<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nusantara Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/nusantara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Feb 2026 14:51:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Nusantara Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>IKN Jajaki Pipa Resapan Horizontal, Ini Solusi dari Dosen USM</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/09/ikn-jajaki-pipa-resapan-horizontal-ini-solusi-dari-dosen-usm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 03:45:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Kota Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Otorita IKN]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi Air Tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Pipa Resapan Horizontal]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=543680</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Upaya menjadikan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota berkelanjutan, terus diperkuat. Salah satunya melalui pemanfaatan Pipa Resapan Horizontal (PRH), inovasi teknologi konservasi air tanah, yang dipaparkan dalam kegiatan ekspos di Kantor Otorita IKN, Nusantara, Kalimantan Timur, pada Selasa (3/2/2026) lalu. Kegiatan yang digelar secara luring dan daring ini, dibuka Direktur Perencanaan Mikro Otorita [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/09/ikn-jajaki-pipa-resapan-horizontal-ini-solusi-dari-dosen-usm">IKN Jajaki Pipa Resapan Horizontal, Ini Solusi dari Dosen USM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Upaya menjadikan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota berkelanjutan, terus diperkuat. Salah satunya melalui pemanfaatan Pipa Resapan Horizontal (PRH), inovasi teknologi konservasi air tanah, yang dipaparkan dalam kegiatan ekspos di Kantor Otorita IKN, Nusantara, Kalimantan Timur, pada Selasa (3/2/2026) lalu.</p>
<p>Kegiatan yang digelar secara luring dan daring ini, dibuka Direktur Perencanaan Mikro Otorita IKN, Mirwansyah Prawiranegara ST MSc, dan dihadiri jajaran deputi serta para Direktur Otorita IKN.</p>
<p>Hadir pula Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN, Mia Amalia ST MSi PhD, bersama pimpinan dan perwakilan LPPM Universitas Semarang (USM).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/09/ascend-gp-2026-upaya-memperkuat-reputasi-usm-secara-global">Ascend-GP 2026, Upaya Memperkuat Reputasi USM secara Global</a></strong></p>
<p>Dalam sambutannya, Ketua LPPM USM, Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT menegaskan, peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan Nasional melalui riset terapan.</p>
<p>Menurutnya, inovasi PRH merupakan hasil pengembangan akademik, yang dirancang untuk menjawab persoalan nyata di kawasan perkotaan, khususnya banjir dan penurunan cadangan air tanah.</p>
<p>Pemaparan utama disampaikan Dr Ir Edy Susilo MT, dosen Fakultas Teknik USM sekaligus inventor PRH. Dalam paparannya dijelaskan, PRH bekerja dengan meresapkan air hujan kembali ke dalam tanah, melalui pipa berlubang yang ditanam secara horizontal. Sehingga air tidak seluruhnya dialirkan ke saluran drainase, tetapi disimpan sebagai cadangan air tanah.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/09/15-mahasiswa-fakultas-psikologi-usm-ikuti-upacara-pelepasan">15 Mahasiswa Fakultas Psikologi USM Ikuti Upacara Pelepasan</a></strong></p>
<figure id="attachment_543682" aria-describedby="caption-attachment-543682" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-543682 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-09-at-09.39.53.jpg" alt="" width="681" height="446" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-09-at-09.39.53.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-09-at-09.39.53-400x262.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-09-at-09.39.53-150x98.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-543682" class="wp-caption-text">Pemanfaatan Pipa Resapan Horizontal (PRH) hasil karya USM, dipaparkan dalam kegiatan ekspos di Kantor Otorita IKN, Nusantara, Kalimantan Timur, Selasa (3/2/2026) lalu. Foto: dok/usm</figcaption></figure>
<p>&#8221;Dengan PRH, limpasan permukaan dapat dikurangi, sementara pengisian air tanah tetap berjalan. Ini penting untuk kawasan perkotaan yang lahan terbukanya semakin terbatas,&#8221; terang Edy.</p>
<p>Ditambahkannya, PRH memiliki fungsi ganda, yakni mereduksi genangan dan banjir saat hujan lebat, serta menjaga ketersediaan air tanah pada musim kemarau. Teknologi ini telah diterapkan di berbagai lokasi, khususnya di Kota Semarang dan sekitarnya, dengan ratusan unit terpasang di kawasan rawan banjir, permukiman, hingga ruang publik.</p>
<p>Dalam diskusi, para peserta juga menyoroti pentingnya keterpaduan teknologi resapan, dengan kebijakan tata ruang. PRH dinilai dapat memperkuat konsep jejaring hijau dan biru, yaitu keterhubungan antara ruang terbuka hijau, koridor drainase alami, serta tampungan-tampungan air seperti kolam retensi dan embung.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/08/100-mahasiswa-fakultas-teknik-usm-ikuti-upacara-pelepasan-wisudawan-ke-75">100 Mahasiswa Fakultas Teknik USM Ikuti Upacara Pelepasan Wisudawan Ke-75</a></strong></p>
<p>Pendekatan ini sejalan dengan prinsip perencanaan kota spons (Sponge City), di mana kawasan terbangun tetap mampu menyerap, menahan, dan mengelola air hujan secara alami.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Otorita IKN memperoleh gambaran awal mengenai PRH, sebagai solusi teknis yang dapat diintegrasikan dalam perencanaan drainase, ruang terbuka hijau, dan pengelolaan air hujan. Ke depan, inovasi ini berpotensi mendukung terwujudnya IKN sebagai kota yang tangguh terhadap banjir, hemat air, dan berkelanjutan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/09/ikn-jajaki-pipa-resapan-horizontal-ini-solusi-dari-dosen-usm">IKN Jajaki Pipa Resapan Horizontal, Ini Solusi dari Dosen USM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UKM Pilus Universitas Semarang Gelar Malam Renungan AIDS Nusantara 2025</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/10/ukm-pilus-universitas-semarang-gelar-malam-renungan-aids-nusantara-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 07:51:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Aids]]></category>
		<category><![CDATA[HIV AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[Malam Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Informasi dan Layanan Konseling]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Unit Kegiatan Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=533385</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pusat Informasi dan Layanan Konseling (Pilus) Universitas Semarang (USM), belum lama ini menyelenggarakan acara Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN) 2025, di Ruang BEM yang ada di Menara USM Lantai 4. Kegiatan yang mengambil tema &#8216;Malam Diam, Hati Bicara: Melawan Stigma, Memulihkan Harapan&#8217; itu, diikuti anggota internal UKM Pilus. Kegiatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/10/ukm-pilus-universitas-semarang-gelar-malam-renungan-aids-nusantara-2025">UKM Pilus Universitas Semarang Gelar Malam Renungan AIDS Nusantara 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pusat Informasi dan Layanan Konseling (Pilus) Universitas Semarang (USM), belum lama ini menyelenggarakan acara Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN) 2025, di Ruang BEM yang ada di Menara USM Lantai 4.</p>
<p>Kegiatan yang mengambil tema &#8216;Malam Diam, Hati Bicara: Melawan Stigma, Memulihkan Harapan&#8217; itu, diikuti anggota internal UKM Pilus. Kegiatan ini dibuka Ketua Panitia, Zahra Aulia Ramadhani.</p>
<p>Dalam sambutannya, Zahra memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta, yang telah mengikuti kegiatan ini. Dia berharap, melalui MRAN 2025, peserta dapat menjadi lebih peka dan empati terhadap pejuang HIV/AIDS.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/09/petenis-meja-usm-berjaya-di-airlangga-open-series-vii-2025">Petenis Meja USM Berjaya di Airlangga Open Series VII/2025</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami menggandeng Duta Genre Kota Semarang, Harlan A Ganur dan Fadhilah Aulia, untuk memberikan pemaparan tentang HIV/AIDS, penularan, pencegahan, serta pentingnya dukungan sosial terhadap ODHA,&#8221; katanya.</p>
<p>Respons peserta terhadap acara ini ternyata cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya pertanyaan dalam sesi diskusi, yang membahas pencegahan HIV/AIDS, pemahaman ilmiah, serta dampak stigma sosialnya.</p>
<p>Harlan berharap, melalui sesi materi, diskusi, dan renungan malam, peserta belajar untuk memahami lebih dalam tentang HIV/AIDS, bukan hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga dari sisi kemanusiaan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/06/rektor-usm-berharap-mahasiswa-siap-hadapi-era-society-5-0">Rektor USM Berharap Mahasiswa Siap Hadapi Era Society 5.0</a></strong></p>
<p>Selain itu juga, menghapus stigma, menumbuhkan empati, serta membangun lingkungan kampus yang inklusif, merupakan langkah kecil yang berdampak besar.</p>
<p>Sesi Renungan Malam menjadi puncak kegiatan, di mana ruangan dibuat gelap, lilin dinyalakan sebagai simbol harapan, kesyahduan suasana menggambarkan dukungan moral terhadap mereka yang hidup dengan HIV/AIDS, dan para korban yang telah meninggal dunia.</p>
<p>Peserta kemudian menuliskan pesan empati untuk ODHA, melalui sticky notes yang ditempelkan pada papan yang sudah disediakan. &#8221;Kami mengajak para peserta, untuk menghentikan stigma, memupuk empati, dan membangun kampus inklusif,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/10/ukm-pilus-universitas-semarang-gelar-malam-renungan-aids-nusantara-2025">UKM Pilus Universitas Semarang Gelar Malam Renungan AIDS Nusantara 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Keris Nusantara 2025, Tak Hanya Tontonan Namun Juga Tuntunan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/06/festival-keris-nusantara-2025-tak-hanya-tontonan-namun-juga-tuntunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 11:36:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Dekade]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Keris Nusantara 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Agung Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Panitia]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Pusaka Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<category><![CDATA[Wisma Perdamaian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=500014</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ketua Panitia Festival Keris Nusantara 2025, Daryono mengatakan, tahun ini genap dua dekade, sejak keris Nusantara diakui badan dunia United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity (Karya Agung Budaya Takbenda Dunia). Dan untuk memperingati momen itu, sejumlah ratusan keris akan dipamerkan dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/06/festival-keris-nusantara-2025-tak-hanya-tontonan-namun-juga-tuntunan">Festival Keris Nusantara 2025, Tak Hanya Tontonan Namun Juga Tuntunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>– Ketua Panitia Festival Keris Nusantara 2025, Daryono mengatakan, tahun ini genap dua dekade, sejak keris Nusantara diakui badan dunia United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity (Karya Agung Budaya Takbenda Dunia).</p>
<p>Dan untuk memperingati momen itu, sejumlah ratusan keris akan dipamerkan dalam Festival Keris Nusantara 2025, di Wisma Perdamaian, Semarang, Jumat-Minggu (10-12/10/2025) mendatang.</p>
<p>Disampaikan juga, ajang ini diselenggarakan oleh Masyarakat Pusaka Nusantara, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Festival akan menampilkan 100 koleksi keris dari berbagai daerah, yang telah melalui proses kurasi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/06/kebakaran-pasar-kota-wonogiri-ditetapkan-sebagai-status-darurat">Kebakaran Pasar Kota Wonogiri, Ditetapkan Sebagai Status Darurat</a></strong></p>
<p>&#8221;Ajang ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan. Harapan kami, pameran ini bisa memberikan edukasi kepada masyarakat,&#8221; kata Daryono, yang ditemui sejumlah awak media usai Konferensi Pers yang dilakukan di Ruang Rapat Diskominfo Jateng, Senin (6/10/2025).</p>
<p>Selain pameran, festival juga menghadirkan demonstrasi pembuatan keris, warangka, mranggi kemasan, dan kendogo. Ada pula pementasan wayang kulit serta bursa keris, yang menegaskan nilai ekonomis tinggi dari senjata tradisional ini.</p>
<p>&#8221;Yang lebih penting dari kurasi nanti, bagaimana masyarakat memahami besarnya nilai filosofi dalam keris. Bagi masyarakat Jawa, keris bukan sekadar senjata, melainkan juga ageman dan bagian dari spiritualitas,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, Subkoordinator Kesenian Bidang Kebudayaan Disdikbud Jateng, Budi Santosa menambahkan, ajang ini menjadi sarana transfer pengetahuan bagi pelajar, agar keahlian dan pengetahuan tentang metalurgi, dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/06/festival-keris-nusantara-2025-tak-hanya-tontonan-namun-juga-tuntunan">Festival Keris Nusantara 2025, Tak Hanya Tontonan Namun Juga Tuntunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Olahan Manisan Belimbing dan Jambu Citra Jadi Oleh-oleh Khas Demak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/15/olahan-manisan-belimbing-dan-jambu-citra-jadi-oleh-oleh-khas-demak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Oct 2024 11:20:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Belimbing]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Dempet]]></category>
		<category><![CDATA[Jambu Citra]]></category>
		<category><![CDATA[Jambu Merah Delima]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Dempet]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Shahah]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=441278</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEMAK (SUARABARU.ID)&#8211; Kabupaten Demak dikenal sebagai penghasil buah belimbing dan jambu, baik jambu merah delima maupun jambu citra. Buah belimbing dan jambu citra sendiri memiliki kandungan air yang cukup berasa manis, sedikit masam namun segar. Sedangkan jambu merah delima memiliki rasa manis yang luar biasa. Jenis buah itu, memang sudah dikenal di seantero Nusantara sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/15/olahan-manisan-belimbing-dan-jambu-citra-jadi-oleh-oleh-khas-demak">Olahan Manisan Belimbing dan Jambu Citra Jadi Oleh-oleh Khas Demak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEMAK (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Kabupaten Demak dikenal sebagai penghasil buah belimbing dan jambu, baik jambu merah delima maupun jambu citra. Buah belimbing dan jambu citra sendiri memiliki kandungan air yang cukup berasa manis, sedikit masam namun segar.</p>
<p>Sedangkan jambu merah delima memiliki rasa manis yang luar biasa. Jenis buah itu, memang sudah dikenal di seantero Nusantara sebagai oleh-oleh khas Demak. Namun demikian untuk menambah variatif jenis buah tangan, kini muncul ide inovasi makanan olahan berbahan baku buah itu, sebagai manisan buah.</p>
<p>Adalah Hartono dan Mahmudah, pasangan suami istri warga Desa Dempet, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, telah mengolah buah khas Demak itu sebagai manisan yang memiliki rasa segar berlabel &#8216;Shahah&#8217;.</p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>BACA JUGA <a href="https://suarabaru.id/2024/10/15/peserta-lomba-foto-curug-kedung-kudhu-pudakpayung-capai-94-orang">Peserta Lomba Foto Curug Kedung Kudhu Pudakpayung Capai 94 Orang</a></strong></span></p>
<p>&#8221;Manisan ini memiliki rasa yang enak dan aman untuk dikonsumsi, karena diolah secara higienis dengan gula asli. Kita sajikan dengan kemasan cup plastik mangkok, dengan penutup berlabel Shahah,&#8221; kata Hartono, yang ditemui di rumahnya belum lama ini.</p>
<p>Sehari-hari, Hartono dibantu sang istri dan empat orang karyawannya. Dalam sehari, dia membutuhkan bahan olahan sekitar satu kwintal buah belimbing dan jambu citra.</p>
<p>Untuk produk manisan yang dibuatnya, tidak hanya berbahan buah-buahan asli Demak saja. Namun ada jenis buah lain seperti mangga, nanas dan kolang-kaling.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/15/olahan-manisan-belimbing-dan-jambu-citra-jadi-oleh-oleh-khas-demak">Olahan Manisan Belimbing dan Jambu Citra Jadi Oleh-oleh Khas Demak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beromzet Belasan Juta, Kerajinan Boneka Nona Kriwil Baju Adat Nusantara dari Limbah Perca asal Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/21/beromzet-belasan-juta-kerajinan-boneka-nona-kriwil-baju-adat-nusantara-dari-limbah-perca-asal-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2024 03:28:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[adat]]></category>
		<category><![CDATA[boneka]]></category>
		<category><![CDATA[Darum Santi]]></category>
		<category><![CDATA[kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[Nona Kriwil]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[suvenir]]></category>
		<category><![CDATA[umkm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=415200</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Darum Santi (46), seorang ibu asal Kota Semarang itulah yang memiliki ide membuat kerajinan boneka Nona Kriwil berbaju adat Nusantara memanfaatkan limbah kain perca…” DI RUMAHNYA di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Darum Santi menampakkan ratusan koleksi boneka Nona Kriwil berkebaya, dan baju adat Nusantara, Jumat 17 Mei 2024. Boneka-boneka itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/21/beromzet-belasan-juta-kerajinan-boneka-nona-kriwil-baju-adat-nusantara-dari-limbah-perca-asal-semarang">Beromzet Belasan Juta, Kerajinan Boneka Nona Kriwil Baju Adat Nusantara dari Limbah Perca asal Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>“</strong>Darum Santi (46), seorang ibu asal Kota Semarang itulah yang memiliki ide membuat kerajinan boneka Nona Kriwil berbaju adat Nusantara memanfaatkan limbah kain perca…”</em></p>
<p><strong>DI RUMAHNYA</strong> di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Darum Santi menampakkan ratusan koleksi boneka Nona Kriwil berkebaya, dan baju adat Nusantara, Jumat 17 Mei 2024.</p>
<p>Boneka-boneka itu tertata rapi di rak-rak vertikal dan horizontal. Ada karakter berbaju adat Papua dan Indonesia Timur berbaju adat kain lurik, hingga batik dan kebaya-kebaya Jawa.</p>
<p>Di siang yang terik itu, Darum Santi sosok yang berprofesi utama sebagai Guru Sekolah Dasar (SD) bercerita banyak bagaimana mulanya menggeluti kerajinan sebagai usaha sampingannya.</p>
<p>Nona Kriwil merupakan sebuah karakter boneka dengan rambut kriwil (gelombang agak keriting), yang disulam menggunakan bahan benang wol.</p>
<p>Kemudian untuk sematan pakaian kebaya, dan baju adat nusantara dijahit memanfaatkan limbah kain-kain perca seperti batik, lurik, dan kain tenun, serta lainnya.</p>
<p>Jadilah boneka Nona Kriwil berbaju adat khas nusantara yang unik, hingga banyak diminati masyarakat lokal. Bahkan, boneka Nona Kriwil karya Darum Santi juga telah terbang ke beberapa negara.</p>
<figure id="attachment_415202" aria-describedby="caption-attachment-415202" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-415202" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Nona-Kriwil-2.jpg" alt="" width="681" height="384" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Nona-Kriwil-2.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Nona-Kriwil-2-400x226.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Nona-Kriwil-2-150x85.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-415202" class="wp-caption-text">Koleksi-koleksi boneka Nona Kriwil berbaju adat Nusantara milik Darum Santi setidaknya sudah mewakili dari 18 provinsi di Indonesia. (Foto: Diaz A Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Awal Mula </strong></p>
<p>Semasa kecil Darum Santi memang sudah menyukai kerajinan. Kemampuannya didapat salah satunya saat masih sekolah mendapat pelajaran seperti menjahit atau menyulam.</p>
<p>“Apalagi zaman dahulu saya kecil itu ada mata pelajaran seni kerajinan. Dahulu ada kan seperti menyulam, menjahit di sekolah,” katanya.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, ia mulai menyalurkan kegembiraannya akan kerajinan dengan membuat boneka-boneka souvenir berukuran kecil sebagai usaha kecil mikro dan menengah (UMKM).</p>
<p>&#8220;Mulanya saya memang suka dengan kerajinan ya. Sejak 2012 mulai membuat kerajinan boneka-boneka (suvenir) apa saja,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Darum Santi mengutak-atik bermacam jenis-jenis boneka. Hingga dia merasa karya kerajinannya harus berbeda dan unik daripada yang lain.</p>
<p>2019 menjadi tahun tercetusnya ide membuat boneka dengan karakter rambut kriwil berpakaian kebaya dan adat Nusantara, selain itu ada pula kasual.</p>
<p>&#8220;Kemudian pada 2019 akhirnya saya mulai menekuni boneka Nona Kriwil dengan adat Nusantara,&#8221; katanya.</p>
<p>Bahan busana yang digunakan merupakan limbah kain perca yang didapatnya dari para penjahit. Ada pula yang didapatnya dari luar daerah sesuai baju adat daerah seperti kain lurik khas Indonesia Timur.</p>
<p>“Alasanya pakai kain perca ya saya ingin membantu diri saya sendiri dan bumi pada umumnya. Saya banyak baca artikel tentang kain perca yang sulit diurai. Saya mulai dari diri saya sendiri untuk bergerak memanfaatkan kain perca yang tak digunakan lagi oleh penjahit di sekitar saya. Saya mintai untuk dibikin kerajinan,” katanya.</p>
<p>Setidaknya dia telah melahirkan karya-karya boneka Nona Kriwil dengan baju adat sebanyak 18 provinsi dari seluruh Indonesia. Seperti Jawa, Sunda, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua.</p>
<p>&#8220;Tema baju adat Nusantara dipilih juga karena saya ingin lestarikan budaya Indonesia. Memperkenalkan juga pada anak-anak, ini lho Indonesia itu kaya sekali (budayanya),&#8221; ucap Darum Santi.</p>
<p>Untuk ukuran boneka yang dibuatnya ada tiga, yakni 12 cm, 17 cm, dan 20 cm.Setiap ukuran dan model punya tingkat kesulitan yang berbeda dalam membuatnya.</p>
<p>“Lama proses pembuatan (setiap boneka) itu sekira 3 jam. Namun kalau membuatnya itu sebetulnya saya itu dalam skala banyak, misal bajunya dulu, lalu rambutnya, jadi begitu caranya,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_415203" aria-describedby="caption-attachment-415203" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-415203" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Nona-Kriwil-3.jpg" alt="" width="681" height="384" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Nona-Kriwil-3.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Nona-Kriwil-3-400x226.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Nona-Kriwil-3-150x85.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-415203" class="wp-caption-text">Darum Santi peduli dengan lingkungan dengan memanfaatkan kain perca dari para penjahit untuk bahan baju adat Nusantara boneka Nona Kriwil. (Foto: Diaz A Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Pandemi Covid 19</strong></p>
<p>Bukan perkara mudah memulai bisnis kecil UMKM seperti dirinya untuk melewati masa Pandemi Covid 19 di Indonesia sejak Maret 2020.</p>
<p>Baru setahun memulai bisnis dengan ide baru tersebut, Darum Santi harus bertahan terhadap banyak pembatasan pergerakan saat masa-masa Covid 19.</p>
<p>Dia tak lagi banyak mengikuti pameran-pameran UMKM di luar seperti mall, lokasi-lokasi luar ruangan (outdoor).</p>
<p>“Saya memilih banyak dirumah (tidak pameran di luar) saat itu mungkin ada dua tahun lebih,” katanya.</p>
<p>Namun kini usahanya sudah bangkit kembali. Boneka Nona Kriwil sering mengikuti pameran UMKM di luar bersama relasi sesame banyak perajin lainnya.</p>
<figure id="attachment_415204" aria-describedby="caption-attachment-415204" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-415204" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Nona-Kriwil-4.jpg" alt="" width="681" height="384" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Nona-Kriwil-4.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Nona-Kriwil-4-400x226.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/Nona-Kriwil-4-150x85.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-415204" class="wp-caption-text">Karakter boneka Nona Kriwil cukup menarik perhatian terutama saat mengikuti pameran UMKM, hingga diminati warga negara asing atau dibeli orang Indonesia untuk oleh-oleh di luar negeri. (Foto: Diaz A Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Penjualan Hingga ke Luar Negeri</strong></p>
<p>Boneka Nona Kriwil cukup mendapatkan perhatian dari khalayak dengan karakternya yang khas dan mengenalkan budaya Nusantara.</p>
<p>Selain penjualan dengan mengikuti banyak pameran-pameran UMKM, penjualannya juga banyak melalui media sosial atau daring.</p>
<p>“Satu bulan rata-rata penjualan bisa 50-100 boneka. Omset bisa Rp 15 juta sebulan. Harga boneka sekarang berkisar itu Rp 120 ribu – Rp 170 ribuan,” ujarnya.</p>
<p>Dengan omset yang cukup lumayan itu, Darum Santi kini dibantu tenaga kerja sampingan <em>(part time) </em>2-3 orang.</p>
<p>“Kerjaan itu diambil dibawa pulang. Kemudian untuk <em>finishing </em>(penyelesaian) dikerjakan di rumah saya,” katanya.</p>
<p>Penjualan sampai saat ini sudah ada yang memesan dari luar Pulau Jawa, namun paling banyak di Jawa karena sering keliling mengikuti pameran UMKM.</p>
<p>Boneka Nona Kriwil juga sudah terbang ke luar negeri, di Eropa sampai ke Swiss, kemudian di Asia juga ke Jepang.</p>
<p>“Pernah dibeli bule Swiss, istrinya orang Indonesia. Saat itu ingin terbang ke Swiss lalu membeli suvenir yang menurutnya khas ini,” katanya.</p>
<p>Lalu juga boneka Nona Kriwil mendarat di Jepang di mana dibeli orang Indonesia yang memang lama tinggal di Negeri Sakura.</p>
<p>“Saat itu dia sedang di Indonesia dan ingin kembali ke Jepang. Suka dengan boneka Nona Kriwil ketemu saat saya pameran, lalu dibeli lumayan jumlahnya beberapa untuk mengenalkan budaya Indonesia di sana,” ujarnya.</p>
<p>Ya, Darum Santi merupakan salah seorang yang peduli dengan lingkungan. Dia bisa menangkap sekecil apapun peluang menjadi cuan.</p>
<p>Bekal kemampuannya dipadukan tekad untuk mengolah limbah kain perca menjadi barang bernilai ekonomis. Selain itu juga bisa mengenalkan budaya Nusantara dengan karakter boneka kepada khalayak bahkan hingga mancanegara.</p>
<p><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/21/beromzet-belasan-juta-kerajinan-boneka-nona-kriwil-baju-adat-nusantara-dari-limbah-perca-asal-semarang">Beromzet Belasan Juta, Kerajinan Boneka Nona Kriwil Baju Adat Nusantara dari Limbah Perca asal Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>