Selasa (26-30/6/2026).</p>
<p>Kegiatan itu sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), yang bertujuan memperkuat kompetensi akademik, sekaligus mempertemukan teori yang diperoleh di ruang kuliah, dengan praktik nyata di industri pariwisata.</p>
<p>Didampingi Dosen Koordinator KKL, Faisal Yusuf BA SM MM MBA, para mahasiswa mengunjungi dua destinasi wisata unggulan di Bali, DTW Ulun Danu Beratan di Kabupaten Tabanan, dan Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/07/01/dosen-fakultas-hukum-usm-beri-penyuluhan-pembaharuan-hukum-pidana">Dosen Fakultas Hukum USM Beri Penyuluhan Pembaharuan Hukum Pidana</a></strong></p>
<p>Di dua lokasi itu, mahasiswa mempelajari strategi pengelolaan destinasi, komunikasi pemasaran, serta implementasi Community-Based Tourism (CBT), yang berorientasi pada keberlanjutan dan pelestarian budaya.</p>
<p>Pada hari pertama, Sabtu (27/6/2026), rombongan mengunjungi DTW Ulun Danu Beratan, dan diterima Ketua Humas dan Marketing DTW Ulun Danu Beratan, I Made Sukarata SE.</p>
<p>Pada kesempatan itu, I Made Sukarata memaparkan strategi komunikasi pemasaran destinasi, pengelolaan citra (brand image), hingga tantangan menjaga keseimbangan antara peningkatan kunjungan wisatawan, dengan pelestarian nilai-nilai budaya dan spiritual Pura Ulun Danu Beratan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/29/rayakan-dies-natalis-ke-39-fakultas-hukum-usm-jalin-kerja-sama-dengan-mitra">Rayakan Dies Natalis Ke-39, Fakultas Hukum USM Jalin Kerja Sama dengan Mitra</a></strong></p>
<p>Dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya membangun citra destinasi secara profesional, melalui promosi yang efektif, pengelolaan kunjungan wisatawan (visitor management), serta komitmen terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengembangan destinasi wisata berkelas dunia.</p>
<p>Faisal Yusuf menilai, pengalaman itu memberikan pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa, karena mereka dapat melihat secara langsung, bagaimana strategi komunikasi dan pemasaran diterapkan untuk mempertahankan daya saing destinasi, di tengah perkembangan industri pariwisata yang semakin dinamis.</p>
<p>&#8221;Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai strategi pemasaran, tetapi juga memahami bagaimana pengelola menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari menjaga citra destinasi, mengelola arus wisatawan, hingga mempertahankan nilai budaya di tengah perkembangan industri pariwisata yang semakin kompetitif,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/29/hmj-teknik-sipil-usm-sukses-gelar-seminar-regional-bim-2026">HMJ Teknik Sipil USM Sukses Gelar Seminar Regional BIM 2026</a></strong></p>
<p>Kegiatan KKL berlanjut pada Minggu (28/6/2026), ke Desa Wisata Penglipuran, yang diterima pengelola desa, I Nengah Sudibya. Dalam kesempatan itu, mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai sejarah Desa Penglipuran, filosofi kehidupan masyarakat, tata ruang tradisional desa, penerapan konsep Tri Hita Karana, hingga komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan bambu, sebagai bagian dari konservasi lingkungan sekaligus identitas budaya desa.</p>
<p>Mahasiswa juga mempelajari bagaimana konsep Community-Based Tourism diterapkan secara konsisten, melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam mengelola potensi wisata, sehingga mampu menciptakan keseimbangan antara pelestarian budaya, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.</p>
<p>Faisal Yusuf menyampaikan, rangkaian KKL ini menjadi laboratorium pembelajaran yang sangat penting bagi mahasiswa, karena memberikan pengalaman nyata mengenai praktik pengelolaan destinasi wisata, dari dua perspektif yang berbeda namun saling melengkapi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/27/meneliti-kemandirian-ormas-dosen-ftik-usm-natalia-sari-raih-doktor">Meneliti Kemandirian Ormas, Dosen FTIK USM Natalia Sari Raih Doktor</a></strong></p>
<p>Menurutnya, DTW Ulun Danu Beratan menunjukkan destinasi wisata yang dikelola secara profesional, melalui strategi komunikasi dan pemasaran yang terencana. Sedangkan Desa Penglipuran, menjadi contoh keberhasilan penerapan pariwisata berbasis masyarakat, yang mampu mempertahankan nilai-nilai budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.</p>
<p>Atas dasar itu, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga menyaksikan secara langsung. Bagaimana konsep komunikasi, pemasaran destinasi, pengelolaan wisata, dan Community-Based Tourism diterapkan dalam praktik.</p>
<p>&#8221;Pengalaman ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan analisis mahasiswa, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi pengelolaan pariwisata yang adaptif, berkelanjutan, dan tetap berakar pada kearifan lokal,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/27/tim-dosen-teknik-sipil-usm-teliti-kualitas-air-bersih-di-desa-kalikayen">Tim Dosen Teknik Sipil USM Teliti Kualitas Air Bersih di Desa Kalikayen</a></strong></p>
<p>Dia berharap, melalui kegiatan itu, mahasiswa memiliki perspektif yang lebih komprehensif mengenai tata kelola destinasi wisata modern, sekaligus mampu mengembangkan solusi dan inovasi yang dapat diterapkan dalam pengembangan sektor pariwisata di berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>&#8221;Hasil observasi dan kajian selama KKL, selanjutnya akan diolah menjadi laporan ilmiah, sebagai bagian dari proses pembelajaran akademik yang mengintegrasikan teori, riset, dan praktik lapangan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Salah satu peserta KKL, Firda Riyandini mengungkapkan, kegiatan itu memberikan pengalaman belajar yang jauh lebih komprehensif, dibandingkan hanya mempelajari teori di ruang kuliah.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/25/dosen-teknik-sipil-usm-beri-pendampingan-perencanaan-desain-intake-air-bersih">Dosen Teknik Sipil USM Beri Pendampingan Perencanaan Desain Intake Air Bersih</a></strong></p>
<p>Menurutnya, kunjungan ke DTW Ulun Danu Beratan dan Desa Wisata Penglipuran, membuka wawasan mahasiswa mengenai pentingnya sinergi antara strategi komunikasi, pengelolaan destinasi, pelestarian budaya, dan pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.</p>
<p>Melalui KKL ini, peserta KKL tidak hanya melihat destinasi wisata sebagai tempat yang menarik untuk dikunjungi, tetapi juga memahami bagaimana sebuah destinasi dikelola secara profesional, dengan tetap menjaga nilai budaya dan lingkungan.</p>
<p>&#8221;Pengalaman ini menjadi bekal yang sangat berharga bagi kami, sebagai calon insan pariwisata untuk menghadirkan inovasi pengelolaan destinasi yang berkelanjutan di masa depan,&#8221; tutur Firda.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/01/47-mahasiswa-pariwisata-usm-kkl-di-bali-pelajari-strategi-pengelolaan-destinasi-dan-kearifan-lokal">47 Mahasiswa Pariwisata USM KKL di Bali Pelajari Strategi Pengelolaan Destinasi dan Kearifan Lokal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>M Dhofir Diharapkan Bawa Cabor Sepak Bola Berprestasi di Porprov 2026</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/28/m-dhofir-diharapkan-bawa-cabor-sepak-bola-berprestasi-di-porprov-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2025 03:22:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Asosisasi Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Kepelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Pekan Olahraga Provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Rekam Jejak]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=487120</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Jelang digelarnya event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026, Asosisasi Kota (Askot) PSSI Semarang, resmi menetapkan M Dhofir, sebagai pelatih kepala cabang olahraga sepak bola. Penetapan ini dilakukan, setelah Dhofir berhasil melalui seluruh tahapan seleksi. Termasuk tahapan akhir, berupa wawancara yang dilaksanakan di Kantor Askot PSSI Semarang. Penunjukkan Dhofir sebagai nakhoda tim, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/28/m-dhofir-diharapkan-bawa-cabor-sepak-bola-berprestasi-di-porprov-2026">M Dhofir Diharapkan Bawa Cabor Sepak Bola Berprestasi di Porprov 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Jelang digelarnya event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026, Asosisasi Kota (Askot) PSSI Semarang, resmi menetapkan M Dhofir, sebagai pelatih kepala cabang olahraga sepak bola.</p>
<p>Penetapan ini dilakukan, setelah Dhofir berhasil melalui seluruh tahapan seleksi. Termasuk tahapan akhir, berupa wawancara yang dilaksanakan di Kantor Askot PSSI Semarang.</p>
<p>Penunjukkan Dhofir sebagai nakhoda tim, bukan tanpa alasan. Dia memiliki rekam jejak panjang, dan pengalaman luas di dunia kepelatihan sepak bola.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/28/duta-kampus-usm-jadi-agen-perubahan-positif-dan-beri-kontribusi-nyata">Duta Kampus USM Jadi Agen Perubahan Positif dan Beri Kontribusi Nyata</a></strong></p>
<p>Di antaranya, pernah menjabat sebagai Asisten Pelatih Tim Pra-PON Jateng (2007), Pelatih Tim Porprov Kota Semarang (2009), Asisten Pelatih PSIS Semarang (2010), hingga Pelatih Kepala PSIS Semarang (2015).</p>
<p>Sejak tahun 2016 hingga saat ini, ia juga dikenal sebagai Pelatih Tim Sepak Bola Universitas Semarang (USM) yang banyak mencetak pemain muda berbakat.</p>
<p>Ketua Askot PSSI Semarang, Imanuel Anton Nikijuluw mengatakan, pemilihan M Dhofir melalui seleksi yang dilakukan secara terbuka. Seleksi dilakukan Komite Pelatih dan Exco.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/28/439-dosen-dan-tendik-usm-ikuti-gathering-di-yogyakarta">439 Dosen dan Tendik USM Ikuti ‘Gathering’ di Yogyakarta</a></strong></p>
<p>&#8221;Askot PSSI Semarang sepakat, Coach Dhofir kami tunjuk menjadi pelatih cabor sepak bola untuk Porprov Kota Semarang. Salah satunya, karena pengalamannya yang juga pernah menangani PSIS Semarang,&#8221; ujar Anton.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Komite Eksekutif Askot PSSI Semarang, Dr Muhammad Junaidi MH, memberikan apresiasi atas terpilihnya Dhofir.</p>
<p>&#8221;Coach Dhofir sosok pelatih berpengalaman, dan memiliki pemahaman mendalam terhadap dinamika sepak bola Semarang. Kami optimistis, di bawah arahannya, tim Porprov Kota Semarang bisa tampil solid dan berprestasi di Porprov 2026 mendatang,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/26/mahasiswa-kkn-ppm-fakultas-hukum-usm-inisiasi-satu-nib-seribu-peluang">Mahasiswa KKN PPM Fakultas Hukum USM Inisiasi ‘Satu NIB, Seribu Peluang’</a></strong></p>
<p>Hal senada juga disampaikan Ketua Bidang Teknis dan Pengembangan Askot PSSI Semarang, Sudarmono. Disebutkan dia, proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan.</p>
<p>&#8221;Coach M Dhofir dinilai unggul dari sisi visi kepelatihan, pengalaman, serta komitmennya terhadap pembinaan pemain muda. Kami percaya, ini langkah tepat untuk membawa sepak bola Semarang bisa melangkah lebih jauh,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Dengan penunjukkan ini, M Dhofir akan segera menyusun program kerja dan seleksi pemain, untuk mempersiapkan tim sepak bola Porprov Kota Semarang 2026. Harapan besar pun disematkan, agar Kota Semarang mampu meraih hasil maksimal, dan membawa pulang prestasi membanggakan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/28/m-dhofir-diharapkan-bawa-cabor-sepak-bola-berprestasi-di-porprov-2026">M Dhofir Diharapkan Bawa Cabor Sepak Bola Berprestasi di Porprov 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim PKM FTP Universitas Semarang Sosialisasikan Diversifikasi Olahan Jahe</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/21/tim-pkm-ftp-universitas-semarang-sosialisasikan-diversifikasi-olahan-jahe</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2025 11:17:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Diversifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Hasil Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=475488</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dosen S1 Teknologi Hasil Pertanian (THP), Universitas Semarang (USM), menggelar sosialisasi diversifikasi olahan jahe, pada 70 siswa-siswi jurusan APHP SMKN H Moenadi, Ungaran, pada Rabu (21/5/2025), di aula sekolah setempat. Dalam kegiatan itu, tim PKM USM terdiri dari Ketua Ir Ery Pratiwi MP, anggota Prof Dr Ir Rohadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/21/tim-pkm-ftp-universitas-semarang-sosialisasikan-diversifikasi-olahan-jahe">Tim PKM FTP Universitas Semarang Sosialisasikan Diversifikasi Olahan Jahe</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dosen S1 Teknologi Hasil Pertanian (THP), Universitas Semarang (USM), menggelar sosialisasi diversifikasi olahan jahe, pada 70 siswa-siswi jurusan APHP SMKN H Moenadi, Ungaran, pada Rabu (21/5/2025), di aula sekolah setempat.</p>
<p>Dalam kegiatan itu, tim PKM USM terdiri dari Ketua Ir Ery Pratiwi MP, anggota Prof Dr Ir Rohadi MP Dr Ir Bambang Kunarto MP, Ir Dewi Larasati MSi dan Anisa Rachma Sari SSi MSi, dibantu dua mahasiswa, Muhammad Rizky Akbar dan Syufnan Muhammad Taufik.</p>
<p>Menurut Ery, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan pengalaman, terkait penanganan usai panen dan pengolahan diversifikasi jahe, seperti produk serbuk jahe instan, sirup jahe dan bir jahe.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/21/tim-pkm-usm-gandeng-bmkg-maritim-sosialisasikan-informasi-rob-di-tambakrejo">Tim PKM USM Gandeng BMKG Maritim Sosialisasikan Informasi Rob di Tambakrejo</a></strong></p>
<p>&#8221;Diversifikasi olahan jahe memiliki potensi ekonomi yang besar, karena sebagai tanaman toga yang banyak ditanam di pekarangan rumah bagi sebagian masyarakat. Selain itu, cara pengolahannya juga relatif mudah dan sederhana,&#8221; jelas Ery.</p>
<p>Sebelum acara inti berupa pemaparan materi dari narasumber, siswa diminta untuk mengerjakan kuisioner pre test. Usai pemaparan materi, siswa pun diminta kembali untuk mengisi kuisioner post test.</p>
<p>&#8221;Penanganan pascapanen merupakan kegiatan yang harus diperhatikan, guna menjaga kualitas bahan baku sebelum diolah. Tahapan dalam pascapanen jahe, terdiri dari pengumpulan dan pengangkutan, pencucian, sortasi, grading, pengeringan, pengemasan dan penyimpanan,&#8221; imbuh Dewi Larasati.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/21/ftik-universitas-semarang-lepas-calon-wisudawan">FTIK Universitas Semarang Lepas Calon Wisudawan</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Prof Rohadi menambahkan, ada beberapa metode pengeringan jahe, seperti pengeringan alami (penjemuran), pengeringan buatan (oven), dan pengeringan dengan modifikasi ukuran melalui pengirisan tipis.</p>
<p>&#8221;Jahe dikenal sebagai tanaman herbal rimpang, yang mengandung gingerol berfungsi sebagai anti inflamasi dan antioksidan. Shogaol efektif meredakan mual, serta zingeron yang bersifat antimikroba dan menenangkan,&#8221; ungkap Rohadi.</p>
<p>Dia menjelaskan, karakteristik sensori sirup jahe yaitu memiliki warna kuning muda hingga cokelat terang, tergantung jenis jahe, dan memiliki aroma serta rasa pedas (spicy) serta tekstur pekat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/21/ukm-bola-basket-usm-gelar-kejuaraan-3x3-piala-rektor">UKM Bola Basket USM Gelar Kejuaraan 3X3 Piala Rektor</a></strong></p>
<p>Jahe yang difermentasi berpotensi sebagai minuman fungsional, memiliki manfaat kesehatan, karena adanya probiotik. Kehadiran probiotik membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan.</p>
<p>&#8221;Bir jahe merupakan produk minuman jahe terfermentasi, yang dapat dikonsumsi sebagai minuman fungsional,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Hal senada disampaikan Anisa. Menurutnya, pembuatan bir jahe tergolong mudah dan murah, karena hanya memerlukan tiga bahan saja, jahe, air dan gula. Namun yang perlu diperhatikan adalah, kerja aseptis pada saat proses pembuatannya.</p>
<p>&#8221;Mikroorganisme yang digunakan dalam fermentasi pembuatan bir jahe, ditumbuhkan secara alami, dengan merendam larutan jahe manis selama tiga hari, pada suhu ruang. Proses pembuatan bir jahe membutuhkan waktu tiga hari,&#8221; ungkap Anisa.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/21/tim-pkm-ftp-universitas-semarang-sosialisasikan-diversifikasi-olahan-jahe">Tim PKM FTP Universitas Semarang Sosialisasikan Diversifikasi Olahan Jahe</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>
</div>