<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>museum Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/museum/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Dec 2024 04:52:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>museum Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Museum UKSW Diresmikan, Suguhkan Jejak Sejarah untuk Menginspirasi dan Mengedukasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/10/museum-uksw-diresmikan-suguhkan-jejak-sejarah-untuk-menginspirasi-dan-mengedukasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2024 04:52:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Diremikan]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Mengedukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Menginspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[UKSW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=451221</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211; Selain Rapat Senat Terbuka, peringatan Dies Natalis ke-68 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) tahun ini terasa lebih istimewa dengan diresmikannya Museum UKSW, Selasa (10/12/2024). Terletak di lantai 2 Perpustakaan Notohamidjojo, Museum UKSW menyuguhkan berbagai koleksi yang mencerminkan perjalanan akademik, inovasi, dan sejarah kampus Indonesia Mini. Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami bersama para [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/10/museum-uksw-diresmikan-suguhkan-jejak-sejarah-untuk-menginspirasi-dan-mengedukasi">Museum UKSW Diresmikan, Suguhkan Jejak Sejarah untuk Menginspirasi dan Mengedukasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Selain Rapat Senat Terbuka, peringatan Dies Natalis ke-68 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) tahun ini terasa lebih istimewa dengan diresmikannya Museum UKSW, Selasa (10/12/2024).</p>
<p>Terletak di lantai 2 Perpustakaan Notohamidjojo, Museum UKSW menyuguhkan berbagai koleksi yang mencerminkan perjalanan akademik, inovasi, dan sejarah kampus Indonesia Mini.</p>
<p>Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami bersama para Wakil Rektor, hadir dalam peresmian Museum UKSW. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua Umum Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP PTSI) Prof. Dr. Thomas Suyatno didampingi Rektor Intiyas.</p>
<p>Hadir dalam peresmian para pengurus, pengawas dan Pembina Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Satya Wacana (YPTKSW), Senator UKSW, Direktur Direktorat di lingkungan UKSW, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Hadir juga Anthony Y.M. Tumimomor, S.Kom., M.Cs., seorang Dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Teknologi Informasi (FTI) yang juga perancang Museum UKSW.</p>
<p><strong>Monumental</strong></p>
<p>“Dengan penuh rasa syukur, disaksikan civitas academica UKSW saya resmikan Museum UKSW yang sangat monumental. Dengan museum ini kita mengenang jasa para pendiri, perintis kampus kita tercinta,” kata Prof. Dr. Thomas Suyatno.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Rektor Intiyas mengucapkan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah ikut ambil bagian sehingga Museum UKSW akhirnya diresmikan. “Terima kasih untuk semua tim yang telah memonitor jalannya perancangan sampai dengan pelaksanaan. Desainer museum ini adalah dosen kita dosen DKV Mas Anthony yang juga perancang museum di Salatiga,” kata Rektor Intiyas dalam sambutannya.</p>
<p>Disampaikannya, Museum UKSW ini ke depan diharapkan menjadi salah satu pusat pembelajaran di kampus ini, khususnya pembelajaran tentang sejarah UKSW bagi mahasiswa khususnya.</p>
<p>Nilai historis yang ada di Museum UKSW tidak hanya tentang kampus ini semata, tetapi juga ada tentang kota Salatiga. Keberadaan UKSW dan Salatiga sudah seperti koin mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Karena itu Rektor Intiyas berharap Museum UKSW ini juga dapat memberi warna untuk Kota Salatiga.</p>
<p>“Kami sedang merancang sistem agar museum ini tidak hanya dinikmati oleh civitas academica UKSW saja tetapi juga masyarakat umum agar sejarah kampus ini juga dapat menginspirasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat umum,” kata Rektor Intiyas.</p>
<p><strong>Menjelajah masa lalu</strong></p>
<p>Dihubungi terpisah, Anthony Tumimomor mengungkapkan bahwa UKSW merupakan kampus swasta Kristen tertua di Jawa Tengah yang menyimpan banyak kisah sejarah dan memiliki pesan positif dari masa lalu yang mampu menginspirasi dan memiliki relevansi dengan masa sekarang dan masa depan.</p>
<p>“Museum ini menjadi tempat menyajikan berbagai artefak yang merupakan penanda di masanya. Tak hanya itu, museum ini juga menjadi tempat penjelajahan masa lalu mengenai seluk beluk UKSW sehingga mampu memberikan literasi dan nilai edukasi kepada pengunjung,” tegasnya.</p>
<p>Dirancang dengan konsep “bertumbuh”, museum ini menyuguhkan berbagai koleksi seperti tulisan literasi, artefak fisik, dan juga audio visual. Artefak yang menjadi koleksi museum ini 90% adalah milik atau peralatan yang pernah dimanfaatkan oleh UKSW di masa lalu. Beragam koleksi fisik yang menjadi penanda berbagai masa juga disusun apik di museum ini, seperti buku koleksi UKSW, dokumentasi foto, artefak pendukung perkuliahan, artefak pendukung dokumentasi, dan lainnya.</p>
<p>“Salah satu artefak unggulan adalah koleksi dari Rektor pertama UKSW Dr. O. Notohamidjojo berupa palu sidang, buku harian kerja, pena, dan microfilm reader juga kamera video yang pertama kali dimiliki UKSW,” jelas Anthony.</p>
<p>Diungkapkannya, Museum UKSW adalah museum universitas yang memiliki keunggulan dalam menyajikan timeline secara detail dan runtut dari awal terbentuknya universitas dengan didukung arsip yang lengkap.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/10/museum-uksw-diresmikan-suguhkan-jejak-sejarah-untuk-menginspirasi-dan-mengedukasi">Museum UKSW Diresmikan, Suguhkan Jejak Sejarah untuk Menginspirasi dan Mengedukasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ada Apa di Museum Ranggawarsita Semarang? 17 Museum Berbagai Daerah Gelar Pameran Abhirama</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/13/ada-apa-di-museum-ranggawarsita-semarang-17-museum-berbagai-daerah-gelar-pameran-abhirama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2024 09:06:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>
		<category><![CDATA[Ranggawarsita]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumarno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=419756</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – 17 museum dari berbagai daerah di Indonesia berkolaborasi dalam pameran bersama di Museum Ranggawarsita Semarang, 12-13 Juni 2024. Pameran di Museum Ranggawarsita Semarang itu bertajuk &#8220;Pameran Bersama Abhirama&#8221; itu bertujuan untuk mengenalkan berbagai kekayaan alam dan budaya Jawa. Museum yang menggelar pameran bersama itu di antaranya Museum Ranggawarsita Semarang, Museum Geologi Bandung, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/13/ada-apa-di-museum-ranggawarsita-semarang-17-museum-berbagai-daerah-gelar-pameran-abhirama">Ada Apa di Museum Ranggawarsita Semarang? 17 Museum Berbagai Daerah Gelar Pameran Abhirama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> – 17 museum dari berbagai daerah di Indonesia berkolaborasi dalam pameran bersama di Museum Ranggawarsita Semarang, 12-13 Juni 2024.</p>
<p>Pameran di Museum Ranggawarsita Semarang itu bertajuk &#8220;Pameran Bersama Abhirama&#8221; itu bertujuan untuk mengenalkan berbagai kekayaan alam dan budaya Jawa.</p>
<p>Museum yang menggelar pameran bersama itu di antaranya Museum Ranggawarsita Semarang, Museum Geologi Bandung, Museum Penerangan Jakarta, Museum Batik Pekalongan, Museum Rumah Atsiri Karanganyar, Museum Wayang Indonesia Wonogiri, Museum Tanah dan Pertanian Bogor, dan lainnya.</p>
<p>Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno mengatakan, kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng dengan belasan museum itu memang perlu dilakukan guna meningkatkan minat masyarakat dalam mengunjungi museum.</p>
<p>&#8220;Supaya masyarakat dan pelajar punya keinginan mendatangi museum, kita harus berkolaborasi menginformasikan keberadaan museum,&#8221; kata Sumarno pada acara gala dinner Pameran Bersama Abhirama, di Museum Ranggawarsita, Semarang Rabu, 12 Juni 2024 malam.</p>
<p>Strategi untuk menginformasikannya, kata dia, diantaranya dengan memasang berbagai papan informasi atau tampilan-tampilan inovatif lainnya supaya bisa viral.</p>
<p>&#8220;Kita bisa membuat informasi atau tampilan yang membuat viral di masyarakat. Sebab, sekarang yang menjadi pemicu berdatangnya orang-orang adalah karena viral,” kata dia.</p>
<p>Sumarno menilai, promosi dan publikasi museum kepada masyarakat masih perlu ditingkatkan, terutama di sekolah dan perguruan tinggi. Sebab, segmen yang menjadi sasaran kunjungan di museum adalah pelajar dan mahasiswa, karena museum lebih diarahkan untuk wisata edukasi.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Uswatun Hasanah menjelaskan, selain bentuk kolaborasi promosi dan publikasi antarmuseum, Pameran Abhirama sekaligus sebagai ajang mengenalkan kekayaan alam dan budaya Jawa kepada masyarakat luas.</p>
<p>Uswatun berharap, kolaborasi ini bisa semakin ditingkatkan dengan kegiatan lain, supaya masyarakat maupun pelajar bisa sering berkunjung ke museum.</p>
<p>&#8220;Eksistensi museum ini sebagai wujud adanya destinasi wisata edukasi yang menarik. Tidak hanya Museum Ranggawarsita, tapi museum-museum lain juga menjadi tujuan wisata edukasi bagi semua sekolah,&#8221; harapnya.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/13/ada-apa-di-museum-ranggawarsita-semarang-17-museum-berbagai-daerah-gelar-pameran-abhirama">Ada Apa di Museum Ranggawarsita Semarang? 17 Museum Berbagai Daerah Gelar Pameran Abhirama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Museum Ranggawarsita, Pembelajaran Outing Class yang Bagus bagi Para Siswa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/17/museum-ranggawarsita-pembelajaran-outing-class-yang-bagus-bagi-para-siswa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jan 2024 10:54:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Ranggawarsita]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=394032</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Ada ungkapan “belajarlah sejarah agar kita bisa benar”. Ya, sejarah menunjukkan sesuatu yang pernah terjadi, dan kita belajar dari peristiwa-peristiwa itu. Yang baik bisa kita lanjutkan, yang buruk kita tinggalkan. Cara belajar Sejarah bisa dilakukan dengan membaca buku, membaca artikel di internet, dan sudah banyak pula tayangan di youtube tentang kisah sejarah. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/17/museum-ranggawarsita-pembelajaran-outing-class-yang-bagus-bagi-para-siswa">Museum Ranggawarsita, Pembelajaran Outing Class yang Bagus bagi Para Siswa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG </strong><strong>(</strong><strong><a href="https://suarabaru.id/">SUARABARU.ID</a></strong><strong>)</strong> – Ada ungkapan “belajarlah sejarah agar kita bisa benar”. Ya, sejarah menunjukkan sesuatu yang pernah terjadi, dan kita belajar dari peristiwa-peristiwa itu. Yang baik bisa kita lanjutkan, yang buruk kita tinggalkan.</p>
<p>Cara belajar Sejarah bisa dilakukan dengan membaca buku, membaca artikel di internet, dan sudah banyak pula tayangan di youtube tentang kisah sejarah. Kemudian, kita juga bisa Sejarah dengan mengunjungi situs-situs peninggalan masa lalu, termasuk di antaranya berkunjung  museum untuk bisa melihat dan belajar tentang masa lalu.</p>
<p>Di Semarang ada beberapa museum, di antaranya adalah Museum Negeri Provinsi Jawa Tengah Ranggawarsita. Museum ini diresmikan pada tahun 1989 dan menyimpan koleksi berbagai macam peninggalan sejarah yang ada di Jawa Tengah.</p>
<p>Di lahan seluas kurang lebih 2 hektar, museum dibagi menjadi empat gedung pameran yang terdiri dari dua lantai dengan materi yang berbeda-beda setiap gedungnya. Gedung A untuk koleksi geologi dan geografi, Gedung B untuk peninggalan budaya dari Kerajaan Hindu Buddha, Gedung C untuk sejarah dalam perjuangan, dan Gedung D untuk kebudayaan-kebudayaan khas Jawa Tengah serta gedung-gedung lainnya untuk menunjang operasional museum.</p>
<p>Barang-barang yang ada di museum adalah 90% koleksi yang diambil dari Jawa Tengah dengan cara pengambilan langsung ke lokasi, replika, dan hibah yang memang diberikan untuk ditampilkan di museum.</p>
<figure id="attachment_394035" aria-describedby="caption-attachment-394035" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-394035 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/MUSEUM-BUDUR.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/MUSEUM-BUDUR.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/MUSEUM-BUDUR-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/MUSEUM-BUDUR-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-394035" class="wp-caption-text">Siswa-siswi SMP N 26 mengambil gambar koleksi yang ada di Museum Ranggawarsita. Foto: Willma Putri Andina</figcaption></figure>
<p>Untuk masuk ke Museum Ranggawarsita, kita cukup dengan membayar harga tiket Rp 4.000  anak-anak dan Rp 6.000 untuk dewasa. Pengunjung dapat menikmati fasilitas serta melihat koleksi-koleksi di museum yang buka setiap hari (kecuali hari libur keagamaan) pukul 08.00-15.00 ini.</p>
<p>Pada hari kerja biasa, biasanya museum ramai dengan kunjungan sekolah-sekolah seperti pada hari Rabu (17/1/2024) terdapat kunjungan dari siswa-siswi serta guru pendamping dari SMP N 26 Semarang yang mengunjungi museum dalam rangka penerapan kurikulum merdeka yaitu belajar di luar kelas.</p>
<p>Menurut penuturan Savin, salah satu murid kelas 7 SMP N 26 Semarang yang mengunjungi museum mengatakan bahwa koleksi di museum sudah lengkap. “Ya ada sejarah-sejarahnya dari peperangan sampai adat-adatnya ya museum ini udah bagus, lengkap,” ujar Savin.</p>
<p>Dia mengaku sudah tiga kali mengunjungi museum. Sementara, Sri Suyani guru SMP Negeri 26 Semarang, Museum Ranggawarsita sudah mengalami banyak kemajuan.</p>
<p>“Awalnya hanya pameran wayang namun sekarang sudah diperluas dan banyak koleksi yang bisa dilihat serta dilengkapi dengan audio visual yang dapat menunjang pembelajaran terutama untuk anak-anak sekolah,” kata dia.</p>
<p>Untuk <em>outing class</em>, kata Sri Suryani, untuk penunjang pembelajaran anak-anak itu bagus sangat bagus. “Untuk pemandu yang ada di museum agar ditingkatkan, tidak hanya menjelaskan secara umum saja,” ujarnya.</p>
<p><strong>Koleksi Emas</strong></p>
<p>Pengunjung Museum Ranggawarsita dapat melihat <em>masterpiece</em> yang hanya ada di museum yaitu koleksi emas yang digunakan pada zaman dahulu, arca-arca berbahan dasar logam, serta koleksi dari berbagai daerah di Jawa Tengah lainnya. Diharapkan pengunjung t8iidak hanya dari kalangan anaks ekolah saja, tetapimenjadi daya tarik pengunjung umum.</p>
<p>Tak hanya menawarkan koleksi yang dapat dilihat, tetapi Museum Ranggawarsita juga mengadakan berbagai macam kegiatan seperti belajar bersama museum, pameran bersama museum yang diikuti oleh seluruh museum di Indonesia.</p>
<figure id="attachment_394036" aria-describedby="caption-attachment-394036" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-394036 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/Museum-papan.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/Museum-papan.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/Museum-papan-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/Museum-papan-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-394036" class="wp-caption-text">Kunjungan oleh SMP N 26 Semarang dalam rangka outing class ke Museum Ranggawarsita. Foto: Willma Putri Andina</figcaption></figure>
<p>Juga sosialisasi museum ke daerah-daerah untuk memperkenalkan museum, dan lomba cerdas cermat yang tentunya dilaksanakan untuk menarik minat pengunjung terutama untuk generasi muda yang dinilai sudah jarang ke museum. Untuk memperkenalkan dunia kebudayaan untuk generasi muda, pihak museum juga mengadakan lomba desain animasi 3 dimensi dengan <em>target marketing</em> lomba yaitu untuk generasi muda. Seluruh kegiatan tersebut dapat dilihat di website <em>ranggawarsitamuseum.id</em> dan akun Instagram <em>@museumranggawarsita</em>.</p>
<p>Agung, staf urusan pelayanan permuseuman, menuturkan kegiatan tersebut juga sebagai salah satu usaha untuk mengubah <em>mindset</em> bahwa museum itu terkesan menyeramkan dan membosankan karena melalui adanya museum kita dapat melihat masa lalu dan peninggalan nenek moyang kita seperti apa.</p>
<p>“Berharap kita bersama menjaga dan melestarikan budaya yang kita punya dengan cara ya sering-sering lah berkunjung ke museum, sering-seringlah dolan ke museum, museum itu asik kok,” ujar Pak Agung.</p>
<p><strong>Willma Putri Andina</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/17/museum-ranggawarsita-pembelajaran-outing-class-yang-bagus-bagi-para-siswa">Museum Ranggawarsita, Pembelajaran Outing Class yang Bagus bagi Para Siswa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pohon Mangga Talijiwo Museum Lawang Sewu yang Sempat Tumbang Ditanam Kembali</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/10/pohon-mangga-talijiwo-museum-lawang-sewu-yang-sempat-tumbang-ditanam-kembali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2023 12:07:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ditanam kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Satu Juta Pohon]]></category>
		<category><![CDATA[lawang sewu]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon mangga]]></category>
		<category><![CDATA[Talijiwo]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=306933</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pohon Mangga Talijiwo di Museum Lawang Sewu yang sempat tumbang beberapa hari lalu saat hujan lebat di Kota Semarang hari ini ditanam kembali. Penanaman tersebut dilakukan bertepatan pada &#8220;Hari Gerakan Satu Juta Pohon&#8221; yang diperingati setiap tanggal 10 Januari. Dalam memperingati hari Gerakan Satu Juta Pohon, PT Kereta Api Pariwisata juga melakukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/10/pohon-mangga-talijiwo-museum-lawang-sewu-yang-sempat-tumbang-ditanam-kembali">Pohon Mangga Talijiwo Museum Lawang Sewu yang Sempat Tumbang Ditanam Kembali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pohon Mangga Talijiwo di Museum Lawang Sewu yang sempat tumbang beberapa hari lalu saat hujan lebat di Kota Semarang hari ini ditanam kembali.</p>
<p>Penanaman tersebut dilakukan bertepatan pada &#8220;Hari Gerakan Satu Juta Pohon&#8221; yang diperingati setiap tanggal 10 Januari.</p>
<p>Dalam memperingati hari Gerakan Satu Juta Pohon, PT Kereta Api Pariwisata juga melakukan kegiatan penanaman pohon di area lingkungan kantor pusat Stasiun Gondangdia, Jalan Srikaya 1 Kelurahan Kebon Sirih Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.</p>
<p>Kepala Humas KAI Wisata, M. Ilud Siregar menyampaikan, Gerakan Satu Juta Pohon tersebut merupakan upaya untuk penyelamatan hutan dan pelestarian lingkungan.</p>
<p>&#8220;Banyak sekali manfaat yang kita dapatkan bersama dalam penanaman pohon, misalnya untuk menjaga struktur tanah agar tidak terkena erosi, terutama saat hujan datang, mengurangi dampak pemanasan global, dan menjaga udara tetap bersih dengan menyediakan pasokan oksigen untuk keberlangsungan hidup di bumi,&#8221; tutur Ilud, Selasa (10/1/2023).</p>
<p>Di Semarang sendiri juga dilakukan penanaman kembali pohon Mangga Talijiwo yang sudah berusia kurang lebih 100 tahun yang sempat tumbang saat hujan dengan intensitas tinggi, serta angin kencang di wilayah Kota Semarang beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>&#8220;Ini sebagai dukungan dan komitmen KAI dan KAI Group dalam mencanangkan program gerakan penanaman satu juta pohon di tahun 2023, serta penanaman kembali pohon Mangga Talijiwo di Historic Building Lawang Sewu (Museum Lawang Sewu),&#8221; ungkap Ilud.</p>
<p>Gerakan penanaman satu juta pohon ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pentingnya menanam pohon, untuk kepentingan bersama.</p>
<p>Melalui gerakan menanam pohon ini juga diharapkan dapat mengatasi permasalahan pemanasan global sebagai rasa kepedulian kita terhadap lingkungan.</p>
<p>&#8220;Hal ini karena sinar matahari akan banyak diserap pohon melalui fotosintesis, sehingga pohon Mangga Talijiwo yang ditanam kembali tumbuh dan bersemi untuk memberikan keteduhan, keindahan dan suasana asri di area lingkungan Museum Lawang Sewu,&#8221; pungkas Ilud.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/10/pohon-mangga-talijiwo-museum-lawang-sewu-yang-sempat-tumbang-ditanam-kembali">Pohon Mangga Talijiwo Museum Lawang Sewu yang Sempat Tumbang Ditanam Kembali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selama 2022, Ada 162.698 Pengunjung Datang di Museum Ambarawa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/04/selama-2022-ada-162-698-pengunjung-datang-di-museum-ambarawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2023 06:12:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ada 162698]]></category>
		<category><![CDATA[Ambarawa]]></category>
		<category><![CDATA[Datang]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesian Railway Museum]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[Pengunjung]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun 2022]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=305431</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Hingga akhir tahun 2022, pengunjung yang datang ke Indonesian Railway Museum (Museum Ambarawa) ada 162.698 pengunjung. Humas PT KA Pariwisata, M. Ilud Siregar menyampaikan, dalam pencapaian target dibandingkan dengan program dan tahun sebelumnya mencapai kurang lebih 164% hingga 250%. Untuk program 2022 sendiri target kunjungan 98.619 pengunjung, dan tahun 2021 sebanyak 62.781 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/04/selama-2022-ada-162-698-pengunjung-datang-di-museum-ambarawa">Selama 2022, Ada 162.698 Pengunjung Datang di Museum Ambarawa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Hingga akhir tahun 2022, pengunjung yang datang ke Indonesian Railway Museum (Museum Ambarawa) ada 162.698 pengunjung.</p>
<p>Humas PT KA Pariwisata, M. Ilud Siregar menyampaikan, dalam pencapaian target dibandingkan dengan program dan tahun sebelumnya mencapai kurang lebih 164% hingga 250%. Untuk program 2022 sendiri target kunjungan 98.619 pengunjung, dan tahun 2021 sebanyak 62.781 pengunjung.</p>
<p>&#8220;Dalam menghadapi liburan di masa tahun baru dan liburan di bulan Januari, Museum Ambarawa telah mempersiapkan perjalanan Kereta Wisata Istimewa bersama Locomotive Diesel Vintage Reguler relasi Ambarawa-Tuntang (PP) sebanyak kurang lebih 36 perjalanan,&#8221; ungkap Ilud, Rabu (4/1/2023).</p>
<p>Selain itu juga meningkatkan fasilitas-fasilitas layanan lain, seperti hiburan live music, ChoCho Train, ruang audio visual, kereta perpustakaan, sewa scooter, sewa kostum, spot untuk foto-foto dan lainnya yang bertujuan memberikan dan meningkatkan pelayanan serta daya tarik bagi kunjungan wisata di Indonesian Railway Museum (IRM).</p>
<p>Ilud mengatakan, selain adanya perjalanan kereta wisata secara reguler juga bisa menerima perjalanan kereta wisata dengan pola charter atau sewa baik menggunakan locomotive vintage, bisa juga dengan locomotive uap terutama di hari-hari weekday maupun weekend.</p>
<p>Adapun jadwal perjalanan Kereta Wisata Istimewa bersama Lokomotive Diesel Vintage Reguler relasi Ambarawa-Tuntang (PP) adalah, Minggu 1 Januari 2023 pukul 09.30, 11.00, 13.00 dan 14.30 WIB Locomotive Diesel + 3 CR, Sabtu, 7 Januari 2023 pukul 09.30, 11.00, 13.00 dan 14.30 WIB Locomotive Diesel + 3 CR.</p>
<p>Selanjutnya Minggu 8 Januari 2023 pukul 09.30, 11.00, 13.00 dan 14.30 WIB Locomotive Diesel + 3 CR, Sabtu, 14 Januari 2023 pukul 09.30, 11.00, 13.00 dan 14.30 WIB Locomotive Diesel + 3 CR, Minggu 15 Januari 2023 pukul 09.30, 11.00, 13.00 dan 14.30 WIB Locomotive Diesel + 3 CR.</p>
<p>Kemudian Sabtu, 21 Januari 2023 pukul 09.30, 11.00, 13.00 dsn 14.30 WIB Locomotive Diesel + 3 CR, Minggu, 22 Januari 2023 pukul 09.30, 11.00, 13.00 dan 14.30 WIB Locomotive Diesel + 3 CR, Sabtu 28 Januari 2023 pukul 09.30, 11.00, 13.00 dan 14.30 WIB Locomotive Diesel + 3 CR, dan Minggu 29 Januari 2023 pukul 09.30, 11.00, 13.00 dan 14.30 WIB Locomotive Diesel + 3 CR.</p>
<p>Adapun tarif harga tiket naik kereta wisata sebesar Rp.100.000,- per penumpang dengan waktu perjalanan relasi Ambarawa-Tuntang (PP) kurang lebih 60 Menit.</p>
<p>”Untuk pelayanan tiket penjualan kereta wisata pada hari H keberangkatan dimulai pukul 08.00 WIB,&#8221; kata Ilud.</p>
<p>Menurutnya, para pengunjung yang ingin menggunakan kereta wisata di Indonesian Railway Museum Ambarawa wajib mematuhi protokol kesehatan dan scan barcode PeduliLindungi di gerbang pintu masuk.</p>
<p>Ia berharap, perjalanan kereta wisata di Indonesian Railway Museum Ambarawa bisa menjadi pilihan masyarakat dalam menikmati wisata di Indonesian Railway Museum Ambarawa dengan aman dan nyaman, menambah pengalaman dan edukasi tentang sejarah kereta wisata di Indonesia.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/04/selama-2022-ada-162-698-pengunjung-datang-di-museum-ambarawa">Selama 2022, Ada 162.698 Pengunjung Datang di Museum Ambarawa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pohon Mangga Talijiwo Museum Lawang Sewu Tumbang, 2 Petugas Luka-luka</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/31/pohon-mangga-talijiwo-museum-lawang-sewu-tumbang-2-petugas-luka-luka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2022 04:42:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[2 petugas]]></category>
		<category><![CDATA[hujan deras]]></category>
		<category><![CDATA[lawang sewu]]></category>
		<category><![CDATA[Luka luka]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon mangga]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Talijiwo]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=304403</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Terjadinya hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang di wilayah Kota Semarang mengakibatkan satu pohon mangga Talijiwo yang berada di area halaman Historic Building Lawang Sewu (Museum Lawang Sewu) tumbang, Sabtu (31/12/2022). Pohon Mangga Talijiwo yang tumbang tersebut menutupi area halaman Museum Lawang Sewu, sehingga kegiatan kunjungan di area halaman tidak bisa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/31/pohon-mangga-talijiwo-museum-lawang-sewu-tumbang-2-petugas-luka-luka">Pohon Mangga Talijiwo Museum Lawang Sewu Tumbang, 2 Petugas Luka-luka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Terjadinya hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang di wilayah Kota Semarang mengakibatkan satu pohon mangga Talijiwo yang berada di area halaman Historic Building Lawang Sewu (Museum Lawang Sewu) tumbang, Sabtu (31/12/2022).</p>
<p>Pohon Mangga Talijiwo yang tumbang tersebut menutupi area halaman Museum Lawang Sewu, sehingga kegiatan kunjungan di area halaman tidak bisa dimanfaatkan untuk sementara waktu.</p>
<p>Selanjutnya aktifitas kunjungan untuk sementara waktu ditutup sampai kegiatan perbaikan dan kebersihan selesai dilakukan, sehingga kegiatan dapat dibuka kembali.</p>
<p>Humas PT Kereta Api Pariwisata M.Ilud.Siregar menyampaikan, pohon mangga Talijiwo tersebut telah berusia kurang lebih 100 tahun, dimana pohon tersebut ditanam kurang lebih tahun 1916.</p>
<p>&#8220;Keberadaan pohon diarea halaman Museum Lawang Sewu menambah keindahan, kesejukan dan keteduhan suasana area Museum Lawang Sewu. Namun pada pukul 07.47 WIB hari ini pohon tersebut tumbang yang disebabkan hujan dan angin dengan intensitas tinggi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menurut Ilud, pohon yang tumbang tersebut menimpa seorang petugas kebersihan (K3) Museum Lawang Sewu dan 1 petugas dari pengelola UMKM.</p>
<p>Diketahui, korban atas nama Agus Ismanto (petugas K3) Museum Lawang Sewu mengalami patah tulang karena benturan di pangkal lengan/tangan sebelah kiri, dan harus menjalani operasi di Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama.</p>
<p>Sementara Sukma Aprilia, petugas pengelola UMKM hingga kini masih menjalani pengobatan di Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama karena mengalami nyeri diatas pinggang sebelah kiri.</p>
<p>&#8220;Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian dan peristiwa yang terjadi. Untuk sementara waktu kegiatan kunjungan kami tutup sampai petugas, team perbaikan dan kebersihan menyelesaikan evakuasi pohon yang tumbang,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/31/pohon-mangga-talijiwo-museum-lawang-sewu-tumbang-2-petugas-luka-luka">Pohon Mangga Talijiwo Museum Lawang Sewu Tumbang, 2 Petugas Luka-luka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Libur Nataru, Museum Ambarawa Tetap Layani Pengunjung</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/01/libur-nataru-museum-ambarawa-tetap-layani-pengunjung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2022 07:37:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Ambarawa]]></category>
		<category><![CDATA[Ambarawa-Tuntang]]></category>
		<category><![CDATA[Jelang nataru]]></category>
		<category><![CDATA[KAI Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Layani pengunjung]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=297275</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Indonesian Railway Museum (Museum Ambarawa) tetap melayani para pengunjung yang akan berlibur ke Museum Ambarawa. Humas PT KA Pariwisata, M. Ilud. Siregar menyampaikan, menghadapi liburan Nataru, Museum Ambarawa tengah mempersiapkan perjalanan Kereta Wisata Istimewa bersama Locomotive Diesel Vintage Reguler relasi Ambarawa-Tuntang (PP) sebanyak kurang lebih [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/01/libur-nataru-museum-ambarawa-tetap-layani-pengunjung">Libur Nataru, Museum Ambarawa Tetap Layani Pengunjung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Indonesian Railway Museum (Museum Ambarawa) tetap melayani para pengunjung yang akan berlibur ke Museum Ambarawa.</p>
<p>Humas PT KA Pariwisata, M. Ilud. Siregar<br />
menyampaikan, menghadapi liburan Nataru, Museum Ambarawa tengah mempersiapkan perjalanan Kereta Wisata Istimewa bersama Locomotive Diesel Vintage Reguler relasi Ambarawa-Tuntang (PP) sebanyak kurang lebih 49 perjalanan.</p>
<p>Selain itu, pihaknya meningkatkan fasilitas-fasilitas pelayanan lainnya seperti hiburan live music, ChoCho Train, ruang audio visual, kereta perpustakaan, sewa scooter, sewa kostum, spot untuk foto-foto dan lain-lainnya. &#8220;Tujuannya memberikan dan meningkatkan pelayanan, serta daya tarik bagi kunjungan wisata di Indonesian Railway Museum (IRM),&#8221; tutur Ilud, Kamis (1/12/2022).</p>
<p>Ilud mengatakan, selain perjalanan kereta wisata secara reguler juga bisa menerima perjalanan kereta wisata dengan pola charter atau sewa, baik menggunakan locomotive vintage bisa juga dengan locomotive uap terutama di hari-hari weekday maupun weekend.</p>
<p>Adapun jadwal perjalanan kereta wisata istimewa bersama Lokomotive Diesel Vintage Reguler relasi Ambarawa-Tuntang (PP) adalah, pada Sabtu (3/12) pukul 09.30 WIB, pukul 11.00 WIB, 13.00 WIB dan 14.30 WIB. Pada Minggu (4/12) pukul 09.30 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB dan 14.30 WIB.</p>
<p>Pada Sabtu (10/12) pukul 09.30 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB, dan 14.30 WIB. Minggu (11/12) pukul 09.30 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB dan 14.30 WIB. Sabtu (17/12) pukul 09.30 WIB, 11.00 WIB,13.00 WIB dan 14.30 WIB.</p>
<p>Selanjutnya Minggu (18/12) pukul 09.30 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB, dan 14.30 WIB. Pada Sabtu (24/12) pukul 09.30 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB dan 14.30 WIB. Minggu (25/12) pukul 09.30 WIB, pukul 11.00 WIB, 13.00 WIB dan 14.30 WIB.</p>
<p>Senin (26/12) pukul 11.00 WIB dan 13.30 WIB. Selasa (27/12) pukul 09.30 WIB, 11.00 WIB dan 13.30 WIB. Rabu (28/12) pukul 09.30 WIB, 11.00 WIB dan 13.30 WIB.<br />
Kamis (29/12) pukul 09.30 WIB, 11.00 WIB dan 13.30 WIB.</p>
<p>Sedangkan pada Jumat (30/12) pukul 10.00 WIB dan 14.00 WIB, dan Sabtu (31/12) pukul 09.30 WIB, 11.00 WIB dan 13.00 WIB, 14.30 WIB.</p>
<p>Adapun tarif harga tiket naik kereta wisata sebesar Rp 100.000,- per penumpang dengan waktu perjalanan relasi Ambarawa-Tuntang (PP) kurang lebih 60 Menit. ”Untuk pelayanan tiket penjualan kereta wisata pada hari H keberangkatan dimulai pukul 08.00 WIB,&#8221; jelas Ilud.</p>
<p>Ilud menambahkan, para pengunjung yang ingin menggunakan kereta wisata di Indonesian Railway Museum Ambarawa wajib mematuhi protokol kesehatan.</p>
<p>&#8220;Perjalanan Kereta Wisata di Indonesian Railway Museum Ambarawa diharapkan menjadi pilihan masyarakat dalam menikmati berwisata di Indonesian Railway Museum Ambarawa dengan aman dan nyaman, serta menambah pengalaman dan edukasi tentang sejarah kereta wisata di Indonesia,&#8221; terangnya.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/01/libur-nataru-museum-ambarawa-tetap-layani-pengunjung">Libur Nataru, Museum Ambarawa Tetap Layani Pengunjung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Museum Ambarawa Siapkan 38 Perjalanan Istimewa Bersama Locomotive Diesel Vintage Reguler</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/30/museum-ambarawa-siapkan-38-perjalanan-istimewa-bersama-locomotive-diesel-vintage-reguler</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2022 07:05:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[38 perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Ambarawa]]></category>
		<category><![CDATA[Istimewa]]></category>
		<category><![CDATA[KA Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Locomotive Diesel Vintage Reguler]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=281848</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Indonesian Railway Museum menyediakan 38 perjalanan istimewa bersama locomotive diesel bintage reguler relasi Ambarawa-Tuntang (PP) selama bulan Oktober 2022. Humas PT KA Pariwisata, M. Ilud Siregar menyampaikan, terhitung di masa weekend hari Sabtu dan Minggu mulai tanggal 1 hingga 30 Oktober 2022, Indonesian Railway Museum Ambarawa menyediakan perjalanan kereta wisata reguler dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/30/museum-ambarawa-siapkan-38-perjalanan-istimewa-bersama-locomotive-diesel-vintage-reguler">Museum Ambarawa Siapkan 38 Perjalanan Istimewa Bersama Locomotive Diesel Vintage Reguler</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Indonesian Railway Museum menyediakan 38 perjalanan istimewa bersama locomotive diesel bintage reguler relasi Ambarawa-Tuntang (PP) selama bulan Oktober 2022.</p>
<p>Humas PT KA Pariwisata, M. Ilud Siregar menyampaikan, terhitung di masa weekend hari Sabtu dan Minggu mulai tanggal 1 hingga 30 Oktober 2022, Indonesian Railway Museum Ambarawa menyediakan perjalanan kereta wisata reguler dengan menggunakan locomotive diesel vintage.</p>
<p>”Dalam perharinya ada kurang lebih 4 perjalanan kereta wisata reguler dengan jam keberangkatan pukul 09.30 WIB, 11.00 WIB,13.00 WIB dan keberangkatan terakhir 14.30 WIB relasi Ambarawa-Tuntang (PP), kecuali hari Sabtu tanggal 22 Oktober 2022 hanya ada 2 perjalanan dengan keberangkatan pukul 09.30 WIB, dan pukul 11.00 WIB,&#8221; ungkap Ilud, Jumat (30/9/2022).</p>
<p>Menurut Ilud, pengecualian tersebut disebabkan adanya kegiatan dan perawatan kereta wisata.</p>
<p>Sementara untuk harga tiket KA Wisata Reguler adalah Rp 100.000,-/orang dimana pembelian bisa dilakukan mulai jam 8 pagi langsung on the spot di museum pada hari keberangkatan.</p>
<p>Ilud mengatakan, selain perjalanan kereta wisata reguler juga bisa menerima perjalanan kereta wisata dengan pola charter atau sewa, baik menggunakan locomotive diesel vintage maupun dengan locomotive uap, terutama di hari-hari weekday maupun weekend.</p>
<p>Ilud menyebut, para pengunjung yang ingin menggunakan kereta wisata di Indonesian Railway Museum Ambarawa wajib mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.</p>
<p>“Kami juga telah menata tempat wisata Indonesian Railway Museum Ambarawa bagi kunjungan wisata, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung, diantaranya dengan memastikan seluruh pekerja dan mitra Indonesian Railway Museum Ambarawa telah melaksanakan vaksin, memasang spanduk dan flyer sosialisasi persyaratan kunjungan di Indonesian Railway Museum Ambarawa, mengevaluasi alur pelayanan, dan menyiapkan tenaga security di gerbang pintu masuk,&#8221; jelas Ilud.</p>
<p>Ilud berharap perjalanan kereta wisata di Indonesian Railway Museum Ambarawa bisa menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati wisata di Indonesian Railway Museum Ambarawa dengan nyaman, serta menambah pengalaman dan edukasi tentang sejarah kereta wisata di Indonesia.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/30/museum-ambarawa-siapkan-38-perjalanan-istimewa-bersama-locomotive-diesel-vintage-reguler">Museum Ambarawa Siapkan 38 Perjalanan Istimewa Bersama Locomotive Diesel Vintage Reguler</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Melihat Jejak Kehidupan Purba Lewat Situs Semedo</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/30/melihat-jejak-kehidupan-purba-lewat-situs-semedo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2022 02:55:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[semedo]]></category>
		<category><![CDATA[slawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=281808</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Manusia selalu ingin tahu tentang sejarahnya. Karena itu kehidupan purba memang selalu menarik untuk diselidiki. Dengan demikian akan diketahui sejarah tentang evolusi kehidupan manusia. Salah satunya dalah termasuk temuan fosil kepingan tengkorak kepala Homo erectus di Situs Semedo, yang berusia sekitar 700 ribu tahun. Kepingan tengkorak manusia purba tersebut kini menjadi koleksi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/30/melihat-jejak-kehidupan-purba-lewat-situs-semedo">Melihat Jejak Kehidupan Purba Lewat Situs Semedo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Manusia selalu ingin tahu tentang sejarahnya. Karena itu kehidupan purba memang selalu menarik untuk diselidiki. Dengan demikian akan diketahui sejarah tentang evolusi kehidupan manusia. Salah satunya dalah termasuk temuan fosil kepingan tengkorak kepala Homo erectus di Situs Semedo, yang berusia sekitar 700 ribu tahun. Kepingan tengkorak manusia purba tersebut kini menjadi koleksi unggulan Museum Situs Semedo di Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal.</p>
<p>Dibangun secara bertahap sejak tahun 2015, Museum Situs Semedo yang dikelola Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini menampung kurang lebih 3.100 koleksi benda-benda biologis dan geologis yang menggambarkan kekayaan bumi dari berbagai perspektif.</p>
<p>Hal itu diungkapkan Bupati Tegal Umi Azizah saat melakukan kunjungannya ke Museum Situs Semedo, beberapa waktu lalu. Museum yang dibuka pada 2021 ini menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi masyarakat dan juga arkeologi nasional. Sebab, selain memamerkan koleksi fosil dan diorama yang menceritakan kehidupan purba, museum ini juga difungsikan sebagai pusat penelitian Situs Semedo.</p>
<p>Umi berharap, keberadaan museum ini mampu membangkitkan minat generasi muda pada ilmu pengetahuan. “Di sini, siapa pun bisa berpetualang menyusuri ruang waktu, melihat perkembangan kehidupan flora, fauna dan manusia purba,” katanya.</p>
<p>Melihat penataan ruang di lokasi museum yang berdiri di atas lahan seluas 10.582 meter persegi ini Umi mengaku senang. Menurutnya, penataan dan desain interior pada ruang pamer museum sangat menarik, ditunjang aspek pencahayaan yang mendukung setiap orang betah membaca informasi dan mengamati koleksi museum.</p>
<p>“Keberadaan museum manusia purba ini akan menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik dan banyak dikunjungi masyarakat. Untuk itu, saya mengajak seluruh warga Semedo bisa menjaga kelestarian lingkungan hidup, menata kampungnya untuk menciptakan desa sadar wisata. Menata kampung ini bisa dengan penghijauan menggunakan pohon peneduh, membuat taman bunga di depan rumah, menjaga rumah-rumah kayunya sebagai keunikan atau kekhasan Semedo hingga menjaga kebersihannya,” kata Umi.</p>
<p>Tak lupa, Umi juga menyampaikan apresiasinya kepada para pegiat fosil setempat seperti Dakri, Anshori, Duman dan Sunardi. Keempatnya adalah warga Desa Semedo yang memiliki jasa besar menemukan fosil, merawat dan menyimpannya sebelum akhirnya diserahkan kepada Balai Arkeologi Yogyakarta sebagai koleksi Museum Situs Semedo ini.</p>
<p>Sejauh ini, Umi mengaku, Pemkab Tegal telah berupaya melakukan revitalisasi pada akses jalan menuju Desa Semedo dan membuatkan tempat parkir yang luas di dekat pintu masuk desa, termasuk membangun jembatan dan rencananya di tahun 2021 menuntaskan pembangunan jalan lingkar di Desa Sigentong untuk memudahkan akses kendaraan menuju Desa Semedo.</p>
<p>Sementara itu, di tempat yang sama, Staf Perlindungan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran Albertus Niko mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan pengisian display fosil-fosil hasil temuan para pegiat fosil Semedo.</p>
<p>Ditemui secara terpisah, pegiat fosil Dakri (63) menceritakan awal mula penemuan fosil manusia purba di Situs Semedo. Tepatnya bulan Mei 2011, dirinya menemukan fragmen tengkorak Homo erectus. Temuan tersebut kemudian diteliti oleh BPSMP Sangiran dan dinyatakan bahwa pecahan atap tengkorak bagian belakang itu adalah fosil manusia purba dari awal Kala Pleosten Tengah sekitar 700.000 tahun lalu yang kemudian dinamai Semedo 1.</p>
<p>Tak hanya temuan fosil Homo erectus, dirinya juga menemukan ribuan fosil lainnya seperti fosil tulang rahang bawah dan gigi geligi primata besar sejenis Gigantopithecus atau kingkong, alat-alat di zaman batu tua atau paleolitikum seperti kapak genggam, kapak penetak, kapak perimbas dan alat serpih hingga alat serut berbahan batu koral kersikan.</p>
<p>Tak ketinggalan temuan fosil fauna ordo Proboscidea atau mamalia berbelalai seperti Stegodon trigonocephalus, Stegodon pygmy semedoensis, Stegodon hypsilopus, Elephas planifrons dan Elephas hysudricus.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/30/melihat-jejak-kehidupan-purba-lewat-situs-semedo">Melihat Jejak Kehidupan Purba Lewat Situs Semedo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Saja Fasilitas di Museum Ranggawarsita, Simak yuk..</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/17/apa-saja-fasilitas-di-museum-ranggawarsita-simak-yuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Sep 2022 08:59:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pilihan Editor]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[Ranggawarsita]]></category>
		<category><![CDATA[Rekreasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=279140</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Di Kota Semarang, ada sejumlah tempat peninggalan bersejarah, salah satunya Museum Ranggawarsita Abdulrahman Saleh Semarang, Jawa Tengah. Museum yang terletak di Jalan Abdurrahman Saleh No. 1 Kalibanteng Kulon Kota Semarang ini berjarak kurang lebih 3 kilometer dari Tugumuda. Untuk menuju ke museum ini bisa dijangkau dengan transportasi umum maupun pribadi. Dilansir dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/17/apa-saja-fasilitas-di-museum-ranggawarsita-simak-yuk">Apa Saja Fasilitas di Museum Ranggawarsita, Simak yuk..</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Di Kota Semarang, ada sejumlah tempat peninggalan bersejarah, salah satunya Museum Ranggawarsita Abdulrahman Saleh Semarang, Jawa Tengah.</p>
<p>Museum yang terletak di Jalan Abdurrahman Saleh No. 1 Kalibanteng Kulon Kota Semarang ini berjarak kurang lebih 3 kilometer dari Tugumuda. Untuk menuju ke museum ini bisa dijangkau dengan transportasi umum maupun pribadi.</p>
<p>Dilansir dari Seputarsemarang.com, Museum Ranggawarsita merupakan museum terlengkap di Semarang. Museum ini memiliki koleksi sejarah, alam, arkeologi, kebudayaan, era pembangunan dan wawasan nusantara.</p>
<p>Diketahui, nama Ranggawarsita diambil dari nama salah satu pujangga Indonesia yang terkenal dengan hasil karyanya dalam bidang filsafat dan kebudayaan.</p>
<p>Museum Ranggawarsita sendiri menempati luas tanah 1,8 hektare, dimana setiap harinya dibuka untuk umum pada pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.</p>
<p>Museum Ranggawarsita mempunyai koleksi berjumlah 59.802 buah yang terbagi dalam 10 jenis, antara lain geologi, biologi, arkeologi, historika, filologi, numismatic, heraldika, kramologika, teknologika, ethnografika dan seni rupa.</p>
<figure id="attachment_279142" aria-describedby="caption-attachment-279142" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-279142" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/09/20220917_154316-400x250.jpg" alt="" width="400" height="250" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/09/20220917_154316-400x250.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/09/20220917_154316-150x94.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/09/20220917_154316.jpg 500w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-279142" class="wp-caption-text">Salah satu fasilitas kunjungan di Museum Ranggawarsita Semarang. Foto: Dok/seputarsemarang.com</figcaption></figure>
<p>Museum Jawa Tengah Ranggawarsita merupakan sebuah aset pelayanan publik di bidang pelestarian budaya, wahana pendidikan dan rekreasi. Pendirian museum pertama kali dirintis oleh proyek rehabilitasi dan permuseuman Jawa Tengah pada tahun 1975, dan secara resmi dibuka oleh Prof Dr. Fuad Hasan pada Juli 1989.</p>
<p>Sementara itu untuk harga tiket masuk Museum Ranggawarsita sendiri, dewasa Rp 4.000 dan anak-anak Rp 2.000.</p>
<p>Berdasarkan sumber dari museumindonesia.com, Museum Jawa Tengah Ronggowarsito ini dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana penunjang, sehingga dapat dinikmati oleh pengunjung.</p>
<p>Fasilitas tersebut antara lain 4 gedung pameran tetap, masing-masing terdiri dari 2 lantai, dan satu ruang koleksi emas.</p>
<p>1. Gedung A lantai 1 berisi galeri geologi dan lantai 2 ada galeri paleontologi.</p>
<p>2. Gedung B lantai 1 berisi peninggalan dari peradaban Hindu-Buddha. Budaya yang berasal dari pengaruh Hindu-Buddha dari India sering juga disebut peradaban klasik. Peradaban tersebut datang secara bergelombang, bermula dari awal tarikh Masehi, dan membawa tiga perubahan besar bagi masyarakat lokal yaitu mengenal ajaran Hindu-Buddha, mengenal sistem pemerintahan kerajaan, dan mengenal bentuk tulisan.</p>
<p>Sedangkan lantai 2 berisi peninggalan dari berbagai zaman peradaban. Di gedung ini menceritakan pada jaman batu, jaman perunggu, jaman besi, peradaban polinesia, peradaban Hindu-Buddha, jaman pengaruh Islam dan peninggalan jaman kolonial</p>
<p>3. Gedung C lantai 1 berisi galeri bersejarah perjuangan bersenjata. Sedangkan di lantai 2 berisi galeri koleksi teknologi dan kerajinan tradisional.</p>
<p>Ruangan ini dibagi menjadi beberapa bagian, mencakup ruang teknologi mata pencaharian, ruang teknologi industri dan transportasi, ruang teknologi kerajinan, dan rumah tinggal.</p>
<p>4. Gedung D lantai 1, berisikan galeri pembangunan. Galeri ini dikelompokkan kedalam ruang pembangunan, ruang numismatika dan heraldik, ruang tradisi nusantara, ruang intisari dan hibah.</p>
<p>Sementara di lantai 2 berisikan galeri kesenian. Galeri kesenian menampilkan koleksi benda dan peralatan kesenian, yakni seni pergelaran, seni pertunjukkan dan seni musik.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/17/apa-saja-fasilitas-di-museum-ranggawarsita-simak-yuk">Apa Saja Fasilitas di Museum Ranggawarsita, Simak yuk..</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>