<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Orang Tua Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/orang-tua/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Mar 2026 03:47:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Orang Tua Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rindu Orang Tua, Bocah 7 Tahun Nekat Kayuh Sepeda 22 Km hingga Tersesat di Gubug Grobogan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/18/rindu-orang-tua-bocah-7-tahun-nekat-kayuh-sepeda-22-km-hingga-tersesat-di-gubug-grobogan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 03:47:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[gubug]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Perempatan Daplang]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Mranggen]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=550185</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID)&#8211; Rasa rindu pada kedua orang tuanya, membuat seorang anak perempuan berusia tujuh tahun, nekat menempuh perjalanan jauh hingga akhirnya tersesat di wilayah Gubug, Grobogan. Bocah asal Demak itu, ditemukan warga setelah mengayuh sepeda sejauh kurang lebih 22 kilometer seorang diri. Peristiwa bocah tersesat itu terjadi di kawasan perempatan Daplang, Kecamatan Gubug, Grobogan, Rabu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/18/rindu-orang-tua-bocah-7-tahun-nekat-kayuh-sepeda-22-km-hingga-tersesat-di-gubug-grobogan">Rindu Orang Tua, Bocah 7 Tahun Nekat Kayuh Sepeda 22 Km hingga Tersesat di Gubug Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Rasa rindu pada kedua orang tuanya, membuat seorang anak perempuan berusia tujuh tahun, nekat menempuh perjalanan jauh hingga akhirnya tersesat di wilayah Gubug, Grobogan.</p>
<p>Bocah asal Demak itu, ditemukan warga setelah mengayuh sepeda sejauh kurang lebih 22 kilometer seorang diri. Peristiwa bocah tersesat itu terjadi di kawasan perempatan Daplang, Kecamatan Gubug, Grobogan, Rabu (18/3/2026).</p>
<p>Warga setempat menemukan anak itu kebingungan di tepi jalan raya, sambil mengendarai sepeda, diduga karena ingin menyusul orang tua yang bekerja di daerah itu. Didorong rasa rindu pada orang tuanya, anak perempuan itu diduga berangkat dari rumahnya di Demak sejak pagi hari.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/18/h-5-lebaran-2026-pemudik-di-pelabuhan-tanjung-emas-meningkat">H-5 Lebaran 2026, Pemudik di Pelabuhan Tanjung Emas Meningkat</a></strong></p>
<p>Namun karena tidak mengetahui arah secara pasti, dia justru tersesat hingga puluhan kilometer, dan akhirnya sampai di wilayah Gubug, Grobogan.</p>
<p>Bocah itu diketahui bernama Sila (7), warga Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Saat ditemukan, dia tampak mondar-mandir di tepi Jalan Raya Semarang-Purwodadi tanpa didampingi orang dewasa.</p>
<p>Tingkah laku Sila yang terlihat kebingungan, membuat warga sekitar merasa khawatir. Mereka kemudian mencoba mendekati, dan menanyakan identitas serta tujuan bocah itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/18/jelang-lebaran-gubernur-luthfi-sidak-pasar-bunder-sragen-harga-bahan-pokok-stabil-stok-aman">Jelang Lebaran Gubernur Luthfi Sidak Pasar Bunder Sragen: Harga Bahan Pokok Stabil, Stok Aman</a></strong></p>
<p>Namun warga tidak ada yang mengenali Sila, maupun keluarganya. Karena khawatir dengan keselamatannya, warga akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan petugas.</p>
<p>Warga kemudian menghubungi personel Pos Pengamanan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026 Polres Grobogan, yang bertugas di wilayah Gubug. Petugas yang dipimpin Kapospam Ipda Moh Sodiq, segera menuju lokasi.</p>
<p>Petugas kemudian membawa Sila ke Pos Pengamanan Lebaran, untuk memastikan keselamatan dan memberikan perlindungan sementara.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/18/tenang-dinas-kesehatan-grobogan-pastikan-layanan-kesehatan-beroperasi-seperti-biasa-selama-lebaran">Tenang, Dinas Kesehatan Grobogan Pastikan Layanan Kesehatan Beroperasi Seperti Biasa Selama Lebaran</a></strong></p>
<p>Setelah berada di pos pengamanan, polisi mencoba berkomunikasi dengan Sila secara perlahan untuk mengetahui asal-usulnya. Dari keterangan yang berhasil dihimpun, diketahui bocah itu berangkat dari rumah sejak pagi dengan mengendarai sepeda.</p>
<p>Dia mengaku, ingin menyusul orang tuanya yang bekerja di salah satu bengkel sepeda motor di wilayah Gubug. &#8221;Adik ini bilang berangkat pagi dari rumah, mau nyusul orang tuanya yang kerja di bengkel di Gubug,&#8221; kata Ipda Moh Sodiq, Rabu (18/3/2026).</p>
<p>Diduga perjalanan panjang itu ditempuh dengan mengikuti jalur utama Semarang-Purwodadi, tanpa memahami arah yang benar. Akibatnya, bocah itu justru berputar-putar hingga akhirnya sampai di kawasan perempatan Daplang. Petugas Pospam kemudian mengambil langkah cepat untuk mencari keberadaan keluarganya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/18/fkppi-turut-serta-fasilitasi-pemudik-yang-lintasi-kota-semarang">FKPPI Turut Serta Fasilitasi Pemudik yang Lintasi Kota Semarang</a></strong></p>
<figure id="attachment_550194" aria-describedby="caption-attachment-550194" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-550194 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-18-at-10.22.35.jpg" alt="" width="681" height="427" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-18-at-10.22.35.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-18-at-10.22.35-400x251.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-18-at-10.22.35-150x94.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-550194" class="wp-caption-text">Sila saat dipertemukan dengan kedua orang tuanya. Foto: dok/Polres Grobogan</figcaption></figure>
<p>&#8221;Kemudian kami mengambil langkah cepat, dengan menyebarkan informasi penemuan anak ini melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk grup WhatsApp,&#8221; imbuh Kapospam OKC 2026 Polres Grobogan itu.</p>
<p>Upaya pencarian keluarga itu akhirnya membuahkan hasil. Informasi penemuan anak itu akhirnya sampai kepada pihak keluarga di Demak. Tak lama kemudian, orang tua Sila bergegas menuju Pos Pengamanan Lebaran di Gubug, untuk menjemput anaknya.</p>
<p>Pertemuan antara Sila dan keluarganya berlangsung haru, setelah sempat terpisah karena sang anak tersesat cukup jauh. Petugas pun memastikan, kondisi anak itu dalam keadaan sehat sebelum diserahkan kembali kepada keluarganya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/18/disnaker-batang-terima-50-aduan-thr-mayoritas-soal-nominal-tak-sesuai">Disnaker Batang Terima 50 Aduan THR, Mayoritas Soal Nominal Tak Sesuai</a></strong></p>
<p>Ipda Sodiq juga mengingatkan, pentingnya pengawasan dari orang tua agar kejadian serupa tidak terulang. Pihaknya mengimbau kepada para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang masih di bawah umur.</p>
<p>&#8221;Anak-anak sangat rentan terhadap risiko, bila berada di luar rumah tanpa pendampingan orang dewasa. Peran orang tua sangat penting, dalam memastikan keselamatan anak. Jangan sampai anak bepergian jauh tanpa pengawasan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, ayah Sila, Budi, mengaku sempat panik ketika mengetahui anaknya tidak berada di rumah sejak pagi hari.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/18/rest-area-dishub-batang-tempat-nyaman-pemudik-melepas-penat">Rest Area Dishub Batang, Tempat Nyaman Pemudik Melepas Penat</a></strong></p>
<p>Dia bahkan telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Mranggen, Polres Demak, sebelum akhirnya mendapatkan kabar, anaknya ditemukan di wilayah Gubug, Grobogan, setelah sempat tersesat karena rindu orang tua.</p>
<p>&#8221;Saya sudah sempat melapor ke Polsek Mranggen, karena anak saya tidak pulang sejak pagi. Alhamdulillah, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat,&#8221; ujar Budi.</p>
<p>Dia pun menyampaikan apresiasi kepada warga dan petugas Pospam yang telah membantu menemukan dan menjaga keselamatan anaknya hingga bisa kembali ke orang tua setelah sempat tersesat di wilayah Gubug, Grobogan.</p>
<p><em><strong>Tya Widya</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/18/rindu-orang-tua-bocah-7-tahun-nekat-kayuh-sepeda-22-km-hingga-tersesat-di-gubug-grobogan">Rindu Orang Tua, Bocah 7 Tahun Nekat Kayuh Sepeda 22 Km hingga Tersesat di Gubug Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakultas Psikologi USM Gelar Psikoedukasi &#8216;Mindful Parenting&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/25/fakultas-psikologi-usm-gelar-psikoedukasi-mindful-parenting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2025 07:02:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Intelektual]]></category>
		<category><![CDATA[Mindful Parenting]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Psikoedukasi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=536317</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Semarang (USM), belum lama ini menggelar kegiatan psikoedukasi bertajuk &#8216;Mindful Parenting untuk Orang Tua dengan Anak Disabilitas Intelektual&#8217;, di SLB C, Dharma Mulia, Semarang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen USM, yang bertujuan mendukung orang tua dalam pengasuhan anak berkebutuhan khusus. Dalam kegiatan ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/25/fakultas-psikologi-usm-gelar-psikoedukasi-mindful-parenting">Fakultas Psikologi USM Gelar Psikoedukasi &#8216;Mindful Parenting&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Semarang (USM), belum lama ini menggelar kegiatan psikoedukasi bertajuk &#8216;Mindful Parenting untuk Orang Tua dengan Anak Disabilitas Intelektual&#8217;, di SLB C, Dharma Mulia, Semarang.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen USM, yang bertujuan mendukung orang tua dalam pengasuhan anak berkebutuhan khusus.</p>
<p>Dalam kegiatan ini menghadirkan narasumber dari tim dosen Fakultas Psikologi USM, Feti Pratiwi SPsi MPsi Psikolog, Dewi Puspita Sari SPsi MSi, Hermiana Vereswati SPsi MPsi, serta Adiprana Yogatama SS MHum.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/25/universitas-semarang-buka-prodi-s2-magister-teknik-sipil">Universitas Semarang Buka Prodi S2 Magister Teknik Sipil</a></strong></p>
<p>Materi disampaikan melalui pemaparan dan diskusi, yang berkaitan dengan pengelolaan emosi, penerimaan orang tua, serta tantangan pengasuhan anak di tengah perkembangan teknologi.</p>
<p>Dalam paparannya Feti berharap, melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi USM dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pengasuhan dan kesejahteraan psikologis keluarga, dengan anak disabilitas intelektual.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Sekolah SLB C Dharma Mulia, Sri Lestari Wahyuningsih SPd, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dia berharap, psikoedukasi semacam ini, dapat membantu orang tua dalam mendampingi anak secara lebih sabar dan penuh pemahaman.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/22/tiga-atlet-usm-raih-emas-di-kodim-klaten-sport-fest-2025">Tiga Atlet USM Raih Emas di Kodim Klaten Sport Fest 2025</a></strong></p>
<figure id="attachment_536323" aria-describedby="caption-attachment-536323" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-536323 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-24-at-12.48.53-1.jpg" alt="" width="681" height="402" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-24-at-12.48.53-1.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-24-at-12.48.53-1-400x236.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-24-at-12.48.53-1-150x89.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-536323" class="wp-caption-text">Empat dosen Fakultas Psikologi USM berfoto bersama Kepala Sekolah SLB C Dharma Mulia, Sri Lestari Wahyuningsih SPd. Foto: dok/usm</figcaption></figure>
<p>&#8221;Kegiatan ini sangat bagus, karena sangat membantu orang tua dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Salah satu peserta, Leoni pun, menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan ini. Dia menilai, materi yang diberikan sangat bermanfaat, dan menambah wawasan orang tua dalam menghadapi anak sehari-hari.</p>
<p>Menurutnya, meskipun informasi dapat diperoleh melalui internet, penyampaian langsung dari pemateri, membuat orang tua lebih memahami cara yang tepat dalam menghadapi anak. Utamanya di tengah tantangan perkembangan teknologi, dan penggunaan gawai yang semakin sulit dikendalikan.</p>
<p>Dia ingin kegiatan serupa dapat kembali diselenggarakan, karena memberikan ilmu yang relevan dan dibutuhkan orang tua anak berkebutuhan khusus.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/25/fakultas-psikologi-usm-gelar-psikoedukasi-mindful-parenting">Fakultas Psikologi USM Gelar Psikoedukasi &#8216;Mindful Parenting&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Ilkom USM Sosialisasi Cegah Kekerasan pada Anak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/15/mahasiswa-ilkom-usm-sosialisasi-cegah-kekerasan-pada-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 01:00:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Angka Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=534284</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Kekhawatiran terhadap tingginya angka kekerasan pada anak di Kota Semarang, mendorong tujuh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM), untuk turun langsung ke masyarakat. Dalam kegiatan sosialisasi bertema &#8216;Bersama Cegah Kekerasan Pada Anak: Menguatkan Peran Orang Tua dan Lingkungan&#8217; itu, mahasiswa USM mengajak warga Kelurahan Rejomulyo, Sabtu (13/12/2025), untuk meningkatkan kesadaran dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/15/mahasiswa-ilkom-usm-sosialisasi-cegah-kekerasan-pada-anak">Mahasiswa Ilkom USM Sosialisasi Cegah Kekerasan pada Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kekhawatiran terhadap tingginya angka kekerasan pada anak di Kota Semarang, mendorong tujuh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM), untuk turun langsung ke masyarakat.</p>
<p>Dalam kegiatan sosialisasi bertema &#8216;Bersama Cegah Kekerasan Pada Anak: Menguatkan Peran Orang Tua dan Lingkungan&#8217; itu, mahasiswa USM mengajak warga Kelurahan Rejomulyo, Sabtu (13/12/2025), untuk meningkatkan kesadaran dan peran aktifnya dalam perlindungan anak.</p>
<p>Kegiatan yang dilaksanakan di rumah salah satu warga setempat, Chikmah, yang ada di RT 03 Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Semarang Timur, diikuti 19 ibu-ibu PKK RW 03. Menariknya, kegiatan ini berhasil mengundang kehadiran sejumlah warga, yang biasanya jarang mengikuti pertemuan rutin PKK.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/09/petenis-meja-usm-berjaya-di-airlangga-open-series-vii-2025">USM Gelar 2nd International Conference on Social Environment Diversity 2025</a></strong></p>
<p>&#8221;Ini pencapaian luar biasa. Biasanya kami kesulitan mengumpulkan ibu-ibu, tapi kali ini banyak yang datang. Karena isu ini memang sangat penting, bagi keluarga mereka,&#8221; ungkap Ketua RW setempat.</p>
<p>Sosialisasi ini menghadirkan Vivit Kartika SPsi MPsi (Dosen Psikologi USM), sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, dia menjelaskan lima jenis kekerasan pada anak, yakni kekerasan fisik, psikologis, seksual, eksploitasi, dan penelantaran.</p>
<p>&#8221;Masih banyak orang tua yang percaya, kekerasan merupakan bagian dari cara mendidik anak. Padahal dampaknya sangat serius, mulai dari trauma psikologis, hingga gangguan perilaku jangka panjang,&#8221; tegas Vivit.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/06/rektor-usm-berharap-mahasiswa-siap-hadapi-era-society-5-0">Rektor USM Berharap Mahasiswa Siap Hadapi Era Society 5.0</a></strong></p>
<p>Selain itu, ada juga mahasiswa Ilmu Komunikasi USM, Aulia Salma Husnaa, yang turut menyampaikan materinya yang bertajuk &#8216;Rumah yang Aman bagi Anak&#8217;. Dalam penjelasannya, dia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai ruang aman pertama, bagi tumbuh kembang anak.</p>
<p>Berdasarkan kajian kasus di Kota Semarang, termasuk wilayah Semarang Timur, tercatat menyumbang angka kekerasan domestik dan kekerasan terhadap anak. Hal ini berdampak pada masalah mental-emosional, seperti kecemasan, depresi, hingga penarikan diri secara sosial pada anak.</p>
<p>Antusiasme peserta pada acara itu terlihat jelas, dalam sesi diskusi interaktif. Sejumlah ibu-ibu anggota PKK, aktif bertanya mengenai pola asuh yang tepat, dan berbagi pengalaman pribadi dalam mendidik anak.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/05/komunitas-ameraaa-usm-hunting-momen-human-interest-di-tpa-jatibarang">Komunitas Ameraaa USM ‘Hunting’ Momen Human Interest di TPA Jatibarang</a></strong></p>
<figure id="attachment_534286" aria-describedby="caption-attachment-534286" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-534286 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-14-at-20.44.09.jpg" alt="" width="681" height="463" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-14-at-20.44.09.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-14-at-20.44.09-400x272.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-14-at-20.44.09-150x102.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-534286" class="wp-caption-text">Sejumlah mahasiswa Ilkom USM berfoto bersama ibu-ibu PKK usai acara sosialisasi. Foto: dok/usm</figcaption></figure>
<p>&#8221;Saya baru sadar, ternyata bentuk kekerasan itu bukan cuma memukul. Cara bicara keras atau mengabaikan anak, juga termasuk kekerasan. Kegiatan ini penting sekali untuk kami, sebagai orang tua,&#8221; ujar salah satu peserta.</p>
<p>Para peserta mengaku memperoleh pemahaman baru, mengenai bentuk-bentuk kekerasan yang selama ini kerap tidak disadari. Selai itu, pentingnya keterlibatan lingkungan dan masyarakat dalam upaya pencegahannya.</p>
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini, dibimbing Dr Yuliyanto Budi Setiawan SSos MSi, dosen pengampu mata kuliah Komunikasi Gender dan Minoritas. Tim mahasiswa berharap, kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau wilayah lain, mengingat respons positif dari masyarakat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/04/dewan-penasihat-usm-tekankan-pentingnya-peningkatan-kualitas-dan-daya-saing">Dewan Penasihat USM Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas dan Daya Saing</a></strong></p>
<p>&#8221;Anak merupakan harta tak ternilai bagi keluarga, dan aset bangsa. Pencegahan kekerasan membutuhkan kolaborasi semua pihak, baik orang tua, lingkungan, maupun masyarakat,&#8221; tukas Vivit.</p>
<p>Di Kelurahan Rejomulyo sendiri, dinilai memiliki potensi besar melalui struktur PKK, kegiatan kesehatan ibu dan anak, serta Forum Anak, yang dapat dioptimalkan sebagai garda depan pencegahan kekerasan dan penguatan kesehatan psikologis anak.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/15/mahasiswa-ilkom-usm-sosialisasi-cegah-kekerasan-pada-anak">Mahasiswa Ilkom USM Sosialisasi Cegah Kekerasan pada Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Orang Tua Jemput Anak yang Terlibat Aksi Anarkis, Kabidhumas: 7 Orang akan Diproses Hukum</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/01/ratusan-orang-tua-jemput-anak-yang-terlibat-aksi-anarkis-kabidhumas-7-orang-akan-diproses-hukum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 04:19:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Anarkis]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Proses Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=493748</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Momen mengharukan terjadi saat Polda Jateng mempertemukan para orang tua dengan anak-anak mereka yang diamankan petugas usai melakukan aksi anarkis di Mapolda Jateng pada Sabtu (30/8/2025) petang. Pertemuan tersebut digelar di Gedung Borobudur Mapolda Jateng pada hari Minggu (31/8/2025) sore usai seluruh anak-anak menjalani pendataan dan pemeriksaan. Para orang tua menangis saat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/01/ratusan-orang-tua-jemput-anak-yang-terlibat-aksi-anarkis-kabidhumas-7-orang-akan-diproses-hukum">Ratusan Orang Tua Jemput Anak yang Terlibat Aksi Anarkis, Kabidhumas: 7 Orang akan Diproses Hukum</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Momen mengharukan terjadi saat Polda Jateng mempertemukan para orang tua dengan anak-anak mereka yang diamankan petugas usai melakukan aksi anarkis di Mapolda Jateng pada Sabtu (30/8/2025) petang.</p>
<p>Pertemuan tersebut digelar di Gedung Borobudur Mapolda Jateng pada hari Minggu (31/8/2025) sore usai seluruh anak-anak menjalani pendataan dan pemeriksaan. Para orang tua menangis saat bertemu anaknya. Raut wajah sedih dan kecewa nampak jelas di wajah mereka mengetahui sang buah hati diamankan polisi karena terlibat aksi anarkis.</p>
<p>Misih (53) warga Sayung Kabupaten Demak tak kuasa menahan air mata saat bertemu dengan anaknya, A (15). Sang anak pun tak kuasa menahan haru ketika bertemu dan didampingi orang tuanya.</p>
<p>Diketahui, A merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara, dan satu-satunya laki-laki di rumah. Sehari-hari ia tinggal bersama ibunya, sehingga diharapkan bisa menjadi pelindung sekaligus teladan bagi keluarga kecil mereka. Dengan tulus, A meminta maaf kepada sang ibu dan berjanji untuk tidak lagi terjerumus dalam lingkungan pergaulan yang salah.</p>
<p>Momen haru juga dialami ratusan anak yang dipertemukan dengan orang tua dan keluarga mereka. Dalam kesempatan tersebut Polda Jateng memfasilitasi pemulangan 327 anak yang diamankan usai terlibat aksi anarkis.</p>
<p>Di hadapan para orang tua yang mendampingi, Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio menjelaskan, Polda Jateng melakukan kegiatan penegakan hukum terhadap pelaku aksi anarkis di Polda Jateng. Pihaknya mengimbau untuk semua pihak dalam hal ini orang tua maupun anak-anak yang diamankan untuk tidak melakukan pembiaran maupun mencegah perbuatan merusak( Destruktif).</p>
<p>“Ada aturan yang mengatur dengan tidak diperkenankan siapapun berbuat pengerusakan, pemukulan dan melukai orang lain. Pada aturan undang-undang maupun aturan agama ada. Jangan dibiarkan perbuatan merusak, kalau dibiarkan sekali dan seterusnya masa depannya akan tidak jelas,” kata Dwi Subagyo.</p>
<p>Menurut Dwi, ada beberapa orang yang akan diproses hukum karena mereka melakukan pelemparan, pemukulan dan pengerusakan dengan alat bukti, namun tetap dikembalikan kepada orang tua untuk selanjutnya akan kami panggil guna proses lebih lanjut.</p>
<p>“Ada 7 orang yang akan diproses lebih lanjut dengan barang bukti yang sudah kami amankan. Berani berbuat harus bertanggung jawab, jika sudah masuk dalam proses penyidikan nantinya akan lanjut ke pengadilan.  Sangat disayangkan, semoga tidak terulang Kembali,” tandasnya.</p>
<p>Sementara itu Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menambahkan, seluruh pelaku yang diamankan meskipun dikembalikan ke orang tua akan tetap diminta wajib lapor setiap hari Selasa dan Kamis.</p>
<p>“Para pelaku yang diamankan rata-rata melakukan pelemparan, pengerusakan, gangguan ketertiban umum, hingga merusak fasilitas umum di sekitar Polda sebanyak 327 pelaku. Sebagian besar anak-anak kita lakukan pembinaan dan dikembalikan kepada orang tua dengan melakukan wajib lapor pada hari Selasa dan Kamis, termasuk 7 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni 6 orang anak dan satu orang dewasa. Nantinya akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” imbuh Artanto.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/01/ratusan-orang-tua-jemput-anak-yang-terlibat-aksi-anarkis-kabidhumas-7-orang-akan-diproses-hukum">Ratusan Orang Tua Jemput Anak yang Terlibat Aksi Anarkis, Kabidhumas: 7 Orang akan Diproses Hukum</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Liburan di Masjid: Meraih Asa, Merintis Kemuliaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/01/liburan-di-masjid-meraih-asa-merintis-kemuliaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 08:14:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Kesibukan]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=481873</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Nuridin &#38; Ira Alia Maerani Libur telah tiba&#8230;Libur telah tiba&#8230; Hore&#8230;! Hore&#8230;! Hore&#8230;! Hatiku gembira&#8230; LANTUNAN lirik lagu anak-anak yang masih kerap didendangkan itu, menggambarkan ekspresi begitu suka citanya saat liburan tiba. Masa liburan kerap diwarnai dengan kegiatan traveling dan piknik, di antara waktu liburan yang tidaklah sama di setiap jenjang pendidikan. Kalau dibuat rata-rata, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/01/liburan-di-masjid-meraih-asa-merintis-kemuliaan">Liburan di Masjid: Meraih Asa, Merintis Kemuliaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Nuridin &amp; Ira Alia Maerani</strong></span></p>
<p><em>Libur telah tiba&#8230;Libur telah tiba&#8230;</em><br />
<em>Hore&#8230;! Hore&#8230;! Hore&#8230;!</em><br />
<em>Hatiku gembira&#8230;</em></p>
<p><strong>LANTUNAN</strong> lirik lagu anak-anak yang masih kerap didendangkan itu, menggambarkan ekspresi begitu suka citanya saat liburan tiba. Masa liburan kerap diwarnai dengan kegiatan traveling dan piknik, di antara waktu liburan yang tidaklah sama di setiap jenjang pendidikan. Kalau dibuat rata-rata, sekitar 2 (dua) pekan lamanya.</p>
<p>Kegiatan selama liburan ini, tentu saja tidak seluruhnya diisi dengan rekreasi ke pantai, gunung, kebun binatang, tempat wisata dan perbelanjaan. Selain karena kesibukan orang tua, juga karena pertimbangan kebutuhan mendesak yang lebih diprioritaskan.</p>
<p>Mengingat masa kenaikan kelas adalah masa-masa orang tua mengeluarkan anggaran yang cukup banyak untuk mempersiapkan pendidikan anak-anaknya dengan berbagai kebutuhan yang menyertai, seperti: daftar ulang kenaikan tingkat (jenjang) pendidikan, membeli seragam baru, sepatu, tas baru, buku dan sebagainya.</p>
<p>Oleh karena itu, agar liburan tidak berlalu tanpa kesan, maka kegiatan apakah yang menumbuhkan kecintaan kepada Sang Khalik, merangsang intelektualitas anak, berproses dengan adab dan <em>akhlakul karimah</em>, menyayangi sesama dengan membangun kebersamaan, empati, keceriaan tanpa mengeluarkan anggaran yang besar?</p>
<p><strong>Liburan di Masjid</strong><br />
Libur sekolah sudah kira-kira 10 hari berlalu. Libur sekolah semester dua pada gilirannya akan memasuki semester 1 tahun pelajaran 2025/2026. Masa libur sekolah menjadi masa yang ditunggu-tunggu oleh para siswa, karena sejenak mereka akan menikmati kebebasan untuk bisa bermain atau bertamasya.</p>
<p>Libur sekolah juga biasanya akan dimanfaatkan untuk <em>study tour</em> bagi siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD), kelas 9 untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan kelas 12 untuk Sekolah Menengah Atas (SMA). Singkatnya, libur sekolah menjadi momentum untuk membuat suasana lebih rileks, dan menjadikan siswa akan segar kembali untuk mempersiapkan masuk pada tahun pelajaran baru.</p>
<p>Di antara beragam aktivitas mengisi libur sekolah, ada salah satu kegiatan menarik yang menginspirasi untuk dilakukan di tempat lain. Aktivitas tersebut bertajuk, liburan di masjid.</p>
<p>Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Jami’ Darussalam, Perumahan Plamongan Indah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari (30 Juni-3 Juli 2025), dari pukul 08.00 sampai dengan 11.00 WIB.</p>
<p>Aktivitas ini menjadi menarik, karena para siswa diberi kesempatan untuk mencari ilmu di masjid dengan suasana yang rileks, penuh dengan permainan yang mendidik. Aktivitas ini juga menjadi alternatif bagi siswa yang tidak menghabiskan masa liburan dengan bertamasya atau sekedar berlibur ke rumah saudara atau ke rumah nenek.</p>
<p>Liburan di masjid menjadi menarik, karena diisi beragam kegiatan. Tadarus merupakan kegiatan rutin di Taman Pendidikan Alquran. Untuk itu, muatan liburan di masjid diisi dengan kegiatan yang menyenangkan, dengan penyampaian khas anak-anak oleh para ustadz/ustadzah berpengalaman. Diselingi dengan dongeng kisah para nabi dan rasul.</p>
<p>Anak-anak juga diberikan materi Tauhid (Rukun Islam dan Rukum Iman), kisah teladan para nabi, materi dan praktik wudhu, materi dan praktak shalat, pengenalan angka dan huruf dalam Bahasa Arab, disertai <em>fun game</em> untuk mengusir kejenuhan, dengan tetap memperhatikan adab di dalam masjid, dan makan snack bersama.</p>
<p>Takmir Masjid Darussalam mengemas kegiatan liburan di masjid dalam <em>flyer</em>, yang diviralkan melalui grup <em>WhatsApp</em>, dan disampaikan secara massif kepada warga Perumahan Plamongan Indah dan sekitarnya. Adapun <em>flyer-</em>nya seperti di bawah ini:</p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone wp-image-481875 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/ira-2.jpg" alt="" width="492" height="681" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/ira-2.jpg 492w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/ira-2-289x400.jpg 289w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/ira-2-108x150.jpg 108w" sizes="(max-width: 492px) 100vw, 492px" /></p>
<p>Aktivitas kegiatan liburan di masjid ini sangat membantu orang tua siswa, yang tidak memiliki alternatif untuk berlibur, karena masih memiliki kesibukan bekerja. Sedangkan bagi siswa, menjadi kegiatan yang sangat positif dan tentu saja bermakna, karena didalamnya mengandung muatan kegiatan yang bersifat keilmuan.</p>
<p>Liburan di masjid juga diasuh oleh para guru atau ustadz/ustadzah, yang akan membimbing para siswa untuk bermain secara positif, serta membimbing siswa untuk belajar dengan pendekatan yang rileks dan menyenangkan.</p>
<p>Melalui kegiatan liburan di masjid, tentu saja akan menghadirkan banyak manfaat, antara lain: <em><strong>Pertama</strong></em>, mendapatkan ilmu; <em><strong>Kedua</strong></em>, mengisi kekosongan waktu yang positif; <strong><em>Ketiga</em></strong>, membantu orang tua siswa agar lebih memilih kegiatan yang mendukung proses pembelajaran di sekolah.</p>
<p><em><strong>Keempat</strong></em>, memakmurkan masjid dan menjadikan masjid lebih berfungsi lebih memiliki manfaat, tidak saja sebagai tempat ibadah tetapi juga menjadi tempat pendidikan dan dakwah; <em><strong>Kelima</strong></em>, membangun kecintaan pada masjid bagi anak muda Muslim. Sehingga diharapkan melalui ikhtiar ini merupakan upaya meraih asa, merintis kemuliaan di dunia dan akhirat.</p>
<p>Anak muda yang terpaut hatinya di masjid, menjadi salah satu di antara tujuh golongan yang mendapatkan naungan Allah di hari kiamat (HR Bukhari ke-1.334): <em>Ada tujuh (golongan orang beriman) yang akan mendapat naungan (perlindungan) dari Allah di bawah naunganNya (pada hari kiamat) yang ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Yaitu; Pemimpin yang adil, seorang pemuda yang menyibukkan dirinya dengan ibadah kepada Rabnya, seorang laki-laki yang hatinya terpaut dengan masjid, dua orang laki-laki yang saling mencintai karena Allah, keduanya bertemu karena Allah dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki yang diajak berbuat maksiat oleh seorang wanita kaya lagi cantik lalu dia berkata, “aku takut kepada Allah”, seorang yang bersedekah dengan menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfaqkan oleh tangan kanannya, dan seorang laki-laki yang berdzikir kepada Allah dengan mengasingkan diri sendirian hingga kedua matanya basah karena menangis</em>.</p>
<p>&#8212;<strong> Dr H Nuridin SAg MPd</strong> (<em>Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unissula</em>) &amp; <strong>Dr Hj Ira Alia Maerani SH MH</strong> (<em>Dosen Fakultas Hukum Unissula</em>) &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/01/liburan-di-masjid-meraih-asa-merintis-kemuliaan">Liburan di Masjid: Meraih Asa, Merintis Kemuliaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Imbauan Polda Jateng kepada Orang Tua, Waspadai Pergaulan Anak dan Cegah Tawuran</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/25/imbauan-polda-jateng-kepada-orang-tua-waspadai-pergaulan-anak-dan-cegah-tawuran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Aug 2024 07:47:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah tawuran]]></category>
		<category><![CDATA[imbauan]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=432759</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Terjadinya aksi tawuran remaja yang meresahkan masyarakat mendapat perhatian serius dari Polda Jateng. Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengajak seluruh keluarga, terutama orang tua, untuk lebih proaktif dalam menjaga dan mengawasi anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah, seperti aksi tawuran. &#8220;Keluarga adalah benteng pertama dalam membentuk karakter [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/25/imbauan-polda-jateng-kepada-orang-tua-waspadai-pergaulan-anak-dan-cegah-tawuran">Imbauan Polda Jateng kepada Orang Tua, Waspadai Pergaulan Anak dan Cegah Tawuran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Terjadinya aksi tawuran remaja yang meresahkan masyarakat mendapat perhatian serius dari Polda Jateng.</p>
<p>Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengajak seluruh keluarga, terutama orang tua, untuk lebih proaktif dalam menjaga dan mengawasi anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah, seperti aksi tawuran.</p>
<p>&#8220;Keluarga adalah benteng pertama dalam membentuk karakter anak. Orang tua harus lebih waspada dan memantau aktivitas pergaulan anak-anak mereka,&#8221; tegas Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Minggu (25/8/2024).</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, terjadi insiden tawuran di jembatan Puskesmas Bandarharjo Semarang, pada Jumat (23/8/2024) dini hari hingga menggugah kepedulian banyak pihak.</p>
<p>Artanto menekankan, kepolisian akan menindak tegas para pelaku tawuran sesuai hukum yang berlaku, karena tindakan kekerasan ini tidak hanya membahayakan orang lain tetapi juga merusak masa depan pelakunya sendiri.</p>
<p>Sebagai bentuk pencegahan, Polda Jateng akan meningkatkan patroli di wilayah rawan konflik dan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memberikan edukasi kepada remaja mengenai bahaya dan dampak buruk dari tawuran.</p>
<p>Artanto juga mengajak masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih peduli dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi muda.</p>
<p>&#8220;Setiap anak adalah harapan masa depan kita. Ketika mereka terjerumus ke dalam pergaulan yang salah seperti tawuran, bukan hanya masa depan mereka yang terancam, tetapi juga masa depan bangsa. Mari bersama jaga anak-anak kita dengan penuh perhatian, agar tumbuh menjadi generasi yang kuat, bermoral, dan berprestasi.&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/25/imbauan-polda-jateng-kepada-orang-tua-waspadai-pergaulan-anak-dan-cegah-tawuran">Imbauan Polda Jateng kepada Orang Tua, Waspadai Pergaulan Anak dan Cegah Tawuran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perlunya Orang Tua Bangun Koneksi yang Baik dengan Anak Agar Tak Kecanduan Gadget</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/03/31/perlunya-orang-tua-bangun-koneksi-yang-baik-dengan-anak-agar-tak-kecanduan-gadget</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2022 03:09:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Gandget]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Yang Baik]]></category>
		<category><![CDATA[Kecanduan Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=241634</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)- Psikolog anak dan keluarga Samanta Elsener mengatakan, orang tua perlu membangun koneksi atau hubungan yang baik dengan anak agar si buah hati tak kecanduan gadget. Menurutnya, anak yang kecanduan gadget menandakan bahwa dia tidak memiliki koneksi yang baik dengan orang sekitar termasuk orang tua. &#8220;Jadi, gadget itu pelarian anak-anak karena dia tidak mendapatkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/03/31/perlunya-orang-tua-bangun-koneksi-yang-baik-dengan-anak-agar-tak-kecanduan-gadget">Perlunya Orang Tua Bangun Koneksi yang Baik dengan Anak Agar Tak Kecanduan Gadget</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)-</strong> Psikolog anak dan keluarga Samanta Elsener mengatakan, orang tua perlu membangun koneksi atau hubungan yang baik dengan anak agar si buah hati tak kecanduan gadget.</p>
<p>Menurutnya, anak yang kecanduan gadget menandakan bahwa dia tidak memiliki koneksi yang baik dengan orang sekitar termasuk orang tua.</p>
<p>&#8220;Jadi, gadget itu pelarian anak-anak karena dia tidak mendapatkan koneksi. Sama orang tua enggak dapat, sama teman-temannya juga enggak dapat. Tapi dengan gadget, dia ada interaksi dengan game-nya, dengan tontonannya, yang membuat dia punya pertanyaan dan tertarik dengan sesuatu,&#8221; kata Samanta dalam sebuah acara virtual pada Kamis (31/3/2022).</p>
<p><strong>Baca Juga:<a href="https://suarabaru.id/2022/03/30/sinopsis-film-baby-blues-angkat-lika-liku-kehidupan-orang-tua-baru/">Sinopsis Film ‘Baby Blues’, Angkat Lika Liku Kehidupan Orang Tua Baru</a></strong></p>
<p>Ada berbagai cara yang dapat dilakukan orang tua untuk membangun koneksi yang baik dengan anak, ujar Samanta. Misalnya, dengan membacakan buku-buku yang menarik dan dapat meningkatkan rasa ingin tahu serta membuat anak tergerak untuk mengamati lingkungan sekitar.</p>
<p>Jika anak sangat sulit untuk lepas dengan gadget, Samanta menyarankan untuk mengajak anak bermain gadget di beranda rumah. Kemudian, alihkan perhatiannya secara perlahan.</p>
<p>&#8220;Jadi bawa ke luar rumah dulu biar dia menikmati area di luar. Lama-lama kita alihkan, misalnya &#8216;eh, di sana ada burung, liat deh&#8217;. Jadi kita alihkan pelan-pelan supaya matanya enggak ke gadget terus. Kalau langsung dipaksa, nanti dia antipati dengan kegiatan di luar rumah,&#8221; ujar Samanta.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/03/30/diet-saat-puasa-kenapa-tidak/">Diet Saat Puasa, Kenapa Tidak?</a></strong></p>
<p>Setelah itu, lanjut Samanta, orang tua bisa mulai mengajak anak untuk bermain di sekitar rumah seperti bersepeda atau berjalan kaki. Kemudian, berikan anak tantangan yang bisa membuat dia memperhatikan lingkungan sekitar.</p>
<p>&#8220;Misalnya, nanti kalau ada rumah catnya warna merah, kita hitung, yuk, ada berapa. Jadi dikasih challenge supaya dia memperhatikan sekitarnya dia,&#8221; imbuh Samanta.</p>
<p>Kemudian, lanjut dia, barulah batasi penggunaan gadget setiap hari sesuai kategori usia anak dan mendiskusikan kegiatan yang bisa dilakukan bersama, serta aturan-aturan yang di dalamnya terdapat reward (hadiah) dan punishment (konsekuensi).</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/03/30/lima-olahraga-ringan-saat-jalankan-puasa/">Lima Olahraga Ringan Saat Jalankan Puasa</a></strong></p>
<p>Namun, Samanta mengingatkan bahwa konsekuensi harus merupakan sesuatu yang membangun karakter anak, bukan menghukum. Menurut dia, hukuman justru akan membuat anak menjadi benci pada orang tuanya dan semakin menghilangkan koneksi dengan orang tuanya.</p>
<p>&#8220;Misal dia main gadget lebih dari waktu yang disepakati, dihukum lihat tembok satu jam. Itu tidak akan membuat anak jera. Tapi, konsekuensi jika main gadget lebih dari satu jam, berarti besok tidak ada waktu main gadget tapi baca bukunya lebih banyak,&#8221; ujar Samanta.</p>
<p>&#8220;Kalau anak sudah ada koneksinya dengan orang tua, kita ngomong apa pasti didengerin, kita enggak usah pakai teriak-teriak,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/03/31/perlunya-orang-tua-bangun-koneksi-yang-baik-dengan-anak-agar-tak-kecanduan-gadget">Perlunya Orang Tua Bangun Koneksi yang Baik dengan Anak Agar Tak Kecanduan Gadget</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>