<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penalti Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/penalti/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Feb 2026 06:04:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Penalti Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sepakan Penalti Rafinha Menangkan PSIS Atas Tuan Rumah Deltras FC</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/23/sepakan-penalti-rafinha-menangkan-psis-atas-tuan-rumah-deltras-fc</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 06:04:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Brazil]]></category>
		<category><![CDATA[deltras fc]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[MAHESA JENAR]]></category>
		<category><![CDATA[Pegadaian Championship 2025-2026]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatih Kepala]]></category>
		<category><![CDATA[Penalti]]></category>
		<category><![CDATA[PSIS Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Rafinha]]></category>
		<category><![CDATA[Revans]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gelora Delta]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=545715</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIDOARJO (SUARABARU.ID)&#8211; Pelatih Kepala PSIS (Semarang), Andri Ramawi mengatakan, pihaknya bersyukur, berhasil memenuhi ambisinya untuk revans atas Deltras FC, pada laga pekan ke-20 Pegadaian Championship 2025/2026. Bermain di kandang lawan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (22/2/2026) malam, PSIS menang tipis 1-0. Gol semata wayang skuad Mahesa Jenar diciptakan striker asal Brazil, Rafinha, lewat titik [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/23/sepakan-penalti-rafinha-menangkan-psis-atas-tuan-rumah-deltras-fc">Sepakan Penalti Rafinha Menangkan PSIS Atas Tuan Rumah Deltras FC</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDOARJO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pelatih Kepala PSIS (Semarang), Andri Ramawi mengatakan, pihaknya bersyukur, berhasil memenuhi ambisinya untuk revans atas Deltras FC, pada laga pekan ke-20 Pegadaian Championship 2025/2026.</p>
<p>Bermain di kandang lawan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (22/2/2026) malam, PSIS menang tipis 1-0. Gol semata wayang skuad Mahesa Jenar diciptakan striker asal Brazil, Rafinha, lewat titik penalti menit 27.</p>
<p>Kemenangan ini menuntaskan misi revans atas dua kekalahan dari lawan yang sama, di putaran pertama dan kedua. Pada putaran pertama, PSIS kalah 0-2 saat tandang, sedangkan di putaran kedua di Semarang, PSIS kembali takluk dengan skor 0-3.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/23/ditangkap-residivis-narkoba-berulah-lagi-jadi-pengedar-sabu">Ditangkap, Residivis Narkoba Berulah Lagi Jadi Pengedar Sabu</a></strong></p>
<p>Kemenangan ini tentunya menjadi lecutan semangat PSIS, untuk terus mencatat hasil positif di tujuh laga tersisa, di putaran ketiga. Tambahan tiga poin ini, membuat PSIS kini mengoleksi nilai 15.</p>
<p>Meski masih ada di peringkat kesembilan dari 10 tim alias dua terbawah, namun perolehan poin dari PSIS sudah makin mendekati kompetitor di papan tengah Grup 2 atau Grup Timur.</p>
<p>Di peringkat delapan ada Persiba (Balikpapan) juga dengan koleksi 15 poin, dan Persiku (Kudus) di posisi ketujuh dengan mengumpulkan nilai 19. Sementara di posisi juru kunci masih dihuni Persipal FC (Palu), dengan koleksi enam poin.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/23/ditresnarkoba-polda-jateng-musnahkan-barang-bukti-sabu-dan-obat-berbahaya">Ditresnarkoba Polda Jateng Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Obat Berbahaya</a></strong></p>
<p>&#8221;Terima kasih atas kerja keras semua pemain. Ini hasil yang luar biasa untuk saya. Kita coba putus rekor selalu kalah dari Deltras FC musim ini. Dan inilah yang memang jadi motivasi kita sejak awal,&#8221; kata Andri Ramawi, saat sesi konferensi pers usai laga.</p>
<p>Menurut dia, kemenangan ini menghadirkan kelegaan tersendiri bagi PSIS, yang memang masih sangat membutuhkan poin, guna menjauh dari zona degradasi atau juga playoff degradasi.</p>
<p>&#8221;Ini merupakan tiga poin yang sangat penting untuk kita. Setelah ini, kita harus fokus lagi. Masih ada tujuh pertandingan lagi yang sangat penting untuk kita. Poin kali ini sangat penting artinya,&#8221; ungkap dia menegaskan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/23/satresnarkoba-polres-kebumen-terima-penghargaan">Satresnarkoba Polres Kebumen Terima Penghargaan</a></strong></p>
<p>Sementara itu, pelatih Deltras FS, Widodo Cahyono Putro mengaku kecewa dengan kekahalan ini. Dia menyebut, timnya sudah melakukan semuanya untuk memetik kemenangan atas PSIS.</p>
<p>&#8221;Namun kita tidak patah semangat, masih ada beberapa lagi pertandingan yang menentukan untuk memperbaiki peringkat Deltras,&#8221; kata dia.</p>
<p>Pihaknya berharap, anak-anak asuhnya tetap bersemangat menghadapi laga-laga selanjutnya. Menurut Widodo, ada banyak peluang yang diciptakan para pemain saat laga lawan PSIS, namun tak ada satupun yang tercipta.</p>
<p>&#8221;Beberapa keputusan wasit memang sedikit banyak mempengaruhi konsentrasi pemain. Tetapi itu bukan alasan atas hasil pertandingan ini. Peluang sampai saat ini masih ada, asal pemain tetap semangat dan tidak putus harapan,&#8221; tegas dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/23/sepakan-penalti-rafinha-menangkan-psis-atas-tuan-rumah-deltras-fc">Sepakan Penalti Rafinha Menangkan PSIS Atas Tuan Rumah Deltras FC</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Segera Bangkit Lawan Irak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/09/erick-thohir-minta-timnas-indonesia-segera-bangkit-lawan-irak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2025 08:13:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arab Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[Babak Kualifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Laga Krusial]]></category>
		<category><![CDATA[Penalti]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<category><![CDATA[Video Assistant Referee]]></category>
		<category><![CDATA[Zona Asia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=500618</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Drama penalti, Video Assistant Referee (VAR), hingga kartu merah, mewarnai laga krusial antara tuan rumah Arab Saudi kontra Timnas Indonesia, di laga putaran keempat Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pada laga yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB itu, berkesudahan 3-2 untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/09/erick-thohir-minta-timnas-indonesia-segera-bangkit-lawan-irak">Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Segera Bangkit Lawan Irak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Drama penalti, Video Assistant Referee (VAR), hingga kartu merah, mewarnai laga krusial antara tuan rumah Arab Saudi kontra Timnas Indonesia, di laga putaran keempat Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.</p>
<p>Pada laga yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB itu, berkesudahan 3-2 untuk tim tuan rumah. Tiga gol Arab Saudi masing-masing dihasilkan, Saleh Abu Alshamat menit 17, Feras Al Brikan (35 pen dan 62).</p>
<p>Sedangkan dua gol Timnas Indonesia, dicetak melalui dua sepakan penalti Kevin Diks, di menit 9 dan 88. Hingga akhir laga, skor 3-2 untuk Arab Saudi tak berubah, meski mereka hanya bernmain dengan 10 orang, setelah Mohamed Kanno diusir wasit, usai menerima kartu kuning kedua, akibat mengulur waktu dan melakukan reaksi berlebihan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/09/cegah-tppo-dan-tppm-kanim-wonosobo-optimalkan-peran-dbi-dan-pimpasa">Cegah TPPO dan TPPM, Kanim Wonosobo Optimalkan Peran DBI dan Pimpasa</a></strong></p>
<p>Di awal laga, Indonesia sebenarnya tampil agresif. Beberapa kali serangan yang dibangun, sering mengancam lini pertahanan lawan. Dari sebuah hasil tendangan bebas, umpan Dean James nyaris disambar pemain depan Indonesia, namun hanya menghasilkan tendangan sudut.</p>
<p>Beberapa saat kemudian wasit memeriksa VAR, untuk dugaan handsball yang dilakukan Hassan, setelah bola kiriman Dean James mengenai tangannya, di kotak penalti. Setelah meninjau tayangan ulang, wasit akhirnya menunjuk titik putih.</p>
<p>Kevin Diks yang maju sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan tenang. Sepakannya ke sisi kanan gawang, tak mampu ditepis kiper Nawaf Alaqidi, dan membawa Indonesia unggul 1-0.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/09/tinjau-pasar-kota-wonogiri-ahmad-luthfi-percepat-recovery-dan-bangun-sarpras-darurat-pascakebakaran">Tinjau Pasar Kota Wonogiri, Ahmad Luthfi Percepat Recovery dan Bangun Sarpras Darurat Pascakebakaran</a></strong></p>
<p>Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Tuan rumah menyamakan kedudukan lewat sepakan jarak jauh kaki kiri, Saleh Abu Alshamat, yang gagal dihalau kiper Maarten Paes. Dua menit kemudian, Feras Al Brikan dijatuhkan Yakob Sayuri di kotak terlarang.</p>
<p>Usai peninjauan VAR, wasit kembali memberikan penalti untuk tuan rumah. Feras pun mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik, dan membalikkan skor menjadi 2-1, hingga bertahan babak pertama usai.</p>
<p>Arab memperlebar jarak menjadi 3-1, setelah Feras mencetak gol keduanya, hasil bola rebound tepisan Paes. Di menit 86, Timnas Indonesia kembali mendapatkan penalti, ketika VAR kembali digunakan untuk memeriksa dugaan handball di kotak penalti Arab Saudi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/09/bank-jateng-borong-penghargaan-tjslp-awards-2025-wujud-kolaborasi-nyata-untuk-sukoharjo">Bank Jateng Borong Penghargaan TJSLP Awards 2025, Wujud Kolaborasi Nyata untuk Sukoharjo</a></strong></p>
<p>Penalti kedua diambil Kevin Diks, yang sukses menuntaskannya, dan membuat skor menjadi 2-3. Laga kian panas di masa tambahan waktu, usai gelandang Arab Saudi, Mohamed Kanno, diusir wasit, usai menerima kartu kuning kedua.</p>
<p>&#8221;Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor akhir 3-2. Bukan hasil yang diinginkan, Timnas Indonesia telah berjuang sekuat tenaga. Timnas harus segera bangkit, dan fokus ke pertandingan berikutnya melawan Irak,&#8221; kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam Instagram PSSI.</p>
<p>Seperti jadwal yang sudah dirilis, Skuad Garuda masih memiliki satu pertandingan sisa menghadapi Irak, yang akan digelar pada Minggu (12/10/2025) mendatang.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/09/erick-thohir-minta-timnas-indonesia-segera-bangkit-lawan-irak">Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Segera Bangkit Lawan Irak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Iklim Kompetitif Muncul dari Kompetisi Sepak Bola Putri yang Berjenjang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/18/iklim-kompetitif-muncul-dari-kompetisi-sepak-bola-putri-yang-berjenjang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 May 2025 12:41:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok Umur]]></category>
		<category><![CDATA[KOTA SOLO]]></category>
		<category><![CDATA[Milklife soccer challenge]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Final]]></category>
		<category><![CDATA[Penalti]]></category>
		<category><![CDATA[SD Djama’atul Ichwan]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Mini Surakarta]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=474929</guid>

					<description><![CDATA[<p>SOLO (SUARABARU.ID)&#8211; Partai final MilkLife Soccer Challenge yang digelar di Stadion Mini Surakarta Kota Solo, Minggu (18/5/2025), membuahkan kemenangan manis bagi tim Kelompok Umur (KU) 12, SD Djama’atul Ichwan Surakarta. Laga pamungkas KU12 antara SD Djama’atul Ichwan Surakarta dan MIN Surakarta ini, berjalan cukup alot. Bermain imbang 1-1 hingga dua babak yang dimainkan, membuat wasit [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/18/iklim-kompetitif-muncul-dari-kompetisi-sepak-bola-putri-yang-berjenjang">Iklim Kompetitif Muncul dari Kompetisi Sepak Bola Putri yang Berjenjang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SOLO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Partai final MilkLife Soccer Challenge yang digelar di Stadion Mini Surakarta Kota Solo, Minggu (18/5/2025), membuahkan kemenangan manis bagi tim Kelompok Umur (KU) 12, SD Djama’atul Ichwan Surakarta.</p>
<p>Laga pamungkas KU12 antara SD Djama’atul Ichwan Surakarta dan MIN Surakarta ini, berjalan cukup alot. Bermain imbang 1-1 hingga dua babak yang dimainkan, membuat wasit melanjutkan dengan adu tendangan penalti.</p>
<p>Dalam babak ini, algojo SD Djama’atul Ichwan Surakarta mampu mengumpulkan empat poin. Sedankan MIN Surakarta hanya mengemas tiga poin. Kemenangan inipun menjadi buah manis bagi anak-anak asuhan Anjas Andika Pratama, dalam ajang sepak bola putri usia dini itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/18/operasi-premanisme-kudus-jukir-liar-anak-punk-diamankan">Operasi Premanisme di Kudus, Polisi Tangkap Jukir Liar, Anak Punk, dan Pembalap Liar</a></strong></p>
<p>&#8221;Seneng banget rasanya bisa mengunci kemenangan. Karena ini pertama kalinya SD Djama’atul Ichwan Surakarta masuk ke final. Alhamdulillah akhirnya bisa juara. Pelatih bilang, main yang bagus dan cetak gol yang banyak,&#8221; ucap Kafiya, yang juga mengidolakan pemain timnas putri, Safira Ika.</p>
<p>Di sektor KU10, SD Al Azhar Syifa Budi Surakarta, mampu memberikan &#8220;epic comeback&#8221;, setelah menunggu selama setahun. Mereka mampu meraih gelar juara, usai mengalahkan MIN 9 Sragen, dengan skor telak 6-2.</p>
<p>&#8221;Tidak menyangka kami akan menang hari ini, karena lawan-lawannya cukup berat. Tapi kami semua berusaha yang terbaik, dan akhirnya setelah Seri 2 lalu tidak naik podium, hari ini kami juara,&#8221; ungkap Syarafana, yang juga merebut gelar Top Scorer dengan total 30 gol.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/18/pwi-jateng-dukung-langkah-polda-usut-jaringan-premanisme-berkedok-wartawan">PWI Jateng Dukung Langkah Polda Usut Jaringan Premanisme Berkedok Wartawan</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, antusiasme para putri Solo menggeluti sepak bola semakin tumbuh. Hal ini terbukti, dengan meningkatnya jumlah peserta MilkLife Soccer Challenge di setiap kali penyelenggaraan turnamen.</p>
<p>Disebutkan dia, pada gelaran MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 1 2024, ada sebanyak 389 siswi berpartisipasi. Jumlah ini meningkat dua kali lipat pada Seri 2 yang terselenggara pada Oktober 2024, menjadi 830 peserta.</p>
<p>Kali ini, sebanyak 1.016 siswi dari 58 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), turut meramaikan ajang sepak bola putri, yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/18/ngaji-ngallah-suluk-maleman-fenomena-autoimun-sosial-budaya-indonesia">Ngaji NgAllah Suluk Maleman Bahas Fenomena “Autoimun” dalam Kehidupan Sosial</a></strong></p>
<p>&#8221;Peningkatan kuantitas peserta di Solo, selaras dengan kualitas yang ditunjukkan para pesepak bola putri di lapangan hijau. Hal ini tak lepas dari iklim kompetitif yang tercipta dari kompetisi sepak bola putri yang berjenjang, mulai dari Kelompok Umur (KU) 10 hingga KU16,&#8221; kata Yoppy usai acara.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menyatakan mendukung gelaran sepak bola putri ini. Dia berharap, turnamen yang menyasar pelajar usia dini itu, dapat memacu semangat untuk semakin giat dan melahirkan prestasi di panggung olahraga, khususnya sepak bola.</p>
<p>Menurut dia, event ini jadi kegiatan positif, karena sepak bola merupakan sebuah permainan yang dapat menambah skill, teamwork, kemandirian, disiplin dan pembentukan karakter.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/18/nasdem-kudus-evaluasi-pengurus-tak-loyal-pasca-rakerda">Tak Sejalan Saat Pilkada, Pengurus NasDem Kudus Terancam Dicopot!</a></strong></p>
<p>&#8221;Dengan adanya turnamen sepak bola putri ini, saya kira bisa lebih menguatkan lagi bagaimana para pesepakbola putri bisa mengembangkan diri lewat kemampuan fisik. Ternyata banyak sekali talenta muda pesepakbola putri yang luar biasa dari Solo,&#8221; puji Astrid.</p>
<p><strong>Pemenang MilkLife Soccer Challenge Solo 2025</strong><br />
<strong>Kategori Usia 10:</strong><br />
<strong>Juara</strong>: SD Al Azhar Syifa Budi Surakarta<br />
<strong>Runner-up</strong>: MIN 9 Sragen<br />
<strong>Semifinalis</strong>: SD Marsudirini dan SDN 02 Malangjiwan<br />
<strong>Top Scorer</strong>: Syarafana Maritza Anggara &#8211; SD Al Azhar Syifa Budi (30 gol)<br />
<strong>Best Player</strong>: Syarafana Maritza Anggara &#8211; SD Al Azhar Syifa Budi<br />
<strong>Best Goalkeeper</strong>: Naella Safira Aggreini &#8211; MIN 9 Sragen<br />
<strong>Fairplay Team</strong>: SD Marsudirini</p>
<p><strong>Kategori Usia 12:</strong><br />
<strong>Juara</strong>: SD Djama’atul Ichwan Surakarta<br />
<strong>Runner-up</strong>: MIN Surakarta<br />
<strong>Semifinalis</strong>: SDN Tempel Surakarta dan SDN 1 Karanganyar<br />
<strong>Top Scorer</strong>: Najwa Ayu Ramadhani &#8211; SD Muhammadiyah 23 Semanggi (22 gol)<br />
<strong>Best Player</strong>: Kafiya Ratu Assidqi &#8211; SD Djama’atul Ichwan<br />
<strong>Best Goalkeeper</strong>: Jingga Zenandung Rimba &#8211; MIN Surakarta<br />
<strong>Fairplay Team</strong>: MIN 9 Sragen</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/18/iklim-kompetitif-muncul-dari-kompetisi-sepak-bola-putri-yang-berjenjang">Iklim Kompetitif Muncul dari Kompetisi Sepak Bola Putri yang Berjenjang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ridwan Enggan Bicarakan Dua Gol Bunuh Diri Pemain PSIS</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/06/ridwan-enggan-bicarakan-dua-gol-bunuh-diri-pemain-psis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2025 08:46:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bali United]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Liga 1]]></category>
		<category><![CDATA[Papan Bawah]]></category>
		<category><![CDATA[Penalti]]></category>
		<category><![CDATA[PSIS Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Kapten I Wayan Dipta]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=473054</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEMAK (SUARABARU.ID)&#8211; Kalah telak dari tuan rumah Bali United dengan skor 0-4, pada pekan 31 BRI Liga 1 2024-2025, membuat PSIS (Semarang) makin terpuruk di papan bawah. Selain itu, muncul juga beberapa pertanyaan usai dua gol lawan tercipta dari bunuh diri para pemain PSIS. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/06/ridwan-enggan-bicarakan-dua-gol-bunuh-diri-pemain-psis">Ridwan Enggan Bicarakan Dua Gol Bunuh Diri Pemain PSIS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEMAK (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kalah telak dari tuan rumah Bali United dengan skor 0-4, pada pekan 31 BRI Liga 1 2024-2025, membuat PSIS (Semarang) makin terpuruk di papan bawah. Selain itu, muncul juga beberapa pertanyaan usai dua gol lawan tercipta dari bunuh diri para pemain PSIS.</p>
<p>Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (1/5/2025), gol pertama tuan rumah tercipta di menit 22 lewat gol bunuh diri bek PSIS, Joao Ferrari. Sapuan pemain asal Brasil itu, justru masuk ke dalam gawang sendiri.</p>
<p>Gol kedua Bali United juga tercipta lewat gol bunuh diri menit 51. Pemain PSIS, Ridho Syuhada, yang coba menghalau umpan silang lawan di kotak penalti, bola sepakannya justru meluncur deras merobek jala gawang kiper Adi Satryo.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/06/hari-ini-empat-kloter-datang-di-embarkasi-solo-dua-kloter-berangkat-ke-tanah-suci">Hari ini Empat Kloter Datang di Embarkasi Solo, Dua Kloter Berangkat ke Tanah Suci</a></strong></p>
<p>Atas kejadian itu, banyak yang menyebut dua gol bunuh diri pemain PSIS terkesan janggal, dan hal ini menimbulkan banyak polemik di media sosial. Namun, caretaker PSIS, Muhammad Ridwan percaya, kedua pemain yang melakukan gol bunuh diri itu, tidak melakukannya secara sengaja.</p>
<p>&#8221;Saya pun pernah melakukan gol bunuh diri. Saya tidak pernah punya pikiran apa-apa pada pemain. Mereka hanya kurang beruntung saja, di waktu dan tempat yang kurang pas,&#8221; ujar Ridwan, usai latihan tim di lapangan Wisesa, Mranggen, Demak, Senin (5/5/2025).</p>
<p>Disampaikan juga, laga hidup mati melawan PSS (Sleman), pada Jumat (9/5/2025) mendatang, menjadi laga yang tak mudah. Saat ini kedua tim sama-sama berada di zona degradasi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/06/buka-rakernis-as-sdm-kapolri-humas-harus-jadi-garda-depan-komunikasi-presisi">Buka Rakernis, As SDM Kapolri: Humas Harus Jadi Garda Depan Komunikasi Presisi</a></strong></p>
<p>&#8221;Sleman adalah tim yang bagus, mereka sangat kompak. Ini jadi tantangan buat kita,&#8221; ungkap Ridwan.</p>
<p>Pelatih berlisensi A AFC ini juga menyatakan, semua pertandingan adalah final, sehingga skuad PSIS akan berjuang habis-habisan saat menghadapi PSS.</p>
<p>&#8221;Semua pertandingan adalah final, sehingga kami mencoba mempersiapkan dengan sangat spesial. Karena kami tak hanya mendapatkan poin, namun harus menang,&#8221; tukas Ridwan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/06/ridwan-enggan-bicarakan-dua-gol-bunuh-diri-pemain-psis">Ridwan Enggan Bicarakan Dua Gol Bunuh Diri Pemain PSIS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Annisa di MilkLife Soccer Challenge Jadi Kebanggaan SD Kalibanteng Kidul 03</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/16/aksi-annisa-di-milklife-soccer-challenge-jadi-kebanggaan-sd-kalibanteng-kidul-03</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Feb 2025 13:07:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok Usia]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Milklife soccer challenge]]></category>
		<category><![CDATA[Penalti]]></category>
		<category><![CDATA[SD Kalibanteng Kidul 03]]></category>
		<category><![CDATA[SDN Sendangmulyo 04]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Universitas Diponegoro]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tembalang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=461004</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Pelatih tim sepak bola putri SD Kalibanteng Kidul 03 Semarang, Muhammad Ismail Raga menyatakan rasa syukurnya, usai anak-anak asuhnya yang berlaga di Kelompok Usia (KU) 12, tampil sebagai juara MilkLife Soccer Challenge-Semarang 2025. Dalam laga final yang dihelat di Stadion Universitas Diponegoro, Tembalang, Semarang, Minggu (16/2/2025), SDN Kalibanteng Kidul 03 sukses menghentikan perlawanan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/16/aksi-annisa-di-milklife-soccer-challenge-jadi-kebanggaan-sd-kalibanteng-kidul-03">Aksi Annisa di MilkLife Soccer Challenge Jadi Kebanggaan SD Kalibanteng Kidul 03</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pelatih tim sepak bola putri SD Kalibanteng Kidul 03 Semarang, Muhammad Ismail Raga menyatakan rasa syukurnya, usai anak-anak asuhnya yang berlaga di Kelompok Usia (KU) 12, tampil sebagai juara MilkLife Soccer Challenge-Semarang 2025.</p>
<p>Dalam laga final yang dihelat di Stadion Universitas Diponegoro, Tembalang, Semarang, Minggu (16/2/2025), SDN Kalibanteng Kidul 03 sukses menghentikan perlawanan SDN Sendangmulyo 04, lewat adu tendangan penalti.</p>
<p>&#8221;Kami senang dan bangga, anak-anak mampu bermain penuh semangat. Kemenangan ini menjadi kebanggaan, karena selama beberapa kali penyelenggaraan event ini, kami selalu gagal di babak penyisihan,&#8221; kata Ismail Raga usai penyerahan hadiah.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/02/16/dukung-pekan-sarapan-sehat-komunitas-herbalife-kudus-raya-gelar-fun-run-dan-aeromix">Dukung Pekan Sarapan Sehat, Komunitas Herbalife Kudus Raya Gelar Fun Run dan Aeromix</a></strong></p>
<p>Menurut dia, pengalaman gagal di babak penyisihan, menjadikan timnya tumbuh menjadi lebih bersemangat untuk meraih prestasi yang lebih baik. Dia berharap, anak-anak asuhnya tetap semangat dalam berlatih bola.</p>
<p>Sementara itu, kiper tim SDN Kalibanteng Kidul 03, Annisa Intan Sabilla, mengaku senang dengan prestasi ini. Apalagi dia tampil sebagai penjaga gawang yang sukses di babak adu penalti, pada partai final.</p>
<p>&#8221;Saya sempat deg-degan sebelum bermain di pertandingan final. Tapi saya senang, karena bisa mengantarkan sekolah menjadi juara MilkLife Soccer Challenge-Semarang 2025. Semoga prestasi ini bisa membuat orang tua bangga,&#8221; ucap Annisa.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/02/16/insan-bhayangkara-yang-berperan-sebagai-dai-dan-terapis">Insan Bhayangkara yang Berperan Sebagai Da’i dan Terapis</a></strong></p>
<p>Di partai final KU 10, SDN Klepu 03 sukses mempertahankan status juara, usai mengalahkan SDN Kembangarum 2 dengan skor 3-1.</p>
<p>Assistant Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Asep Sunarya menuturkan, penyelenggaraan event ini menjadi perpaduan antara tim-tim yang sudah berlaga sejak MilkLife Soccer Challenge tahun lalu, melawan tim debutan yang baru pertama kali ambil bagian kompetisi ini.</p>
<p>&#8221;Saya lihat banyak peningkatan kualitas yang ditunjukkan sekolah-sekolah yang sudah beberapa kali ikut serta. Khususnya dari segi koordinasi dan pola bermain secara tim, dan tidak lagi bergerombol,&#8221; ungkap dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/02/16/kejuaraan-nasional-ju-jitsu-digelar-di-gor-pacitan">Kejuaraan Nasional Ju-Jitsu Digelar di GOR Pacitan</a></strong></p>
<p>Disampaikan dia, ada beberapa tim baru juga memiliki bakat-bakat yang menonjol, dan berpotensi berkembang dengan cepat. Pihaknya yakin, dalam satu atau dua tahun ke depan, sepak bola putri Kota Semarang, akan memiliki tim All-Stars yang patut diperhitungkan.</p>
<p><strong>Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge-Semarang 2025</strong><br />
<strong>Kategori Usia 10</strong><br />
<strong>Juara</strong>: SDN Klepu 03<br />
<strong>Runner-up</strong>: SDN Kembangarum 2 Semarang<br />
<strong>Semifinalis</strong>: SDN Kalibanteng Kidul 01 dan SD Islam Tunas Harapan<br />
<strong>Top Scorer</strong>: Shakila Azalia Ardani (SDN Klepu 03/39 gol)<br />
<strong>Best Player</strong>: Shakila Azalia Ardani (SDN Klepu 03)<br />
<strong>Best Goalkeeper</strong>: Saputri Nurul Azizah (SDN Klepu 03)<br />
<strong>Fairplay Team</strong>: SDN Kalibanteng Kidul 01</p>
<p><strong>Kategori Usia 12</strong><br />
<strong>Juara</strong>: SDN Kalibanteng Kidul 03<br />
<strong>Runner-up</strong>: SDN Sendangmulyo 04<br />
<strong>Semifinalis</strong>: SD Islam Tunas Harapan dan SDN Karanganyar Gunung 02<br />
<strong>Top Scorer</strong>: Avara Kayana Irawan (SDN Karanganyar Gunung 02/23 gol)<br />
<strong>Best Player</strong>: Janeeta Alodya (SDN Sendangmulyo 04)<br />
<strong>Best Goalkeeper</strong>: Annisa Intan Sabilla (SDN Kalibanteng Kidul 03)<br />
<strong>Fairplay Team</strong>: SDN Sendangmulyo 02</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/16/aksi-annisa-di-milklife-soccer-challenge-jadi-kebanggaan-sd-kalibanteng-kidul-03">Aksi Annisa di MilkLife Soccer Challenge Jadi Kebanggaan SD Kalibanteng Kidul 03</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Ruang Penyiksaan&#8221; Itu Bernama Adu Penalti</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/07/10/ruang-penyiksaan-itu-bernama-adu-penalti</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/07/10/ruang-penyiksaan-itu-bernama-adu-penalti#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2021 10:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Penalti]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Eropa 2020]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=182834</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // kau pikir mudah menyantap peluang/ gawang sudah di depan mata/ bola tinggal kau kirim ke mana/ kiper menjadi pihak tak berdaya/ lalu mengapa kau gemetar/ kaki bagai tak menginjak bumi/ dan hati, dan mata terpejam/ dan saat membuka mata/ kau baru tahu di mana bola berada&#8230;// (Sajak “Adu Penalti”, 2021) [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/10/ruang-penyiksaan-itu-bernama-adu-penalti">&#8220;Ruang Penyiksaan&#8221; Itu Bernama Adu Penalti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-182836 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/07/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// kau pikir mudah menyantap peluang/ gawang sudah di depan mata/ bola tinggal kau kirim ke mana/ kiper menjadi pihak tak berdaya/ lalu mengapa kau gemetar/ kaki bagai tak menginjak bumi/ dan hati, dan mata terpejam/ dan saat membuka mata/ kau baru tahu di mana bola berada&#8230;//</em><br />
<em><strong>(Sajak “Adu Penalti”, 2021)</strong></em></p>
<p><strong>ANDA</strong> pasti dapat ikut merasakan betapa lega Italia. Anak-anak Negeri Spaghetti itu telah melewati &#8220;ruang penyiksaan&#8221; yang kejam. Ya, saat meraih tempat di partai pemuncak Euro 2020, Pasukan Azzurri sekaligus juga terlepas dari trauma adu penalti, 13 tahun silam. Tuntas sudah kesumat kekalahan dari Spanyol.</p>
<p>Italia akan &#8220;beradu kesaktian&#8221; dengan Inggris, yang lapar gelar dan dalam sejarah baru sekali ini merasakan final Euro. Bagi The Three Lions, inilah final turnamen besar pertama, setelah 55 tahun silam menjuarai Piala Dunia di era Bobby Charlton dkk. Tiket ke laga puncak diraih setelah Harry Kane cs menaklukkan perlawanan heroik Denmark lewat perpanjangan waktu di Stadion Wembley.</p>
<p>Entah sudah berapa kali negara yang diakui sebagai leluhur sepak bola moderen ini menslogankan “Football Comes Home”, namun hanya suara besar saja yang menggaung di awal turnamen. Selebihnya adalah kisah kegagalan.</p>
<p>Sehari sebelumnya, Wembley memprasastikan sukses kiper Gianluigi Donnarumma sebagai pahlawan Italia dalam membendung peluru-peluru penyerang Spanyol di babak reguler. Puncaknya, kiper muda itu menepis eksekusi Alvaro Morata dalam drama adu penalti.</p>
<p>Kali ini giliran Tim Matador yang merasakan derita Italia di perempatfinal Euro 2008. Dulu, dua algojo Gli Azzurri &#8212; Daniele De Rossi dan Antonio Di Natale &#8212; gagal mengusik gawang Iker Casillas, dan loloslah La Furia Roja ke tahapan menuju juara. Dan, kini, giliran Daniel Olmo dan Alvaro Morata yang menjadi &#8220;pesakitan&#8221; di kubu Spanyol.</p>
<p>Morata bahkan bisa diliputi trauma sepanjang kariernya, lantaran dua kali gagal menuntaskan eksekusi 12 pas di perhelatan ini. Di gase grup, tendangannya ke gawang Slovakia juga melempem.</p>
<p>Begitulah sepak bola mengapungkan misterinya. Morata nyaris menjadi pahlawan. Andai sepakannya sukses, maka dia akan melengkapi keberhasilan menyamakan skor 1-1 di babak reguler. Tetapi, adu penalti memang tahapan yang &#8220;kejam&#8221;. Arsitek Italia, Roberto Mancini mengakui, permainan Spanyol sepanjang babak sangat menyulitkan timnya, namun penalti secara kejam berbalik &#8220;membunuh&#8221; Jordi Alba dkk.</p>
<p>Beberapa hari sebelumnya, &#8220;ruang penyiksaan&#8221; itu juga menjadikan seorang pemain muda menjadi &#8220;korban&#8221;. Kylian Mbappe, penendang terakhir Prancis, gagal menuntaskan eksekusi. Tembakannya terbaca oleh kiper Swiss Yan Sommer. Bisa dibayangkan betapa remuk hati striker yang digadang-gadang menjadi penerus kehebatan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo itu.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * *</strong></span></p>
<p><strong>INGGRIS</strong> membawa trauma &#8220;kekejaman penalti&#8221; lewat Gareth Southgate dari kekalahan di semifinal Euro 1996. Sepanjang hidup, arsitek The Three Lions itu pasti akan teringat Andreas Koepke, kiper Jerman yang membaca arah bola Southgate sebagai eksekutor terakhir, yang menghentikan langkah Inggris meraih final di hadapan publik sendiri.</p>
<p>Trauma penalti memang membayangi Inggris di turnamen-turnamen mayor. Dari semifinal Piala Dunia 1990, semifinal Euro 1996, hingga semifinal Euro 2004, masing-masing dikalahkan Jerman Barat, Jerman, dan Portugal. Maka, ketika Southgate memimpin anak-anak Tiga Singa mengalahkan Kolombia di semifinal Piala Dunia 2018 lewat drama serupa, seolah-olah momen kepahitan 1996 bisa dipulihkan.</p>
<p>Akankah partai final Senin dinihari besok antara dua tim yang sama-sama pernah dibayangi trauma, harus diakhiri dengan drama serupa itu?</p>
<p>Tentu bukan tidak mungkin. Italia punya karakter pertahanan yang bisa membuat tumpul tombak-tombak Inggris. Sebaliknya, dalam perjalanan ke final, Tim Tiga Singa juga memperlihatkan soliditas dengan hanya kebobolan satu gol. Sedangkan Italia, walaupun lekat dengan citra defensif, punya catatan impresif 12 gol berbanding kebobolan tiga gol (di luar adu penalti melawan Spanyol).</p>
<p>Bagaimana Anda membayangkan &#8220;skenario&#8221; final nanti?</p>
<p>Laga puncak boleh jadi lebih impresif ketimbang Italia vs Spanyol atau Inggris vs Jerman. Bukankah ini pertaruhan kecerdasan dua pelatih muda Roberto Mancini dan Gareth Southgate, sekaligus duel dua negara yang memiliki liga prestisius?</p>
<p>Tentu lebih menarik apabila pertarungan penentuan trofi tidak harus berakhir di &#8220;ruang penyiksaan&#8221;. Adu penalti memang merupakan bagian dari eksotika misteri sepak bola, namun kemenangan dengan unjuk keberanian menyerang, adu keterampilan pengusasaan bola, taktik bermain, dan pameran teknis individu para bintang bakal lebih mengundang kenikmatan.</p>
<p>Final ini layak disebut sebagai &#8220;El Clasico Eropa&#8221; yang menjanjikan aneka atraksi para bintang muda yang segar, di balik penuangan filosofi dan kreativitas dua arsitek yang penuh energitas pembuktian.</p>
<p>Resapilah estetika bermain ala Mancini, dan ideologi keseimbangan versi Southgate. Logika kecerdasan dalam mengusung tesis dan antitesis taktik bakal mewujudkan &#8220;jalan kebenara&#8221; meraih kejayaan.</p>
<p>Tak pula kalah mengusik, akankah pertarungan ini juga dibayangi trauma adu penalti?</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/10/ruang-penyiksaan-itu-bernama-adu-penalti">&#8220;Ruang Penyiksaan&#8221; Itu Bernama Adu Penalti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/07/10/ruang-penyiksaan-itu-bernama-adu-penalti/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2056</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>