<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Masa Pandemi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/masa-pandemi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Apr 2021 05:56:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Masa Pandemi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Literasi Humanis, Ajarkan Anak Puasa Sejak Dini di Masa Pandemi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/04/14/literasi-humanis-ajarkan-anak-puasa-sejak-dini-di-masa-pandemi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2021 05:56:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Unissula]]></category>
		<category><![CDATA[Latihan Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Humanis]]></category>
		<category><![CDATA[Masa Pandemi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=163815</guid>

					<description><![CDATA[<p>Literasi Humanis Ajarkan Anak Puasa Sejak Dini di Masa Pandemi Oleh : Leli Nisfi Setiana, M.Pd. BULAN Ramadhan sudah tiba, kaum muslimin bersiap menyamut dengan penuh suka cita. Meski bulan Ramadhan kali ini masih dalam suasana pandemi yang belum usai. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga merasakan euforia bulan puasa dengan penuh semangat. Akan tetapi, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/04/14/literasi-humanis-ajarkan-anak-puasa-sejak-dini-di-masa-pandemi">Literasi Humanis, Ajarkan Anak Puasa Sejak Dini di Masa Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong><span style="font-size: 12pt;">Literasi Humanis Ajarkan Anak Puasa Sejak Dini di Masa Pandemi</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Oleh : Leli Nisfi Setiana, M.Pd.</strong></p>
<p><strong>BULAN</strong> Ramadhan sudah tiba, kaum muslimin bersiap menyamut dengan penuh suka cita. Meski bulan Ramadhan kali ini masih dalam suasana pandemi yang belum usai. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga merasakan <em>euforia</em> bulan puasa dengan penuh semangat. Akan tetapi, beberapa anak belum memahami arti puasa yang sesungguhnya. Kebanyakan anak-anak hanya mengetahui arti puasa adalah menahan haus dan lapar dari waktu sahur hingga berbuka puasa. Behkan kebanyakan dari mereka berpuasa dengan motivasi kelak saat lebaran tiba akan dibelikan baju, sepatu dan sandal baru.</p>
<p>Semangat berpuasa anak-anak tersebut merupakan kesempatan emas yang dapat ditangkap oleh orang tua dalam rangka menerapkan ajaran agama yang dapat dilakukan dengan pendekatan literasi humanis. Guru besar Unnes Prof. Dr. Ida Zulaeha, M.Hum mengungkapkan bahwa  literasi humanis menjadi pilar penentu dalam hidup masyarakat multikulkural pada era revolusi industri 4.0 yang serba cepat,  tanpa batas, dan  tanpa tatap muka bisa berkomunikasi dengan orang yang beda budaya dan beda bangsa. Literasi humanis orang tua dalam mengajarkan berpuasa pada anak-anak adalah menjadi dasar penentu hidup anak kelak ketika sudah dewasa. Orang tua yang sukses mendidik anaknya dengan menanamkan pendidikan agama sejak dini, akan menjadikan anak ketika dewasa menjadi sosok anak yang beradab dan mudah berkomunikasi dengan orang lain.</p>
<p>Beberapa cara yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam mengajarkan anak berpuasa dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut.</p>
<ol>
<li>Berikan edukasi tentang puasa di bulan Ramadhan</li>
</ol>
<p>Fitrah seorang anak adalah bagai kertas putih tanpa noda. Orang tua menjadi tinta yang menggoreskan berbagai bentuk tuntunan ilmu dan sikap kepada anaknya. Edukasi mengenai puasa di Bulan Ramadhan mutlak perlu diberikan kepada anak yang akan mulai belajar berpuasa. Sehingga anak tidak penasaran lagi alasan mengapa dia harus bersusah payah menahan lapar, haus dan nafsu selama seharian. Selain itu, edukasi tentang puasa akan menjadi motivasi diri pada saat berjuang menyelesaikan belajar berpuasanya.</p>
<ol start="2">
<li>Beri contoh berpuasa</li>
</ol>
<p>Orang tua perlu memberikan contoh cara berpuasa mulai dari sahur hingga waktu berbuka puasa.</p>
<p>Pada saat memberikan contoh berpuasa, hendaknya orang tua juga memberikan contoh kegiatan sehari-hari agar anak memahami bahwa meski berpuasa, tetap dapat melaksanakan aktivitas. Ketika menjelang sahur dan berbuka puasa, orang tua dapat mengejak serta anak-anak dalam mempersiapkan hidangan agar anak merasa bersemangat dan sekaligus melatih anak bersikap tolong-menolong.</p>
<ol start="3">
<li>Tidak memaksakan</li>
</ol>
<p>Pada saat menjelang bulan Ramadhan, orang tua dapat melakukan diskusi bersama anak apakah sudah siap untuk belajar berpuasa ataukah belum siap. Meski anak masih usia dini, anak dapat diajarkan berpuasa setengah hari terlebih dahulu, hingga berangsur-angsur anak belajar berpuasa sampai waktu berbuka puasa tiba. Hal ini dilakukan secara perlahan agar anak tidak merasa berat dalam belajar berpuasa dan tidak membuat anak trauma untuk belajar berpuasa kembali di bulan Ramadhan tahun berikutnya.</p>
<ol start="4">
<li>Ajarkan Anak Berbagai Tradisi di Bulan Ramadhan</li>
</ol>
<p>Untuk semakin meningkatkan semangat belajar puasa anak, orang tua dapat mengenalkan berbagai tradisi di Bulan Ramadhan seperti shalat tarweh, ngabuburit dan TPQ. Ajak anak shalat taraweh bersama di masjid, maka anak akan merasa senang bertemu dengan teman-temannya di masjid. Orang tua juga dapat mengajak anak ngabuburit dalam rangka menghibur anak ketika sudah mulai sore dan lelah berpuasa, ngabuburit bersama anak bisa dilakukan dengan bersepeda santai, bermain dengan anak atau berkebun disekitar rumah. Menjelang sore orang tua dapat mengajak anak belajar di TPQ, sembari menunggu waktu berbuka puasa anak mengaji sekaligus mendapatkan ilmu dari pak ustadz.</p>
<ol start="5">
<li>Perhatikan Nutrisi Anak</li>
</ol>
<p>Pada tahap belajar berpuasa hendaknya orang tua tetap memperhatikan asupan nutrisi yang terkandung dalam makanan anak di waktu sahur dan berbuka puasa. Berikan selalu makanan yang mengandung empat sehat lima sempurna, agar ketika anak menjalankan puasa imun tetap terjaga khususnya pada masa pandemi saat ini.</p>
<ol start="6">
<li>Berikan <em>Reward</em></li>
</ol>
<p>Apabila orang tua memiliki kemampuan lebih, maka dapat memberikan <em>reward</em> kepada anak setelah dia berhasil menjalankan ibadah puasa baik itu puasa setengah hari, maupun puasa satu hari full. Bentuk <em>reward</em> bisa berbagai macam, misal anak diizinkan membeli makanan kesukaan untuk disiapkan menjelang berbuka puasa. Hal tersebut akan menumbuhkan motivasi dan semangat tinggi oleh anak dalam menjalankan puasa full sehari.  Tidak perlu memberikan <em>reward</em> yang berlebihan dan berakibat menjadikan anak manja dan sombong.</p>
<p>Pandemi menjadikan kita untuk lebih banyak beraktivitas di rumah, sehingga salah satu hikmahnya adalah semakin meningkatnya keharmonisan keluarga. Melalui literasi humanis demikian tadi beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengajarkan anak-anak kita belajar berpuasa. Namun, yang paling utama adalah sikap lembut, sabar dan penuh kasih sayang dari orang tua dalam mendampingi anak-anak berproses menjadi anak sholeh dan sholehah. Semoga anak-anak kita dapat selalu istiqomah dan semangat dalam belajar menjalankan ibadah puasa. (<strong>Penulis : Leli Nisfi Setiana, M.Pd., Dosen PBSI FKIP Unissula)</strong></p>
<p><strong>Suarabaru.id</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/04/14/literasi-humanis-ajarkan-anak-puasa-sejak-dini-di-masa-pandemi">Literasi Humanis, Ajarkan Anak Puasa Sejak Dini di Masa Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memaksimalkan Kecerdasan Linguistik Anak pada Masa Pandemi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/02/18/memaksimalkan-kecerdasan-linguistik-anak-pada-masa-pandemi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2021 06:05:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Unissula]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Linguistik]]></category>
		<category><![CDATA[Masa Pandemi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=149596</guid>

					<description><![CDATA[<p>Memaksimalkan Kecerdasan Linguistik Anak pada Masa Pandemi Oleh : Meilan Arsanti, M. Pd. PADA masa pandemi seperti saat ini antara anak bahkan balita dan teknologi gawai memang sudah tidak bisa dipisahkan. Gawai seakan sudah menjadi sahabat setia yang paling menarik bagi anak-anak. Ketika dilarang oleh orang tua agar tidak bermain gawai, anak akan marah bahkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/18/memaksimalkan-kecerdasan-linguistik-anak-pada-masa-pandemi">Memaksimalkan Kecerdasan Linguistik Anak pada Masa Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 14pt;"><strong>Memaksimalkan Kecerdasan Linguistik Anak pada Masa Pandemi</strong></span></p>
<p style="text-align: center;">Oleh : Meilan Arsanti, M. Pd.</p>
<p><strong>P</strong><strong>ADA</strong> masa pandemi seperti saat ini antara anak bahkan balita dan teknologi gawai memang sudah tidak bisa dipisahkan. Gawai seakan sudah menjadi sahabat setia yang paling menarik bagi anak-anak. Ketika dilarang oleh orang tua agar tidak bermain gawai, anak akan marah bahkan ada pula yang menangis hingga mengamuk. Hal ini tentu saja menjadi masalah besaryang tidak bisa dibiarkan saja oleh orang tua.</p>
<p>Ada nasihat bijak dari Ali bin Abu Thalib Ra bahwa “Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu.” Berkiblat dari nasihat tersebut melarang anak dengan keras agar anak tidak bermain gawai tentu bukan solusi yang efektif. Hal tersebut karena dilarang seperti apapun anak-anak pasti akan tetap bermain gawai apalagi yang sudah kecanduan. Orang tua harus sangat bijak, sabar, dan telaten dalam mendampingi atau mengawasi anak-anak ketika sedang bermain gawai.</p>
<p><strong>Kecerdasan yang Dimiliki Anak</strong></p>
<p>Anak-anak maupun balita sedang pada tahap proses pertumbuhan baik secara fisik maupun kecerdasannya. Kita tahu bahwa kecerdasan anak tidak sekadar prestasi akademik saja, tetapi mampu berkomunikasi dengan baik, mampu menyelesaikan persoalan sehari-hari dan menunjukkan kemampuan yang gemilang dalam bidang tertentu juga menunjukkan kecerdasannya. Menurut Howard Gardner dalam <em>Multiple Intellegence</em> berikut ini 8 kecerdasan yang dimiliki oleh anak.</p>
<ol>
<li><em>Linguistic intelligence</em>, kemampuan untuk menganalisis informasi yang berhubungan dengan bahasa.</li>
<li><em>Logical-mathematical intelligence</em>, kemampuan untuk berhitung dan menyelesaikan masalah secara abstrak.</li>
<li><em>Spatial intelligence</em>, kemampuan untuk mengenali bentuk dan gambar spasial.</li>
<li><em>Musical intelligence</em>, kemampuan untuk menghasilkan, mengingat dan membaca pola dari suara.</li>
<li><em>Bodily-kinesthetic intelligence</em>, kemampuan untuk menggunakan tubuh untuk membuat sesuatu.</li>
<li><em>Naturalistic intelligence</em>, kemampuan untuk dapat membedakan berbagai macam jenis binatang dan tanaman dan beberapa cuaca.</li>
<li><em>Interpersonal intelligence</em>, kemampuan untuk memahami motivasi, keinginan, dan kondisi emosi orang lain.</li>
<li><em>Intrapersonal intelligence</em>, kemampuan untuk memahami motivasi, keinginan, dan kondisi emosi diri sendiri</li>
</ol>
<p><strong>Memaksimalkan Kecerdasan Linguistik</strong></p>
<p>Dari 8 kecerdasan tersebut salah satu kecerdasan yang dapat kita maksimalkan adalah <em>lingusituk intelligence</em> atau kecerdasan linguistik. Kecerdasan linguistik tersebut dapat kita latih dengan memanfaatkan teknologi gawai. Konten-konten video di channel Youtube khusus anak bisa kita gunakan untuk mengajarkan bahasa pada anak. Dalam hal ini ketika anak sedang bermain gawai maupun sedang menonton video di channel Youtube harus didampingi oleh orang tua. Orang tua harus berperan aktif misal dengan mengajak bicara anak tentang video yang sedang ditonton agar anak tidak diam saja.</p>
<p>Anak diminta sambil menceritakan kembali sesuai video atau gambar yang dilihat. Jika anak melakukan kesalahan misal kurang tepat dalam menceritakan kembali sesuai video atau gambar yang dilihat tersebut orang tua jangan langsung menyalahkan atau bahkan memarahi. Tugas orang tualah yang membimbing anak agar dapat memahami isi video dengan benar.</p>
<p>Tanpa disadari dengan menonton video atau gambar tersebut anak sedang belajar. Setelah anak menyaksikan video dan merekam kosakata di memori otaknya ajaklah anak bermain di luar rumah. Kaitkan antara apa yang anak tonton di video dengan peristiwa atau sesuatu yang dia lihat di kehidupan nyata. Hal ini agar anak memahami dengan benar antara apa yang dia lihat di video dan di dunia nyata. Selalu pancing anak agar menceritakan kembali dengan kosakata-kosakata yang ia dapat dari menonton video. Lakukan kegiatan tersebut setiap hari agar kecerdasan linguistiknya semakin terasah.</p>
<p><strong>Pemanfaatan Video Nussa pada Channel Yotube</strong></p>
<p>Melalui penelitian berjudul <em>Children&#8217;s Language Acquisition with Islamic Animated Video Media &#8220;Nussa&#8221; on Two-Year-Old Kid</em> <em>(Qualitative Study on Nareshwara)</em> Arsanti (2020) berhasil membuktikan bahwa perkembangan bahasa anak dapat ditingkatkan melalui video-video di channel Youtube. Arsanti melakukan penelitian tersebut terhadap anaknya sendiri bernama Nareshwara yang saat itu berusia kurang dari dua tahun dengan selalu mendampingi anaknya ketika sedang menyaksikan video berjudul Nussa di chanel Yotube. Video Nussa tersebut  merupakan video tentang anak yang menceritakan kehidupan sehari-harinya dengan sisipan nilai-nilai ajaran agama Islam.</p>
<p>Setelah menonton video Nussa tersebut Nareshwara selalu diajak berkomunikasi untuk menceritakan kembali apa yang dia tonton. Diusia kurang dari dua tahun Nareshwara sudah bisa memahami dan mengucapkan kosakata Islam yang dia dapatkan dari menonton video Nussa. Kosakata tersebut yaitu <em>1) Allahu Akbar, 2) adzan, 3) salat, 4) wudu, 5) berdoa, 6) asalamualaikum, 7) bismillahirrohmanirrahim, 8) alhamdulillah, 9) masya Allah, dan 10) aamiin</em> walaupun belum dapat diucapkan secara sempurna. Hal tersebut karena organ bicara Nasreshwara  masih berkembang sesuai usianya.</p>
<p>Untuk mengajarkan bahasa anak tidak harus dipaksa duduk dan belajar di meja, tetapi bisa kita lakukan sambil bermain dengan sesuatu yang anak sukai. Dalam hal ini saya sebagai penulis dan peneliti hanya memanfaatkan secara bijak penggunaan gawai pada anak untuk membantu memaksimalkan perkembangan bahasanya. Tentu dalam pelaksanaannya tetap harus dengan pengawasan orang tua dan pembatasan waktu. (Penulis : Meilan Arsanti, M. Pd.Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Unissula)</p>
<p><strong>Suarabaru.id</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/18/memaksimalkan-kecerdasan-linguistik-anak-pada-masa-pandemi">Memaksimalkan Kecerdasan Linguistik Anak pada Masa Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perayaan Hari Kemerdekaan Melalui Inovasi Teknologi  di Masa Pandemi Covid-19</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/08/18/perayaan-hari-kemerdekaan-melalui-inovasi-teknologi-di-masa-pandemi-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2020 08:08:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FH UNISSULA CORNER]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Unissula]]></category>
		<category><![CDATA[Masa Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan 17 Agustus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=106158</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perayaan Hari Kemerdekaan Melalui Inovasi Teknologi di Masa Pandemi Covid-19  Oleh: Ira Alia Maerani ISTIMEWA. Bisa jadi ini istilah yang dirasa paling relevan untuk menggambarkan perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2020. Gebyar perayaan hari kemerdekaan tahun-tahun sebelumnya senantiasa diwarnai dengan berbagai perlombaan dan keceriaan. Kumpul bocah terjadi di seantero nusantara. Terbalut dalam gegap gempita  dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/08/18/perayaan-hari-kemerdekaan-melalui-inovasi-teknologi-di-masa-pandemi-covid-19">Perayaan Hari Kemerdekaan Melalui Inovasi Teknologi  di Masa Pandemi Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 14pt;"><strong>Perayaan Hari Kemerdekaan Melalui Inovasi Teknologi </strong></span><span style="font-size: 14pt;"><strong>di Masa Pandemi Covid-19</strong></span><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Oleh: Ira Alia Maerani</strong></p>
<p><strong>ISTIMEWA</strong>. Bisa jadi ini istilah yang dirasa paling relevan untuk menggambarkan perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2020. Gebyar perayaan hari kemerdekaan tahun-tahun sebelumnya senantiasa diwarnai dengan berbagai perlombaan dan keceriaan. Kumpul bocah terjadi di seantero nusantara. Terbalut dalam gegap gempita  dan canda tawa aneka lomba khas 17-an, seperti: lomba makan kerupuk, balap karung, panjat pinang, memasukkan pensil ke dalam botol, dan aneka lomba lainnya.</p>
<p>Tak kalah seru para Bapak yang mewarnai dengan aneka lomba olahraga. Mulai dari badminton, tarik tambang, catur, volley, sepak bola antar kampung dan lainnya. Para Ibu pun tak mau kalah. Lomba membuat dan menghias tumpeng, aneka lomba olahraga dan sejenisnya digelar. Hingga jalan santai yang diikuti warga kampung dengan hadiah doorprize menarik.</p>
<p>Aneka perlombaan sebagai ekspresi rasa syukur telah merdeka dari belenggu penjajahan ini biasanya diakhiri dengan tirakatan di kampung masing-masing. Bahkan ada yang menggelar perhelatan ini dengan acara pentas seni dan pagelaran wayang. Sebuah tradisi yang terjadi bertahun-tahun.</p>
<p>Akan tetapi, perayaan Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2020 ini berbeda. Istimewa. Pandemi Covid-19 membayang. Kerumunan massa dihindari. Alhasil kerumunan  dalam lomba-lomba jelang hari kemerdekaan pun sirna. Terbalut dalam kesederhaan. Pandemi Covid-19 yang telah berbulan-bulan melanda seluruh dunia membawa efek domino. Banyak orang kehilangan pekerjaan. Lowongan pekerjaan tertutup. Jika pun ada lowongan kerja, pelamarnya bejibun. Para <em>fresh graduated </em>perlu berpikir ekstra untuk mengimplementasikan ilmu di tengah kondisi yang penuh keprihatinan.</p>
<p>Di balik kondisi ini terdapat hikmah yang bisa dipetik. Antara lain yakni optimalisasi pemanfaatan teknologi. Pemerintah pun mensikapinya secara arif, bijaksana dan inovatif. Upacara memperingati hari kemerdekaan 17 Agustus 2020 dilaksanakan secara virtual secara nasional. Jika sebelumnya upacara hari kemerdekaan dilakukan di tanah lapang, diikuti oleh banyak orang. Namun, sebuah terobosan bijak dilakukan di tengah pandemi covid-19 yakni dengan mengoptimalkan teknologi. Upacara memperingati hari kemerdekaan ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia langsung dari Jakarta.</p>
<p>Seluruh karyawan perkantoran, civitas akademika lembaga pendidikan mengikuti jalannya pengibaran bendera merah putih di depan perangkat komputer atau handphone di rumah masing-masing. Tentu saja sebelum acara berlangsung, diviralkan  teknis jalannya upacara dan caranya bergabung melalui aplikasi yang dipilih. Informasi berjalan begitu cepat dan mudah.</p>
<p>Perubahan perayaan hari kemerdakaan 17 Agustus 2020 ini amat dramatis. Tidak terbayang sebelumnya. Akan tetapi selalu ada solusi di balik sebuah kejadian. Alhasil, teknologi informasi yang berjalan begitu cepat dan massif ini menjadi solusi di tengah pandemi covid-19. Seiring do’a dipanjatkan di akhir upacara hari kemerdekaan agar badai pandemi segera berlalu. <strong>(Dr. Ira Alia Maerani, S.H., M.H. </strong>dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung, Semarang)</p>
<p><strong>Suarabaru.id</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/08/18/perayaan-hari-kemerdekaan-melalui-inovasi-teknologi-di-masa-pandemi-covid-19">Perayaan Hari Kemerdekaan Melalui Inovasi Teknologi  di Masa Pandemi Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>