<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lppm undip Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/lppm-undip/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Dec 2024 23:16:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>lppm undip Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Begini Langkah-Langkah Cegah Malnutrisi, Salah Satunya dengan Makanan Bergizi Seimbang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/17/begini-langkah-langkah-cegah-malnutrisi-salah-satunya-dengan-makanan-bergizi-seimbang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Dec 2024 23:16:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah malnutrisi]]></category>
		<category><![CDATA[Langkah langkah]]></category>
		<category><![CDATA[lppm undip]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Bergizi Seimbang]]></category>
		<category><![CDATA[Malnutrisi]]></category>
		<category><![CDATA[unicef]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=452363</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Person In Charge Output 1 Program Gizi Kerja Sama UNICEF &#8211; LPPM Undip, Vitriasendy menyebut, jurnalis harus mampu menulis atau menyampaikan dengan benar terkait malnutrisi untuk mendukung program pencegahan malnutrisi di Jawa Tengah. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan &#8220;Orientasi Peran Jurnalis dalam Mobilisasi Masyarakat untuk Mendukung Program Pencegahan Segala Bentuk Malnutrisi di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/17/begini-langkah-langkah-cegah-malnutrisi-salah-satunya-dengan-makanan-bergizi-seimbang">Begini Langkah-Langkah Cegah Malnutrisi, Salah Satunya dengan Makanan Bergizi Seimbang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Person In Charge Output 1 Program Gizi Kerja Sama UNICEF &#8211; LPPM Undip, Vitriasendy menyebut, jurnalis harus mampu menulis atau menyampaikan dengan benar terkait malnutrisi untuk mendukung program pencegahan malnutrisi di Jawa Tengah.</p>
<p>Hal itu disampaikannya dalam kegiatan &#8220;Orientasi Peran Jurnalis dalam Mobilisasi Masyarakat untuk Mendukung Program Pencegahan Segala Bentuk Malnutrisi di Provinsi Jawa Tengah&#8221;, kerja sama UNICEF dan LPPM Undip di Room Inc Hotel Semarang, Senin (16/12/2024).</p>
<p>Dalam kegiatan diikuti oleh para jurnalis dari berbagai media baik media online, cetak maupun TV di Jawa Tengah.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini untuk melatih jurnalis dalam penulisan terkait malnutrisi dengan tepat,&#8221; ujar Vitria.</p>
<p>Untuk itu pihaknya ingin mengajak para jurnalis agar menyampaikan berita tentang malnutrisi dengan tepat guna mendukung program pencegahan malnutrisi di Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>Alifia Mukti Fajrani, salah satu narasumber dari Unicef pada kesempatan tersebut menyampaikan terkait Permasalahan Gizi dan Program Pencegahan Gizi Buruk di Jawa Tengah.</p>
<p>Malnutrisi merupakan kondisi di mana tubuh kekurangan atau mendapatkan terlalu banyak nutrisi, yang dapat berdampak buruk pada kesehatan.</p>
<p>Malnutrisi ini mencakup dua kondisi yakni yang pertama kekurangan nutrisi. &#8220;Terjadi saat tubuh tidak mendapatkan jumlah yang cukup dari satu atau lebih nutrisi penting, seperti protein, vitamin, atau mineral. Ini dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti stunting (perawakan pendek), gangguan pertumbuhan, atau defisiensi vitamin,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara yang kedua kelebihan nutrisi: Terjadi saat tubuh mendapatkan terlalu banyak kalori, lemak, atau gula, yang dapat menyebabkan obesitas, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya.</p>
<p>Menurutnya, malnutrisi dapat terjadi pada siapa saja, terutama pada anak-anak, ibu hamil, dan lansia, dan sering kali disebabkan oleh pola makan yang tidak seimbang.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/17/begini-langkah-langkah-cegah-malnutrisi-salah-satunya-dengan-makanan-bergizi-seimbang">Begini Langkah-Langkah Cegah Malnutrisi, Salah Satunya dengan Makanan Bergizi Seimbang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Policy Brief Posyandu Satelit, Diharapkan Bermanfaat sebagai Regenerasi Kader Cegah Stunting</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/09/07/sosialisasi-policy-brief-posyandu-satelit-diharapkan-bermanfaat-sebagai-regenerasi-kader-cegah-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Sep 2023 09:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Deteksi dini]]></category>
		<category><![CDATA[lppm undip]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu Satelit]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi Policy Brief]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=365667</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undip menggelar Sosialisasi Policy Brief &#8220;Posyandu Satelit&#8221; sebagai alternatif model pemberdayaan masyarakat dalam deteksi dini dan pencegahan stunting yang berlangsung di Semarang, Kamis (7/9/2023). Apa itu Posyandu Satelit? Posyandu Satelit adalah &#8216;semacam posyandu sederhana&#8217; yang ada di rumah salah satu RT/Dawis yang sifatnya menetap, karena [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/07/sosialisasi-policy-brief-posyandu-satelit-diharapkan-bermanfaat-sebagai-regenerasi-kader-cegah-stunting">Sosialisasi Policy Brief Posyandu Satelit, Diharapkan Bermanfaat sebagai Regenerasi Kader Cegah Stunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undip menggelar Sosialisasi Policy Brief &#8220;Posyandu Satelit&#8221; sebagai alternatif model pemberdayaan masyarakat dalam deteksi dini dan pencegahan stunting yang berlangsung di Semarang, Kamis (7/9/2023).</p>
<p>Apa itu Posyandu Satelit? Posyandu Satelit adalah &#8216;semacam posyandu sederhana&#8217; yang ada di rumah salah satu RT/Dawis yang sifatnya menetap, karena semua peralatan antropometri, poster, buklet, dan bahan edukasi lain, harus selalu terpasang, dan tidak disimpan.</p>
<p>Ketua Tim Peneliti, Dr. dr. SA. Nugraheni, M.Kes menjelaskan, kriteria inklusi dari rumah yang akan dijadikan &#8216;Posyandu Satelit&#8217; adalah rumah salah satu warga yang bersedia jika salah satu ruang di rumahnya dijadikan &#8216;Posyandu Satelit&#8217; (bisa teras atau ruang yang tidak terpakai di sekitar rumahnya). Selain itu, juga bersedia secara sukarela menjadi kader Posyandu Satelit.</p>
<p>Posyandu Satelit merupakan salah satu alternatif inovasi dalam pencegahan, deteksi<br />
dini, dan pemulihan malnutrisi (stunting, wasting, gizi kurang, gizi buruk, KEK dan<br />
obesitas) di wilayah RT/Dawis.</p>
<p>&#8220;Posyandu Satelit dapat digunakan sebagai pusat kesehatan tingkat RT, yang<br />
merupakan suatu bentuk pemberdayaan masyarakat, gerakan masyarakat hidup<br />
sehat, sebagai sarana tempat belajar bersama, bagaimana agar kesehatan itu<br />
dapat disadari oleh seluruh masyarakat, sebagai kebutuhan dan tanggung jawab<br />
mereka sendiri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Nugraheni, Posyandu Satelit ini sebagai alternatif model pemberdayaan masyarakat dalam deteksi dini dan pencegahan stunting di masa Pandemi Covid-19.</p>
<p><strong>Apa perbedaan Posyandu Satelit dan Posyandu Konvensional</strong></p>
<p>Dikatakan bahwa Posyandu Konvensional biasanya ada di tingkat RW (Rukun Warga) yang dilaksanakan sebulan sekali. Sedangkan Posyandu Satelit ada ditingkat RT/Dawis tergantung dari tuan rumah (Kader Posyandu Satelit), bisa buka setiap hari, tergantung kelonggaran Poslit.</p>
<p>Nugraheni mengatakan, bahwa setiap negara mengalami permasalahan gizi. Menurut global nutrion report (2018), sebanyak 22,2% (150,8 juta) balita di dunia mengalami<br />
stunting, 7,5% (50,5 juta) mengalami wasting, dan 5,6% [38,3 juta)<br />
mengalami overweight.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/07/sosialisasi-policy-brief-posyandu-satelit-diharapkan-bermanfaat-sebagai-regenerasi-kader-cegah-stunting">Sosialisasi Policy Brief Posyandu Satelit, Diharapkan Bermanfaat sebagai Regenerasi Kader Cegah Stunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LPPM Undip Bersama UNICEF Tingkatkan Kemampuan Jurnalis dalam Penulisan Informasi Imunisasi Layak Anak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/08/20/lppm-undip-bersama-unicef-tingkatkan-kemampuan-jurnalis-dalam-penulisan-informasi-imunisasi-layak-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Aug 2022 10:13:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[layak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[lppm undip]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Penulisan informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tingkatkan kemampuan jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[unicef]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=272241</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Diponegoro (Undip) bekerja sama dengan UNICEF menyelenggarakan &#8220;Media Visit and Media Training for Routine Immunization&#8221; yang digelar di Grasia Hotel Semarang, Sabtu (20/8/2022). Dalam mensukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), UNICEF dan mitra pelaksana program di Jawa Tengah dan Jawa Timur menyelenggarakan pelatihan jurnalis mengenai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/20/lppm-undip-bersama-unicef-tingkatkan-kemampuan-jurnalis-dalam-penulisan-informasi-imunisasi-layak-anak">LPPM Undip Bersama UNICEF Tingkatkan Kemampuan Jurnalis dalam Penulisan Informasi Imunisasi Layak Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Diponegoro (Undip) bekerja sama dengan UNICEF menyelenggarakan &#8220;Media Visit and Media Training for Routine Immunization&#8221; yang digelar di Grasia Hotel Semarang, Sabtu (20/8/2022).</p>
<p>Dalam mensukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), UNICEF dan mitra pelaksana program di Jawa Tengah dan Jawa Timur menyelenggarakan pelatihan jurnalis mengenai program imunisasi rutin dan tambahan selama periode BIAN.</p>
<p>&#8220;Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan jurnalis dalam melakukan penulisan berita maupun informasi imunisasi yang layak anak,&#8221; kata tim Puslitkes LPPM Undip, Dr. Dra. Ayun Sriatmi, M.Kes.</p>
<p>Ayun berharap, setelah diadakannya kegiatan ini jaringan jurnalis memahami pentingnya peran media dalam meningkatkan cakupan imunisasi.</p>
<p>&#8220;Jaringan jurnalis dapat memproduksi berita untuk meningkatkan cakupan imunisasi rutin dengan informasi dan data yang valid, serta perlawanan terhadap berita imunisasi yang tidak tepat (hoax),&#8221; ujar Ayun.</p>
<p>Dijelaskan bahwa capaian imunisasi dasar lengkap menurun signifikan dari 93,7% pada tahun 2019 menjadi 84,2% pada tahun 2020 dan 2021. Padahal, presentase yang dicapai oleh Pemerintah Indonesia sebelum pandemi masih dibawah angka yang diajukan oleh WHO, yaitu 95% divaksinasi.</p>
<p>&#8220;Hal ini menyebabkan sekitar 800 ribu anak di Indonesia berisiko lebih besar tertular penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin seperti difteri, tetanus, campak, rubella, dan polio,&#8221; terangnya.</p>
<figure id="attachment_272243" aria-describedby="caption-attachment-272243" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-medium wp-image-272243" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220820-WA0006-400x300.jpg" alt="" width="400" height="300" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220820-WA0006-400x300.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220820-WA0006-150x113.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220820-WA0006-80x60.jpg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220820-WA0006-100x75.jpg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220820-WA0006-180x135.jpg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220820-WA0006-238x178.jpg 238w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220820-WA0006.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-272243" class="wp-caption-text">Para peserta pelatihan &#8220;Media Visit and Media Training for Routine Immunization&#8221; berfoto bersama tim LPPM Undip. Foto: Dok/LPPM Undip</figcaption></figure>
<p>Menurut Ayun, risiko penularan lebih besar ini ditunjukkan terjadinya peningkatan kasus dan KLB (Kejadian Luar Biasa) PD3I (polio, hepatitis B, pertusis, difteri, haemophilus influenzae tipe B, campak dan tetanus).</p>
<p>&#8220;Risiko transmisi polio di Indonesia terjadi di 28 Provinsi dan 373 kabupaten/kota yang termasuk risiko tinggi. Padahal komitmen global akan melakukan eradikasi polio pada tahun 2026,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Selain polio, lanjut Ayun, kasus difteri pada tahun 2021 juga terjadi di 96 kabupaten/kota di 23 Provinsi. Hal ini menjadi perhatian penuh pemerintah untuk sesegera mungkin memastikan anak-anak mendapatkan perlindungan dari berbagai penyakit melalui imunisasi.</p>
<p>Untuk mengejar cakupan presentase yang tertinggal selama pandemi, Pemerintah Indonesia menyelenggarakan BIAN yang dimulai pada Mei 2022 di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Sementara tahap II berlangsung pada Agustus 2022 di Jawa dan Bali.</p>
<p>Disebutkan, selama periode BIAN, satu dosis imunisasi campak-rubella akan diberikan terlepas dari status imunisasi sebelumnya, sesuai target berdasarkan rekomendasi yang ditetapkan untuk masing-masing wilayah.</p>
<p>&#8220;Satu atau lebih jenis imunisasi akan diberikan untuk melengkapi status imunisasi anak usia kurang dari 5 tahun. Untuk memastikan suksesnya BIAN, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan optimis terhadap dukungan seluruh pihak,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Kolaborasi pentahelix merupakan salah satu cara untuk meningkatkan cakupan imunisasi rutin dan imunisasi kejar pada anak, termasuk dukungan dari media massa.</p>
<p>&#8220;Pada kampanye imunisasi yang tidak tepat dapat berpengaruh terhadap penolakan masyarakat akan imunisasi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dalam kegiatan pelatihan jurnalis program imunisasi rutin dan tambahan selama periode BIAN ini, juga dihadirkan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jateng, Aris Mulyawan yang menyampaikan materi terkait pedoman liputan anak sekaligus diskusi.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/20/lppm-undip-bersama-unicef-tingkatkan-kemampuan-jurnalis-dalam-penulisan-informasi-imunisasi-layak-anak">LPPM Undip Bersama UNICEF Tingkatkan Kemampuan Jurnalis dalam Penulisan Informasi Imunisasi Layak Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Santri Punya Peran Besar Tekan Penyebaran Covid-19</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/10/22/santri-punya-peran-besar-tekan-penyebaran-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Priyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2020 12:04:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[lppm undip]]></category>
		<category><![CDATA[Ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<category><![CDATA[unicef]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan setara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=121412</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Santri dan pondok pesantren (ponpes) memiliki budaya sendiri dalam menyikapi berbagai hal apapun yang terjadi, salah satunya dalam menghadapi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Rabithah Ma&#8217;ahid Islamiyah (RMI), Abu Choir, yang juga Pengurus Wilayah  Nahdlatul Ulama (NU) Jateng dalam acara webinar Santri Sehat Indonesia Kuat, Jogo Santri di Masa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/22/santri-punya-peran-besar-tekan-penyebaran-covid-19">Santri Punya Peran Besar Tekan Penyebaran Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) &#8211; Santri dan pondok pesantren (ponpes) memiliki budaya sendiri dalam menyikapi berbagai hal apapun yang terjadi, salah satunya dalam menghadapi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Rabithah Ma&#8217;ahid Islamiyah (RMI), Abu Choir, yang juga Pengurus Wilayah  Nahdlatul Ulama (NU) Jateng dalam acara webinar Santri Sehat Indonesia Kuat, Jogo Santri di Masa Pandemi Covid-19, Kamis (22/10/2020).</p>
<p>&#8220;Pesantren jangan hanya dijadikan obyek, oleh sebab itu dalam menangani sebaran Covid-19, ponpes lebih tepat jika dijadikan sebagai subyek. Pesantren hanya membutuhkan stimulasi, karena ponpes merupakan lembaga pendidikan yang mandiri yang berbeda dengan lembaga pendidikan umum lainnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Webinar yang digelar <a href="http://YayasanSetara.org">Yayasan Setara</a> bersama LPPM Undip dan di dukung UNICEF dalam peringatan Hari Santri Nasional, Abu Choir menuturkan kalau sebenarnya jumlah paparan Covid-19 seperti gunung es, karena selama ini pesantren cenderung tertutup.</p>
<p>&#8220;Ada ketakutan pesantren harus tutup jika ada kasus santri yang terpapar Covid. Pandemi ini adalah persoalan bersama, bukan hanya pesantren. Harus ada keterbukaan agar ada tindakan yang diperlukan,&#8221; katanya.</p>
<p>Pesantren yang terpapar Covid-19 di Jawa Tengah yang terdata di Pati ada satu, Wonogiri satu, Kebumen ada enam, Banyumas ada dua, Cilacap satu pesantren, dan di Kendal juga satu pesantren. Paparan Covid-19 itu tidak terjadi bersamaan waktunya, yang satu tertangani, muncul klaster di ponpes lain.</p>
<p>Abu Choir  juga mengingatkan pemerintah untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan melakukan swab massal di pesantren tanpa mempersiapkan terlebih dahulu sarana dan prasarana pendukung. Termasuk memikirkan dampak sosial yang mungkin timbul.</p>
<p>Dalam kasus santri terpapar Covid-19 di Banyumas, sebagai contoh, ternyata membutuhkan ruang isolasi yang banyak.</p>
<p>&#8220;Sebab jika yang positif terpapar jumlahnya ribuan bagaimana? Juga nutrisinya,  siapa yang menanggung makan?  Jika sebuah pesantren diumumkan ada yang positif terpapar Covid, maka masyarakat akan menjauhi pesantren.  Karena itulah  dalam hal ini bukan sekadar soal positif dan negatif soal Covid,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa untuk menangani kasus Covid-19 di pesantren pendekatannya memang harus berbeda dengan masyarakat umum.</p>
<p>&#8220;Semoga ada titik temu. Ada program Jogo Santri, Jogo Kyai. Kami berharap semua terbuka. Pondok pesantren maupun pemerintah sama-sama terbuka. Semua tersenyum, maka akan terwujud pesantren yang sehat dan kuat di Jawa Tengah,&#8221; kata Abu.</p>
<p>Sementara itu berdasarkan data yang disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada Senin (19/10/2020), ada 923 kasus Covid-19 di klaster pondok pesantren di Jateng. Jumlah itu secara prosentase sebanyak 44,6 persen dari total keseluruhan paparan Covid.</p>
<p>Dari jumlah itu 123 orang dirawat di ruang isolasi khusus, 446 karantina mandiri, 82 orang dirawat di rumah sakit, dan 272 sembuh.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kantor UNICEF Perwakilan Jawa dan juga menjabat sebagai Tim Komunikasi Satgas Covid-19, Arie Rukmantara, mengatakan kalau program Jogo Santri bisa jadi suri-tauladan dalam memutus mata-rantai  Covid-19.</p>
<p>&#8220;Secara kwantitatif anak-anak yang terpapar Covid memang tidak besar. Namun satu anak pun jangan sampai kena Covid-19.  Oleh sebab itu memang harus ada perubahan melaksanakan pendidikan,&#8221; katanya.</p>
<p>Arie mengatakan, untuk saat ini para santri ponpes berubah cara belajarnya dan harus beradaptasi. Dengan cara belajar yang dimodifikasi, ponpes mampu mencari cara terbaik sistem pembalajaran di masa pandemi.</p>
<p>&#8220;Harus beradaptasi dan dimodifikasi sistem belajarnya, sebab pandemi tidak berakhir dalam waktu yang cepat,&#8221; kata Arie.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/22/santri-punya-peran-besar-tekan-penyebaran-covid-19">Santri Punya Peran Besar Tekan Penyebaran Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>