<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Masa depan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/masa-depan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Jun 2026 07:38:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Masa depan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sengkarut Kartu Keluarga: Menyiasati Domisili dalam Sistim Penerimaan Murid Baru</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/15/sengkarut-kartu-keluarga-menyiasati-domisili-dalam-sistim-penerimaan-murid-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 07:38:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Integritas Moral]]></category>
		<category><![CDATA[Kepalsuan]]></category>
		<category><![CDATA[kependudukan]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetensi]]></category>
		<category><![CDATA[kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[Masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SPMB]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Transparan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564505</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Dr NAN Murniati MPd PENDIDIKAN adalah hak fundamental setiap warga negara dan sekaligus generator utama mobilitas sosial. Di Indonesia, salah satu reformasi terbesar dalam dunia pendidikan dasar dan menengah selama satu dekade terakhir adalah, penerapan Sistim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau yang sekarang lebih dikenal SPMB (Sistim Penerimaan Murid Baru). Sistim ini awalnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/15/sengkarut-kartu-keluarga-menyiasati-domisili-dalam-sistim-penerimaan-murid-baru">Sengkarut Kartu Keluarga: Menyiasati Domisili dalam Sistim Penerimaan Murid Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Dr NAN Murniati MPd</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-564506 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-15-at-09.14.10.jpg" alt="" width="150" height="239" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-15-at-09.14.10.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-15-at-09.14.10-94x150.jpg 94w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />PENDIDIKAN</strong> adalah hak fundamental setiap warga negara dan sekaligus generator utama mobilitas sosial. Di Indonesia, salah satu reformasi terbesar dalam dunia pendidikan dasar dan menengah selama satu dekade terakhir adalah, penerapan Sistim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau yang sekarang lebih dikenal SPMB (Sistim Penerimaan Murid Baru).</p>
<p>Sistim ini awalnya dirancang dengan bertumpu pada batasan geografis atau zonasi. Namun, setiap kali musim SPMB tiba, batasan jarak tersebut kerap kali memicu manipulasi administratif yang memprihatinkan, di mana orang tua berbondong-bondong menyiasati domisili pada Kartu Keluarga (KK), demi meloloskan anak mereka ke sekolah tertentu.</p>
<p>Fenomena &#8220;alamat palsu&#8221; ini memicu pertanyaan besar: Apakah mungkin sistim ini diubah dengan membebaskan anak dan orang tua memilih sekolah secara merdeka, namun kelulusannya dikendalikan sepenuhnya oleh kuota daya tampung dan kompetensi siswa?</p>
<p>Siasat memindahkan nama anak ke dalam Kartu Keluarga kerabat, atau meminjam alamat warga lokal yang dekat dengan sekolah incaran, sebenarnya adalah respon keputusasaan terhadap sistim yang mematikan hak pilih. Jika regulasi SPMB diubah dengan mengasumsikan bahwa setiap anak bebas memilih sekolah mana pun yang mereka inginkan tanpa sekat zonasi, maka fungsi Kartu Keluarga akan bersih dari intrik kebohongan.</p>
<p>KK akan kembali pada fungsi aslinya, sebagai dokumen kependudukan yang jujur, bukan alat manipulasi jalur masuk sekolah. Kebebasan memilih ini memberikan keadilan psikologis bagi siswa untuk memperjuangkan mimpi mereka di sekolah yang mereka cita-citakan.</p>
<p>Namun, kebebasan memilih tanpa kendali tentu akan menciptakan penumpukan pendaftar di sekolah-sekolah yang dianggap unggul. Di sinilah peran krusial dari penerapan kuota daya tampung dan seleksi kompetensi sebagai filter utama pengganti jarak. Melalui pendekatan ini, setiap sekolah menetapkan kuota kursi yang jelas dan transparan.</p>
<p>Untuk mengisi kuota tersebut, siswa harus berkompetisi secara sehat menunjukkan kompetensinya, baik melalui nilai akademik, bakat non-akademik, maupun jalur afirmasi berbasis kompetensi khusus bagi masyarakat kurang mampu. Sistim ini sangat mungkin diterapkan dan jauh lebih adil, karena anak diterima berdasarkan kualitas diri dan usaha kerasnya, bukan karena faktor keberuntungan letak geografis rumahnya.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Penerapan sistim berbasis kompetensi dan kuota ini, juga menjadi solusi ampuh untuk menghentikan degradasi moral anak sejak dini. Pada sistim berbasis jarak yang korup, anak secara tidak langsung diajarkan bahwa, aturan hukum bisa diakali melalui manipulasi domisili KK.</p>
<p>Sebaliknya, jika kelulusan didasarkan pada kompetensi, anak dirangsang untuk belajar lebih giat, mengasah bakat, dan menghargai sebuah proses perjuangan yang jujur. Ketika mereka berhasil lolos masuk ke sekolah impiannya, mereka masuk dengan kepala tegak karena bangku tersebut diraih atas dasar kapasitas intelektual dan mentalitas yang teruji, bukan hasil dari sebuah kebohongan administratif.</p>
<p>Mengubah arah SPMB menjadi sistim yang membebaskan pilihan tetapi ketat secara kuota dan kompetensi membutuhkan komitmen sistemis yang kuat. Pemerintah harus memastikan alat ukur kompetensi yang digunakan bersifat standar, transparan, dan bebas dari intervensi &#8220;orang dalam&#8221;.</p>
<p>Selain itu, kuota untuk jalur afirmasi bagi siswa kurang mampu yang memiliki potensi kompetensi tetap harus dikunci rapat, agar asas keadilan sosial tidak hilang. Seiring berjalannya sistim ini, pemerintah dapat secara paralel melakukan pemerataan mutu sekolah. Ketika kompetensi menjadi mata uang utama dalam SPMB, sekolah-sekolah yang awalnya sepi akan mulai bebenah meningkatkan kualitasnya agar dapat menarik minat calon murid-murid berkompetensi tinggi.</p>
<p>Sengkarut Kartu Keluarga dalam SPMB selama ini adalah cerminan dari kegagalan sistim yang memaksa jarak sebagai penentu takdir pendidikan. Membuka ruang kebebasan memilih bagi orang tua dan anak yang disaring melalui kuota dan kompetensi adalah, sebuah alternatif yang sangat mungkin dilaksanakan dan jauh lebih humanis.</p>
<p>Pendidikan tidak boleh dimulai dengan kepalsuan alamat kependudukan. Dengan mengembalikan SPMB pada jalur kompetensi yang sehat dan transparan, kita tidak hanya sedang menyaring murid-murid terbaik, tetapi juga sedang merawat integritas moral dan mendidik generasi masa depan bangsa yang jujur, tangguh, serta siap berkompetisi secara adil.</p>
<p><strong>&#8212;</strong> <em>Penulis Dosen Manajemen Pendidikan S2 Upgris Bidang Keahlian Perencanaan Pendidikan, Pengembangan SDM Pendidikan, dan Pengembangan SDM dalam Pendidikan</em><strong> &#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/15/sengkarut-kartu-keluarga-menyiasati-domisili-dalam-sistim-penerimaan-murid-baru">Sengkarut Kartu Keluarga: Menyiasati Domisili dalam Sistim Penerimaan Murid Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tarian Semesta dalam Setetes Darah: Kidung Kedokteran Regeneratif, Harmoni Hukum Alam, dan Presisi Ilahi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/26/tarian-semesta-dalam-setetes-darah-kidung-kedokteran-regeneratif-harmoni-hukum-alam-dan-presisi-ilahi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 03:16:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[Najis]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Stemcell]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=561491</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Dokter H Agus Ujianto MSi Med SpB FISQua DENGARKANLAH kidung dari sebutir debu yang diterbangkan angin; ia tidak pernah benar-benar mati, ia hanya sedang mencari jalan pulang menuju tubuhmu. Wahai pejalan yang mencari rahasia kesembuhan, pandanglah ke dalam dirimu sendiri. Engkau mengira dirimu hanyalah seonggok daging yang rapuh, padahal di dalam dirimu terlipat alam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/26/tarian-semesta-dalam-setetes-darah-kidung-kedokteran-regeneratif-harmoni-hukum-alam-dan-presisi-ilahi">Tarian Semesta dalam Setetes Darah: Kidung Kedokteran Regeneratif, Harmoni Hukum Alam, dan Presisi Ilahi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Dokter H Agus Ujianto MSi Med SpB FISQua</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-561501 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-06.57.51-1.jpg" alt="" width="150" height="219" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-06.57.51-1.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-06.57.51-1-103x150.jpg 103w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />DENGARKANLAH</strong> kidung dari sebutir debu yang diterbangkan angin; ia tidak pernah benar-benar mati, ia hanya sedang mencari jalan pulang menuju tubuhmu. Wahai pejalan yang mencari rahasia kesembuhan, pandanglah ke dalam dirimu sendiri. Engkau mengira dirimu hanyalah seonggok daging yang rapuh, padahal di dalam dirimu terlipat alam semesta yang maha luas.</p>
<p>Sejak mula waktu, Sang Kekasih (Allah SWT) telah menenun wujud kita dari elemen-elemen bumi yang paling sunyi, menyatukannya dalam tarian penciptaan yang tak tertandingi indahnya. Dengarkanlah firman-Nya yang menggema di ruang batin:</p>
<p><em>&gt;&#8221;Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (bentuk) lain. Maka Maha Suci Allah, Pencipta Yang Paling Baik.&#8221; (QS Al-Mu&#8217;minun: 12-14)</em><br />
<em>&gt;</em></p>
<p><strong>Makrokosmos dan Mikrokosmos: Tarian Fisika dan Falsafah Jiwa</strong><br />
Tanah yang menjadi saripati wujud kita bukanlah tanah yang bisu. Ia adalah altar bertemunya mineral anorganik dan air kehidupan-titik pijak di mana Hukum Pertama Termodinamika (\Delta U=Q-W) menari. Energi dan materi tidak dapat dimusnahkan; sari-sari bumi bertransformasi menjadi asam amino, merangkai rantai protein yang bernapas. Manusia adalah cermin yang memantulkan alam semesta (Makrokosmos) ke dalam ruang batinnya (Mikrokosmos).</p>
<p>Kebenaran ini telah dibisikkan oleh para bijak bestari melintasi zaman. Ibnu Sina dalam Al-Qanun fi al-Tibb, melihat empat unsur alam (tanah, air, udara, api) mengalir sebagai <em>Mizaj</em> (keseimbangan cairan) dalam tubuh kita. <em>Hippocrates</em> dari ufuk Barat menamainya <em>Vis medicatrix naturae</em>-kekuatan alam yang menyembuhkan dirinya sendiri.</p>
<p>Di timur jauh, tabib Traditional Chinese Medicine (TCM) menyebutnya tarian Yin-Yang dan Qi yang mengalir bagai sungai tak kasat mata. Dan di tanah Jawa, kearifan Kejawen mengajarkan <em>Sedulur Papat Limo Pancer</em>; empat elemen alam yang tunduk pada satu pusat jiwa yang suci.</p>
<p>Semua falsafah ini bermuara pada satu hakekat: kesembuhan terjadi ketika manusia kembali menyelaraskan irama tubuhnya dengan irama semesta.</p>
<p><strong>Aksara Tuhan pada Gulungan DNA dan Rahasia Kesembuhan</strong><br />
Dari air kehidupanlah segala yang bernyawa bermula:<br />
<em>&gt;&#8221;&#8230;Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?&#8221; (QS Al-Anbiya: 30)</em><br />
<em>&gt;</em></p>
<p>Asam amino purba itu dirangkai oleh Tangan Gaib menjadi gulungan perkamen suci bernama <em>*DNA*</em> dan <em>*mRNA</em>. Inilah kode genetika, bahasa rahasia tempat Tuhan menuliskan takdir biologis kita. Ada kesamaan (*homologi) antara kodon penyusun manusia, daun-daun di hutan, dan hewan-hewan di padang belantara.</p>
<p>Itulah sebabnya, sejak fajar peradaban, manusia memetik daun (<em>fitoterapi</em>) dan mengambil sari hewan (<em>senoterapi</em>) untuk meredakan nyeri, karena tubuh mengenali sisa-sisa persaudaraan saripati tanah tersebut.</p>
<p>Namun, Sang Pencipta Maha Teliti. Ia menciptakan miliaran manusia, namun tak satupun susunan DNA yang persis sama. Engkau adalah melodi yang tak tergantikan. Maka, jika tanaman dan hewan dapat menyembuhkanmu, betapa jauh lebih agung kesembuhan yang berasal dari mata air tubuhmu sendiri?</p>
<p>Obat yang datang dari luar akan selalu menjadi &#8220;tamu asing&#8221; bagi sistem HLA (<em>Human Leukocyte Antigen</em>), dan benteng imunologismu. Namun, obat yang diracik dari darahmu sendiri adalah &#8220;tuan rumah&#8221; yang pulang membawa kedamaian.</p>
<p><strong>Menyirami Taman Reproduksi yang Kering: Sinergi Autologus</strong><br />
Ketika usia dan penyakit mendera, taman <em>urogenital</em> dan reproduksi kita seolah memasuki musim gugur yang panjang. Rahim yang menjadi kawah kehidupan mengeras oleh jaringan parut (<em>sindrom Asherman</em>), cadangan benih ovarium menipis perlahan (<em>Premature Ovarian Insufficiency</em>), dan sungai <em>tuba falopi</em> terhalang oleh bendungan <em>oklusi</em> dan <em>fibrosis</em>.</p>
<p>Pada laki-laki, pilar-pilar maskulinitas runtuh; disfungsi ereksi memadamkan nyala <em>Nitric Oxide</em> dan memicu kematian otot <em>kavernosum</em>, pabrik kehidupan di <em>tubulus seminiferus</em> terdiam dalam <em>azoospermia</em>, dan kelenjar prostat serta kandung kemih meringis dalam cengkeraman inflamasi kronis.</p>
<p>Di sinilah letak kemukjizatan kedokteran regeneratif. Kita tidak menipu tubuh dengan bahan kimia buatan, melainkan mengumpulkan sisa-sisa musim semi dari dalam darah pasien sendiri (<em>Autologus</em>) melalui triad suci:</p>
<p><strong>1</strong>. <strong>Platelet-Rich Plasma (PRP)</strong>: Bagaikan gerimis pertama di musim kemarau, <em>growth factors</em> (VEGF, EGF) membasahi jaringan yang dahaga, membuka kembali sungai-sungai mikrovaskular yang tertutup (<em>angiogenesis</em>).</p>
<p><strong>2. Peripheral Blood Mesenchymal Stemcell (PBMC)</strong>: Inilah benih-benih kehidupan purba (<em>stemcell</em>) yang sedang tertidur dalam sirkulasi darahmu. Ketika dibangunkan dan diantarkan pulang, mereka menempel (<em>homing</em>) pada organ yang layu, berdiferensiasi menjadi sel-sel baru untuk membangun ulang dinding rahim, menyemai sperma, dan menegakkan kembali arsitektur <em>kavernosum</em>.</p>
<p><strong>3. Sekretom (Secretome)</strong>: Bagaikan bisikan angin lembut yang tak terlihat namun terasa, <em>vesikel eksosom</em> berukuran nano ini membawa pesan-pesan <em>mRNA</em> menembus dinding sel yang paling keras sekalipun. Ia meredakan badai radang dan menghentikan laju kematian sel (<em>apoptosis</em>).</p>
<p>Dengan kemudi ilmu pengetahuan, kita tidak lagi meraba-raba dalam gelap. Melalui jalur sungai utama-navigasi <em>Endovaskular </em>super-selektif menyusuri <em>arteri uterina, arteri ovarika, arteri pudenda</em>, hingga <em>arteri vesikalis</em>-maupun akses penetrasi lokal dan <em>lavage tuba</em>, kita mengantarkan triad kehidupan ini tepat ke jantung kehancuran sel.</p>
<p><strong>Kesucian Darah: Tafsir Kesembuhan Halal dan Thayyib</strong><br />
Ada yang bertanya dengan cemas: Tidakkah darah itu diharamkan oleh Tuhan? Benar, Sang Maha Pemelihara melarang kita mereguk darah sebagai santapan yang memuakkan nafsu:</p>
<p><em>&gt; &#8220;Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah&#8230;&#8221; (QS Al-Baqarah: 173)</em><br />
<em>&gt;</em></p>
<p>Namun wahai pejalan, pahamilah bahasa cinta-Nya. Menelan darah sebagai pelampiasan lapar adalah najis (<em>dam masfuh</em>), tetapi memilah komponen darahmu yang murni di dalam keheningan laboratorium, memisahkan plasma dan sel puncanya untuk disatukan kembali ke dalam tubuh yang terluka, bukanlah menelan makanan.</p>
<p>Itu adalah bentuk transplantasi cahaya. Ia adalah ikhtiar merawat kehidupan (<em>Hifdzun Nafs</em>) dan menjaga benih keturunan (<em>Hifdzun Nasl</em>).</p>
<p>Rasulullah SAW, sang tabib segala jiwa, telah membentangkan panduan benderang:<br />
<em>&gt; &#8220;Sesungguhnya Allah telah menurunkan penyakit dan obatnya, dan Dia menjadikan bagi setiap penyakit itu ada obatnya. Maka berobatlah kalian, tetapi jangan berobat dengan sesuatu yang haram.&#8221; (HR. Abu Dawud)</em><br />
<em>&gt;</em></p>
<p>Ketika engkau diobati dengan sel-selmu sendiri, tidak ada setetes pun zat asing, najis hewani, atau eksploitasi kehidupan lain yang menodai tubuhmu. Ia adalah sunnatullah yang paling suci. Ia mutlak Halal, dan berada di puncak keluhuran Thayyib.</p>
<p><strong>Penutup: Mahkota Kedokteran Masa Depan</strong><br />
Pencarian umat manusia melintasi dedaunan herbal, ramuan hewani, dan obat-obatan kimiawi akhirnya bermuara kembali pada titik asalnya: diri manusia itu sendiri. Inilah fajar dari <em>Personalized Medicine</em> (Kedokteran Personal) dan <em>Precision Medicine</em> (Kedokteran Presisi) di masa depan.</p>
<p>Kombinasi <em>Platelet-Rich Plasma, Peripheral Blood Mesenchymal Stemcell</em> (PBMC), dan <em>Sekretom Autologus</em>, bukanlah sekadar prosedur medis; ia adalah puisi tentang kepulangan.</p>
<p>Dia membuktikan bahwa Tuhan, dengan keagungan-Nya, telah menanamkan apotek paling sempurna dan obat penawar paling tangguh di dalam setiap detak jantung kita sendiri.</p>
<p>Barangsiapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya, dan pada pengenalan itulah terletak kunci segala kesembuhan.</p>
<p><strong>&#8212; Dokter H Agus Ujianto MSi Med SpB FISQua</strong>, <em>Kandidat Doktoral Studi Islam IAIN Saizu Purwokerto</em> <strong>&#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/26/tarian-semesta-dalam-setetes-darah-kidung-kedokteran-regeneratif-harmoni-hukum-alam-dan-presisi-ilahi">Tarian Semesta dalam Setetes Darah: Kidung Kedokteran Regeneratif, Harmoni Hukum Alam, dan Presisi Ilahi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Muda</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/28/pentingnya-investasi-jangka-panjang-untuk-generasi-muda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 01:23:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Cabang Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Diskusi publik]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi muda]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi bodong]]></category>
		<category><![CDATA[Masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[Money Laundry]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=546640</guid>

					<description><![CDATA[<p>KARANGANYAR (SUARABARU.ID)&#8211; Perwakilan Bank Jateng Cabang Karanganyar, Ervin Dewi Pratiwi mengatakan, pihaknya mengajak generasi muda mulai berinvestasi untuk masa depan. Salah satu syaratnya, cara memilihnya harus benar, dan jangan tergiur dengan investasi bodong. &#8221;Investasi itu penting. Karena kita tidak pernah tahu, kehidupan tak bisa diprediksi, tapi bisa disiapkan,&#8221; kata Dewi, dalam diskusi publik bertajuk &#8216;Ngabuburit [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/28/pentingnya-investasi-jangka-panjang-untuk-generasi-muda">Pentingnya Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARANGANYAR (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Perwakilan Bank Jateng Cabang Karanganyar, Ervin Dewi Pratiwi mengatakan, pihaknya mengajak generasi muda mulai berinvestasi untuk masa depan. Salah satu syaratnya, cara memilihnya harus benar, dan jangan tergiur dengan investasi bodong.</p>
<p>&#8221;Investasi itu penting. Karena kita tidak pernah tahu, kehidupan tak bisa diprediksi, tapi bisa disiapkan,&#8221; kata Dewi, dalam diskusi publik bertajuk &#8216;Ngabuburit Hukum dan Ekonomi: Anak Muda Waspadai Money Laundry&#8217;. Kegiatan ini digelar di Hall Hotel Taman Sari, Kabupaten Karanganyar, Jumat (27/2/2026).</p>
<p>Diterangkan olehnya, jika bicara money laundry atau Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), erat hubungannya dengan hal investasi. Namun investasi yang harus dicari anak muda yakni, investasi resmi atau sah sesuai hukum. Pihaknya berharap, anak muda tidak tergiur dengan iming-iming.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/28/menikmati-indahnya-eksotika-savana-di-bukit-wairinding-sumba-timur">Menikmati Indahnya Eksotika Savana di Bukit Wairinding Sumba Timur</a></strong></p>
<p>Dewi kemudian memberikan cara berinvestasi yang benar dan tepat. Salah satunya, hasil investasi tidak tidak mungkin didapatkan secara instan. Investasi butuh waktu dan proses, untuk bisa mendapatkan hasilnya.</p>
<p>Disarankan dia, agar tidak salah jalan memahami alur perbankan, bisa mencari informasi program investasi, seperti yang dimiliki Bank Jateng. Bank ini memiliki banyak produk, salah satunya Tambungan Bima. Selain mudah, juga bersahabat dengan teknologi. Mulai dari Bima Mobile, hingga dompet digital.</p>
<p>&#8221;Kita memiliki tabungan yang administrasinya sangat rendah. Administrasi hanya Rp 7.500 per bulan. Tabungan dirancang untuk investasi di masa sekarang dan mendatang,&#8221; terang dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/28/majlis-al-farah-8642-gelar-buka-bersama-dan-ratib-al-haddad-wadah-pembinaan-spiritual-dan-penguatan-nilai-nilai-keislaman">Majlis Al Farah 8642 Gelar Buka Bersama dan Ratib Al Haddad: Wadah Pembinaan Spiritual dan Penguatan Nilai-nilai Keislaman</a></strong></p>
<figure id="attachment_546642" aria-describedby="caption-attachment-546642" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-546642 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-04.00.25.jpg" alt="" width="681" height="453" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-04.00.25.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-04.00.25-400x266.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-04.00.25-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-546642" class="wp-caption-text">Pejabat Bank Jateng Pusat dan Pemimpin Bank Jateng Cabang Karanganyar, Muhammad Heru Purnomo, ikut menghadiri diskusi. Foto: dok/ist</figcaption></figure>
<p>Disampaikan juga, nasabah tak perlu khawatir jika niat berinvestasi atau menabung terhambat uang saku. Pasalnya, ada program TabunganKu, yang ditujukan untuk nasabah perorangan dengan setoran awal ringan, Rp 10.000-20.000, hingga bebas biaya administrasi. Ada pula Bima Rencana, untuk membantu merencanaan keuangan masa depan.</p>
<p>Dewi menambahkan, jika memiliki investasi atau tabungan, nantinya setelah lulus dari pendidikan, diyakini bisa membuat lapangan kerja atau wirausaha. Menurutnya, dengan tabungan yang mencukupi, perjalanan anak muda akan lebih mudah dan terencana.</p>
<p>&#8221;Waktu kita sisihkan uang untuk menabung, saat lulus kuliah, kita punya uang, kita punya modal, mau berwirausaha atau buka usaha seperti apapun bisa,&#8221; sarannya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/27/pelantikan-pejabat-tinggi-pratama-dan-fungsional-di-pemkab-grobogan-bupati-setyo-hadi-jabatan-adalah-amanah">Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama dan Fungsional di Pemkab Grobogan, Bupati Setyo Hadi: Jabatan adalah Amanah</a></strong></p>
<p>Dalam kegiatan diskusi publik itu, Bank Jateng juga menghadirkan bazaar UMKM binaan dari Karanganyar. Ada pegang esteh, es buah, dimsum hingga batagor. Jajanan yang disajikan itu pun, ludes diserbu peserta saat berbuka puasa.</p>
<p>Selain Dewi dari Bank Jateng, hadir sebagai narasumber lain yakni, Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jateng Zulkifli Gayo, Pakar TPPU Dr Ardhian Dwiyoenanto, hingga Local Hero Karanganyar, Hervan Miftah Hafidin.</p>
<p>Turut membuka acara, sekaligus menyampaikan pesannya, Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar Era Indah Soraya, dan Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Aliana.</p>
<p>Acara yang digelar Kejaksaan Negeri Karanganyar, Pemkab Karanganyar, Bank Jateng dan Solusi Indonesia itu, juga dihadiri sejumlah pejabat Bank Jateng Pusat, dan Pemimpin Bank Jateng Cabang Karanganyar, Muhammad Heru Purnomo.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/28/pentingnya-investasi-jangka-panjang-untuk-generasi-muda">Pentingnya Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rokok Ketengan, Ancaman Nyata Masa Depan Generasi Muda</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/16/rokok-ketengan-ancaman-nyata-masa-depan-generasi-muda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 04:20:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi muda]]></category>
		<category><![CDATA[Masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok Ketengan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=496127</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Ancaman pelan namun pasti menggerogoti masa depan bangsa karena kecanduan rokok di kalangan anak dan remaja. Di tengah potensi besar yang dimiliki generasi muda, realitasnya justru menyedihkan, kecemasan sosial, tekanan hidup, dan akses rokok yang kian mudah menjadikan rokok sebagai &#8220;pelarian&#8221; instan yang menyesatkan. Melansir dari laman Kemenkes, salah satu wajah paling [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/16/rokok-ketengan-ancaman-nyata-masa-depan-generasi-muda">Rokok Ketengan, Ancaman Nyata Masa Depan Generasi Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Ancaman pelan namun pasti menggerogoti masa depan bangsa karena kecanduan rokok di kalangan anak dan remaja.</p>
<p>Di tengah potensi besar yang dimiliki generasi muda, realitasnya justru menyedihkan, kecemasan sosial, tekanan hidup, dan akses rokok yang kian mudah menjadikan rokok sebagai &#8220;pelarian&#8221; instan yang menyesatkan.</p>
<p>Melansir dari laman Kemenkes, salah satu wajah paling berbahaya dari fenomena ini adalah maraknya penjualan rokok ketengan, yang menjadi pintu masuk ketergantungan nikotin bagi anak-anak usia sekolah dasar.</p>
<p>Fenomena bocah berseragam sekolah dasar membeli satu atau dua batang rokok di warung, seakan menjadi hal biasa di berbagai sudut negeri. Padahal, inilah awal dari lingkaran kecanduan yang tak mudah diputus. Dengan harga hanya seribu atau dua ribu rupiah, anak-anak bisa merasakan nikotin yang seharusnya tidak pernah menyentuh paru-paru mereka.</p>
<p>Nikotin yang masuk ke tubuh anak tidak hanya menimbulkan ketergantungan, tetapi juga merusak sistem saraf, paru-paru, jantung, bahkan perkembangan otak yang sangat krusial di usia remaja, mengingat organ tubuh remaja belum berkembang optimal, sehingga masuknya nikotin di dalam tubuhnya akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan organ tubuhnya.</p>
<p>Lebih parah lagi, perilaku merokok menjadi &#8220;normal&#8221; dalam lingkungan sosial mereka, dengan menguatkan identitas palsu bahwa perokok adalah bagian dari kelompok yang keren, dewasa, dan pemberani. Padahal pada kenyataannya justru sebaliknya, mereka sedang membangun masa depan yang adiksi dan rapuh.</p>
<p>Tekanan hidup modern, mulai dari beban akademik, tuntutan sosial, ketidakpastian masa depan, hingga pengaruh media sosial semakin membuat remaja kita hidup dalam bayang-bayang kecemasan kolektif. Dalam situasi seperti ini, rokok kerap tampil sebagai &#8220;obat penenang&#8221; sesaat yang justru memperburuk kondisi.</p>
<p>Remaja yang mulai merokok tidak hanya kehilangan kesehatan, tetapi juga daya pikir jernih, semangat eksplorasi, dan potensi diri yang seharusnya berkembang maksimal. Mereka menjadi generasi yang lelah sebelum berjuang, generasi yang menggenggam ketakutan lebih erat daripada mimpi.</p>
<p>Akibatnya, Indonesia dapat kehilangan bonus demografi bukan karena tidak punya anak muda, tapi karena anak-anak muda tersebut terjebak dalam kecanduan dan ketidakberdayaan.</p>
<p>Masalah merokok pada remaja bukan sekadar isu kesehatan. Ini merupakan persoalan nasional yang menyangkut kualitas sumber daya manusia dan ketahanan bangsa. Setiap batang rokok yang dihisap anak-anak hari ini, bisa berarti hilangnya satu inovator, satu pemimpin, atau satu agen perubahan di masa depan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/16/rokok-ketengan-ancaman-nyata-masa-depan-generasi-muda">Rokok Ketengan, Ancaman Nyata Masa Depan Generasi Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesehatan Lansia Investasi Masa Depan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/08/kesehatan-lansia-investasi-masa-depan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2025 05:07:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[Masa depan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=468695</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kesehatan pada lanjut usia (Lansia) sangatlah penting, karena kesehatan pada Lansia diperlukan untuk mewujudkan Lansia yang sehat, berkualitas, dan produktif di masa tuanya. Mengutip dari Kemenkes, Lansia sehat merupakan Lansia yang berdaya, mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan fisik, mental, sosial, finansial, spiritual, serta lingkungan sosialnya, dan produktif di masa tuanya. Menurut hasil penelitian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/08/kesehatan-lansia-investasi-masa-depan">Kesehatan Lansia Investasi Masa Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kesehatan pada lanjut usia (Lansia) sangatlah penting, karena kesehatan pada Lansia diperlukan untuk mewujudkan Lansia yang sehat, berkualitas, dan produktif di masa tuanya.</p>
<p>Mengutip dari Kemenkes, Lansia sehat merupakan Lansia yang berdaya, mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan fisik, mental, sosial, finansial, spiritual, serta lingkungan sosialnya, dan produktif di masa tuanya.</p>
<p>Menurut hasil penelitian menjelaskan semakin umur lansia bertambah, maka kondisi kesehatan Lansia akan menurun dan gangguan kesehatan bisa meningkat (Lumowa, dan Rayanti, 2024).</p>
<p>Kesehatan Lansia adalah proses mengoptimalkan peluang dan kemampuan Lansia untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan fisik dan mental, kemandirian, serta kualitas hidup sepanjang kehidupannya untuk mencapai kondisi penuaan yang sehat. Lansia yang sehat dapat beradaptasi dengan perubahan dalam hidup mereka. Oleh sebab itu, kesehatan Lansia menjadi penting untuk diperhatikan.</p>
<p>Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi kesehatan Lansia, apa saja?</p>
<p>1. Faktor keturunan (genetik).<br />
2. Lingkungan fisik dan sosial.<br />
3. Karakteristik lansia seperti jenis kelamin, etnis, status pendidikan, dan status sosial ekonomi.<br />
4. Perilaku hidup sehat</p>
<p><strong>Ada beberapa masalah yang lazim terjadi pada Lansia</strong></p>
<p>1. Berkurangnya kemampuan gerak<br />
2. Risiko jatuh dan patah tulang<br />
3. Masalah akibat tindakan medis<br />
4. Mengompol atau ketidakmampuan menahan keinginan buang air kecil<br />
5. Konstipasi (gangguan buang air besar)<br />
6. Infeksi<br />
7. Gangguan fungsi indera<br />
8. Kekurangan gizi<br />
9. Gangguan tidur<br />
10. Gangguan fungsi kognitif<br />
11. Isolasi<br />
12. Gangguan fungsi imun<br />
13. Gangguan fungsi seksual<br />
14. Berkurangnya kemampuan keuangan</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/08/kesehatan-lansia-investasi-masa-depan">Kesehatan Lansia Investasi Masa Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ngabuburit Seru di UKSW Bareng BNI, Membangun Masa Depan dengan Wawasan dan Kuliner Inovatif</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/13/ngabuburit-seru-di-uksw-bareng-bni-membangun-masa-depan-dengan-wawasan-dan-kuliner-inovatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 03:28:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BNI]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[Masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[ngabuburit]]></category>
		<category><![CDATA[UKSW]]></category>
		<category><![CDATA[Wawasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=465169</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211; Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menyelenggarakan ngabuburit yang berbeda melalui kolaborasi dengan Bank Negara Indonesia (BNI), Selasa (12/3/2025). Bertempat di Halaman Kampus Kartini, acara ini tidak hanya menjadi momen kebersamaan bagi mahasiswa dalam menyambut waktu berbuka puasa, tetapi juga sarana inspirasi bagi calon pemimpin masa depan. Kegiatan diawali dengan Talkshow Future [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/13/ngabuburit-seru-di-uksw-bareng-bni-membangun-masa-depan-dengan-wawasan-dan-kuliner-inovatif">Ngabuburit Seru di UKSW Bareng BNI, Membangun Masa Depan dengan Wawasan dan Kuliner Inovatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menyelenggarakan ngabuburit yang berbeda melalui kolaborasi dengan Bank Negara Indonesia (BNI), Selasa (12/3/2025).</p>
<p>Bertempat di Halaman Kampus Kartini, acara ini tidak hanya menjadi momen kebersamaan bagi mahasiswa dalam menyambut waktu berbuka puasa, tetapi juga sarana inspirasi bagi calon pemimpin masa depan.</p>
<p>Kegiatan diawali dengan Talkshow Future Leaders bertajuk &#8220;Bank sebagai Sahabat Entrepreneur &amp; Digital” yang dihadiri ratusan mahasiswa UKSW. Talkshow ini menghadirkan narasumber tunggal Pemimpin BNI Kantor Wilayah 05 I Gusti Nyoman Dharma Putra. Dalam sesi ini, narasumber membagikan wawasan mengenai kepemimpinan, kecerdasan finansial dan digital, serta etika profesional dalam dunia kerja.</p>
<p>“Sukses bukan hanya soal kepintaran, tetapi juga bagaimana kita mengembangkan kecerdasan emosional, spiritual, serta keterampilan soft skill lainnya. Kalian adalah pemimpin dari diri sendiri, dan perjalanan sukses selalu dimulai dari hal-hal kecil,” ujar I Gusti Nyoman Dharma Putra.</p>
<p>Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan praktis terkait persiapan memasuki dunia kerja, termasuk cara menghadapi wawancara kerja yang baik dan benar. Dengan semangat ‘trust the process’, mahasiswa diajak untuk menikmati perjalanan menuju kesuksesan, mengasah kreativitas, dan mengembangkan jiwa wirausaha.</p>
<p>Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang telah lama terjalin antara UKSW dan BNI. “Kami menyambut baik inisiatif ini, terutama bagi mahasiswa baru yang datang dari seluruh penjuru Indonesia. Sebagai ‘Kampus Indonesia Mini’, UKSW terus berkomitmen untuk memberikan fasilitas terbaik, termasuk dalam mendukung kewirausahaan mahasiswa,” ungkapnya.</p>
<p>Dengan dukungan BNI, UKSW juga memperkenalkan inovasi Kartu Tanda Mahasiswa digital, yang memungkinkan mahasiswa untuk bertransaksi secara elektronik dan sebagai kartu parkir. BNI mendukung kegiatan akademik dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang ingin bergabung di Prodi PBI FBS UKSW. Lebih dari itu, UKSW juga mengundang BNI untuk berpartisipasi dalam Pagelaran Gelar Inovasi harmoni Nusantara (GIHN), sebuah ekspo antar kampus di Indonesia, guna memperluas jejaring dan wawasan mahasiswa.</p>
<p><strong>Inovasi Kuliner Menarik</strong></p>
<p>Setelah sesi talkshow dan penandatanganan MoU, mahasiswa diajak menikmati berbagai stand yang disediakan Direktorat Inovasi dan Kewirausahaan (DIK), mulai dari produk-produk Pasar Karya Wirausaha Satya Wacana (Kawsama) dan UKSW Membara (Membangun Masa Depan Berkelanjutan Melalui Wirausaha Muda Ramah Lingkungan dan Berjiwa Sosial (Eco-Sociopreneur), English Corner dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UKSW, hingga stand inovasi makanan bergizi dari Prodi Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UKSW yang dibagikan secara gratis.</p>
<p>Salah satu daya tarik utama dalam sesi kuliner adalah kehadiran ‘Cendoyong’, inovasi minuman dari Prodi Gizi FIK yang menggabungkan cendol dengan wortel dan oyong, menciptakan sensasi unik yang menyerupai es dawet. Selain itu, ada pula kimbab dengan kandungan daun talam yang menawarkan cita rasa baru sekaligus manfaat kesehatan.</p>
<p>Bagi mahasiswa, kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang ngabuburit, tetapi juga kesempatan untuk mendapatkan motivasi dan wawasan baru. “Talkshow ini sangat inspiratif, terutama saat membahas trik lulus cepat dan menata masa depan. Ngabuburit kali ini luar biasa, karena kami dari berbagai latar belakang agama bisa menikmati kebersamaan dan berbuka puasa bersama,” ujar Fidelis Putraku Tegar Presetya, mahasiswa Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) angkatan 2024.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/13/ngabuburit-seru-di-uksw-bareng-bni-membangun-masa-depan-dengan-wawasan-dan-kuliner-inovatif">Ngabuburit Seru di UKSW Bareng BNI, Membangun Masa Depan dengan Wawasan dan Kuliner Inovatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FId UKSW Lahirkan Lima Doktor Baru, Penelitian Berdampak untuk Masa Depan Indonesia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/20/fid-uksw-lahirkan-lima-doktor-baru-penelitian-berdampak-untuk-masa-depan-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2024 22:54:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berdampak]]></category>
		<category><![CDATA[Doktor]]></category>
		<category><![CDATA[FId UKSW]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lima doktor baru]]></category>
		<category><![CDATA[Masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=426272</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211; Lima mahasiswa Program Studi (Prodi) Doktor Studi Pembangunan (DSP) Fakultas Interdisiplin (FId) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), dinyatakan lulus dalam gelaran Yudisium dan Promosi DSP pada  Rabu (17/7/2024). Berlangsung di Ruang Probowinoto Gedung G UKSW, kelulusan ini menandai bertambahnya jumlah doktor yang lulus dari Prodi DSP UKSW menjadi sebanyak 84 orang. Kelima [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/20/fid-uksw-lahirkan-lima-doktor-baru-penelitian-berdampak-untuk-masa-depan-indonesia">FId UKSW Lahirkan Lima Doktor Baru, Penelitian Berdampak untuk Masa Depan Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Lima mahasiswa Program Studi (Prodi) Doktor Studi Pembangunan (DSP) Fakultas Interdisiplin (FId) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), dinyatakan lulus dalam gelaran Yudisium dan Promosi DSP pada  Rabu (17/7/2024).</p>
<p>Berlangsung di Ruang Probowinoto Gedung G UKSW, kelulusan ini menandai bertambahnya jumlah doktor yang lulus dari Prodi DSP UKSW menjadi sebanyak 84 orang.</p>
<p>Kelima promovendus tersebut yaitu Stepanus Makambombu, Danny Wibowo, Dominggus Alexander Agusto Rupiassa, Petrus Christian Mboeik, dan Anton Petrus Weliand Nomleni. Kelimanya dinyatakan layak menyandang gelar doktor dengan predikat Terpuji dan Sangat Memuaskan.</p>
<p>Dalam upacara yudisium ini, setiap promovendus berkesempatan menyampaikan disertasi penelitiannya di hadapan para promotor, ko-promotor, dan penguji yang hadir yaitu Prof. Daniel D. Kameo, Ph.D., Dr. Royke R. Siahainenia, Dr. Wilson M.A. Therik, Pdt. Izak Lattu, Ph.D., Dr. Sri Suwartiningsih, Titi Susilowati Prabawa, Ph.D., dan Prof. Dr. Gatot Sasongko. Dalam kesempatan ini turut hadir penguji eksternal yaitu Dr. Posma Sariguna Hutasoit dari Universitas Kristen Indonesia.</p>
<p>Dominggus Alexander Agusto Rupiassa lulus dengan disertasinya berjudul “Kokorov: Komunikasi dan Resiliensi Suku Kuri dalam Dinamika Politik Lokal di Kabupaten Kaimana”. Membawakan topik unik, ia memperkenalkan bentuk komunikasi tradisional berupa gelang berbahan serat kayu bernama Kokorov dan kaitannya dalam ajang pemilihan partai politik.</p>
<p>Mengandalkan pendekatan etnografi, Dominggus menemukan tradisi tersebut sebagai proses ritual bersifat lisan yang telah mengakar kuat pada masyarakat adat. Kemajuan zaman dan kepentingan politik lantas menimbulkan pergeseran makna tradisi sebagai surat tradisional menjadi surat politik. Hal ini, lebih lanjut ia sampaikan, berpengaruh dalam pembangunan berkelanjutan masyarakat Papua dan mengharapkan tidak terjadinya kerusakan pada alam, budaya, dan tradisi yang telah dihidupi.</p>
<p><strong>Menjawab isu nasional</strong></p>
<p>Selain itu, Petrus Christian Mboeik menghasilkan penelitian menarik lainnya berjudul “Stunting &#8220;. Kehamilan di Luar Nikah, Gaya Hidup, dan Masalah Kebijakan Intervensi. Studi di Kecamatan Kuatnana, Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT)”. Hasil penelitian ini menghadirkan solusi bagi Kabupaten TTS yang merupakan provinsi dengan angka stunting tertinggi di Indonesia.</p>
<p>Menggunakan kajian yang berbeda dari kebanyakan penelitian lainnya, pria kelahiran Kupang ini mengkaji penelitian berdasarkan aspek sosial-budaya. Menurutnya, diperlukan pelaksanaan kebijakan yang nyata dan terstruktur dalam melakukan aksi pencegahan dini stunting melalui usaha kolaboratif dalam peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku, dan pembangunan ekonomi masyarakat setempat.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/20/fid-uksw-lahirkan-lima-doktor-baru-penelitian-berdampak-untuk-masa-depan-indonesia">FId UKSW Lahirkan Lima Doktor Baru, Penelitian Berdampak untuk Masa Depan Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asisten Perencanaan Kodam IV Ikuti Musrenbang, Diskusi Strategis Masa Depan Pembangunan Berkelanjutan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/22/asisten-perencanaan-kodam-iv-ikuti-musrenbang-diskusi-strategis-masa-depan-pembangunan-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Feb 2024 08:53:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Asisten Perencanaan Kodam IV]]></category>
		<category><![CDATA[Diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[Masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[musrenbang]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Strategis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=400637</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pangdam IV/Diponegoro diwakili Asisten Perencanaan Kodam, Kolonel Inf Wisnu Kurniawan menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Tengah tahun 2024 yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/2/2024). Selain Musrenbang, dalam forum tersebut juga mengagendakan Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/22/asisten-perencanaan-kodam-iv-ikuti-musrenbang-diskusi-strategis-masa-depan-pembangunan-berkelanjutan">Asisten Perencanaan Kodam IV Ikuti Musrenbang, Diskusi Strategis Masa Depan Pembangunan Berkelanjutan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pangdam IV/Diponegoro diwakili Asisten Perencanaan Kodam, Kolonel Inf Wisnu Kurniawan menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Tengah tahun 2024 yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/2/2024).</p>
<p>Selain Musrenbang, dalam forum tersebut juga mengagendakan Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 dan Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 – 2045.</p>
<p>Kehadiran Asrendam IV/Diponegoro menjadi momentum untuk menyatukan visi dan misi dalam upaya mencapai pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat.</p>
<p>Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Richard Harison mengungkapkan, acara tersebut merupakan ajang penting dalam menentukan prioritas pembangunan di wilayah Jawa Tengah.</p>
<p>&#8220;Momentum Musrenbang ini sangat penting bagi kita untuk bersama-sama merumuskan langkah-langkah strategis dalam pembangunan wilayah. Mari kita satukan tekad dan kerja sama dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkesinambungan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Musrenbang sendiri merupakan wadah partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan yang berkelanjutan. Melalui forum ini, diharapkan akan tercipta sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk mencapai tujuan pembangunan yang diinginkan, sehingga dapat menghasilkan keputusan yang tepat guna meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan wilayah.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan, anggota DPD RI Dr. Abdul Kholik, Pj Gubernur Jateng, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana, Forkopimda Provinsi Jateng, Ketua DPRD Jateng, Bambang Haryanto, Bupati dan Wali Kota dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, serta pimpinan lembaga dan kelompok masyarakat.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/22/asisten-perencanaan-kodam-iv-ikuti-musrenbang-diskusi-strategis-masa-depan-pembangunan-berkelanjutan">Asisten Perencanaan Kodam IV Ikuti Musrenbang, Diskusi Strategis Masa Depan Pembangunan Berkelanjutan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Pembentukan Pemimpin Masa Depan, Rektor Intiyas Lantik 850 Fungsionaris Lembaga Kemahasiswaan UKSW</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/06/dukung-pembentukan-pemimpin-masa-depan-rektor-intiyas-lantik-850-fungsionaris-lembaga-kemahasiswaan-uksw</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2024 04:27:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Fungsionaris Lembaga]]></category>
		<category><![CDATA[Kemahasiswaan UKSW]]></category>
		<category><![CDATA[lantik]]></category>
		<category><![CDATA[Masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembentukan pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Intiyas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=397695</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211; Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menggelar acara pelantikan Fungsionaris Lembaga Kemahasiswaan (LK) Periode 2024. Sebanyak 850 fungsionaris resmi dilantik oleh Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak di Balairung Universitas, Senin (5/2/2024). “Melayani dengan Kasih” berlandaskan ayat Alkitab dalam 1 Korintus 16:14 menjadi tema acara pelantikan periode ini. Pelantikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/06/dukung-pembentukan-pemimpin-masa-depan-rektor-intiyas-lantik-850-fungsionaris-lembaga-kemahasiswaan-uksw">Dukung Pembentukan Pemimpin Masa Depan, Rektor Intiyas Lantik 850 Fungsionaris Lembaga Kemahasiswaan UKSW</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menggelar acara pelantikan Fungsionaris Lembaga Kemahasiswaan (LK) Periode 2024. Sebanyak 850 fungsionaris resmi dilantik oleh Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak di Balairung Universitas, Senin (5/2/2024).</p>
<p>“Melayani dengan Kasih” berlandaskan ayat Alkitab dalam 1 Korintus 16:14 menjadi tema acara pelantikan periode ini.</p>
<p>Pelantikan ditandai dengan pengalungan kalung senator oleh Rektor Intiyas kepada Ketua Umum Badan Perwakilan Mahasiswa Universitas (Ketum BPMU) Christivan Udu mahasiswa Fakultas Teologi dan Ketua Umum Senat Mahasiswa Universitas (Ketum SMU) Yosua Dwi Prasetyo mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (Fiskom).</p>
<p>Hadir dalam pelantikan, Wakil Rektor Bidang Pengajaran, Akademik, dan Kemahasiswaan (WR PAK), Prof. Ferdy Semuel Rondonuwu, S.Pd., M.Sc., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) Priyo Hari Adi, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., dan Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan (WR RIK) Prof. Dr. Ir. Eko Sediyono, M.Kom.</p>
<p>Selain pimpinan UKSW, hadir dalam acara Direktur Direktorat Kemahasiswaan (DEM) Giner Maslebu, S.Si., S.Pd., M.Si., Rektor UKSW Periode 1983-1993 Prof. Dr. (H.C.) Willi Toisuta, Ph.D., beserta pimpinan dari 14 fakultas yang terdiri dekan dan koordinator bidang kemahasiswaan.</p>
<p><strong>Satu Hati</strong></p>
<p>Rektor Intiyas mengucapkan selamat kepada pimpinan baru dan seluruh fungsionaris LK UKSW yang dikukuhkan pada periode ini. Dalam kepemimpinan UKSW periode 2022-2027, Rektor Intiyas mengajak seluruh fungsionaris LK UKSW bersama-sama menjalankan rencana strategis yaitu Program Young Entrepreneur Progressive and Outstanding (Your Proud).</p>
<p>“Program ini merupakan program unggul dan percepatan yang dipersiapkan UKSW menuju WCU (World Class University-Red). Salah satu persiapan tersebut berasal dari kegiatan rutin LK UKSW,” terangnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/06/dukung-pembentukan-pemimpin-masa-depan-rektor-intiyas-lantik-850-fungsionaris-lembaga-kemahasiswaan-uksw">Dukung Pembentukan Pemimpin Masa Depan, Rektor Intiyas Lantik 850 Fungsionaris Lembaga Kemahasiswaan UKSW</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
