<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Menteri Pertanian Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/menteri-pertanian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jan 2026 15:08:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Menteri Pertanian Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mentan Amran Cek Ratusan Ton Bawang Bombay Diduga Ilegal yang Digagalkan Tim Gabungan di Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/10/mentan-amran-cek-ratusan-ton-bawang-bombay-diduga-ilegal-yang-digagalkan-tim-gabungan-di-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 11:05:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Amran]]></category>
		<category><![CDATA[bawang bombay]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=538722</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meninjau ribuan karung  bawang bombay yang disebut ilegal. Dia mengecek komoditas tersebut dan sejumlah unit truk diamankan di gudang, Jalan Empu Tantular, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Sabtu, 10 Januari 2025. Sebelumnya, pengamanan telah dilakukan oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang, Badan Karantina Indonesia (Barantin) [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/10/mentan-amran-cek-ratusan-ton-bawang-bombay-diduga-ilegal-yang-digagalkan-tim-gabungan-di-semarang">Mentan Amran Cek Ratusan Ton Bawang Bombay Diduga Ilegal yang Digagalkan Tim Gabungan di Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meninjau ribuan karung  bawang bombay yang disebut ilegal. Dia mengecek komoditas tersebut dan sejumlah unit truk diamankan di gudang, Jalan Empu Tantular, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Sabtu, 10 Januari 2025.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Sebelumnya, pengamanan telah dilakukan oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang, Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Tengah (Karantina Jateng), Polrestabes Semarang, Bea Cukai, serta Komando Distrik Militer (Dandim).</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Ini harus ditindak tegas, dibongkar sampai akar-akarnya. Siapa pun tidak boleh lolos,&#8221; kata Amran.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Dikatakannya, pengamanan dilakukan agar pengiriman bawang bombay yang disevut ilegal tersebut bisa dicegah sebelum lolos ke pasar.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Total 6.172 karung, 123 ton. Poin pentingnya bukan ukurannya. 1 ton atau 1.000 ton itu sama saja kalau bawa penyakit. Bakteri, jamur, yang tidak ada di Indonesia. Ini paling berbahaya,&#8221; ucapnya.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Amran mengatakan, bawang bombay itu mengandung bakteri penyebar penyakit, maka akan dimusnahkan. Dia bilang, seluruh bawang tersebut juga tidak dilengkapi dokumen resmi dan diduga diselundupkan.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Siapa aja yang terlibat, penyidik nanti yang tentukan. Sedangkan total kerugian nanti kita hitung,&#8221; kataya.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Amran juga meminta penyidik untuk membongkar sampai akar-akarnya dan harus diberi efek jera karena.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng, Djoko Julianto mengatakan, penyidikan kasus tersebut masih terus berjalan. Polisi mengamankan enam orang sopir ekspedisi sebagai saksi.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Nanti dari pemeriksaan mereka berkaitan dengan asal surat dokumen, termasuk dokumen kendaraan, barang, kita akan terus melakukan pemeriksaan,&#8221; katanya.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Dia mengatakan, sebelumnya truk itu berhasil diberhentikan di Pelabuhan Tanjung Emas pada 2 Desember 2025 sekitar pukul 12.00 WIB.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Truk tersebut, ucap dia, membawa bawang bombay dari Kalimantan. Akan tetapi belum diketahui asal pasti bawang bombay itu dari negara mana dan akan dibawa ke mana.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Sebelumnya diberitakan, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Tengah (Karantina Jateng), Willy Indra Yunan, menuturkan, penggagalan tidak lepas dari koordinasi dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Ada informasi dari intelijen yang diterima Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal). Kapal asal Pontianak, Kalimantan Barat dicurigai membawa barang ilegal. Mendapat informasi tersebut, tim kami pun bergegas untuk menindaklanjutinya,&#8221; katanya.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Setibanya di Pelabuhan Tanjung Emas, Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan, Heri Widarta bersama tim melakukan pemeriksaan gabungan dengan instansi terkait yaitu Polrestabes, Danlanal, Bea Cukai dan Komandan Distrik Militer (Dandim).</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Dari pemeriksaan pada Kapal Dharma Kartika VII, ditemukan sebanyak 133,5 ton bawang bombay yang diangkut dalam tujuh armada truk fuso tanpa dilengkapi Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT 3) dari daerah asal.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"><em><strong>Diaz A Abidin</strong></em></div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/10/mentan-amran-cek-ratusan-ton-bawang-bombay-diduga-ilegal-yang-digagalkan-tim-gabungan-di-semarang">Mentan Amran Cek Ratusan Ton Bawang Bombay Diduga Ilegal yang Digagalkan Tim Gabungan di Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani di Pemalang tak Tahu Kuota Pupuk Bertambah, Mentan dan Pemprov Jateng Awasi Distribusi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/23/petani-di-pemalang-tak-tahu-kuota-pupuk-bertambah-mentan-dan-pemprov-jateng-awasi-distribusi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Apr 2024 13:55:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Amran Sulaiman]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Sudjana]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=410553</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEMALANG (SUARABARU.ID) &#8211; Petani di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mengeluh belum menerima informasi tentang penambahan pupuk subsidi dari Kementerian Pertanian. Hal itu diketahui, saat Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau pemanfaatan pompanisasi untuk irigasi di Desa Kandang, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Selasa 23 April 2024. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/23/petani-di-pemalang-tak-tahu-kuota-pupuk-bertambah-mentan-dan-pemprov-jateng-awasi-distribusi">Petani di Pemalang tak Tahu Kuota Pupuk Bertambah, Mentan dan Pemprov Jateng Awasi Distribusi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEMALANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Petani di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mengeluh belum menerima informasi tentang penambahan pupuk subsidi dari Kementerian Pertanian.</p>
<p>Hal itu diketahui, saat Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau pemanfaatan pompanisasi untuk irigasi di Desa Kandang, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Selasa 23 April 2024.</p>
<p>Kunjungan itu juga untuk melihat proses tanam padi yang dilakukan oleh petani setempat dan mengecek distribusi pupuk.</p>
<p>&#8220;Bagaimana ini kok masih belum dapat. Berhentinya di mana?,&#8221; kata Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat berdialog dengan petani.</p>
<p>Amran bahkan secara tegas memerintahkan jajarannya untuk tinggal lebih lama di Jawa Tengah untuk menuntaskan masalah distribusi pupuk tersebut.</p>
<p>&#8220;Nanti tim dari Kementerian Pertanian tinggal dulu, tuntaskan. Untuk pembelian pupuk cukup pakai KTP,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Tengah, Mana Sudjana mengatakan, akan terus mengawasi dan membimbing para petani dalam memanfaatkan bantuan alat mesin pertanian.</p>
<p>Hal ini akan dilakukan bersama dengan Forkopimda dari tingkat provinsi sampai tingkat bawah.</p>
<p>Pengawasan ini juga berkaitan dengan distribusi pupuk kepada para petani, termasuk pembelian pupuk yang cukup menggunakan KTP.</p>
<p>&#8220;Kami (Pemprov Jateng) dengan Pangdam, Kapolda, dan Kajati sampai tingkat bawah akan mengawasi dan membimbing masyarakat. Insyaallah ke depan petani kita semakin maju,&#8221; kata Nana.</p>
<p>Sebagai provinsi penyangga ketahanan pangan nasional, pada 2023 lalu produksi panen padi di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta ton gabah kering giling (GKG). Jumlah itu setara dengan 5,22 ton beras.</p>
<p>Nana optimistis ada peningkatan produksi pada 2024. Hingga April 2024 ini, produksinya diperkirakan sebesar 3,5 juta ton.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/23/petani-di-pemalang-tak-tahu-kuota-pupuk-bertambah-mentan-dan-pemprov-jateng-awasi-distribusi">Petani di Pemalang tak Tahu Kuota Pupuk Bertambah, Mentan dan Pemprov Jateng Awasi Distribusi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Peningkatan Sektor Pertanian, Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Temu Akbar LMDH se-Jateng</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/18/dukung-peningkatan-sektor-pertanian-pangdam-iv-diponegoro-hadiri-temu-akbar-lmdh-se-jateng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jan 2024 11:44:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[LMDH]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Pertahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[pangdam IV diponegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Temu akbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=394246</guid>

					<description><![CDATA[<p>BLORA (SUARABARU.ID) &#8211; Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Tandyo Budi R, S.Sos mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., dan Menteri Pertahanan Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Kridosono Blora, Kamis (18/1/2024) ini juga diikuti 5.000 Babinsa dalam rangka temu akbar Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/18/dukung-peningkatan-sektor-pertanian-pangdam-iv-diponegoro-hadiri-temu-akbar-lmdh-se-jateng">Dukung Peningkatan Sektor Pertanian, Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Temu Akbar LMDH se-Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLORA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Tandyo Budi R, S.Sos mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., dan Menteri Pertahanan Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Kridosono Blora, Kamis (18/1/2024) ini juga diikuti 5.000 Babinsa dalam rangka temu akbar Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) se-Jawa Tengah, dengan tujuan meningkatkan kualitas pertanian.</p>
<p>Kehadiran Pangdam IV/Diponegoro guna menunjukkan komitmen TNI terhadap upaya pemerintah dalam mengembangkan sektor pertanian. Hal ini bertujuan agar dapat memastikan bahwa semua lapisan masyarakat turut serta terlibat dalam upaya meningkatkan kualitas pertanian dan peternakan di daerahnya, terutama mengoptimalkan peran LMDH se-Jawa Tengah.</p>
<p>Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Richard Harison, S.I.P., mengatakan, selama acara, para peserta, termasuk penyuluh pertanian dan Babinsa diimbau untuk terlibat aktif dalam mendukung keberhasilan program peningkatan produksi pangan Nasional. Pangan adalah suatu komoditas yang strategis, sehingga perlu adanya perhatian khusus untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat desa.</p>
<p>Kegiatan ini menunjukkan pentingnya kerja sama antara seluruh komponen bangsa dalam mewujudkan pertanian yang berdaya saing dan tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat lokal.</p>
<p>“Dengan peran aktif Kodam IV/Diponegoro, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi model kolaborasi efektif antara unsur TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di masa mendatang,” tuturnya.</p>
<p>Hadir dalam acara tersebut PJ Gubernur Jateng, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., Menteri Koordinator PMK, Anggota DPR RI Komisi VI, Danrem 073/MKT, Forkopimda Kab. Blora, sejumlah tokoh masyarakat, kelompok Tani se-Kabupaten Blora, penyuluh pertanian se-Kabupaten Blora, dan LMDH se-Kabupaten Blora.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/18/dukung-peningkatan-sektor-pertanian-pangdam-iv-diponegoro-hadiri-temu-akbar-lmdh-se-jateng">Dukung Peningkatan Sektor Pertanian, Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Temu Akbar LMDH se-Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengemas Mulut dan Mengelola Hati dalam Komunikasi Publik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/15/mengemas-mulut-dan-mengelola-hati-dalam-komunikasi-publik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2022 06:46:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Effendi Simbolon]]></category>
		<category><![CDATA[Eko Kunthadi]]></category>
		<category><![CDATA[Imaz Fatimatus Zahra]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Riezky Aprilia]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Syahrul Yasin Limpo]]></category>
		<category><![CDATA[ustazah Pondok Pesantren Lirboyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=278672</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS &#8220;KETERPELESETAN&#8221; pegiat media sosial Eko Kunthadi, dalam narasi komentar terhadap Imaz Fatimatus Zahra, ustazah Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, baru-baru ini, sulit dicerna hanya sebagai kekhilafan. Istilah terpeleset itu juga patut diletakkan dalam tanda kutip. Pun, pernyataan anggota DPR Effendi Simbolon tentang prajurit TNI, tampaknya sulit dipahami, semata-mata sebagai narasi fungsi kontrol [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/15/mengemas-mulut-dan-mengelola-hati-dalam-komunikasi-publik">Mengemas Mulut dan Mengelola Hati dalam Komunikasi Publik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Amir Machmud NS</strong></p>
<p><img loading="lazy" class="size-full wp-image-278677 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/09/WhatsApp-Image-2022-09-15-at-13.12.24-1.jpg" alt="" width="150" height="189" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/09/WhatsApp-Image-2022-09-15-at-13.12.24-1.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/09/WhatsApp-Image-2022-09-15-at-13.12.24-1-119x150.jpg 119w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />&#8220;<strong>KETERPELESETAN</strong>&#8221; pegiat media sosial Eko Kunthadi, dalam narasi komentar terhadap Imaz Fatimatus Zahra, ustazah Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, baru-baru ini, sulit dicerna hanya sebagai kekhilafan. Istilah terpeleset itu juga patut diletakkan dalam tanda kutip.</p>
<p>Pun, pernyataan anggota DPR Effendi Simbolon tentang prajurit TNI, tampaknya sulit dipahami, semata-mata sebagai narasi fungsi kontrol DPR. Muncul sejumlah reaksi dari kalangan prajurit TNI.</p>
<p>Anggota DPR M Farhan balik menanggapi, jangan sampai TNI dianggap menakuti sesama warga negara, saat menyampaikan hak kebebasan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi. Prajurit TNI yang tidak menerima pernyataan keras, sebaiknya menempuh jalur hukum.</p>
<p>Sebelumnya, kalimat &#8220;salah minum obat&#8221; oleh anggota DPR Riezky Aprilia dalam sebuah rapat dengar pendapat, menimbulkan ketersinggungan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Ada legislator lain yang membela, bahwa anggota parlemen punya hak dan bahkan wajib bicara.</p>
<p>Tiga contoh itu saja telah menimbulkan kegaduhan yang tidak produktif. Yang berkembang adalah respons &#8220;terlukai&#8221;. Tidakkah orang yang berkomentar mempertimbangkan, betapa narasi itu berpotensi menyulut disharmoni?</p>
<p>Artinya, tak sedikit &#8220;orang pintar&#8221; yang berbicara tanpa menghitung dampak &#8220;rasa&#8221; kepada pihak lain. Apakah lantaran merasa punya tanggung jawab di dalam tugasnya? Atau karena yakin tak tersentuh oleh hukum? Tak terpikirkankah, ada orang lain yang punya hati dan perasaan?</p>
<p><strong>Berpikir soal &#8220;Kemasan&#8221;</strong><br />
Dalam praktik komunikasi &#8212; berupa ucapan, gestur fisik dan psikis &#8211;, orang-orang yang merasa punya fungsi tertentu terkadang tidak mau berpikir tentang &#8220;kemasan&#8221;. Padahal, di luar teori-teori komunikasi massa, termasuk relasi personal antarmanusia, selalu dibutuhkan &#8220;kemasan mulut&#8221;, &#8220;ekspresi gestur&#8221;, dan &#8220;diplomasi hati&#8221;.</p>
<p>Kematangan seseorang bisa dinilai dari kemampuan menimbang urgensi kalimat, pilihan diksi, kemasan narasi, dan pengelolaan ungkapan gesturalnya.</p>
<p>Semakin dia matang, semakin tajam dia mampu menyampaikan butir-butir pernyataan dan sikap, dengan kemasan yang tidak membuat pihak lain terluka dan tergerak mereaksi dengan cara mereka.</p>
<p>Kemampuan komunikasi massa ini, tentu juga masuk dalam wilayah kualitas kenegarawanan seseorang, apalagi yang punya peran dalam fungsi-fungsi relasi penyelenggaraan negara dan pemerintahan.</p>
<p>Kualitas ekspresional akan memperlihatkan &#8220;maqam&#8221; seseorang. Semakin dia matang dalam unjuk sikap kenegarawanan, semakin dia punya <em>positioning</em> dalam ruang komunikasi massa.</p>
<p><strong>Kasus Pegiat Medsos</strong><br />
Di dunia media sosial, seperti dalam kasus Eko Kunthadi, tak sedikit kita catat keterpelesetan seseorang yang &#8220;tidak mampu menahan cuitan&#8221;, dalam komunikasi verbal maupun di media sosial.</p>
<p>Ketika berujung meminta maaf karena ketidakmampuan menahan diri, jejak apa yang sebenarnya hendak dia tinggalkan? Apakah targetnya yang penting permintaan maaf diterima, lalu dia sudah merasa &#8220;sukses&#8221; bisa melukai pihak lain?</p>
<p>Menyerang pihak yang secara ideologis tidak sama, penegasan untuk mempolarisasi kelompok dan keyakinan, juga intensi men-<em>down grade</em> seseorang adalah indikator-indikator yang saat ini kental sebagai fenomena bias dalam komunikasi massa.</p>
<p>Intinya adalah, ketidakmampuan menahan diri dalam konstelasi relasi kebangsaan. Bagaimana mungkin seseorang yang mengklaim diri berbhineka, berkeragaman, dan masif meneriakkan jargon-jargon itu; namun realitasnya masih mengusik pihak lain dan mempolarisasinya?</p>
<p>Intensi mencuit di media sosial berupa serangan maya, merupakan petunjuk bahwa ajakan membangun masyarakat yang beradab dengan basis keberagaman, justru dia tabrak sendiri.</p>
<p><strong>Hukum, Perangkat Peradaban</strong><br />
Berkomunikasi untuk menyampaikan pesan fungsi kontrol, pengawasan dalam praktik di bidang apa pun tetaplah membutuhkan kemasan, agar pesan itu sampai secara efektif, dengan tetap menghargai pihak lain.</p>
<p>Merespons sesuatu lewat media sosial juga tak patut dilakukan dengan sembarang mencuit secara ofensif. Bukankah pihak lain adalah juga orang yang punya hak untuk merasa &#8220;disayat&#8221;, atas sebuah unggahan yang berkonotasi menghina, melecehkan, dan merendahkan?</p>
<p>Hukum adalah perangkat peradaban untuk menertibkan semua itu. Yakinilah, tak ada kebebasan berpendapat yang terberangus oleh aturan hukum, manakala kita peka terhadap hati dan rasa sesama manusia.</p>
<p>Dalam praktik komunikasi massa dan komunikasi antarpersonal, selalu gambarkan peta dalam diri kita: Anda bayangkankah perasaan dan hati orang yang akan kita posting dengan narasi cuitan negatif?</p>
<p>Ayolah, ucapan kita kemas, hati kita tata&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/15/mengemas-mulut-dan-mengelola-hati-dalam-komunikasi-publik">Mengemas Mulut dan Mengelola Hati dalam Komunikasi Publik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>